Tangerangupdate.com – Warga Pakuhaji menggeruduk sebuah rumah kontrakan yang dihuni tiga pria pendatang usai diduga terlibat pembacokan terhadap tiga warga setempat dalam perkelahian di area persawahan, Kamis (28/5/2026).
Peristiwa tersebut dipicu perselisihan antara seorang pria bernama Edi dengan warga asli Pakuhaji bernama Indra. Berdasarkan keterangan warga, cekcok bermula sekitar pukul 07.00 WIB akibat insiden hampir bersenggolan saat keduanya berpapasan menggunakan sepeda motor.
“Selisih paham dengan saudara Indra asli Pakuhaji, masalah papasan motor hampir senggolan dan ada cekcok mulut,” ungkap salah seorang warga.
Perselisihan itu kemudian berlanjut hingga kedua pihak saling menghubungi rekan masing-masing. Setelah pulang kerja sekitar pukul 17.00 WIB, Edi disebut telah ditunggu di depan sebuah pabrik handle motor dan diajak menyelesaikan masalah melalui duel di area persawahan.
Edi lalu datang bersama dua rekannya sesama pendatang, yakni Joksen dan Legok Maulana. Namun saat tiba di lokasi, sudah terdapat sekitar 10 pemuda Pakuhaji yang berkumpul.
Menurut keterangan warga, situasi awalnya sempat diupayakan untuk diselesaikan melalui pembicaraan. Namun suasana memanas setelah salah seorang pemuda diduga melakukan pemukulan dari belakang.
“Kemudian saat menuju ke sawah ternyata pemuda Pakuhaji hadir sekira 10 orang saat bicara masalah ada pemuda Pakuhaji mukul dari belakang kemudian terjadi perkelahian 3 lawan 10,” terangnya.
Bentrok pun tidak dapat dihindari. Dalam keributan tersebut, Joksen diduga mengeluarkan golok dan membacok tiga warga Pakuhaji hingga mengalami luka.
Usai kejadian, ketiga pria pendatang itu melarikan diri dan kembali ke rumah kontrakan mereka. Menjelang waktu magrib, warga yang emosi kemudian mendatangi kontrakan tersebut.
Akibat aksi massa itu, dua kaca jendela rumah kontrakan dilaporkan pecah akibat lemparan batu. Situasi baru dapat dikendalikan setelah petugas kepolisian dari Polsek setempat yang dipimpin langsung Kapolsek turun ke lokasi.
“Habis magrib warga menyerbu kontrakan dan pihak Polsek di pimpin Kapolsek datang mengamankan 3 orang lampung akibat nya 2 kaca jendela rumah kontrakan pecah di lempari batu,” pungkasnya.
Petugas kemudian mengamankan ketiga pria tersebut guna mencegah bentrokan susulan sekaligus menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait jumlah korban luka maupun status hukum para pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Polisi juga masih melakukan pendalaman terkait kronologi dan motif bentrokan antar kelompok tersebut.
Reporter: Rhomi
