Tangerangupdate.com – Aparat gabungan TNI dan Polri memperketat pengamanan di kawasan Matraman dan Jalan Tambak, Jakarta Pusat. Sebanyak 188 personel disiagakan usai bentrokan antarwarga yang terjadi pada akhir pekan lalu.
Kehadiran aparat difokuskan untuk memulihkan situasi keamanan. Aktivitas warga diharapkan kembali berjalan normal, termasuk kegiatan ekonomi di sekitar lokasi kejadian.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan pengamanan dilakukan untuk memberi rasa aman bagi masyarakat.
“Termasuk para pedagang dan pelaku UMKM di sekitar lokasi, dapat kembali berjalan normal,” ujar Budi.
Petugas ditempatkan di sejumlah titik rawan. Pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan pengawasan intensif.
“Petugas tetap bersiaga dan melakukan pemantauan di sejumlah titik. Kami mengedepankan patroli, pengaturan akses, negosiasi, serta pendekatan persuasif agar situasi tetap aman dan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan tenang,” kata Budi.
Selain pengamanan, kepolisian juga menindaklanjuti dua kasus pidana yang menjadi pemicu bentrokan. Proses penyidikan terus berjalan.
Dalam perkembangan terbaru, Polda Metro Jaya telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka terkait insiden di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/26).
Empat orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perusakan gerobak pedagang. Tiga lainnya terlibat dalam kasus pengeroyokan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
“Untuk perkara perusakan gerobak makanan pedagang, sudah ditetapkan empat orang tersangka berdasarkan keterangan delapan saksi, termasuk petunjuk dari CCTV dan alat bukti lainnya,” ungkapnya.
Keempat tersangka perusakan gerobak nasi uduk di Jalan Matraman Dalam berinisial GNA, AJL, FAM, dan ELL. Sementara itu, dalam kasus pengeroyokan di Jalan Tambak, penyidik menetapkan tiga tersangka berinisial SK, AS, dan OR.
“Perkara kedua, terjadinya pengeroyokan mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain, sudah dilakukan pemeriksaan delapan saksi dan ditetapkan tiga orang tersangka. Saat ini sudah diamankan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” pungkasnya.
Polisi memastikan pengamanan tetap berlanjut hingga situasi benar-benar kondusif. Aparat juga mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.***
Reporter: Redaksi TU
