Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Kamis, 4 Juni 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangerang

Pencemaran Situ Cangkring Bukan Kali Pertama, Warga Desak DLH Transparan Usai Ribuan Ikan Mati

Juno
Sabtu, 6 September 2025 | 15:01 WIB
Ribuan ikan di Situ Cangkring mati gegara limbah industri | Dok. Istimewa
Ribuan ikan di Situ Cangkring mati gegara limbah industri | Dok. Istimewa
SHARE

Tangerangupdate.com – Ribuan ikan mati mendadak di Situ Cangkring, Kelurahan Periuk Jaya, Kota Tangerang. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang menduga pencemaran limbah industri menjadi penyebab utama. Hasil uji laboratorium menunjukkan sejumlah parameter kualitas air melampaui baku mutu, termasuk kandungan fenol yang berbahaya.

Namun bagi warga, peristiwa ini bukan kejadian baru. Mereka menegaskan pencemaran di Situ Cangkring sudah berulang kali terjadi, termasuk pada tahun 2022, tanpa penyelesaian yang jelas dari pemerintah kota.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“DLH Kota Tangerang terkesan lambat dan tidak terbuka. Pencemaran di Situ Cangkring sudah pernah terjadi sebelumnya, tapi tindak lanjutnya tidak jelas. Jangan sampai kejadian seperti ini dibiarkan berulang,” ujar Ahmad Fauzi, warga Periuk Jaya, Jumat (5/9/2025).

Fauzi menambahkan, warga akan menggelar aksi jika DLH tidak membuka hasil uji laboratorium air Situ Cangkring secara transparan. “Kami ingin tahu siapa yang mencemari situ ini. Kalau ada perusahaan terbukti buang limbah, harus ditindak tegas,” tegasnya.

Hasil Uji Lab: Ada Fenol dan Bahan Berbahaya Lain

BACA JUGA:  Kasus Dugaan Pelecehan Anak Sekolah di Kota Tangerang Mencuat, Ditengah Penghargaan Kota Layak Anak

Diberitakan sebelumnya Kepala Bidang Penataan, Penataan, dan Kapasitas Lingkungan Hidup (PPKLH) DLH Kota Tangerang, Dhany Kuntjoro, menyampaikan pihaknya telah menguji sampel air dari lokasi.

“Dari sekitar 30 parameter uji, enam melampaui baku mutu, termasuk COD, BOD, TSS, dan Fenol,” ujarnya, Selasa (26/8/2025).

Temuan tersebut memperkuat dugaan adanya pembuangan limbah cair industri yang menurunkan kadar oksigen dalam air hingga menyebabkan ikan mati massal. Saat ini DLH tengah memeriksa lima perusahaan di sekitar lokasi yang bergerak di sektor finishing, karton, gelas cup, dan karet.

“Kami menunggu arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk sanksi lebih lanjut,” jelas Dhany.

Warga Terdampak: Air Sumur Anyir dan Tidak Layak Konsumsi

Pencemaran ini tidak hanya mematikan ribuan ikan, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan warga.

Naji Hardianto, warga RT 03/07, mengaku air sumur yang selama ini dipakai sehari-hari ikut tercemar.
“Air sumur jadi anyir, sudah gak bisa buat masak atau minum. Tiga minggu ini kami terpaksa beli air galon,” katanya.

BACA JUGA:  Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Guru SMPN 23 Tangerang Bertambah, Dindik Pindahkan Terduga Pelaku ke Kantor

Sementara Widodo, warga lain, mengeluhkan kehilangan sumber pangan sekaligus biaya tambahan untuk air bersih.


“Sekarang air sumur cuma bisa buat mandi. Setiap minggu harus keluar uang buat beli air. Dulu juga pernah kejadian, sempat normal lagi, tapi sekarang terulang,” ujarnya.

Widodo menduga banyak perusahaan sekitar yang membuang limbah sembarangan. “Soalnya banyak pabrik di sini yang gak punya tempat pembuangan, buangnya ya ke situ,” tambahnya.

Warga Minta Tindak Tegas

Masyarakat berharap DLH tidak hanya berhenti pada uji laboratorium, melainkan juga menindak tegas perusahaan yang terbukti mencemari lingkungan.

“Kami ingin kejadian berulang ini dihentikan dengan tindakan nyata, bukan sekadar janji,” pungkas Fauzi.

Editor & Reporter
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Juno
TAGGED:kota tangerangkotatangerangPencemaran
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: aksi demonstrasi Aliansi Mahasiswa Penegak Demokrasi (AMPD) di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Mahasiswa Soroti Anggaran Pengadaan Mebel Sekolah Rp6,5 Miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang

Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (kanan) | Dok. Istimewa

Misteri Kematian Tukang Cilok di Cikupa Mulai Terkuak, Polisi Temukan Delapan Luka di Tubuh Korban

Foto: asap pembakaran sampah di Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan | Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Picu Gangguan Pernapasan, Warga Cihuni Keluhkan Pembakaran Sampah Diduga Berbayar

Foto: Presidium Gerakan Aktivis Jakarta, Agus Harta | Dok. Tangerangupdate.com

Aktivis Desak Semua Yayasan SPPG dan Pejabat BGN Diperiksa

Foto: Ilustrasi/Freepik

Belasan Siswi SD Diduga Menjadi Korban Pelecehan Seksual Guru Pramuka di Sukadiri

Foto: Istimewa

Diduga Jadi Lokasi Transaksi Obat Keras, Gubuk di Kemiri Dibakar Warga

Berita Terkait

Foto: Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Bimo Mahfud Fudzianto | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangerang

Anggaran Konsumsi Rapat Kecamatan Curug Rp1,6 Miliar Jadi Sorotan DPRD

Foto: Istimewa
Kota Tangerang

Dua Pemuda Ditangkap Polisi Saat Nongkrong di Tanah Tinggi, Kedapatan Simpan Ganja

Foto: Gambaran suasana tjikokol pada 1927 dengan bantuan kecerdasan buatan / Dok. AI/TU
Kota Tangerang

Jejak Sejarah Tjikokol (Cikokol) : Saat Pemerintah Kolonial Belanda Menghapus Tanah Partikelir di Tangerang

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kota Tangerang

Polisi Tangkap Maling Laptop Modus Jadi Kurir di Pamulang

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kota Tangerang

Ungkap 52 Kasus di Tangerang, Polisi Bongkar Sindikat Curanmor Bersenpi hingga Ganjal ATM

Foto: Istimewa
Kota Tangerang

Polresta Tangerang Tingkatkan Patroli Jelang Laga Persija vs Persib

Foto: Istimewa
Kota Tangerang

Preman Pasar Lama Tangerang Keroyok Pedagang Kuliner, 3 Pelaku Ditangkap

Ket. Gambar : Kantor BRI Unit Pinang Joglo, Kota Tangerang, Banten/ Foto : A. Fery
Kota Tangerang

Nasabah Kupedes Keluhkan Tak Pegang Kontrak Kredit BRI Unit Pinang Joglo, Pertanyakan Dasar Penalti

Jangan Lewatkan

Foto : ilustrasi/freepik

Sejarah Buddhisme Nusantara, Perjalanan Panjang Dari Mahayana Kuno Hingga Threvada Modern

Sabtu, 30 Mei 2026
Foto: Istimewa

Komplotan Begal Berkedok Keluarga Korban Penganiayaan di Jakarta Barat Ditangkap Polisi

Senin, 1 Juni 2026
Foto: polisi melakukan pemeriksaan tempat yang dicurigai sebagai lokasi penyalahgunaan BBM bersubsidi di Panongan | Dok. Istimewa

Polisi Dalami Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Panongan, Hasilnya Nihil

Minggu, 31 Mei 2026
Foto: Purwanti,Dosen Program Studi Manajemen Universitas Pamulang | Dok. TU

Dosen Juga Perlu Bernapas: Menjaga Jiwa Tetap Sehat Bersama ORKI Tangerang Selatan

Senin, 1 Juni 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Belasan Siswi SD Diduga Menjadi Korban Pelecehan Seksual Guru Pramuka di Sukadiri

Kamis, 4 Juni 2026
Foto: Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang, Jaenudin | Dok. Tangerangupdate.com

Jalan Gelap, Dishub Kabupaten Tangerang Minta Warga Laporkan PJU Mati

Minggu, 31 Mei 2026
Foto: Presidium Gerakan Aktivis Jakarta, Agus Harta | Dok. Tangerangupdate.com

Aktivis Desak Semua Yayasan SPPG dan Pejabat BGN Diperiksa

Kamis, 4 Juni 2026
Dok. TU

Reklame Raksasa Berdiri di Median Jalan Letnan Sutopo Tangsel, Bagaimana PBG nya?

Rabu, 3 Juni 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp