Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 21 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Diduga Proyek Pipa PT PITS Rusak Jalan dan Trotoar di Jalan Merpati Ciputat, Warga Keluhkan Pekerjaan Tak Sesuai Standar

Juno
Kamis, 5 Maret 2026 | 05:33 WIB
Foto: kondisi jalan pasca proyek galian pipa PT Pits di Jalan Merpati Ciputat
Foto: kondisi jalan pasca proyek galian pipa PT Pits di Jalan Merpati Ciputat
SHARE

Tangerangupdate.com – Pembangunan instalasi pipa milik PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PT PITS) dikeluhkan warga karena menyebabkan kerusakan jalan hingga trotoar di Jalan Merpati, Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Kerusakan terlihat pada bagian tepi badan jalan yang dibongkar untuk proyek pemasangan pipa.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Bekas galian memanjang di sisi jalan dengan kedalaman diperkirakan mencapai 20–30 sentimeter.

Lapisan aspal terkelupas dan menyisakan rongga terbuka yang memperlihatkan rangka besi (wiremesh) di bagian dalam.
Area tersebut belum ditutup secara permanen.

Di beberapa titik, bekas galian hanya ditimbun menggunakan tanah dan karung berisi material.

Permukaan jalan tampak tidak rata dengan perbedaan ketinggian cukup tajam antara aspal lama dan area galian.

Salah satu warga, Sukma, menilai proyek tersebut tidak memberikan solusi tuntas terhadap kerusakan yang ditimbulkan.

“Proyek yang enggak pernah ada solusinya. Mereka menggali-gali, setelah itu dibiarkan. Kalaupun dibangun lagi, enggak sesuai spesifikasi jalan yang sebelumnya,” ujar Sukma kepada wartawan, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, metode penutupan kembali bekas galian kerap dilakukan secara asal-asalan dan tidak mengembalikan kondisi jalan seperti semula.

BACA JUGA:  Pemkot Tangsel Evaluasi Izin SLF dan Amdal Kawasan Taman Tekno Pasca Kebakaran dan Pencemaran Sungai Cisadane

“Mereka cuma menimbun pakai tanah, kadang ditaburi semen. Ini gimana proyek-proyek seperti ini? Sangat mengganggu karena proyeknya ada di jalan,” keluhnya.

Selain merusak badan jalan, trotoar di sekitar lokasi juga terdampak. Beberapa bagian paving terlihat retak dan tergerus tanah, sehingga mempersempit ruang bagi pejalan kaki.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

Risiko kecelakaan meningkat saat hujan turun karena permukaan jalan menjadi licin dan tepian galian sulit terlihat.

Warga berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan menyeluruh sesuai standar konstruksi yang berlaku serta memastikan proyek infrastruktur tidak merugikan masyarakat sekitar.

Sementara itu Direktur Umum PT Pits Agus Supadmo saat dihubungi pads Rabu sore (04/03) membenarkan bahwa proyek tersebut milik pihaknya.

“Iya betul itu kerjaan pits,” ucapnya.

Supadmo juga mengklaim bahwa pekerjaan sudah selesai dan akan di lakukan pengecoran pada hasil pekerjaan yang mengakibatkan lubang jalan tersebut.

“Kerjaan sudah berhenti, Nanti malam pengecoran,” katanya.

Hal lain yang mencolok dilokasi adalah tidak ada tanda peringatan adanya pekerjaan  seperti batas atau penutup bahkan papan nama.

BACA JUGA:  LEPPAMI PB HMI Desak Kementerian LH Serius Tangani Dugaan Pencemaran Sungai Cisadane

Ditambahkan Supadmo, bahwa sudah memerintahkan kontraktor agar mengerjakan sesuai dengan standar keselamatan.

“Kemarin saya sudah minta kontraktor bikin penutup, sesuai dengan standar keselamatan, Coba saya telpon teman-teman lapangan ya” tadasnya.

Sementara itu pengamat Kebijakan publik dari Lembaga Riset Kebijakan publik dan Hak Asasi Manusia (RIGHTS) mengatakan bahwa saling silang antara pekerjaan jalan dan pekerjaan instalasi air maupun fiber optik menjadi penyebab rusaknya jalan di beberapa daerah termasuk Tangsel.

“Ini kan sering saling silang, jalan baru di perbaiki besoknya ada pekerjaan instalasi dibongkar itu, kordinasi antar lembaganya kurang ini,” ungkapnya

Terlebih ia menambahkan bahwa pekerjaan galian ini sering sekali dikerjakan tidak sesuai standar, mulai dari keselamatan pekerja nya bahkan pekerjaannya sendiri.

“Kita punya aturan terkait K3 tapi apa pernah Kita lihat itu dipakai kalau ada pekerjaan di pinggir jalan, saya rasa tidak. Ini juga persoalan apalagi menyangkut pekerjaan yang berdampak ke orang banyak,” tambahnya.

Diakhir ditegaskannya,  bahwa perlu keseriusan bagi pemerintah terutama di Tangsel agar memperhatikan pekerjaan terutama infrastruktur agar tidak merugikan masyarakat. Terutama jalan dan pekerjaan galian.

BACA JUGA:  Menteri LH Tinjau Gudang Pestisida Taman Tekno, Tegaskan Proses Hukum dan Audit Lingkungan

“Kalau pemerintahnya acuh ditambah tidak adanya standar yang diawasi akhirnya asal-asalan, tapi apakah jika masyarakat tidak protes ini akan diperbaiki, saya pikir tidak,” tutupnya.

Editor & Reporter
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Juno
TAGGED:GalianPT Pitstangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: dialog antara pemerintah, perwakilan jemaat GPKI Mauk Sepatan, dan warga, serta unsur kepolisian terkait dugaan intimidasi jemaat di Rajeg | Dok. Istimewa

Geruduk Rumah Ibadah, Sejumlah Pria Diduga Intimidasi Jemaat di Rajeg

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik | Foto: Istimewa

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik, Teguhkan Komitmen Majukan Pelajar dan Generasi Muda

Foto: Airin Rachmi Diany | Dok.Istimewa

16 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Terdampak Kekeringan di Keranggan Oleh PMI Tangsel

Foto: Ilustrasi/Freepik

Pedagang Diduga Cabuli Anak Usia 7 Tahun di Solear

Foto: olah TKP penemuan kerangka Manusia di Pasar Kemis | Dok. Istimewa

Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong Pasar Kemis

Foto: kantor Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

PEKPPP 2026: Kecamatan Curug Peringkat 25 dari 29, Layanan Adminduk Malam Disorot Aktivis

Berita Terkait

Kuasa hukum konsumen dari SMC Law Firm, Monica Agnesphine / Dok. TU
Kota Tangsel

Konsumen Gugat Citra Garden Serpong ke Pengadilan Negeri Tangerang, Diduga Ada Wanprestasi

Sampe Simanungkalit PPLH (Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup) DLH Tangsel saat diwawancarai terkait hasil tinjauan lapangan TPST Abu & Co / Dok. Jupri nugroho
Kota Tangsel

Didatangi PPLH, TPST Abu & Co di Bantaran Cisadane Tak Bisa Tunjukkan Dokumen Perizinan

Foto: keributan antara rombongan moge dengan suami istri pengendara mobil di Ciputat | Dok. tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Ditegur Gegara Suara Moge, Rombongan MBCI Bogor Cekcok dengan Pasangan Suami Istri di Ciputat

Kota Tangsel

CKG di Tangsel Capai 53 Persen, Pemkot Evaluasi Pelaksanaan hingga Tingkat Puskesmas

Gunung Sampah di TPA Cipeucang | Dok.TU
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Alokasikan Rp93 Miliar untuk Perluasan Lahan TPA Cipeucang

Proses Pemusnahan Barang Bukti dari 124 perkara tindak pidana di Gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan/ Dok. TU
Kota Tangsel

Kejari Tangerang Selatan Musnahkan Barang Bukti 124 Perkara, Ada Ganja 27 Kilogram

Foto: Istimewa
Kota Tangsel

Kekeringan di Tangsel Meluas, 31 Titik Terdampak dengan 2.791 Jiwa

Petugas KAI Menurunkan Seorang Penumpang yang Diduga Sering Bikin Onar / Foto Tangkapan Layar
Kota Tangsel

Ibu Kamper Akhirnya Diamankan Oleh Petugas KRL Setelah Beberapa Kali Viral

Jangan Lewatkan

Foto: keributan antara rombongan moge dengan suami istri pengendara mobil di Ciputat | Dok. tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Ditegur Gegara Suara Moge, Rombongan MBCI Bogor Cekcok dengan Pasangan Suami Istri di Ciputat

Kamis, 17 September 2026
Kuasa hukum konsumen dari SMC Law Firm, Monica Agnesphine / Dok. TU

Konsumen Gugat Citra Garden Serpong ke Pengadilan Negeri Tangerang, Diduga Ada Wanprestasi

Jumat, 18 September 2026
Foto: tersangka pembunuhan perempuan di Neglasari, Kota Tangerang | Dok. Istimewa

Kabur ke Sampang, Tersangka Pembunuhan Perempuan Muda di Neglasari Ditangkap Hari yang Sama

Rabu, 16 September 2026
Foto: istimewa

6.900 KK Terdampak Kemarau, CSR PIK2 Salurkan 23 Ritase Air Bersih

Rabu, 16 September 2026
Proses Pemusnahan Barang Bukti dari 124 perkara tindak pidana di Gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan/ Dok. TU

Kejari Tangerang Selatan Musnahkan Barang Bukti 124 Perkara, Ada Ganja 27 Kilogram

Rabu, 16 September 2026
Foto: Airin Rachmi Diany | Dok.Istimewa

16 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Terdampak Kekeringan di Keranggan Oleh PMI Tangsel

Minggu, 20 September 2026
Foto: Istimewa

Kekeringan di Tangsel Meluas, 31 Titik Terdampak dengan 2.791 Jiwa

Rabu, 16 September 2026
Foto: kantor Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

PEKPPP 2026: Kecamatan Curug Peringkat 25 dari 29, Layanan Adminduk Malam Disorot Aktivis

Sabtu, 19 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp