Tangerangupdate.com – Warga sekitar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, menyebut telah melihat kepulan asap dari area TPA sekitar dua hari sebelum kebakaran hebat terjadi.
Salah seorang warga, Rachim, mengatakan asap mulai terlihat pada Minggu, 28 Juni 2026, di bagian utara TPA atau sisi kiri kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) jika dilihat dari pintu masuk. Saat itu, ia tidak menaruh curiga karena kemunculan asap maupun kebakaran kecil di lokasi tersebut dinilai sudah menjadi hal yang biasa.
“Minggu (28 Juni) pagi saya lewat TPA, di area situ sudah banyak asap ke arah sebaliknya dari titik kita berdiri,” kata Rachim kepada Tangerangupdate.com, Kamis, 2 Juli 2026.
Menurutnya, asap yang terlihat saat itu tidak menunjukkan tanda-tanda akan memicu kebakaran besar seperti yang terjadi sekarang.
“Saya anggap biasa saja karena memang sering ada asap dan dampaknya tidak sebesar sekarang,” ujarnya.
Meski demikian, Rachim berharap penyebab kebakaran dapat segera diungkap secara transparan. Ia meminta aparat mengusut tuntas apabila ditemukan adanya unsur kesengajaan maupun kelalaian.
“Pelakunya juga tidak tahu atau mungkin memang disengaja, saya tidak tahu. Yang jelas, di sana memang sering ada kebakaran, tetapi biasanya hanya dalam skala kecil,” katanya.
Sementara itu, kebakaran TPA Jatiwaringin masih dalam proses penyelidikan oleh Polresta Tangerang. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan pihaknya telah melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Saat ini kita sudah melakukan pulbaket. Semenjak ada laporan dari masyarakat, kita sudah melakukan pulbaket,” ujar Indra saat berada di TPA Jatiwaringin, Rabu, 1 Juli 2026.
Ia menegaskan, seluruh kemungkinan penyebab kebakaran akan didalami, termasuk dugaan adanya unsur pidana jika ditemukan indikasi kesengajaan atau kelalaian.
“Kita lihat nanti bagaimana proses penyelidikan lebih lanjutnya,” ucapnya.
Meski demikian, Indra menjelaskan bahwa fokus utama saat ini masih pada upaya pemadaman api bersama tim gabungan.
Setelah kondisi di lokasi dinyatakan aman, proses penyelidikan akan dilakukan secara lebih menyeluruh. “Pasti akan dilakukan proses penyelidikan,” tandasnya.
Reporter: Rhomi
