Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 9 Juni 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota TangerangMetropolitanTangerang Raya

Lantaran Pasar Induk Tanah Tinggi Masih Dibuka, Pedagang Pasar Jatiuwung Gelar Aksi Buang Dagangan

Juno
Selasa, 4 Januari 2022 | 07:58 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (04/01/2021) | Kota Tangerang — Sejumlah pedagang Pasar Induk Jatiuwung, Kota Tangerang, membuang sejumlah barang dagangan lantaran tidak laku dan busuk, pedagang mengklaim hal tersebut akibat sampai hari ini Pasar Induk Tanah Tinggi tetap beroperasi.

karena sebelumnya Pemerintah Kota Tangerang menyatakan bahwa izin pemanfaatan lahan di pasar Tanah Tinggi telah habis. Sehingga para pedagang ini pindah ke Pasar Induk Jatiuwung.

Dikutip dari Merdeka.com, Selasa (04/01) Abdul Majid salah satu pedagang di pasar induk Jatiuwung mengungkapkan usahanya tidak berkembang, karena Pasar Induk Tanah Tinggi yang berada di Kecamatan Tangerang masih dihuni para pedagang.

“Kenapa saya mau pindah dari pasar Tanah Tinggi ke sini (Jatiuwung), karena di sana katanya izinnya enggak diperpanjang. Akhirnya saya pindah ke Jatiuwung, tapi sampai jalan 5 bulan ini, ternyata Pasar Tanah Tinggi masih diizinkan,” ungkapnya,

Dirinya menceritakan bahwa Pemerintah Kota Tangerang merelokasi pedagang termasuk dirinya pada pertengahan 2021, karena izin perpanjangan lahan di Pasar Tanah Tinggi tidak akan diperpanjang atau ditutup.

“Jual-beli sayur-mayur di Pasar Induk Jatiuwung menjadi sepi. Karena pedagang juga masih maunya beli di sana. Enggak ke Pasar Induk Jatiuwung. Kami bukannya rugi lagi, malah enggak dapat apa-apa,” ungkap pria yang sudah 20 tahun berdagang sayur ini.

Tidak hanya Abdul saja namun ada Ade, pedagang Cabai Kriting dan merah ini mengaku kesal dengan masih diizinkannya operasional Pasar Induk Tanah Tinggi, Ade mengaku kesal.

“Kalau tahu buntung ngapain saya berjualan. Ibaratnya saya datang cabai 10 ton, tapi yang laku cuma satu ton. Bukan rugi, tapi nyusahin,” jelas dia.

Seharusnya menurut Ade hanya ada satu pasar induk di setiap daerah, agar aktivitas usaha pedagang kecil tidak bisa bertumbuh. Ia berharap Pemerintah Kota Tangerang, segera bertindak tegas untuk menyelamatkan usaha pedagang di pasar rakyat tersebut.

“Emang Tangerang semana, pasar induk sampai dua. Harusnya cuma satu, kalau ini dibiarkan sama saja membunuh para pedagang,”Harus segera bertindak. Dagangan kami bukan habis dibeli masyarakat, tapi busuk dibawa ke bak sampah. Karena tidak laku,” kesalnya.

Menurut Delfi, salah satu warga Pasar Kemis yang sering datang membeli sayuran untuk lapak sayurannya, menambahkan bahwa memang Pasar Induk Jatiuwung tidak seramai Pasar Induk Tanah Tinggi, ditambah memang tiak sebanyak di Pasar Induk Tanah Tinggi.

“Kalau boleh dibilang sih mending ke Tanah Tinggi, jumlahnya lebih banyak juga Disana kan. Àpalagi kaya saya gini bakal di jual lagi sayurannya” tutupnya.

BACA JUGA:  Waduh, Banyak Siswa dari Sekolah Swasta Elit Masuk Jalur Afirmasi SPMB SMP Tangsel, Lewat Mana ya?
TAGGED:Aksikota tangerangkotatangerangPasar indukProtes
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: ilustrasi/freepik

Motor dan Dump Truk Kecelakaan di Cikup: Ibu Tewas, Dua Anak Terluka

Foto: proses perbaikan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas jalan di Teluknaga dan Kosambi | Dok. Istimewa

Dishub Kabupaten Tangerang Mulai Perbaiki 713 Titik PJU Mati di Teluknaga dan Kosambi

Taman Ciputat Timur Jadi Destinasi Olahraga Baru Warga Tangsel, Ramai Dipadati Setiap Pagi dan Sore

DP3AP2KB Tangsel Bangun Kerjasama Lintas Sektor Dukung Program Kota Layak Anak

Foto: Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026), dengan agenda pengesahan revisi Undang-Undang (RUU) Polri. | Tangkapan layar YouTube TVR Parlemen

RUU Polri Disahkan, Ini 8 Poin Pentingnya

Aliansi mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar aksi demonstrasi damai di lingkungan kampus/ Dok. TU

Mahasiswa UIN Jakarta Gelar Aksi, Kritik  Rombongan Rektor Gruduk Sekolah Pembangunan Pamulang

Berita Terkait

Foto: konferensi pers ungkap kasus pembunuhan tukang cilok di Cikupa, di Mapolresta Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Ayah dan Anak Tersangka Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa Terancam Hukuman Mati

Paspor berserakan di kawasan BSD, Tangerang Selatan. | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Paspor Bekas Berserakan di Tangsel Viral, Imigrasi Turun Tangan

Pengamat kebijakan publik, Ahmad Priatna | Dok. Pribadi
Kab Tangerang

Pengamat: Banyak PJU Mati Jadi Bukti Tangerang Benderang Belum Terwujud

Foto: Ilustrasi/Istimewa
Kota Tangsel

Festival Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno Digelar di Tangsel, Gita Swarantika: Saatnya Bangkitkan Ekonomi Rakyat

Foto: tiang penyangga kabel,dalam kondisi miring dan nyaris roboh, di daerah ciater | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Tiang Kabel di Ciater Serpong Nyaris Roboh, Warga Khawatir Ancam Keselamatan Pengendara

Foto: Istimewa
Kab Tangerang

Tokoh Pramuka asal Tangerang Kak Herman Meninggal Dunia Diduga Korban Tabrak Lari di Cikupa

Ilustrasi penculikan anak. (Dok. iStockphoto)
Kota Tangerang

Utang Rp30 juta berujung penyekapan 17 jam di Tangerang

Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (kanan) | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Terduga Pelaku Pembunuh Tukang Cilok di Cikupa Merupakan Bapak dan Anak

Jangan Lewatkan

Foto: Istimewa

Diduga Jadi Lokasi Transaksi Obat Keras, Gubuk di Kemiri Dibakar Warga

Rabu, 3 Juni 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Belasan Siswi SD Diduga Menjadi Korban Pelecehan Seksual Guru Pramuka di Sukadiri

Kamis, 4 Juni 2026
Foto: konferensi pers ungkap kasus pembunuhan tukang cilok di Cikupa, di Mapolresta Tangerang | Dok. Istimewa

Dendam dan Sakit Hati Jadi Motif Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa

Senin, 8 Juni 2026
Foto: Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026), dengan agenda pengesahan revisi Undang-Undang (RUU) Polri. | Tangkapan layar YouTube TVR Parlemen

RUU Polri Disahkan, Ini 8 Poin Pentingnya

Selasa, 9 Juni 2026
Foto: ilustrasi/freepik

Motor dan Dump Truk Kecelakaan di Cikup: Ibu Tewas, Dua Anak Terluka

Selasa, 9 Juni 2026
Pengamat kebijakan publik, Ahmad Priatna | Dok. Pribadi

Pengamat: Banyak PJU Mati Jadi Bukti Tangerang Benderang Belum Terwujud

Senin, 8 Juni 2026
Foto: lomba tarik tambang pada Kejuaraan Olahraga Tradisional Tingkat Provinsi Banten yang digelar di SMA Darussalam | Dok. Tangerangupdate.com

Kejuaraan Olahraga Tradisional Tingkat Provinsi Banten Digelar di Kabupaten Tangerang

Sabtu, 6 Juni 2026
Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (kanan) | Dok. Istimewa

Dua Pria Ditangkap Terkait Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa

Sabtu, 6 Juni 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp