Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 21 Oktober 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

DLHK Bakal Selidiki Dugaan Pencemaran dari Pabrik Peleburan Logam di Pasar Kemis

Rhomi
Rabu, 15 April 2026 | 18:53 WIB
Foto: Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian DLHK Kabupaten Tangerang, Sandi Nugraha | Dok. Tangerangupdate.com
Foto: Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian DLHK Kabupaten Tangerang, Sandi Nugraha | Dok. Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang menindaklanjuti laporan dugaan pencemaran lingkungan yang diduga menyebabkan seorang balita mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Pasar Kemis. Pencemaran tersebut diduga berasal dari aktivitas pabrik peleburan logam di wilayah itu.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian DLHK Kabupaten Tangerang, Sandi Nugraha, mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu mengumpulkan informasi dari warga sebelum melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan terkait.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Ya kita melakukan verifikasi ke lapangan, cek lapangan terkait dengan kegiatan (perusahaan). Jadi kita mungkin nanti ke warga dulu ya, terkait dengan yang masalah yang tadi ada dampaknya, seperti itu. Nanti baru kita nanti cek ke perusahaannya,” ujar Sandi saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 15 April 2026.

Ia menambahkan, jika diperlukan, DLHK akan melakukan uji laboratorium guna memastikan tingkat pencemaran yang terjadi. Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memeriksa dampak kesehatan terhadap warga.

“Terus kalau memang nanti misalkan terkait dengan tadi kesehatan, kita minta tolong ke Dinas Kesehatan melalui Puskesmas gitu, dilakukan pengecekan gitu,” terangnya.

BACA JUGA:  Pekerja di Jayanti Tewas Terlindas Kontainer Saat Beristirahat di Bawah Kendaraan

Terkait perizinan, Sandi menyebut perusahaan tersebut diduga hanya memiliki dokumen lingkungan berupa UKL-UPL, bukan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), mengingat skala usahanya.

“Bukan Amdal, kalau dia kan dulu namanya dokumen UKL-UPL ya, karena memang kegiatannya belum sampai satu hektar ya luas bangunannya,” paparnya.

Namun demikian, ia tidak menutup kemungkinan adanya ketidaksesuaian antara dokumen lingkungan dengan pelaksanaan di lapangan.

Jika terbukti terjadi pelanggaran, pabrik tersebut terancam sanksi administratif hingga merekomendasikan penindakan kepada pemerintah provinsi, termasuk kemungkinan pemberian kompensasi kepada warga terdampak.

“Nah sekarang kan banyaknya kan di pelaksanaannya ya, kadang-kadang aplikasi di lapangannya tidak sesuai dengan apa yang telah dicantumkan di dalam dokumen. Bisa jadi (ada penyimpangan), kan kita juga kan belum. harus dilakukan verifikasi gitu,” tandasnya.

Sebelumnya, warga Desa Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan pencemaran lingkungan berupa polusi udara yang diduga berasal dari aktivitas pabrik peleburan logam di wilayah mereka.

Keluhan itu mencuat setelah seorang balita dilaporkan mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga pneumonia dan harus menjalani perawatan.

BACA JUGA:  Bukan Maling, Pria yang Diikat ke Tiang Listrik di Sindang Jaya Ternyata ODGJ yang Hilang

Muhamad Rizki Romdoni, warga setempat yang juga aktif dalam advokasi lingkungan, menuturkan bahwa keresahan masyarakat terhadap aktivitas pabrik tersebut sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Namun, perhatian kembali meningkat setelah adanya laporan warga terkait kondisi kesehatan anaknya.

“Memang selama ini juga sudah kita perhatikan mengenai dugaan adanya pencemaran lingkungan. Dan kebetulan beberapa waktu lalu ada aduan masyarakat yang mana anaknya yang masih balita itu terkena ISPA atau pneumonia ya,” katanya ketika ditemui di bilangan Suvarna Sutera, Selasa 14 April 2026.

Dari keterangan warga, aktivitas pabrik disebut lebih intens dilakukan pada malam hari, sekitar pukul 21.00 WIB hingga dini hari. Asap yang dihasilkan disebut berwarna hitam pekat, meski sulit terlihat jelas pada malam hari.

Ia menambahkan, aktivitas serupa juga terkadang terjadi pada pagi atau siang hari, meski tidak sesering pada malam hari. Pada waktu tersebut, asap hitam disebut terlihat lebih jelas oleh warga.

“Selain mengeluarkan asap, PT itu juga mengeluarkan suara, kadang kebisingan, juga kadang mengeluarkan bau seperti bau kaos kaki gitu,” tambahnya.

BACA JUGA:  DPRD Kabupaten Tangerang Apresiasi Capaian 2025, LKPJ Kepala Daerah Akan Diperdalam

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pabrik yang dimaksud diduga merupakan PT Xing-Xing Steel yang bergerak di bidang peleburan logam.

Sementara itu, kami telah berupaya mendatangi PT Xing-Xing Steel untuk melakukan konfirmasi. Namun, belum berhasil menemui pihak yang bertanggung jawab atas operasional pabrik.

Seorang petugas keamanan mengarahkan agar konfirmasi dilakukan melalui pihak humas. Namun, saat didatangi, yang bersangkutan tidak berada di lokasi.

“(Humasnya) sedang di rumah sakit. Tadi saat ditelepon juga tidak menyampaikan sedang berada di mana. Silakan datang kembali besok,” ujar petugas tersebut.

TAGGED:kabupaten tangerang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: istimewa

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM

Prose pengupasan atau scraping Jalan Rawa Buntu oleh Bina Marga Tangsel/ Dok. TU

Perbaikan Jalan Rawa Buntu Ditargetkan Rampung Dua Pekan

Foto: istimewa

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Pemkab Utamakan Kegiatan Spiritual dan Sosial

Foto: Lokasi TPST Abu & Co/Dok. TU

Akademisi UI Peringatkan Bahaya Sampah Covid yang Berada di TPST Abu & Co Temuan PPLH

Foto: Olah TKP gerai handphone yang dibobol maling di Tigaraksa | Dok. Istimewa

Gerai Handphone di Tigaraksa Dibobol Maling, 41 Handphone dan 3 TV Raib

Foto : Istimewa

Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Serang Ingatkan Warga Utamakan Keselamatan

Berita Terkait

Foto: Pengamat sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah | Dok. Pribadi/trubus_r
Kab Tangerang

Kasus Dugaan Pengabaian Laporan Matel Cikupa, Guru Besar Trisakti Minta Propam Usut Polsek

Foto: Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Dugaan Intimidasi Jemaat Ibadah di Rajeg

Foto: Mapolsek Cikupa | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Polsek Cikupa Diduga Kerahkan Buzzer Tutup Kasus Dugaan Cuekin Laporan Korban Matel

Foto: Mapolsek Cikuoa | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Terungkap, Korban Matel yang Diduga Dilepas Polsek Cikupa Ngaku Dicuekin saat Mau Lapor

Foto: terduga matel saat ditangkap oleh anggota Polresta Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Sudah Ditangkap, Polisi Diduga Lepas Matel yang Tarik Motor Warga di Cikupa

Foto: istimewa
Kab Tangerang

BPKP Tinjau Penerapan Pengendalian Intern di Kantah Kabupaten Tangerang

Foto: alat pengukur debit air | Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Pemilik Ruko di Gading Serpong Kaget Dapat Tagihan PAM Rp38 Juta, Pemakaian Tercatat 2 Juta Liter

Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

RSUD Kabupaten Tangerang, PWI dan Stakeholder Sepakati Penguatan Layanan Stroke hingga PONEK

Jangan Lewatkan

Foto: Olah TKP gerai handphone yang dibobol maling di Tigaraksa | Dok. Istimewa

Gerai Handphone di Tigaraksa Dibobol Maling, 41 Handphone dan 3 TV Raib

Sabtu, 17 Oktober 2026
Kepolisian mensterilkan area bangunan terdampak serta menerjunkan unit teknisi bom guna melakukan olah TKP dan mengusut penyebab pasti ledakan yang menewaskan dua orang di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (14/10/2026) malam. | Dok. Tangerangupdate

Dua Tewas Usai Ledakan Guncang Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026
Foto: Pengamat sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah | Dok. Pribadi/trubus_r

Kasus Dugaan Pengabaian Laporan Matel Cikupa, Guru Besar Trisakti Minta Propam Usut Polsek

Jumat, 16 Oktober 2026
Foto: Lokasi TPST Abu & Co/Dok. TU

Akademisi UI Peringatkan Bahaya Sampah Covid yang Berada di TPST Abu & Co Temuan PPLH

Minggu, 18 Oktober 2026
Foto: proses pendinginan kebakaran lahan di sekitar TPA Cipeucang | Dok. Tangerangupdate.com

Lahan Ilalang di Sekitar TPA Cipeucang Tangsel Terbakar, Api Padam dalam Sejam

Jumat, 16 Oktober 2026
Sekertaris GP Ansor Tangsel saat Media Ghatering Ansor Fest / Dok. TU

GP Ansor Tangsel Gelar Ansor Fest 2026, Hadirkan Ruang Kreativitas Anak Muda

Kamis, 15 Oktober 2026
Foto: istimewa

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM

Rabu, 21 Oktober 2026
Prose pengupasan atau scraping Jalan Rawa Buntu oleh Bina Marga Tangsel/ Dok. TU

Perbaikan Jalan Rawa Buntu Ditargetkan Rampung Dua Pekan

Selasa, 20 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp