Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 23 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Metropolitan

Merasa Dihakimi, Dosen Terduga Pelaku Pelecehan di KRL Tempuh Jalur Hukum

Redaksi TU
Redaksi TU
Senin, 16 Maret 2026 | 21:51 WIB
Dosen Universitas Pamulang laporkan pihak yang dianggap menyebarkan tuduhan yang dinilai belum terbukti atas dugaan pelecehan seksual di Commuter Line | Foto: Tangkapan layar/Instagram frankahendra
Dosen Universitas Pamulang laporkan pihak yang dianggap menyebarkan tuduhan yang dinilai belum terbukti atas dugaan pelecehan seksual di Commuter Line | Foto: Tangkapan layar/Instagram frankahendra
SHARE

Tangerangupdate.com – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret seorang dosen diduga dari Universitas Pamulang di Commuter Line atau KRL rute Jakarta–Nambo terus bergulir.

Terbaru, terduga pelaku didampingi kuasa hukumnya melaporkan balik sejumlah pihak yang dianggap menyebarkan tuduhan yang dinilai belum terbukti.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kuasa hukum terduga pelaku, Dadang Sumarna, menjelaskan laporan tersebut merupakan respons atas viralnya pemberitaan di media sosial yang dinilai telah menghakimi kliennya sebelum ada putusan hukum yang berkekuatan tetap.

“Tentunya ini juga merespon dari viralnya pemberitaan kemudian didasarkan pada belum terbuktinya Klein kami atas perbuatan yang dituduhkan dan terganggunya Klein kami dari pemberitaan yang seolah menghakimi klien kami dengan hanya berdasarkan kepada pengajuan atau pernyataan sebelah pihak,” kata Dadang kepada wartawan, Senin 16 Maret 2026.

Dadang menambahkan, laporan tersebut juga diajukan sebagai bentuk hak jawab atas pemberitaan yang viral di media sosial.

Pihaknya, katanya, melaporkan sejumlah akun media sosial yang diduga menyebarkan narasi yang dinilai menyudutkan.

“Yang klein kami laporan beberapa akun yang membuat viral dengan narasi menghakimi klien kami padahal klien kami masih praduga tidak bersalah,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Polisi Jadwalkan Periksa Pengelola Taman Tekno BSD Usai Kebakaran Gudang Pestisida

Sementara, terkait adanya pengakuan dari pihak lain yang mengaku sebagai korban, Dadang mengatakan pihaknya tidak memiliki kapasitas untuk menanggapi hal tersebut.

Menurut dia, tim kuasa hukum saat ini hanya fokus pada perkara yang sedang ditangani, yakni kasus yang viral di media sosial tersebut.

“Kalau ada korban lain selain yang sedang viral saat ini itu bukan bagian dari perkara yang kami tangani dan kami baru mengetahui saat WA (WhatsApp) ini,” tandasnya.

Sebelumnya, seorang perempuan mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh penumpang lain di dalam Commuter Line, rute Jakarta – Nambo, Sabtu 14 Maret 2026, malam.

Kasus dugaan pelecehan seksual tersebut dibagian oleh korban dan viral melalui media sosial threads @/asrta.vo. Korban menyebut pelaku diduga merupakan seorang dosen.

“Security Alert (Peringatan Keamanan). (Diduga) dosen cabul Teknik Industri Unpam (Universitas Pamulang) di KRL,” tulis korban dalam unggahan akun media sosial threads, dikutip Minggu 15 Maret 2026.

Dalam unggahannya, korban menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi ketika ia menaiki kereta terakhir menuju Nambo dari Stasiun Tebet sekitar pukul 20.37 WIB.

BACA JUGA:  Viral Dugaan Pelecehan di KRL, Korban Sebut Pelaku Dosen Unpam

Saat itu kondisi gerbong disebut sangat padat oleh penumpang. Korban berdiri tidak jauh dari pelaku sambil berbincang dengan temannya yang berada tepat di depannya.

“Posisinya sangat ramai. Saya sedang mengejar kereta terakhir ke arah Nambo dan naik dari stasiun Tebet. Posisi saya tidak jauh dari pelaku, tepatnya saya sedang ngobrol dengan teman saya di depan saya dan masih ada space di depan samping kiri,” terang korban.

Korban menyebut kejadian terjadi ketika kereta melintas di antara Stasiun Universitas Pancasila menuju Stasiun Universitas Indonesia sekitar pukul 21.00 WIB.

Menurut pengakuan korban, pelaku berdiri di dekatnya sambil membawa tas ransel yang digantung di satu bahu. Pria tersebut memegang bagian belakang tasnya dengan tangan kiri.

“Pelaku memegang belakang tas itu sambil meraba (bagian sensitif) saya dan tidak lama kemudian pelaku mengelus (lagi) sebanyak 2 kali,” bebernya.

Menanggapi informasi yang beredar, Humas Universitas Pamulang, Muhyiddin Fanda, mengatakan pihak kampus telah melakukan komunikasi internal untuk menelusuri informasi tersebut.

BACA JUGA:  Safari Ramadan di Masjid Al-Muhajirin Serpong Utara, Pilar: Jadi Ruang Komunikasi dan Silaturahmi dengan Warga

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan klarifikasi awal yang dilakukan pihak universitas, belum ditemukan bukti yang mendukung dugaan yang beredar di media sosial.

“Berdasarkan klarifikasi awal yang kami terima, tidak ditemukan bukti yang mendukung dugaan yang beredar di media sosial,” ujarnya saat dihubungi.

Fanda menambahkan proses klarifikasi masih berjalan dan pihak kampus berharap masyarakat menunggu hasilnya secara menyeluruh.

“Kami berharap semua pihak dapat menunggu hasil klarifikasi secara utuh agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi,” ujarnya.

TAGGED:tangerang selatan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Gunung Sampah di TPA Cipeucang | Dok.TU

Pemkot Tangsel Alokasikan Rp93 Miliar untuk Perluasan Lahan TPA Cipeucang

Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang | foto: Istimewa

Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang Sudah Hampir Satu Bulan Di Ciputat

Foto: istimewa

Kerap Bawa Senpi, Dua Residivis Curanmor Bersenpi Asal Luar Pulau Jawa Ditangkap di Curug

Foto: dialog antara pemerintah, perwakilan jemaat GPKI Mauk Sepatan, dan warga, serta unsur kepolisian terkait dugaan intimidasi jemaat di Rajeg | Dok. Istimewa

Geruduk Rumah Ibadah, Sejumlah Pria Diduga Intimidasi Jemaat di Rajeg

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik | Foto: Istimewa

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik, Teguhkan Komitmen Majukan Pelajar dan Generasi Muda

Foto: Airin Rachmi Diany | Dok.Istimewa

16 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Terdampak Kekeringan di Keranggan Oleh PMI Tangsel

Berita Terkait

Kuasa hukum konsumen dari SMC Law Firm, Monica Agnesphine / Dok. TU
Kota Tangsel

Konsumen Gugat Citra Garden Serpong ke Pengadilan Negeri Tangerang, Diduga Ada Wanprestasi

Sampe Simanungkalit PPLH (Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup) DLH Tangsel saat diwawancarai terkait hasil tinjauan lapangan TPST Abu & Co / Dok. Jupri nugroho
Kota Tangsel

Didatangi PPLH, TPST Abu & Co di Bantaran Cisadane Tak Bisa Tunjukkan Dokumen Perizinan

Kota Tangsel

CKG di Tangsel Capai 53 Persen, Pemkot Evaluasi Pelaksanaan hingga Tingkat Puskesmas

Foto: Istimewa
Kota Tangsel

Kekeringan di Tangsel Meluas, 31 Titik Terdampak dengan 2.791 Jiwa

Foto: Ilustrasi/istimewa
Kota Tangsel

Bahan Bakar Reaktor Nuklir di Serpong Disebut Habis, Bapeten Soroti Aset INUKI

Rapat Pembahasan Bersama Beberapa Pihak Terkait Pencegahan Kebakaran TPA Cipeucang/ Dok. Tu
Kota Tangsel

Cipeucang Dijaga 24 Jam, Pemkot Tangsel Cegah Kebakaran Lahan

Foto: Humas Polresta Tangerang
Kab Tangerang

Persija vs Persib, Polisi Pantau Pergerakan Suporter dan Lokasi Nobar di Tangerang

konpers PMJ soal kasus penganiayaan bambang setiawan pedagang cermin pejompongan / Dok. Ist
Kota Tangsel

Polda Metro Jaya Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Kematian Pedagang Kaca Bambang Setiawan

Jangan Lewatkan

Foto: kantor Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

PEKPPP 2026: Kecamatan Curug Peringkat 25 dari 29, Layanan Adminduk Malam Disorot Aktivis

Sabtu, 19 September 2026
Foto: olah TKP penemuan kerangka Manusia di Pasar Kemis | Dok. Istimewa

Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong Pasar Kemis

Sabtu, 19 September 2026
Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik | Foto: Istimewa

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik, Teguhkan Komitmen Majukan Pelajar dan Generasi Muda

Minggu, 20 September 2026
Kuasa hukum konsumen dari SMC Law Firm, Monica Agnesphine / Dok. TU

Konsumen Gugat Citra Garden Serpong ke Pengadilan Negeri Tangerang, Diduga Ada Wanprestasi

Jumat, 18 September 2026
Sampe Simanungkalit PPLH (Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup) DLH Tangsel saat diwawancarai terkait hasil tinjauan lapangan TPST Abu & Co / Dok. Jupri nugroho

Didatangi PPLH, TPST Abu & Co di Bantaran Cisadane Tak Bisa Tunjukkan Dokumen Perizinan

Jumat, 18 September 2026
Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang | foto: Istimewa

Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang Sudah Hampir Satu Bulan Di Ciputat

Senin, 21 September 2026

Janji 19 Juta Lapangan Kerja: Kuantitas Tanpa Kualitas?

Sabtu, 19 September 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Pedagang Diduga Cabuli Anak Usia 7 Tahun di Solear

Minggu, 20 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp