Tangerangupdate.com – Stok masker di sejumlah toko kawasan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, mulai menipis imbas abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan turun di wilayah tersebut.
Di Apotek Diva Farma Tigaraksa, stok masker dilaporkan kosong. Kondisi itu terjadi di tengah meningkatnya warga yang datang untuk mencari masker.
Eli, pegawai Apotek Diva Farma, mengatakan permintaan masker meningkat sejak abu vulkanik mulai terpantau di sejumlah wilayah Tangerang. Meski begitu, harga masker di apotek tersebut belum mengalami kenaikan.
“Memang stok kita tinggal sedikit, paling (kemarin) cuma ada delapan atau 10 box lagi sisanya,” kata Eli.
Masker yang tersedia dijual dengan harga sekitar Rp25 ribu per kotak berisi 20 lembar. Eli menyebut kondisi stok masker yang menipis seperti ini pernah terjadi sebelumnya, terutama saat pandemi Covid-19.
Sementara itu, permintaan masker juga meningkat di salah satu gerai minimarket di Tigaraksa. Rina, pegawai minimarket tersebut, mengatakan banyak pelanggan menanyakan ketersediaan masker, terutama merek Sensi.
“Ramai yang nanyain, tapi yang paling banyak nanyain masker anak,” ujar Rina.
Menurut Rina, stok masker di gerainya masih tersedia, tetapi jumlahnya terbatas dan belum mendapatkan pasokan baru. Harga masker juga belum mengalami kenaikan.
“Stoknya segitu saja, belum datang lagi,” katanya.
Meningkatnya permintaan masker terjadi setelah abu yang vulkanik Gunung Anak Krakatau dilaporkan turun di sejumlah wilayah Tangerang. Kondisi tersebut membuat warga mulai mencari masker untuk digunakan saat beraktivitas di luar rumah.
Reporter: Admin TU






