Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 3 Agustus 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Diduga Proyek Pipa PT PITS Rusak Jalan dan Trotoar di Jalan Merpati Ciputat, Warga Keluhkan Pekerjaan Tak Sesuai Standar

Juno
Kamis, 5 Maret 2026 | 05:33 WIB
Foto: kondisi jalan pasca proyek galian pipa PT Pits di Jalan Merpati Ciputat
Foto: kondisi jalan pasca proyek galian pipa PT Pits di Jalan Merpati Ciputat
SHARE

Tangerangupdate.com – Pembangunan instalasi pipa milik PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PT PITS) dikeluhkan warga karena menyebabkan kerusakan jalan hingga trotoar di Jalan Merpati, Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Kerusakan terlihat pada bagian tepi badan jalan yang dibongkar untuk proyek pemasangan pipa.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Bekas galian memanjang di sisi jalan dengan kedalaman diperkirakan mencapai 20–30 sentimeter.

Lapisan aspal terkelupas dan menyisakan rongga terbuka yang memperlihatkan rangka besi (wiremesh) di bagian dalam.
Area tersebut belum ditutup secara permanen.

Di beberapa titik, bekas galian hanya ditimbun menggunakan tanah dan karung berisi material.

Permukaan jalan tampak tidak rata dengan perbedaan ketinggian cukup tajam antara aspal lama dan area galian.

Salah satu warga, Sukma, menilai proyek tersebut tidak memberikan solusi tuntas terhadap kerusakan yang ditimbulkan.

“Proyek yang enggak pernah ada solusinya. Mereka menggali-gali, setelah itu dibiarkan. Kalaupun dibangun lagi, enggak sesuai spesifikasi jalan yang sebelumnya,” ujar Sukma kepada wartawan, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, metode penutupan kembali bekas galian kerap dilakukan secara asal-asalan dan tidak mengembalikan kondisi jalan seperti semula.

BACA JUGA:  Pemkot Tangsel Evaluasi Izin SLF dan Amdal Kawasan Taman Tekno Pasca Kebakaran dan Pencemaran Sungai Cisadane

“Mereka cuma menimbun pakai tanah, kadang ditaburi semen. Ini gimana proyek-proyek seperti ini? Sangat mengganggu karena proyeknya ada di jalan,” keluhnya.

Selain merusak badan jalan, trotoar di sekitar lokasi juga terdampak. Beberapa bagian paving terlihat retak dan tergerus tanah, sehingga mempersempit ruang bagi pejalan kaki.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

Risiko kecelakaan meningkat saat hujan turun karena permukaan jalan menjadi licin dan tepian galian sulit terlihat.

Warga berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan menyeluruh sesuai standar konstruksi yang berlaku serta memastikan proyek infrastruktur tidak merugikan masyarakat sekitar.

Sementara itu Direktur Umum PT Pits Agus Supadmo saat dihubungi pads Rabu sore (04/03) membenarkan bahwa proyek tersebut milik pihaknya.

“Iya betul itu kerjaan pits,” ucapnya.

Supadmo juga mengklaim bahwa pekerjaan sudah selesai dan akan di lakukan pengecoran pada hasil pekerjaan yang mengakibatkan lubang jalan tersebut.

“Kerjaan sudah berhenti, Nanti malam pengecoran,” katanya.

Hal lain yang mencolok dilokasi adalah tidak ada tanda peringatan adanya pekerjaan  seperti batas atau penutup bahkan papan nama.

BACA JUGA:  LEPPAMI PB HMI Desak Kementerian LH Serius Tangani Dugaan Pencemaran Sungai Cisadane

Ditambahkan Supadmo, bahwa sudah memerintahkan kontraktor agar mengerjakan sesuai dengan standar keselamatan.

“Kemarin saya sudah minta kontraktor bikin penutup, sesuai dengan standar keselamatan, Coba saya telpon teman-teman lapangan ya” tadasnya.

Sementara itu pengamat Kebijakan publik dari Lembaga Riset Kebijakan publik dan Hak Asasi Manusia (RIGHTS) mengatakan bahwa saling silang antara pekerjaan jalan dan pekerjaan instalasi air maupun fiber optik menjadi penyebab rusaknya jalan di beberapa daerah termasuk Tangsel.

“Ini kan sering saling silang, jalan baru di perbaiki besoknya ada pekerjaan instalasi dibongkar itu, kordinasi antar lembaganya kurang ini,” ungkapnya

Terlebih ia menambahkan bahwa pekerjaan galian ini sering sekali dikerjakan tidak sesuai standar, mulai dari keselamatan pekerja nya bahkan pekerjaannya sendiri.

“Kita punya aturan terkait K3 tapi apa pernah Kita lihat itu dipakai kalau ada pekerjaan di pinggir jalan, saya rasa tidak. Ini juga persoalan apalagi menyangkut pekerjaan yang berdampak ke orang banyak,” tambahnya.

Diakhir ditegaskannya,  bahwa perlu keseriusan bagi pemerintah terutama di Tangsel agar memperhatikan pekerjaan terutama infrastruktur agar tidak merugikan masyarakat. Terutama jalan dan pekerjaan galian.

BACA JUGA:  Menteri LH Tinjau Gudang Pestisida Taman Tekno, Tegaskan Proses Hukum dan Audit Lingkungan

“Kalau pemerintahnya acuh ditambah tidak adanya standar yang diawasi akhirnya asal-asalan, tapi apakah jika masyarakat tidak protes ini akan diperbaiki, saya pikir tidak,” tutupnya.

Editor & Reporter
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Juno
TAGGED:GalianPT Pitstangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Risman, Kuasa hukum korban dugaan penyiksaan dan pemaksaan melakukan onani saat mendatangi Mapolresta Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Jalani Pemeriksaan Penyidik, Korban Dugaan Penyiksaan dan Pemaksaan Onani Datangi Polresta Tangerang

Foto: proyek penanganan banjir di Perumahan Villa Pamulang | Dok. Tangerangupdate.com

DSDABMBK Tangsel Mulai Kerjakan Proyek Penanganan Banjir di Villa Pamulang

Foto: korban dirawat di rumah sakit usai mengalami dugaan penyiksaan di Panongan | Dok. Tangerangupdate.com

Diduga Disiksa 5,5 Jam, Pria di Panongan Dipaksa Masturbasi Dalam Kondisi Babak Belur

Foto: istimewa

Dinkes Tangsel Tingkatkan Kapasitas 584 Kader Posyandu untuk Perkuat Layanan Kesehatan Primer

Foto: proses penangkapan pria diduga pengedar ratusan butir obat keras di Solear | Dok. Istimewa

Ditangkap Polisi, Pria Diduga Pengedar Ratusan Butir Obat Keras di Solear Terancam Denda Rp5 Miliar

Foto: garis start Tangsel FunWalk | Dok. Istimewa

Dispora Tangsel Sebut Kegiatan FunWalk Bermasalah Digelar Atas Rekomendasi Instansinya

Berita Terkait

Kota Tangsel

Tangsel Fun Walk & Run 2026 Tuai Protes, Dari ITC BSD Hingga Dispora Tegaskan Bukan Penyelenggara

Kota Tangsel

Chaos di Tangsel Fun Walk & Run Festival 2026 : Medali Hilang, Panitia Menghilang

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kota Tangsel

1.700 Ompreng MBG di Ciputat Dicuri, Sekuriti Dapur SPPG Ditangkap

Foto: petugas SAR Gabungan mengevakuasi jenazah korban tenggelam di Sungai Cisadane | Dok. Kantor SAR Jakarta
Kota Tangsel

Bocah 13 Tahun yang Tenggelam di Sungai Cisadane Ditemukan Meninggal Dunia

Foto: Polres Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Kasat Narkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim, Diduga Terlibat Jaringan Narkoba

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kota Tangsel

Dikasih Kepercayaan, Sopir Malah Gelapkan Uang Majikan Rp25 Juta di Serpong

Anggota (DWP) Kota Tangerang Selatan saat menggelar kegiatan / Foto : Ig DWP
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Kucurkan Hibah Rp800 Juta untuk Organisasi Istri ASN, Kok Bisa?

Foto: tumpukan uang Rp14,2 miliar hasil rampasan kasus pinjol ilegal | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Kejari Tangsel Rampas Rp14,2 Miliar dari Kasus Pinjol Ilegal

Jangan Lewatkan

Foto: ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tangerang, Gita Swarantika | Dok. Istimewa

Panggil BPR Kerta Raharja Gemilang, DPRD Desak Direksi Buktikan Tak Ada Kredit Fiktif

Kamis, 30 Juli 2026
Foto: Risman, Kuasa hukum korban dugaan penyiksaan dan pemaksaan melakukan onani saat mendatangi Mapolresta Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Jalani Pemeriksaan Penyidik, Korban Dugaan Penyiksaan dan Pemaksaan Onani Datangi Polresta Tangerang

Senin, 3 Agustus 2026
Foto: proses penangkapan pria diduga pengedar ratusan butir obat keras di Solear | Dok. Istimewa

Ditangkap Polisi, Pria Diduga Pengedar Ratusan Butir Obat Keras di Solear Terancam Denda Rp5 Miliar

Senin, 3 Agustus 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

1.700 Ompreng MBG di Ciputat Dicuri, Sekuriti Dapur SPPG Ditangkap

Rabu, 29 Juli 2026
Polda Metro Jaya membantah penangkapan Kasat Narkoba Polres Tangsel diduga terkait keterlibatan peredaran narkoba | Dok. Istimewa

Polda Metro Jaya Bantah Kasat Narkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim Terkait Jaringan Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026

Tangsel Fun Walk & Run 2026 Tuai Protes, Dari ITC BSD Hingga Dispora Tegaskan Bukan Penyelenggara

Minggu, 2 Agustus 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Sepanjang 2026, Polsek Cisoka Bongkar Jaringan Sabu, Tembakau Sintetis, dan Obat Keras

Rabu, 29 Juli 2026
Foto: korban dirawat di rumah sakit usai mengalami dugaan penyiksaan di Panongan | Dok. Tangerangupdate.com

Diduga Disiksa 5,5 Jam, Pria di Panongan Dipaksa Masturbasi Dalam Kondisi Babak Belur

Senin, 3 Agustus 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp