Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Kamis, 8 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
HukumKota TangselPendidikan

Dugaan Penyelewengan Dana Perpisahan, Alex Prabu komisi 2 DPRD Tangsel akan datangi SDN 3 Pondok Aren

Redaksi TU
Redaksi TU
Senin, 16 Agustus 2021 | 09:50 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (16/08/2021) | Tangerang Selatan – – – DPRD Kota Tangerang Selatan meminta Dinas Pendidikan Tangsel agar menegur Kepala Sekolah SDN 3 Pondok Aren terkait permasalahan dugaan penyelewengan dana perpisahan yang tak kunjung direalisasi sejak 2 tahun lalu.

“Saya minta kepala dinas menegur kepala sekolah, itu kan bawahan dia,” ucap anggota komisi II DPRD Kota Tangsel, Alexander Prabu. Senin (16/08/2021).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Alex mengaku akan mendatangi langsung SDN 3 Pondok Aren jika permasalahan tersebut belum ada tindak lanjut. Serta kejelasan mengenai uang yang sudah di setorkan oleh wali murid sebesar 1,2 Juta Rupiah.

“Kalo memang belum ada kemajuan, kita datangin saja kepala sekolahnya, tapi sebelum itu yang bagus memang Kepala Dinasnya yang harus menegur kepala sekolahnya,” tegasnya.

Sebenarnya kata Alex, pihak sekolah tidak boleh melakukan pungutan dalam bentuk apapun, terlebih pada saat kondisi yang serba sulit seperti saat ini.

Dirinya meminta kepada Kepala Sekolah SDN 3 Pondok Aren agar transparan dan segera mengembalikan kepada para walimurid terkait dana perpisahan, dengan data yang jelas.

BACA JUGA:  Pemkot Tangsel Perkuat Peran Kader Posyandu, Jadi Garda Terdepan Kesehatan Masyarakat

“Saya minta kepala sekolah menjelaskan kepada Walimurid berapa saja yang harus dipotong, lalu sisanya harus transparan dikembalikan kepada orang tuanya dan itu dijelaskan secara transparan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan mengaku telah memanggil pihak SDN 3 Pondok Aren terkait permasalahan tersebut.

Hal itu dikatakan oleh Kasie Kurikulum dan Pembinaan SD, Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan H. M Masyhud saat dikonfirmasi oleh redaksi tangerangupdate.com. Selasa (27/07/2021).

“Sudah di panggil pada tgl 19 Juli 2021 oleh dinas pendidikan dan kebudayaan,” katanya.

Dari keterangan yang didapat pihaknya, Masyhud mengatakan, pihak sekolah sudah mengembalikan uang serta sudah diselesaikan secara baik-baik oleh komite sekolah dan wali murid.

“Dan pihak sekolah sudah mengembalikan uang kepada orang 79 tua siswa, sudah diselesaikan secara baik baik dengan orang tua dan komite sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, aalah satu wali murid yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, bahwa sekolah sudah mengembalikan uang namun hanya kepada wali murid yang telah membayar full, sementara yang belum tidak dikembalikan.

BACA JUGA:  SDN 03 Rawa Buntu Keluhkan Kualitas Menu MBG, Dindikbud Tangsel Sebut Sudah Ditindaklanjuti

“Jadi yang dibalikin cuma yang udah bayar full sejuta dua ratus, kalau yang belum lunas ya kaga dapet pengembalian” tuturnya.

Pengembalian yang dilakukan pihak sekolah tidak sesuai harapan dirinya dan wali murid lain. Sebab, katanya, nilai pengembalian tersebut terlalu kecil dibandingkan uang yang disetorkan mereka, serta tidak diberikan rincian penggunaan.

“Udah dibalikin tapi ga full, cuma 293ribu, pas diminta rinciannya ga di kasih” pungkasnya.

TAGGED:dinas pendidikan tangerang selatandprd kota tangerang selatansdn 03 pondok aren
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20251218-WA0006

Terpopuler

Pemuda yang mengkritik proyek U-Ditch yang amblas, mengaku ditekan Kepala Desa Karet untuk meralat kritiknya | Foto: Kantor Desa Karet/Istimewa

Pemuda Desa Karet Diduga Ditekan Kades Agar Minta Maaf Setelah Kritik Proyek Drainase

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (kanan) saat memimpin Apel Perdana Awal Tahun 2026 yang diikuti oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan seluruh ASN di Lapangan Raden Aria Yudhanegara | Dok. Istimewa

Bupati Tangerang Minta ASN Tak Anti Kritik dan Responsif Layani Masyarakat

Pemuda Desa Karet, Kecamatan Sepatan, mengaku mendapat intimidasi setelah mengkritisi proyek pembangunan drainase di wilayahnya | Dok. Istimewa

Usai Kritik Proyek Drainase, Pemuda Desa Karet Ngaku Diintimidasi Orang Desa

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan (kiri) dan Kepala Kejari Tangsel, Apreza Darul Putra (kanan) setelah rapat ekspose permohonan pendapat hukum (legal opinion) terkait proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) | Dok. Istimewa

Pemkot Tangsel Gandeng Kejari Bahas Proyek PSEL

Seorang Warga Bukit Nusa Indah Sedang Membuat Komposter dari Tong Bekas / Foto : Juno

Di Tengah Krisis Sampah Tangsel, Warga Perumahan Bukit Nusa Indah Ciputat Bergerak, Buat Komposter dari Tong Air

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyatakan jika informasi tersebut masih dalam tahap pendalaman pihaknya | Dok. Istimewa

Polisi Selidiki Kematian Pria di Sungai TPA Jatiwaringin, Diduga Hindari Kerusuhan

Berita Terkait

Tumpukan Sampah di Pasar Ciputat Tidak Diangkut, Ditengah Besarnya Anggaran Bidang Kebersihan DLH Tangsel/ Foto : Juno
Metropolitan

Anggaran Kebersihan DLH Tangsel Capai Rp22,3 Miliar, Pengamat : Harus Dibuka ke Publik

Kota Tangsel

Polres Tangsel Tetapkan Ayah Kandung sebagai Tersangka Kekerasan terhadap Bayi hingga Meninggal

Kota Tangsel

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Ledakan Gedung Nucleus di Pondok Aren

Warga Cluster Alegria Park, Bumi Serpong Damai (BSD), Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menunjukkan volume air PAM yang sangat kecil dan tidak normal | Foto: Tangkapan/Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Warga BSD Ngeluh, Dua Bulan Air Pam Kecil Meski Lancar Bayar IPL

Kantah Tangsel Seto (Memegang Mic) bersama kepala Kejari Tangsel dan Wakil Walikota Tangsel/ Foto : TU
Kota Tangsel

Sambut 2026, Kantor Pertanahan Tangsel Perkuat Layanan dan Targetkan Zero Tunggakan

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan bahwa nilai kompensasi ditetapkan sebesar Rp250 ribu per Kepala Keluarga (KK) setiap bulan | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Warga Cipeucang Bakal Terima Kompensasi Rp250 Ribu Perbulan

Sidak dilakukan menyusul dugaan penyerobotan sempadan Situ Ciledug atau yang juga dikenal sebagai Situ Tujuh Muara, di Pamulang, Tangsel | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

PUPR Banten Sidak Pembangunan Mitra 10 Pamulang, Diduga Serobot Sempadan Danau

Pelarangan pesta kembang api pada malam pergantian tahun 2025/2026 disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Larang Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru

Jangan Lewatkan

Konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan penjaga konter handphone yang ditemukan di semak-semak pinggir Jalan Kampung Jantungeun, Jambe, Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Tersangka Pembunuhan Pemuda di Pinggir Jalan Jambe Terancam Hukuman Mati

Jumat, 2 Januari 2026
Pemuda yang mengkritik proyek U-Ditch yang amblas, mengaku ditekan Kepala Desa Karet untuk meralat kritiknya | Foto: Kantor Desa Karet/Istimewa

Pemuda Desa Karet Diduga Ditekan Kades Agar Minta Maaf Setelah Kritik Proyek Drainase

Rabu, 7 Januari 2026
Kondisi u-ditch di Desa Karet, Kecamatan Sepatan, yang amblas diduga tidak kuat menahan beban kendaraan | Dok. Istimewa

Pembangunan Drainase U-Ditch di Desa Karet Diduga Bermasalah

Minggu, 4 Januari 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik.com

Pemerintah Bebaskan Pajak Pekerja Bergaji Maksimal Rp10 Juta, Cek Syaratnya!

Senin, 5 Januari 2026

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Ledakan Gedung Nucleus di Pondok Aren

Jumat, 2 Januari 2026

Polres Tangsel Tetapkan Ayah Kandung sebagai Tersangka Kekerasan terhadap Bayi hingga Meninggal

Jumat, 2 Januari 2026
Korban ditemukan meninggal dunia setelah dua hari proses pencarian pasca dilaporkan tenggelam di sungai kawasan TPA Jatiwaringin, Sukadiri | Dok. Istimewa

Hindari Kerusuhan, Warga Sukadiri Tenggelam Lalu Tewas di Kali Item Jatiwaringin

Jumat, 2 Januari 2026
Warga Cluster Alegria Park, Bumi Serpong Damai (BSD), Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menunjukkan volume air PAM yang sangat kecil dan tidak normal | Foto: Tangkapan/Tangerangupdate.com

Warga BSD Ngeluh, Dua Bulan Air Pam Kecil Meski Lancar Bayar IPL

Kamis, 1 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp