Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 21 Juli 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

DLHK Bakal Selidiki Dugaan Pencemaran dari Pabrik Peleburan Logam di Pasar Kemis

Rhomi
Rabu, 15 April 2026 | 18:53 WIB
Foto: Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian DLHK Kabupaten Tangerang, Sandi Nugraha | Dok. Tangerangupdate.com
Foto: Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian DLHK Kabupaten Tangerang, Sandi Nugraha | Dok. Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang menindaklanjuti laporan dugaan pencemaran lingkungan yang diduga menyebabkan seorang balita mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Pasar Kemis. Pencemaran tersebut diduga berasal dari aktivitas pabrik peleburan logam di wilayah itu.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian DLHK Kabupaten Tangerang, Sandi Nugraha, mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu mengumpulkan informasi dari warga sebelum melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan terkait.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Ya kita melakukan verifikasi ke lapangan, cek lapangan terkait dengan kegiatan (perusahaan). Jadi kita mungkin nanti ke warga dulu ya, terkait dengan yang masalah yang tadi ada dampaknya, seperti itu. Nanti baru kita nanti cek ke perusahaannya,” ujar Sandi saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 15 April 2026.

Ia menambahkan, jika diperlukan, DLHK akan melakukan uji laboratorium guna memastikan tingkat pencemaran yang terjadi. Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memeriksa dampak kesehatan terhadap warga.

“Terus kalau memang nanti misalkan terkait dengan tadi kesehatan, kita minta tolong ke Dinas Kesehatan melalui Puskesmas gitu, dilakukan pengecekan gitu,” terangnya.

BACA JUGA:  Pekerja di Jayanti Tewas Terlindas Kontainer Saat Beristirahat di Bawah Kendaraan

Terkait perizinan, Sandi menyebut perusahaan tersebut diduga hanya memiliki dokumen lingkungan berupa UKL-UPL, bukan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), mengingat skala usahanya.

“Bukan Amdal, kalau dia kan dulu namanya dokumen UKL-UPL ya, karena memang kegiatannya belum sampai satu hektar ya luas bangunannya,” paparnya.

Namun demikian, ia tidak menutup kemungkinan adanya ketidaksesuaian antara dokumen lingkungan dengan pelaksanaan di lapangan.

Jika terbukti terjadi pelanggaran, pabrik tersebut terancam sanksi administratif hingga merekomendasikan penindakan kepada pemerintah provinsi, termasuk kemungkinan pemberian kompensasi kepada warga terdampak.

“Nah sekarang kan banyaknya kan di pelaksanaannya ya, kadang-kadang aplikasi di lapangannya tidak sesuai dengan apa yang telah dicantumkan di dalam dokumen. Bisa jadi (ada penyimpangan), kan kita juga kan belum. harus dilakukan verifikasi gitu,” tandasnya.

Sebelumnya, warga Desa Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan pencemaran lingkungan berupa polusi udara yang diduga berasal dari aktivitas pabrik peleburan logam di wilayah mereka.

Keluhan itu mencuat setelah seorang balita dilaporkan mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga pneumonia dan harus menjalani perawatan.

BACA JUGA:  Bukan Maling, Pria yang Diikat ke Tiang Listrik di Sindang Jaya Ternyata ODGJ yang Hilang

Muhamad Rizki Romdoni, warga setempat yang juga aktif dalam advokasi lingkungan, menuturkan bahwa keresahan masyarakat terhadap aktivitas pabrik tersebut sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Namun, perhatian kembali meningkat setelah adanya laporan warga terkait kondisi kesehatan anaknya.

“Memang selama ini juga sudah kita perhatikan mengenai dugaan adanya pencemaran lingkungan. Dan kebetulan beberapa waktu lalu ada aduan masyarakat yang mana anaknya yang masih balita itu terkena ISPA atau pneumonia ya,” katanya ketika ditemui di bilangan Suvarna Sutera, Selasa 14 April 2026.

Dari keterangan warga, aktivitas pabrik disebut lebih intens dilakukan pada malam hari, sekitar pukul 21.00 WIB hingga dini hari. Asap yang dihasilkan disebut berwarna hitam pekat, meski sulit terlihat jelas pada malam hari.

Ia menambahkan, aktivitas serupa juga terkadang terjadi pada pagi atau siang hari, meski tidak sesering pada malam hari. Pada waktu tersebut, asap hitam disebut terlihat lebih jelas oleh warga.

“Selain mengeluarkan asap, PT itu juga mengeluarkan suara, kadang kebisingan, juga kadang mengeluarkan bau seperti bau kaos kaki gitu,” tambahnya.

BACA JUGA:  DPRD Kabupaten Tangerang Apresiasi Capaian 2025, LKPJ Kepala Daerah Akan Diperdalam

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pabrik yang dimaksud diduga merupakan PT Xing-Xing Steel yang bergerak di bidang peleburan logam.

Sementara itu, kami telah berupaya mendatangi PT Xing-Xing Steel untuk melakukan konfirmasi. Namun, belum berhasil menemui pihak yang bertanggung jawab atas operasional pabrik.

Seorang petugas keamanan mengarahkan agar konfirmasi dilakukan melalui pihak humas. Namun, saat didatangi, yang bersangkutan tidak berada di lokasi.

“(Humasnya) sedang di rumah sakit. Tadi saat ditelepon juga tidak menyampaikan sedang berada di mana. Silakan datang kembali besok,” ujar petugas tersebut.

TAGGED:kabupaten tangerang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud | Dok. Tangerangupdate.com

DPRD Bakal Panggil Direksi BPR Kerta Raharja Gemilang Terkait Dugaan Kredit Fiktif

Foto: tumpukan uang Rp14,2 miliar hasil rampasan kasus pinjol ilegal | Dok. Tangerangupdate.com

Kejari Tangsel Rampas Rp14,2 Miliar dari Kasus Pinjol Ilegal

Foto: Musyawarah Nasional (Munas) IV FORPAMNAS di The Rich Jogja Hotel | Dok. Tangerangupdate.com

Sunardi Dito Prawiro Nahkodai FORPAMNAS Periode 2026–2030, Sutikno Jadi Sekjen

Foto: istimewa

Komplotan Curanmor Pemburu Motor Mahasiswa di Tangsel Dibekuk Polisi

Foto: kantor BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) | Dok. Tangerangupdate.com

Kasus Dugaan Kredit Fiktif Bergulir, Dugaan Nepotisme di Direksi BPR Kerta Raharja Gemilang Ikut Disorot

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya (tengah) memberi keterangan pers terkait polemik kelangkaan BBM subsidi di berbagai daerah, di ruang rapat Komisi XII DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026). | Dok. Istimewa

Antrean BBM Mengular, DPR Soroti Efek Peralihan Konsumen

Berita Terkait

Foto: aktivis Tangerang, Gilang Purnama usai memberikan keterangan laporan atas dugaan kredit fiktif BPR Kerta Raharja Gemilang | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Panggil Pelapor, Kejaksaan Mulai Dalami Laporan Dugaan Kredit Fiktif di BPR Kerta Raharja Gemilang

Foto: Asap kebakaran menyelimuti TPA Jatiwaringin | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Mahasiswa Desak Polresta Tangerang Segera Selidiki Penyebab Kebakaran TPA Jatiwaringin

Foto: kantor Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Warga Dukung Desakan Evaluasi Camat Curug usai Polemik Anggaran Makan Minum Rp1,6 Miliar

Foto: Gedung Kejari Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Salah Pos Rp19,8 Miliar Baru Dikoreksi setelah Teguran OJK, Aktivis Desak Jaksa Dalami Skema Jaminan Cessie

Foto: press rilis penangkapan anggota LSM diduga peras Kepala Desa di Legok | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Kejaksaan Ciduk Anggota LSM Diduga Peras Kepala Desa di Legok Rp15 Juta

Foto dokumentasi Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

BPR Kerta Raharja Gemilang Klarifikasi Angka Rp19,8 Miliar dalam Dugaan Kredit Fiktif

Dok. Tanggerangupdate.com
Kab Tangerang

72 Warga Alami ISPA Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin

Foto: Asap kebakaran menyelimuti TPA Jatiwaringin | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

WALHI: Kepala DLH Harus Dicopot usai Kebakaran TPA Jatiwaringin

Jangan Lewatkan

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sarifah Ainun Jariyah. | Dok. DPR RI

Komisi I DPR Soroti Ledakan Komentar Judol di Medsos

Rabu, 15 Juli 2026
Foto: tumpukan uang Rp14,2 miliar hasil rampasan kasus pinjol ilegal | Dok. Tangerangupdate.com

Kejari Tangsel Rampas Rp14,2 Miliar dari Kasus Pinjol Ilegal

Senin, 20 Juli 2026
Anggota Presidium KPP RI sekaligus Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin. | Dok. DPR RI

KPP RI Siapkan Jurus Baru Perkuat Keterwakilan Perempuan di Parlemen

Kamis, 16 Juli 2026
Foto: Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud | Dok. Tangerangupdate.com

DPRD Bakal Panggil Direksi BPR Kerta Raharja Gemilang Terkait Dugaan Kredit Fiktif

Senin, 20 Juli 2026
Foto: Musyawarah Nasional (Munas) IV FORPAMNAS di The Rich Jogja Hotel | Dok. Tangerangupdate.com

Sunardi Dito Prawiro Nahkodai FORPAMNAS Periode 2026–2030, Sutikno Jadi Sekjen

Minggu, 19 Juli 2026
Foto: aktivis Tangerang, Gilang Purnama usai memberikan keterangan laporan atas dugaan kredit fiktif BPR Kerta Raharja Gemilang | Dok. Tangerangupdate.com

Panggil Pelapor, Kejaksaan Mulai Dalami Laporan Dugaan Kredit Fiktif di BPR Kerta Raharja Gemilang

Kamis, 16 Juli 2026
Foto: Screenshot | Dok.TU

Spanyol Hentikan Dominasi Prancis, Melaju ke Final Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026
Foto: warga mencuci di bantaran Sungai Cisadane imbas kekeringan | Dok. Tangerangupdate.com

Kekeringan, Warga Tangsel Mulai Nyuci di Sungai Cisadane

Kamis, 16 Juli 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp