Tangerangupdate.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang meresmikan Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang sebagai Zona Literasi Digital, Kamis 15 Januari 2026. Peresmian ini menandai pemanfaatan kawasan ikonik tersebut sebagai ruang publik berbasis edukasi dan teknologi digital.
Sebelumnya, pembangunan Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang sempat menuai kritik dari masyarakat karena menelan anggaran sebesar Rp2.156.529.475 atau sekitar Rp2,156 miliar. Proyek tersebut sepenuhnya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Proyek bernama Pembangunan Taman Tugu Nol Tigaraksa ini dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang.
Dalam dokumen perencanaan, pembangunan tugu bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan, konservasi sumber daya alam, pemberdayaan masyarakat, serta edukasi dan peningkatan kesadaran lingkungan.
Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum, Firzada Mahalli, menyampaikan bahwa Tugu Titik Nol tidak hanya berfungsi sebagai penanda geografis, tetapi juga menjadi simbol identitas, arah pembangunan, dan kebanggaan daerah.
“Tugu Titik Nol merupakan simbol awal dan jati diri Kabupaten Tangerang. Dari titik ini kita menegaskan arah pembangunan sekaligus mengingatkan pada sejarah dan cita-cita bersama masyarakat,” ujarnya, Kamis 15 Januari 2026.
Tugu Titik Nol yang dibangun pada tahun 2025 ini memiliki luas sekitar 1.100 meter persegi. Kawasan tersebut kini dimanfaatkan sebagai Zona Literasi Digital dan ke depan direncanakan akan dikembangkan menjadi kawasan technopark.
Sebagai Zona Literasi Digital, area Tugu Titik Nol telah dilengkapi dengan fasilitas internet gratis yang dapat diakses masyarakat setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB, serta berbagai sarana pendukung literasi digital lainnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy, mengatakan bahwa peresmian ini menjadi momentum untuk memperkenalkan Tugu Titik Nol kepada masyarakat luas sekaligus membuka ruang partisipasi publik.
“Kami berharap keberadaan Zona Literasi Digital ini dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam pemanfaatan teknologi dan informasi di era digital,” Kata Erwin.
Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang serta sejumlah siswa yang diperkenalkan dengan berbagai fasilitas di kawasan tersebut sebagai sarana edukasi.

