Tangerangupdate.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mematangkan persiapan pelaksanaan Bazar Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang akan digelar serentak di tujuh kecamatan pada 5 Maret 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Tangsel, Bachtiar Priyambodo, mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari mitra usaha hingga organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis, ketersediaan pasokan, serta mekanisme distribusi bahan pokok agar kegiatan berjalan optimal.
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Bazar ini merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mengantisipasi lonjakan permintaan selama Ramadan,” ujar Bachtiar dalam keterangan resmi, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, Bazar Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah, khususnya menjelang bulan puasa dan Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha menjadi kunci dalam menjaga kelancaran distribusi dan kestabilan harga di pasaran.
“Kolaborasi ini penting agar pasokan tetap aman dan masyarakat tidak terbebani kenaikan harga. Kami ingin menghadirkan suasana Ramadan yang lebih tenang dan kondusif dari sisi ketersediaan bahan pokok,” tambahnya.
Bazar Ramadan 2026 ini akan dilaksanakan di tujuh kecamatan di wilayah Kota Tangerang Selatan. Pemerintah berharap kegiatan tersebut dapat membantu menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pokok selama Ramadan.
Selain menjadi upaya stabilisasi harga sembako, bazar ini juga diharapkan memperkuat solidaritas sosial antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pemkot Tangsel optimistis pelaksanaan Bazar Ramadan 1447 H dapat memberikan manfaat langsung bagi warga serta menjaga stabilitas ekonomi daerah selama periode Ramadan hingga Idulfitri.
