Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Sabtu, 18 April 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Diduga Proyek Pipa PT PITS Rusak Jalan dan Trotoar di Jalan Merpati Ciputat, Warga Keluhkan Pekerjaan Tak Sesuai Standar

Juno
Kamis, 5 Maret 2026 | 05:33 WIB
Foto: kondisi jalan pasca proyek galian pipa PT Pits di Jalan Merpati Ciputat
Foto: kondisi jalan pasca proyek galian pipa PT Pits di Jalan Merpati Ciputat
SHARE

Tangerangupdate.com – Pembangunan instalasi pipa milik PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PT PITS) dikeluhkan warga karena menyebabkan kerusakan jalan hingga trotoar di Jalan Merpati, Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Kerusakan terlihat pada bagian tepi badan jalan yang dibongkar untuk proyek pemasangan pipa.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Bekas galian memanjang di sisi jalan dengan kedalaman diperkirakan mencapai 20–30 sentimeter.

Lapisan aspal terkelupas dan menyisakan rongga terbuka yang memperlihatkan rangka besi (wiremesh) di bagian dalam.
Area tersebut belum ditutup secara permanen.

Di beberapa titik, bekas galian hanya ditimbun menggunakan tanah dan karung berisi material.

Permukaan jalan tampak tidak rata dengan perbedaan ketinggian cukup tajam antara aspal lama dan area galian.

Salah satu warga, Sukma, menilai proyek tersebut tidak memberikan solusi tuntas terhadap kerusakan yang ditimbulkan.

“Proyek yang enggak pernah ada solusinya. Mereka menggali-gali, setelah itu dibiarkan. Kalaupun dibangun lagi, enggak sesuai spesifikasi jalan yang sebelumnya,” ujar Sukma kepada wartawan, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, metode penutupan kembali bekas galian kerap dilakukan secara asal-asalan dan tidak mengembalikan kondisi jalan seperti semula.

BACA JUGA:  Pemkot Tangsel Evaluasi Izin SLF dan Amdal Kawasan Taman Tekno Pasca Kebakaran dan Pencemaran Sungai Cisadane

“Mereka cuma menimbun pakai tanah, kadang ditaburi semen. Ini gimana proyek-proyek seperti ini? Sangat mengganggu karena proyeknya ada di jalan,” keluhnya.

Selain merusak badan jalan, trotoar di sekitar lokasi juga terdampak. Beberapa bagian paving terlihat retak dan tergerus tanah, sehingga mempersempit ruang bagi pejalan kaki.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

Risiko kecelakaan meningkat saat hujan turun karena permukaan jalan menjadi licin dan tepian galian sulit terlihat.

Warga berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan menyeluruh sesuai standar konstruksi yang berlaku serta memastikan proyek infrastruktur tidak merugikan masyarakat sekitar.

Sementara itu Direktur Umum PT Pits Agus Supadmo saat dihubungi pads Rabu sore (04/03) membenarkan bahwa proyek tersebut milik pihaknya.

“Iya betul itu kerjaan pits,” ucapnya.

Supadmo juga mengklaim bahwa pekerjaan sudah selesai dan akan di lakukan pengecoran pada hasil pekerjaan yang mengakibatkan lubang jalan tersebut.

“Kerjaan sudah berhenti, Nanti malam pengecoran,” katanya.

Hal lain yang mencolok dilokasi adalah tidak ada tanda peringatan adanya pekerjaan  seperti batas atau penutup bahkan papan nama.

BACA JUGA:  LEPPAMI PB HMI Desak Kementerian LH Serius Tangani Dugaan Pencemaran Sungai Cisadane

Ditambahkan Supadmo, bahwa sudah memerintahkan kontraktor agar mengerjakan sesuai dengan standar keselamatan.

“Kemarin saya sudah minta kontraktor bikin penutup, sesuai dengan standar keselamatan, Coba saya telpon teman-teman lapangan ya” tadasnya.

Sementara itu pengamat Kebijakan publik dari Lembaga Riset Kebijakan publik dan Hak Asasi Manusia (RIGHTS) mengatakan bahwa saling silang antara pekerjaan jalan dan pekerjaan instalasi air maupun fiber optik menjadi penyebab rusaknya jalan di beberapa daerah termasuk Tangsel.

“Ini kan sering saling silang, jalan baru di perbaiki besoknya ada pekerjaan instalasi dibongkar itu, kordinasi antar lembaganya kurang ini,” ungkapnya

Terlebih ia menambahkan bahwa pekerjaan galian ini sering sekali dikerjakan tidak sesuai standar, mulai dari keselamatan pekerja nya bahkan pekerjaannya sendiri.

“Kita punya aturan terkait K3 tapi apa pernah Kita lihat itu dipakai kalau ada pekerjaan di pinggir jalan, saya rasa tidak. Ini juga persoalan apalagi menyangkut pekerjaan yang berdampak ke orang banyak,” tambahnya.

Diakhir ditegaskannya,  bahwa perlu keseriusan bagi pemerintah terutama di Tangsel agar memperhatikan pekerjaan terutama infrastruktur agar tidak merugikan masyarakat. Terutama jalan dan pekerjaan galian.

BACA JUGA:  Menteri LH Tinjau Gudang Pestisida Taman Tekno, Tegaskan Proses Hukum dan Audit Lingkungan

“Kalau pemerintahnya acuh ditambah tidak adanya standar yang diawasi akhirnya asal-asalan, tapi apakah jika masyarakat tidak protes ini akan diperbaiki, saya pikir tidak,” tutupnya.

Editor & Reporter
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Juno
TAGGED:GalianPT Pitstangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (tengah) | Dok. Istimewa

Polisi Buru Satu Pelaku Utama Kasus Tewasnya Pelajar di Muara Kaliadem

Foto: pagar area TPS di Kawasan Citra Raya, dalam keadaan terkunci | Dok. Tangerangupdate.com

DLHK Tangguhkan Operasional TPS 3R Citra Raya Akibat Praktik Dugaan Open Dumping

Foto: Ilustrasi/freepik.com

Pengamen Ditemukan Meninggal di Curug, Diduga Korban Pembunuhan Anak Tiri

Foto: antrean kendaraan di SPBU Pertamina Modernland Kota Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Harga BBM Pertamina Resmi Naik, Pertamax Turbo Jadi Rp19.400 Per Liter

GP Ansor Tangsel Saat Pelaporan TPP ASN di Kejari Tangsel (Sekretaris GP Ansor & Ketua LBH Hp Ansor Tangsel) pada Jumat 17/04 di Gedung Kejari Tangsel./ Foto : Dok. TU

Kejanggalan TPP ASN di Tangsel Dilaporkan ke Kejari, Diduga Ada Pemufakatan Jahat

Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (tengah) | Dok. Istimewa

Kasus Mayat Pelajar di Kaliadem Sukadiri Terungkap: Korban Tawuran, 14 Orang Ditangkap

Berita Terkait

Foto: Program Outbreak Response Immunization (ORI) menargetkan sekitar 109.000 anak usia 9 hingga 59 bulan di wilayah Tangsel | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Cegah Penularan Campak, Pemkot Tangsel Gelar Imunisasi ORI Serentak untuk 109 Ribu Anak

Foto: proses evakuasi mayat pria di depan bengkel Jalan Cirendeu Raya | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Mayat Pria Ditemukan di Depan Bengkel di Ciputat Timur, Polisi Duga Akibat Sakit

Foto: lokasi parkir TKP hilangnya motor anggota LBH Ansor Tangsel | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Motor Anggota LBH Ansor Tangsel Hilang, Korban Bakal Tuntut Pengelola Kawasan

Tersangka Maskuri Terduga Pencabulan Bersama Tim Kejari Banten / Foto : Istimewa
Banten

Buron Setahun, Terpidana Kasus Pencabulan Anak di Tangsel Ditangkap di Tegal

Foto: MS, korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang ditetapkan sebagai tersangka mengaku ke DPRD Tangsel, didampingi oleh pengacaranya, Furba Indah (kanan) | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Jadi Tersangka, Korban KDRT di Tangsel Lapor ke DPRD

Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang Provinsi Banten Saat Sidang Pada Terdakwa/ Foto : Ist
Banten

Tukang Ojek Hingga Karyawan Swasta di Tangsel Jadi Korban Pencatutan KUR Fiktif Bank BTN, Kerugian Negara Rp13 Miliar

Foto: detik-detik pria berjaket polisi mencoba menarik sepeda motor di Pondok Aren | Tangkapan layar/Istimewa
Kota Tangsel

Matel Ngaku Anggota Saat Mau Tarik Motor di Pondok Aren, Polisi Buka Suara

Foto: Sidang lanjutan perkara dugaan KDRT terhadap ibu hamil di PN Tangerang | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Ahli Ungkap Dakwaan Kasus KDRT Ibu Hamil di Tangsel Tak Cerminkan Dampak Korban

Jangan Lewatkan

Foto: Ilustrasi/freepik.com

Pengamen Ditemukan Meninggal di Curug, Diduga Korban Pembunuhan Anak Tiri

Sabtu, 18 April 2026
Foto: Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian DLHK Kabupaten Tangerang, Sandi Nugraha | Dok. Tangerangupdate.com

DLHK Bakal Selidiki Dugaan Pencemaran dari Pabrik Peleburan Logam di Pasar Kemis

Rabu, 15 April 2026
Foto: kondisi halaman PT Xing Xing Steel, di Pasar Kemis | Dok. Tangerangupdate.com

Diduga Cemari Lingkungan, Pabrik Peleburan Logam di Pasar Kemis Dikeluhkan Warga

Selasa, 14 April 2026
Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (depan) saat diwawancarai wartawan | Dok. Istimewa

Periksa 8 Saksi, Polisi Dalami Mayat Pelajar di Muara Kaliadem Sukadiri Korban Tawuran

Senin, 13 April 2026
Foto: polisi tengah meminta keterangan saksi di tempat penemuan jasad pedagang angkringan di Citra Raya | Dok. Istimewa

Diduga Sakit, Pedagang Angkringan Ditemukan Meninggal di Citra Raya

Selasa, 14 April 2026
Foto: pagar area TPS di Kawasan Citra Raya, dalam keadaan terkunci | Dok. Tangerangupdate.com

DLHK Tangguhkan Operasional TPS 3R Citra Raya Akibat Praktik Dugaan Open Dumping

Sabtu, 18 April 2026
Foto: jenazah korban tenggelam saat dievakuasi ke rumah duka | Dok. Istimewa

Pamit Mancing, Pemuda 19 Tahun Ditemukan Tewas di Kali Cadas Kukun

Senin, 13 April 2026
Foto: Rapat dengar pendapat (RDP) di ruang rapat gabungan DPRD Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

DPRD Desak Provider Benahi Kabel Semrawut di Kabupaten Tangerang

Senin, 13 April 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp