Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 10 Agustus 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Civil Society di Kabupaten Tangerang Desak Pemkab Benahi Pelayanan Publik

Rhomi
Kamis, 27 Oktober 2022 | 21:23 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (27/10/2022) | Kabupaten Tangerang — Para pengiat sosial dan demokrasi di Kabupaten Tangerang mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Desakan itu mengemuka dalam diskusi yang dihelat Perkumpulan Masyarakat untuk Demokrasi (Perekat Demokrasi) yang membedah hasil survei terkini Kajian Politik Nasional (KPN) tentang persepsi publik terhadap pelayanan publik di Kabupaten Tangerang di Warung Sunda, Telaga Bestari, Cikupa, Kamis, (27/10/2022).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dalam acara bertajuk silaturahmi dan diskusi bersama wartawan di Tangerang yang diikuti puluhan aktivis dari lintas organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam forum belajar (learning forum) Sehat Gemilang serta jurnalis itu, Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul memaparkan hasil survei lembaganya.

Adib mengatakan, berdasarkan hasil survei lembaganya pada periode 10-15 Oktober 2022, tingkat kepuasan warga Kabupaten Tangerang terhadap pelayanan publik yang diselenggarakan Pemkab Tangerang memang paling rendah dibandingkan dua kota lainnya, yaitu Kota Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel).

Dalam survei itu, dari 440 responden di wilayah Kabupaten Tangerang yang menjadi sampel populasi penelitian, sebanyak 32,3 persen menjawab puas atas pelayanan publik dari Pemkab Tangerang, 29,1 persen menjawab biasa saja, dan 38,6 persen menjawab tidak puas.

BACA JUGA:  Mayat Wanita Tangan Terborgol Gegerkan Warga Cisauk Tangerang

Sementara, untuk survei di Kota Tangerang  sebanyak 78,3 persen responden menyatakan puas atas pelayanan publik di kota tersebut, hanya 7,3 persen yang menjawab tidak puas, dan 14,3 persen yang menjawab biasa saja.

Demikian pun survei di Kota Tangsel, sebanyak 61 persen responden menyatakan puas atas pelayanan publik dari Pemkot Tangsel, 11 persen menjawab tidak puas, dan 27,3 persen menjawab biasa saja.

“Hasil survei ini menjadi potret pelayanan publik di Tangerang Raya yang bisa dijadikan salah satu acuan dalam membangun gerakan sosial,” ujar pria yang juga akademisi di UNIS Tangerang tersebut kepada wartawan usai diskusi.

Adib mengatakan, hasil survei tersebut juga bisa dijadikan salah satu acuan bagi Pemerintah di Tangerang Raya dalam menentukan kebijakan selanjutnya. Dia berharap, para pengambil kebijakan, baik eksekutif maupun legislatif bisa menggunakan data tersebut dalam rangka melakukan evaluasi dan perencanaan.

“Terutama bagi Pemkab Tangerang yang harus semakin meningkatkan kualitas pelayanan publiknya,” imbuhnya.

Adib juga menekankan, dari survei tersebut juga diketahui ada beberapa persoalan penting yang harus segera direspon oleh Pemkab Tangerang, terutama soal kemacetan dan banjir.

BACA JUGA:  Pemkab Tangerang Bantah Laporan BPK RI soal Lahan RSUD Tigaraksa

“Kebijakan soal tata ruang dan wilayah pun menjadi persoalan krusial yang harus benar-benar menjadi perhatian serius semua pihak, terutama eksekutif dan legislatif,” tegasnya.

Sementara, Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang Mohamad Romli yang menjadi penanggap hasil survei dalam diskusi tersebut menekankan pentingnya peran kelompok masyarakat sipil dalam mengontrol kebijakan Pemda.

Menurut Romli, survei KPN tersebut menjadi potret apa yang dirasakan serta dialami warga Kabupaten Tangerang terkait pelayanan publik yang diselenggarakan Pemkab Tangerang.

“Pers dan pegiat organisasi masyarakat sipil memiliki fungsi serupa, yaitu melakukan kontrol terhadap berbagai kebijakan Pemda, serta pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Pemda. Kolaborasi ini penting karena masing-masing memiliki peran yang sangat strategis,” katanya.

Selain itu, lanjut Romli, pegiat organisasi masyarakat sipil harus terus bersikap kritis dan objektif terhadap penyelenggaraan pelayanan publik. Sementara media massa bisa menjadi wahana advokasi. “Berbekal hasil survei ini, kawan-kawan sudah bisa merancang kegiatan advokasi terkait masalah pelayanan publik,” imbuh pria yang berlatarbelakang pegiat sosial dan demokrasi tersebut.

BACA JUGA:  Saksi Ahli Beberkan Implikasi Hukum Akta Jual Beli Bermasalah dalam Sidang Charlie Chandra

Sementara, Direktur Perekat Demokrasi Khoerun Huda menambahkan, dari pengalaman advokasi yang pernah dilakukan lembaganya, penyelenggaraan pelayanan publik menjadi isu yang tak boleh terhenti terus diadvokasi. “Hasil diskusi ini juga menjadi catatan penting bagi berbagai organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam learning forum ini untuk menjadi trigger dalam melakukan advokasi sesuai konsen isu masing-masing lembaga,” ungkapnya.

Huda juga menekankan kepada para pegiat yang tergabung dalam learning forum tersebut, proses dialogis dengan berbagai stakeholder harus semakin diintensifkan, sehingga melalui pendekatan tersebut, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Tangerang.

“Peran semua pihak sangat penting, kerenanya kita bisa bergerak bersama-sama sesuai dengan peran dan fungsi, tak terkecuali pihak eksekutif dan legislatif di Pemkab Tangerang. Kami mendesak Pemkab Tangerang juga bersikap terbuka dan tidak alergi terhadap berbagai kritik dari pagiat,” pungkasnya.

Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah | Dok. Tangerangupdate.com

Lima Pelaku Penyiksaan dan Pemaksaan Masturbasi di Panongan Ditangkap Polisi

Foto: istimewa

Polisi Tangkap Pria Diduga Pengedar 1.785 Obat Keras di Neglasari

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi

Krisis Ekologi adalah Krisis Kepemimpinan: Perspektif Ekoteosentris HMI

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi

NDP HMI Dan Paradoks Industrialisasi: Meneguhkan Tauhid Sosial Untuk Kedaulatan Ekologi Indonesia

Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Kepala BGN Sudaryono (tiga dari kanan) dalam konferensi pers mengenai refocusing penerima MBG di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). | Dok. Antara

BGN Kebut Program MBG, Wilayah 3T Tuntas Lebih Cepat

Berita Terkait

Foto: istimewa
Kab Tangerang

Dua Terduga Pelaku Curanmor Dibekuk Saat Patroli Satlantas di Cikupa

Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Sekda Persilakan Dugaan Kredit Fiktif BPR Kerta Raharja Diusut Tuntas

Foto: Kegiatan Si Caka (Simpatik Cegah Laka) di KM 32 Jalan Raya Serang Balaraja | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polresta Tangerang Gelar Giat “Si Caka” di Titik Rawan Jalan Raya Serang

Catatan: artikel ini bersifat informatif dan tidak boleh ditiru. Jika Anda merasakan gejala depresi yang mendorong pikiran untuk melakukan bunuh diri segera konsultasikan masalah Anda ke psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental, serta tokoh agama terpercaya. Foto: Ilustrasi/Freepik
Kab Tangerang

Diduga Bunuh Diri, Pria 31 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Gubuk Kebun Cabai Sindang Jaya

Foto: korban dirawat di rumah sakit usai mengalami dugaan penyiksaan di Panongan | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Diduga Disiksa 5,5 Jam, Pria di Panongan Dipaksa Masturbasi Dalam Kondisi Babak Belur

Foto: ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tangerang, Gita Swarantika | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Panggil BPR Kerta Raharja Gemilang, DPRD Desak Direksi Buktikan Tak Ada Kredit Fiktif

Foto: Direktur Utama (Dirut) BPR Kerta Raharja Gemilang, Ai Suherlan | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Panggil BPR Kerta Raharja, DPRD Kabupaten Tangerang Gelar RDP Dugaan Kredit Fiktif Tertutup

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kab Tangerang

Sepanjang 2026, Polsek Cisoka Bongkar Jaringan Sabu, Tembakau Sintetis, dan Obat Keras

Jangan Lewatkan

Foto: Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah | Dok. Tangerangupdate.com

Lima Pelaku Penyiksaan dan Pemaksaan Masturbasi di Panongan Ditangkap Polisi

Senin, 10 Agustus 2026
Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Jumat, 7 Agustus 2026
Foto: Kegiatan Si Caka (Simpatik Cegah Laka) di KM 32 Jalan Raya Serang Balaraja | Dok. Tangerangupdate.com

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polresta Tangerang Gelar Giat “Si Caka” di Titik Rawan Jalan Raya Serang

Rabu, 5 Agustus 2026
Kepala BGN Sudaryono (tiga dari kanan) dalam konferensi pers mengenai refocusing penerima MBG di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). | Dok. Antara

BGN Kebut Program MBG, Wilayah 3T Tuntas Lebih Cepat

Kamis, 6 Agustus 2026
Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi

Krisis Ekologi adalah Krisis Kepemimpinan: Perspektif Ekoteosentris HMI

Minggu, 9 Agustus 2026
Foto: barang bukti jutaan obat keras ilegal yang berhasil disita Polsek Serpong | Dok. Istimewa

Polisi Bongkar Gudang Diduga Pemasok 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal di Jakarta Timur

Rabu, 5 Agustus 2026
Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi

NDP HMI Dan Paradoks Industrialisasi: Meneguhkan Tauhid Sosial Untuk Kedaulatan Ekologi Indonesia

Sabtu, 8 Agustus 2026
Catatan: artikel ini bersifat informatif dan tidak boleh ditiru. Jika Anda merasakan gejala depresi yang mendorong pikiran untuk melakukan bunuh diri segera konsultasikan masalah Anda ke psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental, serta tokoh agama terpercaya. Foto: Ilustrasi/Freepik

Diduga Bunuh Diri, Pria 31 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Gubuk Kebun Cabai Sindang Jaya

Selasa, 4 Agustus 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp