Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Kamis, 4 Juni 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Beda Hasil Tes Covid-19 Antara Rumah Sakit Dan Puskesmas, Warga Setu Tangsel Merasa Dicovidkan

Rhomi
Jumat, 18 Februari 2022 | 13:33 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (18/02/2022) | Tangerang Selatan — Raut kesal masih nampak di wajah Firdaus, kakak dari perempuan berinsial EH warga Kelurahan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Firdaus kesal lantaran merasa di covidkan oleh pihak Puskesmas Setu, padahal hasil Swab Antigen dan Polymerase Chain Reaction (PCR) di Rumah Sakit menunjukan hasil yang negatif.

Dirinya menceritakan, kejadian tidak mengenakan tersebut bermula ketika sang adik hendak memeriksakan kandungannya ke Puskesmas Setu pada Rabu (09/02) lalu. Kemudian sang adik diarahkan untuk Swab oleh salah satu dokter yang berada di Puskesmas itu.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Jadi hari Rabu itu, Adek saya ke Puskesmas, emang biasa cek kandungan, nah ada dokter yang perhatiin Adek saya langsung disuruh swab, hari itu juga,” ucap Firdaus saat ditemui di kediamannya, Kamis (17/02).

Setelah dilakukan swab, diakuinya sang adik langsung dinyatakan positif Covid-19, namun tidak diberikan hasil swab Antigen oleh pihak Puskesmas tersebut, karena dalam kondisi hamil lantas sang adik menanyakan nantinya akan dirujuk ke Rumah Sakit mana yang dapat menerima pasien dengan kondisi posisitif Covid-19, namun tidak mendapatkan kepastian disuruh menunggu saja.

BACA JUGA:  Baru 14 Dapur, Tangsel Kewalahan Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

“Adek saya disuruh swab, suami sama anaknya disuruh swab juga karena ngerasa Bae-Bae aja ya suaminya ga mau swab dong, karena emng engga ngerasa apa-apa” ujarnya.

Lalu pada Jumat malam (11/02), adik dari Firdaus tersebut mengalami kontraksi, kemudian dilarikan ke salah satu Rumah Sakit di wilayah Pamulang.

Sesuai prosedur yang ada, sebelum dilakukan proses persalinan, pihak rumah sakit meminta pasien untuk dilakukan tes Swab antigen, dan hasilnya negatif.

“Jumat malam emang ketubannya udah pecah, karena kawatir langsung dibawa kerumah sakit Buah Hati Pamulang, kan sebelum masuk rumah sakit prosedur nya harus di swab dan hasilnya negatif Ade saya itu,”

Lanjutnya, keesokan harinya sang adik mengabarkan kepada pihak Puskesmas bahwa dirinya telah melakukan persalinan di rumah Sakit Swasta tersebut. Namun tanpa diduga, pihak Rumah Sakit tiba-tiba memarahi memarahi suami dan pasien karena tidak memberitahukan bahwa hasil swab Puskesmas positif.

Kemudian tanpa dasar yang jelas, pihak Rumah Sakit memindahkan pasien ke ruang isolasi dan selanjutnya dilakukan test PCR. Firdaus merasa heran dengan tindakan tersebut, bagaimana tidak, pasalnya ketika hendak melahirkan, sang adik telah dinyatakan negatif Covid-19 melalui test Antigen oleh pihak rumah sakit.

BACA JUGA:  Diperiksa Inspektorat, Kepsek SDN Ciledug Barat Tersandung Kasus Dugaan Pungutan Seragam Rp1,1 Juta

“Kita kan kesal jadinya, tiba-tiba orang rumah sakitnya marah katanya kenapa engga bilang bahwa swab Puskesmas positif, padahal sebelum masuk rumah sakit itu juga di swab dan negatif, abis itu di PCR negatif juga, tapi berita udah nyebar di kampung jadi kan gimana gitu sama tetangga,” ucapnya.

Firdaus yang tak terima dengan tindakan Puskesmas yang seolah-olah mengintervensi pihak Rumah Sakit lantas melayangkan surat pengaduan ke Dinas Kesehatan serta Ketua DPRD Tangerang Selatan.

“Saya sudah laporkan ke Dinkes Tangsel dan ketua DPRD, selanjutnya saya mau laporin juga ke Walikota biar engga ada lagi yang kaya adek saya, ini kan lalai petugas puskesmas nya, saya meminta adanya sanksi yang tegas terhadap puskesmas Setu,” pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan, tim redaksi tangerangupdate.com masih terus berupaya menghubungi pihak Rumah Sakit (RS) Buah Hati Pamulang untuk meminta keterangan terkait hal tersebut.

TAGGED:covid 19rs buah hati pamulangtangerang selatan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: aksi demonstrasi Aliansi Mahasiswa Penegak Demokrasi (AMPD) di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Mahasiswa Soroti Anggaran Pengadaan Mebel Sekolah Rp6,5 Miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang

Foto: sidang putusan kasus KDRT terhadap ibu hamil oleh mantan suami di PN Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Mantan Suami Pelaku KDRT terhadap Ibu Hamil di Ciputat Divonis 4 Bulan Penjara

Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (kanan) | Dok. Istimewa

Misteri Kematian Tukang Cilok di Cikupa Mulai Terkuak, Polisi Temukan Delapan Luka di Tubuh Korban

Foto: asap pembakaran sampah di Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan | Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Picu Gangguan Pernapasan, Warga Cihuni Keluhkan Pembakaran Sampah Diduga Berbayar

Foto: Presidium Gerakan Aktivis Jakarta, Agus Harta | Dok. Tangerangupdate.com

Aktivis Desak Semua Yayasan SPPG dan Pejabat BGN Diperiksa

Foto: Ilustrasi/Freepik

Belasan Siswi SD Diduga Menjadi Korban Pelecehan Seksual Guru Pramuka di Sukadiri

Berita Terkait

Foto: Istimewa
Kab Tangerang

Diduga Jadi Lokasi Transaksi Obat Keras, Gubuk di Kemiri Dibakar Warga

Dok. TU
Kota Tangsel

Reklame Raksasa Berdiri di Median Jalan Letnan Sutopo Tangsel, Bagaimana PBG nya?

Foto: (dari kiri), ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud, dan Sekretaris DPRD Kabupaten Tangerang, Neneng Almira | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

DPRD Kabupaten Tangerang Raih Predikat Zero Temuan Dua Tahun Berturut-turut dari BPK RI

Foto: olah TKP penemuan mayat seorang pedagang cilok di Cikupa | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Penjual Cilok Ditemukan Tewas di Kontrakan Cikupa, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Foto: Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Nonce Thendean | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Dituding Rugikan Negara Rp1,5 Miliar, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Minta Tuduhan Dibuktikan

Foto: TKP pencurian sepeda motor oleh bapak dan anak di Curug | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Maling Motor Bawa Anak Ketangkap di Curug, Bapak Babak Belur Dimassa

Foto: proses bedah rumah warga Bojong Nangka menggunakan dana mandiri | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Bedah Rumah dengan Anggaran Mandiri, Warga Kurang Mampu di Bojong Nangka Kini Miliki Hunian Layak

Foto: Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Jalan Masih Gelap, Pemkab Tangerang Janjikan PJU Rampung Tiga Tahun Lagi

Jangan Lewatkan

Foto : ilustrasi/freepik

Sejarah Buddhisme Nusantara, Perjalanan Panjang Dari Mahayana Kuno Hingga Threvada Modern

Sabtu, 30 Mei 2026
Foto: aksi demonstrasi Aliansi Mahasiswa Penegak Demokrasi (AMPD) di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Mahasiswa Soroti Anggaran Pengadaan Mebel Sekolah Rp6,5 Miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang

Rabu, 3 Juni 2026
Foto: Presidium Gerakan Aktivis Jakarta, Agus Harta | Dok. Tangerangupdate.com

Aktivis Desak Semua Yayasan SPPG dan Pejabat BGN Diperiksa

Kamis, 4 Juni 2026
Foto: Purwanti,Dosen Program Studi Manajemen Universitas Pamulang | Dok. TU

Dosen Juga Perlu Bernapas: Menjaga Jiwa Tetap Sehat Bersama ORKI Tangerang Selatan

Senin, 1 Juni 2026
Foto: TKP pencurian sepeda motor oleh bapak dan anak di Curug | Dok. Tangerangupdate.com

Maling Motor Bawa Anak Ketangkap di Curug, Bapak Babak Belur Dimassa

Selasa, 2 Juni 2026
Foto: pengamanan tiga orang pria dari amukan massa usai dilaporkan melakukan pembacokan di Pakuhaji | Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Warga Pakuhaji Geruduk Kontrakan Usai Bentrok dan Dugaan Pembacokan di Area Sawah

Jumat, 29 Mei 2026
Foto: olah TKP penemuan mayat seorang pedagang cilok di Cikupa | Dok. Istimewa

Penjual Cilok Ditemukan Tewas di Kontrakan Cikupa, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Rabu, 3 Juni 2026
Foto bersama usai pelatihan pemasaran digital UMKM di Gunung Bunder, Bogor | Dok. Istimewa

Pelaku UMKM Gunung Bunder Dapat Pelatihan Pemasaran Digital dari Mahasiswa Magister Manajemen Unpam

Rabu, 3 Juni 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp