Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 21 Oktober 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

DPRD Kabupaten Tangerang Beri Rapor Merah Setahun Kepemimpinan Maesyal–Intan

Rhomi
Sabtu, 21 Februari 2026 | 16:21 WIB
Gedung DPRD Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com
Gedung DPRD Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Deden Umar Dani, memberikan rapor merah terhadap satu tahun kinerja Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah.

Ia menilai sejumlah persoalan mendasar di Kabupaten Tangerang belum ditangani secara substantif, mulai dari pendidikan, tata kelola sampah, hingga pengangguran.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurut Deden, pemerintah daerah perlu berani mengambil langkah eksekusi kebijakan yang lebih tegas dan terukur, bukan sekadar menampilkan respons cepat atau pencitraan di ruang publik.

Krisis Guru dan Ancaman Mutu Pendidikan

Sorotan tajam politikus Partai PDIP ini diarahkan pada sektor pendidikan. Deden mengingatkan agar pemerintah tidak terlena pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) tanpa menyelesaikan persoalan mendasar, yakni kekurangan tenaga pengajar.

Ia mengungkapkan, saat ini Kabupaten Tangerang kekurangan sekitar 6.000 guru untuk jenjang SD dan SMP negeri. Selain itu, terdapat sekitar 2.000 guru honorer yang belum diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan terancam diberhentikan akibat kebijakan penghapusan tenaga honorer.

“Ini yang harus ditangkap sebagai masalah besar oleh Pak Bupati dan Ibu Wakil Bupati. Jangan sampai kita terlena dengan MBG (Makan Bergizi Gratis), nanti perutnya diisi kepalanya kosong,” cetus Deden, dikutip Sabtu 21 Februari 2026.

Jika dihitung dengan potensi pemberhentian honorer, total kekurangan guru bisa mencapai 8.000 orang. Sementara itu, setiap bulan terdapat 100 hingga 200 guru yang memasuki masa pensiun.

BACA JUGA:  Pemkab Tangerang Imbau Warga Bantaran Cisadane Tak Konsumsi Ikan Pasca Tercemar 2,5 Ton Insektisida

Kondisi tersebut dinilai berpotensi membuat banyak ruang kelas tanpa guru. Dalam jangka panjang, krisis ini dikhawatirkan menurunkan kualitas literasi siswa dan berdampak pada daya saing generasi mendatang.

“Harus serius menyelesaikan permasalahan pendidikan karena dampaknya bukan sekarang, tapi masa depan. Terasanya kan tidak sekarang, nanti, 5 atau 10 tahun ke depan,” tegasnya.

Sekolah Rawan Sengketa dan Kelas Rusak

Selain kekurangan guru, Deden menyoroti persoalan infrastruktur pendidikan. Ia menyebut masih banyak sekolah negeri di Kabupaten Tangerang yang berdiri di atas lahan belum bersertifikat sehingga rawan sengketa.

Di sisi lain, ruang kelas rusak berat hingga sedang masih ditemukan di berbagai wilayah. Padahal, dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang disebut mencapai lebih dari Rp8 triliun, alokasi minimal 20 persen untuk pendidikan seharusnya mampu mempercepat perbaikan sarana.

“Rasanya dengan APBD kita yang 8 triliun lebih. Ini kan juga ada campur pembiayaan dari APBN, anggarannya harus lebih kuat untuk menyelesaikan ruang kelas yang rusak,” kritik Deden.

Ia mencontohkan Desa Talagasari yang berpenduduk sekitar 17.000 jiwa namun hanya memiliki satu sekolah dasar negeri. Kondisi tersebut dinilai tidak sebanding dengan kebutuhan layanan pendidikan dasar.

Menurut Deden, keterbatasan fasilitas pendidikan dasar akan berdampak langsung pada meningkatnya angka putus sekolah dan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

BACA JUGA:  Sudah Enam Bulan Terbengkalai, Baliho di Cikupa Dikeluhkan Warga karena Berbahaya

“Ini bom waktu. Padahal itu amanat Undang-Undang Dasar 45, jangan mimpi soal ‘Tangerang Cerdas’. Kita cuma mencetak pengangguran baru. Gimana mau Tangerang Cerdas kalau fasilitasnya saja pelit?” tambahnya.

Tata Kelola Sampah Dinilai Tidak Efektif

Dalam sektor lingkungan, Deden mengkritik tata kelola sampah yang dinilai belum efektif. Ia menyebut penanganan masih terfokus pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sementara persoalan distribusi dan manajemen pengangkutan di tingkat desa dan kecamatan belum tertata optimal.

“Tata kelola sampah. Saya belum melihat serius dalam menangani hal tata kelola sampah. Ini hanya baru fokus di TPA, itu pun karena ada sanksi dari kementerian,” jelasnya.

Data yang ia sampaikan, Kabupaten Tangerang memiliki 281 armada angkut sampah untuk melayani 274 desa/kelurahan. Secara jumlah, armada dinilai mencukupi.

Namun, sampah tetap menumpuk di sejumlah wilayah. Menurutnya, persoalan utama terletak pada sistem dan manajemen, bukan pada jumlah kendaraan.

“Logikanya, kalau manajemennya bagus, sampah nggak bakal numpuk. Di beberapa kecamatan seperti Jambe, satu armada bisa meng-cover dua desa,” lanjut dia.

Pengangguran dan Ketidaksesuaian Pelatihan

Di sektor ketenagakerjaan, Deden menyoroti tingginya angka pengangguran yang dinilai berkaitan dengan ketidaksesuaian pelatihan Balai Latihan Kerja (BLK) dengan kebutuhan industri.

Ia mempertanyakan apakah pemerintah memiliki peta kebutuhan tenaga kerja industri secara rinci, sehingga lulusan pelatihan dapat langsung terserap pasar kerja. Tanpa sinkronisasi tersebut, pelatihan dinilai berpotensi menghasilkan lulusan yang tidak terserap.

BACA JUGA:  Diduga Mabuk, Dua Sejoli Tercebur ke Sungai Cimanceuri-Mauk, Satu Orang Hilang

Setiap tahun, sekitar 1.500 peserta disebut mengikuti pelatihan BLK. Namun, Deden meminta pemerintah mempublikasikan data berapa banyak yang benar-benar terserap kerja, menjadi wirausaha, atau masih menganggur.

“Jangan-jangan 1.500 itu yang kita latih karena tidak sesuai keahliannya yang dibutuhkan oleh perusahaan, jadi pengangguran terlatih saja,” ucapnya.

Selain itu, ia mendesak pembentukan Satuan Tugas Anticalo Tenaga Kerja untuk memberantas praktik percaloan dalam proses rekrutmen industri yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

“Calo itu ada karena ada orang dalam perusahaan yang main. Pemerintah harus tegas!” katanya.

Membangun Berbasis Data, Bukan Selera

Deden menekankan pentingnya pembangunan berbasis data riil di lapangan. Ia meminta pemerintah memprioritaskan penyelesaian persoalan mendasar seperti pengangguran, kemiskinan, angka putus sekolah, tata kelola sampah, serta keberpihakan pada pelaku usaha mikro, petani, dan nelayan.

Ia berharap, di masa jabatan yang genap satu tahun ini, Bupati dan Wakil Bupati dapat menjalankan visi dan misi secara utuh dan terukur, terutama dalam menyelesaikan persoalan pendidikan yang dinilai paling mendesak bagi masa depan Kabupaten Tangerang.

“Nah, selain itu, membangunlah dengan menggunakan data, sehingga apa yang dilakukan sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, bukan apa yang dibutuhkan oleh kita sebagai para pemimpin,” pungkasnya.

TAGGED:kabupaten tangerang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: istimewa

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM

Prose pengupasan atau scraping Jalan Rawa Buntu oleh Bina Marga Tangsel/ Dok. TU

Perbaikan Jalan Rawa Buntu Ditargetkan Rampung Dua Pekan

Foto: istimewa

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Pemkab Utamakan Kegiatan Spiritual dan Sosial

Foto: Lokasi TPST Abu & Co/Dok. TU

Akademisi UI Peringatkan Bahaya Sampah Covid yang Berada di TPST Abu & Co Temuan PPLH

Foto: Olah TKP gerai handphone yang dibobol maling di Tigaraksa | Dok. Istimewa

Gerai Handphone di Tigaraksa Dibobol Maling, 41 Handphone dan 3 TV Raib

Foto : Istimewa

Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Serang Ingatkan Warga Utamakan Keselamatan

Berita Terkait

Foto: Pengamat sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah | Dok. Pribadi/trubus_r
Kab Tangerang

Kasus Dugaan Pengabaian Laporan Matel Cikupa, Guru Besar Trisakti Minta Propam Usut Polsek

Foto: Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Dugaan Intimidasi Jemaat Ibadah di Rajeg

Foto: Mapolsek Cikupa | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Polsek Cikupa Diduga Kerahkan Buzzer Tutup Kasus Dugaan Cuekin Laporan Korban Matel

Foto: Mapolsek Cikuoa | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Terungkap, Korban Matel yang Diduga Dilepas Polsek Cikupa Ngaku Dicuekin saat Mau Lapor

Foto: terduga matel saat ditangkap oleh anggota Polresta Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Sudah Ditangkap, Polisi Diduga Lepas Matel yang Tarik Motor Warga di Cikupa

Foto: istimewa
Kab Tangerang

BPKP Tinjau Penerapan Pengendalian Intern di Kantah Kabupaten Tangerang

Foto: alat pengukur debit air | Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Pemilik Ruko di Gading Serpong Kaget Dapat Tagihan PAM Rp38 Juta, Pemakaian Tercatat 2 Juta Liter

Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

RSUD Kabupaten Tangerang, PWI dan Stakeholder Sepakati Penguatan Layanan Stroke hingga PONEK

Jangan Lewatkan

Foto: istimewa

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM

Rabu, 21 Oktober 2026
Foto: proses pendinginan kebakaran lahan di sekitar TPA Cipeucang | Dok. Tangerangupdate.com

Lahan Ilalang di Sekitar TPA Cipeucang Tangsel Terbakar, Api Padam dalam Sejam

Jumat, 16 Oktober 2026
Kepolisian mensterilkan area bangunan terdampak serta menerjunkan unit teknisi bom guna melakukan olah TKP dan mengusut penyebab pasti ledakan yang menewaskan dua orang di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (14/10/2026) malam. | Dok. Tangerangupdate

Dua Tewas Usai Ledakan Guncang Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026
Foto: Lokasi TPST Abu & Co/Dok. TU

Akademisi UI Peringatkan Bahaya Sampah Covid yang Berada di TPST Abu & Co Temuan PPLH

Minggu, 18 Oktober 2026
Foto : Istimewa

Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Serang Ingatkan Warga Utamakan Keselamatan

Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekertaris GP Ansor Tangsel saat Media Ghatering Ansor Fest / Dok. TU

GP Ansor Tangsel Gelar Ansor Fest 2026, Hadirkan Ruang Kreativitas Anak Muda

Kamis, 15 Oktober 2026
Dok. Istimewa

Dugaan Praktik Percaloan di UPTD PKB Tangsel Mencuat, Oknum Ngaku Bisa Pangkas Antrean

Jumat, 16 Oktober 2026
Foto: Olah TKP gerai handphone yang dibobol maling di Tigaraksa | Dok. Istimewa

Gerai Handphone di Tigaraksa Dibobol Maling, 41 Handphone dan 3 TV Raib

Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp