Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Kamis, 25 Juni 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Diduga Menjadi Korban Salah Diagnosis Puskesmas Cikuya Solear, Pasien Ini Telambat Mendapat Penanganan Medis

Rhomi
Selasa, 9 November 2021 | 23:16 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (09/11/2021) | Kabupaten Tangerang — Seorang remaja berinisial SN (14) asal Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang diduga menjadi korban salah diagnosis yang dilakukan oleh pihak Puskesmas Cikuya. Akibat hal itu, pasien harus mengalami keterlambatan penanganan medis.

Ketua Umum Sarekat Mahasiswa Demokratik (SMD) Kabupaten Tangerang, Fajar Rahman, yang melaporkan serta meminta klarifikasi atas kejadian tersebut, menjelaskan, kejadian bermula ketika SN membawa hasil Rontgen kepada pihak Puskesmas Cikuya hasil pemeriksaan di klinik yang berada di sekitar Kecamatan Solear.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dari hasil diagnosis salah satu oknum pegawai Puskesmas, menyatakan bahwa pasien mengalami flek paru dan selanjutnya diarahkan untuk melakukan pemeriksaan BTA (cek dahak).

Lalu untuk mengetahui detail dari penyakit yang diderita, pasien mendatangi klinik yang lain di bilangan Tigaraksa dengan membawa hasil rontgen dan hasil pemeriksaan laboratorium. Untuk memastikan mengenai sakit yang diderita SN.

Menurut keterangan petugas klinik, dirinya mengaku heran dengan diagnosis yang dilakukan oleh pihak Puskesmas, padahal katanya, kualitas foto rontgen yang dikeluarkan salah satu klinik sangat buruk.

BACA JUGA:  Saksi Ahli Beberkan Implikasi Hukum Akta Jual Beli Bermasalah dalam Sidang Charlie Chandra

“Pihak klinik menyayangkan hasil rontgen dan hasil pemeriksaan laboratorium yang tidak sesuai. Hasil rontgen menerangkan
bahwa pasien mengalami flek paru, sedangkan hasil pemeriksaan laboratorium/BTA negatif, artinya tidak ada penyakit flek paru yang diderita oleh pasien,” ucapnya kepada redaksi tangerangupdate.com. Selasa (09/11/2021).

Fajar melanjutkan, pihak klinik lantas menyarankan SN untuk melakukan pemeriksaan rontgen kembali di Rumah Sakit Hermina Bitung. Dari pemeriksaan di rumah sakit tersebut, diketahui bahwa pasien menderita gagal ginjal.

“Pada pemeriksaan rontgen ke-2, diketahui bahwa pasien mengalami gagal ginjal,” ungkapnya.

Pasien selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit swasta di Jakarta Barat untuk melakukan cuci darah. Dokter menyarankan pada cuci darah ke dua agar pasien disertai dengan surat rujukan dari Puskesmas dekat tempat pasien tinggal.

Kemudian ketika keluarga pasien meminta dibuatkan surat rujukan oleh Puskesmas Cikuya. Pihak Puskesmas lantas menanyakan sakit yang diderita oleh pasien.

“Namun setelah dijawab bahwa pasien mengalami gagal ginjal, pihak Puskesmas malah menanyakan sakit ginjal itu penyakit macam apa?,” katanya.

BACA JUGA:  Tragis, Bocah 9 Tahun Tenggelam di Bekas Galian Tanah Legok

Lebih lanjut Fajar menjelaskan, setelah mendapatkan surat rujukan, keluarga pasien kembali mendatangi Rumah Sakit Hermina Bitung untuk memberikan surat rujukan dari Puskesmas, dan selanjutnya akan diteruskan kepada pihak Rumah Sakit yang berada di Jakarta Barat.

Namun ternyata, surat yang diberikan Puskesmas Cikuya salah, di mana yang seharusnya rujukan untuk penyakit dalam, Puskesmas malah membuat surat rujukan untuk test urin.

Lantas keluarga pasien mendatangi kembali Puskesmas Cikuya untuk meminta revisi surat rujukan, namun katanya, salah satu oknum pegawai Puskesmas tidak merespon permintaan dari keluarga pasien.

“Pihak Puskesmas berasalan tidak mengetahui surat rujukan harus dituju kemana. Dan mengaku hanya berbekal googling,” tandasnya.

SMD meminta pihak Puskesmas agar bertanggung jawab atas dugaan kelalaian dalam pelayanan tersebut, serta memberikan klarifikasi terkait hal itu, jika tidak ada respon pihaknya akan mendampingi korban untuk melapor ke pihak-pihak terkait.

Sampai berita ini diturunkan, Kepala Puskesmas Cikuya masih belum merespon  pertanyaan dari tim redaksi tangerangupdate.com. Jika direspon, kami akan muat dalam pemberitaan selanjutnya.

BACA JUGA:  Mayat Wanita Tangan Terborgol Gegerkan Warga Cisauk Tangerang
TAGGED:kabupaten tangerangkorban salah diagnosispuskesmas cikuyaSolear
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Kuasa Hukum PT Gradya Murni Utama (GDU), Firdaus Oiwobo | Dok. Tangerangupdate.com

Kronologi Pembongkaran Bangunan di Kemuning Permai Menurut Pengacara Firdaus Oiwobo

Foto: sejumlah warga menangis saat eksekusi rumah dan bangunan di kawasan Perumahan Kemuning Permai, Kecamatan Cisoka | Dok. Tangerangupdate.com

Lahan di Kemuning Permai Dikosongkan, Sejumlah Rumah dan Ruko Dibongkar

Foto: konferensi pers ungkap kasus polisi gadungan di Mapolresta Tangerang | Dok. Istimewa

Peras Warga, Enam Polisi Gadungan Ditangkap di Tangerang

Foto: Ilustrasi/Freepik

Tuna Wisma Ditemukan Meninggal Dunia di Gubuk Pemakaman Pakuhaji

Tim penyidik saat melakukan penggeledahan di Kantor UPS Pondok Jaya / Foto: Juno

Kepala Unit Pegadaian Syariah di Tangsel Jadi Tersangka Korupsi, Satu Nasabah Masuk DPO

Foto, Taufik Hidayat tersangka penyekapan dan penganiayaan seorang perempuan Inisial YTR di Bandung | Dok. Istimewa

Taufik Hidayat Buron Pelaku Penganiayaan Sadis Perempuan di Bandung Sempat Kabur ke Tangerang

Berita Terkait

Foto: Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Sri Panggung | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Spanduk Promosi Pasar Laris Saiman Sentiong Tuai Polemik, DPRD Tangerang Angkat Bicara

Foto: Istimewa
Kab Tangerang

Nggak Diberi Tumpangan, Tiga Anak Jalanan Diduga Aniaya Sopir Truk di Pakuhaji

Foto: Petugas dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penyegelan pabrik pengolah oli bekas di Panongan | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

KLH Segel Pabrik Pengolah Oli Bekas Berkapasitas Setengah Juta Liter di Panongan

Foto: TKP kecelakaan maut di Jalan Syekh Nawawi Tigaraksa | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Emak-emak Meninggal Dunia Usai Terlibat Kecelakaan di Tigaraksa

Foto: proses relokasi salah satu pedagang di Cisoka | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Pemkab Tangerang Relokasi Puluhan Pedagang eks TPPS ke Pasar Tradisional Cisoka

Foto: ketenggangan antara pedagang dan Satpol PP Kabupaten Tangerang sesaat sebelum proses penertiban Pasar Cisoka | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Pedagang Pasar Cisoka Tolak Penertiban, Situasi Sempat Memanas

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kab Tangerang

Bocah 5 Tahun Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Pria Lansia di Balaraja

Foto: Istimewa
Kota Tangerang

Masih Berstatus Pelajar, Pemuda Ini Diduga Terlibat 20 Aksi Pencurian di Tangerang

Jangan Lewatkan

Foto: Istimewa

Nggak Diberi Tumpangan, Tiga Anak Jalanan Diduga Aniaya Sopir Truk di Pakuhaji

Senin, 22 Juni 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Tuna Wisma Ditemukan Meninggal Dunia di Gubuk Pemakaman Pakuhaji

Rabu, 24 Juni 2026
Foto: Kuasa Hukum PT Gradya Murni Utama (GDU), Firdaus Oiwobo | Dok. Tangerangupdate.com

Kronologi Pembongkaran Bangunan di Kemuning Permai Menurut Pengacara Firdaus Oiwobo

Kamis, 25 Juni 2026
Tim penyidik saat melakukan penggeledahan di Kantor UPS Pondok Jaya / Foto: Juno

Kepala Unit Pegadaian Syariah di Tangsel Jadi Tersangka Korupsi, Satu Nasabah Masuk DPO

Rabu, 24 Juni 2026
Foto: konferensi pers ungkap kasus polisi gadungan di Mapolresta Tangerang | Dok. Istimewa

Peras Warga, Enam Polisi Gadungan Ditangkap di Tangerang

Kamis, 25 Juni 2026
Foto: kondisi tiga mobil pasca terlihat kecelakaan beruntun di Jatiuwung | Dok. Tangerangupdate.com

Tiga Mobil Kecelakaan Beruntun di Jatiuwung, Penumpang Angkot Jadi Korban

Senin, 22 Juni 2026
Foto: sejumlah warga menangis saat eksekusi rumah dan bangunan di kawasan Perumahan Kemuning Permai, Kecamatan Cisoka | Dok. Tangerangupdate.com

Lahan di Kemuning Permai Dikosongkan, Sejumlah Rumah dan Ruko Dibongkar

Kamis, 25 Juni 2026
Petugas Pemadam kebakaran melakukan pemadaman api yang muncul dari mesin mobil / Dok. TU

Mobil Nissan X-Trail Terbakar di Bundaran Unpam, Api Berhasil di Jinakkan Oleh Petugas Pemadam

Jumat, 19 Juni 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp