Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 7 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
HukumPendidikan

Dugaan Praktik Jual Beli Bangku Sekolah di Banten, Banyak Masyarakat Jadi Korban

Redaksi TU
Redaksi TU
Minggu, 15 Agustus 2021 | 04:06 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (15/08/2021) | Kota Serang – – – Dugaan banyaknya siswa titipan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK di Provinsi Banten mencuat.

Wakil Koordinator Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) Jupry Nugroho mengungkap, di setiap SMA/SMK Negeri menerima 400 atau 500 siswa, separuh rombongan belajar (rombel) berpotensi diselewengkan oknum.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Para oknum tersebut bukan hanya dari kalangan pejabat, tetapi orang-orang yang dekat dengan kekuasaan, bahkan aparat hukum hingga birokrat kelas bawah.

“Bukan (hanya) pejabat, oknum lingkungan juga ikut bermain karena alasan zonasi,” ungkap Jupry.

Jupry melanjutkan, para oknum itu bisa meloloskan siswa ke SMA/SMK Negeri di Banten yang berlabel favorit dengan salah satu syarat, diduga harus merogoh kocek Rp15 juta, Rp20 juta, Rp25 juta hingga Rp. 30 Juta.

“Untuk lolos di sekolah favorit orangtua harus menyiapkan uang. Bahkan hingga puluhan juta,” lanjutnya.

Akibat ulah nakal oknum tersebut, banyak siswa yang mendaftar meskipun jarak domisili berdekatan justru tidak lolos di sekolah yang dituju.

BACA JUGA:  Kadis Pendidikan Akui Adanya Pungli Pembelian Seragam

Ada sejumlah persoalan lama dan selalu terjadi pada sistem zonasi salah satunya perihal keterbukaan atau transparansi penyelenggara PPDB.

Selama ini dirinya beranggapan, informasi yang menyangkut transparansi akses website atau kanal di sekolah atau Dindikbud Banten tidak mudah diakses masyarakat.

“Banyak yang sudah mengadu. Orangtua siswa menanyakan kenapa terlempar tidak bisa masuk. Sementara yang tidak mendaftar dan lokasinya jauh dari sekolah bisa masuk,” ungkapnya.

“Kami menduga memang sengaja dilakukan. Pasalnya supaya siswa titipan bisa masuk. Sayangnya bisa jadi mengorbankan siswa murni yang memenuhi syarat tpendaftaran. Jadi harus terlempar,” lanjut Jupry.

Jupry mengaku akan membawa persoalan ini ke jalur hukum. Saat ini katanya, pihaknya telah mengantongi catatan dari laporan warga lain yang merasa tidak diberlakukan adil dan akan terus mengumpulkan bukti sebagai data pendukung.

“Ini demi perbaikan dunia pendidikan di Banten. Jangan setiap tahun ajaran baru selalu terjadi persoalan sama,” pungkasnya.

TAGGED:dindik bantenjual beli bangku sekolahkota serangppdb banten
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Lokasi pembangunan SMPN 25 Tangsel di Perumahan Bukit Nusa Indah / Dok.Tu

Polemik Pembangunan SMPN 25 Tangsel Ditengah Kebutuhan Sekolah dan Penolakan Warga

Foto: imbauan penggunaan masker di apotek kawasan Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com

Stok Masker di Tigaraksa Mulai Menipis Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Foto: Ilustrasi/istimewa

Dugaan Foto Guru Diam-diam, Oknum PPPK Tangsel Disebut Adik Pimpinan DPRD

Foto: terduga pelaku penjual obat keras di Rajeg | Dok. Istimewa

Polisi Tangkap Pemuda Diduga Pengedar Obat Keras Ilegal, 505 Butir Hexymer Disita

Ilustrasi anak sekolah sedang melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dampak Debu Vulkanik Krakatau / Dok. TU

Dikbud Tangsel Balik Arah, Sekolah Beralih ke PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Ilustrasi anak sekolah beraktivitas dengan masker / Dok. TU

Imbas Abu Vulkanik, Sekolah di Kabupaten Tangerang Terapkan PJJ Hingga 3 Hari

Berita Terkait

Tim penyidik saat melakukan penggeledahan di Kantor UPS Pondok Jaya / Foto: Juno
Kota Tangsel

Kepala Unit Pegadaian Syariah di Tangsel Jadi Tersangka Korupsi, Satu Nasabah Masuk DPO

Foto: Ilustrasi/Freepik
Hukum

Natalius Pigai Tolak Tembak di Tempat Pelaku Begal: Langgar HAM

Guru PPPK saat sedang mengajar di salah satu SMA Negeri di Banten / Foto : Tangerang update
Banten

1800 Guru PPPK Banten Terjepit, Gaji Belum Cair: “Kami Mengajar, Tapi Tak Digaji”

ICW Laporkan Dugaan Korupsi Penyelenggaraan Haji 2025 ke KPK Ada dua hal yang menjadi pokok laporan dugaan korupsi penyelenggaran haji 2025, yaitu terkait dengan layanan masyair dan layanan konsumsi /Foto : Auliya Umayna Andani/Tirto.id
Hukum

ICW Laporkan Dugaan Korupsi Penyelenggaraan Haji 2025 ke KPK

Deden Deni Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel | Dok. TU
Kota Tangsel

Kadis Pendidikan Akui Adanya Pungli Pembelian Seragam

Dok. Kunjungan Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Tawakal Lawfirm | Dok. TU
Kota Tangerang

Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Kunjungi Tawakal Lawfirm Dalami Praktik Profesi dan Kewirausahaan Hukum

Ilustrasi Beasiswa S1 dan S2 Tangsel | Photo : Canva (Dok. TU)
Kota Tangsel

Beasiswa S1, S2 Guru PAUD dan Kepala SD di Tangsel Dibuka Juni 2025, Ini Kuota dan Syaratnya

SMKN 2 Tangerang (Tangkapan Layar Google Maps) | Dok. TU
Pendidikan

Jejak 48 Tahun SMKN 2 Tangerang: Dari SMTP Menuju Vokasi Masa Depan

Jangan Lewatkan

Ilustrasi anak sekolah beraktivitas dengan masker / Dok. TU

Sekolah di Tangsel Tetap Tatap Muka, Dikbud : Tingkat Kualitas Udara Masih Dapat Diterima

Minggu, 6 September 2026
Foto: imbauan penggunaan masker di apotek kawasan Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com

Stok Masker di Tigaraksa Mulai Menipis Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin memperlihatkan dua sketsa wajah laki-laki yang diduga berkaitan dengan perkara pengeroyokan hingga mengakibatkan seorang meninggal dunia dalam kericuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/9/2026). | Dok. Antara

Polisi Belum Temukan Keterlibatan Kelompok Ormas dalam Tragedi Pejompongan

Rabu, 2 September 2026
Lokasi pembangunan SMPN 25 Tangsel di Perumahan Bukit Nusa Indah / Dok.Tu

Polemik Pembangunan SMPN 25 Tangsel Ditengah Kebutuhan Sekolah dan Penolakan Warga

Senin, 7 September 2026
Ilustrasi anak sekolah sedang melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dampak Debu Vulkanik Krakatau / Dok. TU

Dikbud Tangsel Balik Arah, Sekolah Beralih ke PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026
Ilustrasi anak sekolah beraktivitas dengan masker / Dok. TU

Imbas Abu Vulkanik, Sekolah di Kabupaten Tangerang Terapkan PJJ Hingga 3 Hari

Senin, 7 September 2026
Foto: terduga pelaku penjual obat keras di Rajeg | Dok. Istimewa

Polisi Tangkap Pemuda Diduga Pengedar Obat Keras Ilegal, 505 Butir Hexymer Disita

Senin, 7 September 2026
Foto: suasana lorong lantai dua Pasar Gudang Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com

Lantai Dua Pasar Gudang Tigaraksa Kian Sunyi, Pedagang Bertahan Menunggu Pembeli

Rabu, 2 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp