Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Sabtu, 13 Juni 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
BantenHukumKab TangerangKota TangerangKota TangselNasionalTangerang Raya

Tren “Pegantin” Keluarga, Pada Bom Makasar

Redaksi TU
Redaksi TU
Kamis, 1 April 2021 | 03:29 WIB
SHARE
Infografis : Juno | Data : J.Nugroho

” Liputan Khusus Terkait Pelaku Bom Makasar Bersama Pengamat Teroris Nasional Khariroh Maknunah dari Yayasan Prasasti Perdamaian “

Redaksi Tangerangupdate.com

Tangerangupdate.com (01/04/2021) | Jakarta — Ledakan bom menguncang Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021), meninggalkan catatan panjang terorisme ditanah air.

Terduga pelaku Pasangan suami istri yang menjadi “pengantin” tewas dilokasi bersama bom yang dibawanya, Polisi berhasil mengidentifikasi bahwa terduga pelaku merupakan teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Radikalisasi Dalam Keluarga

Pengamat terorisme dari yayasan prasasti perdamaian Khariroh Maknunah, menjelaskan bahwa tren radikalisasi dalam keluarga seperti yang terjadi pada pasutri yang melakukan bom bunuh diri di gereja Makassar sangat perlu diwaspadai.

Karena menurutnya dalam melakukan amaliyah khususnya bom bunuh diri berpotensi mengajak dan melibatkan anak-anak bahkan jabang bayi dalam kandungan. Seperti halnya pada bom bunuh diri di Gereja Makassar.

Bom Bunuh Diri Amaliyah Tertinggi.

“Bom bunuh diri menurut kelompok VE ini sebagai amaliyah tertinggi, jihad yang jaminannya syahid. Doktrin itu yang tentu menjadi iming-iming manis bagi pengikut kelompok VE untuk melakukan bom bunuh diri. Biasanya mereka akan melakukan dengan suka rela” jelasnya kepada Tangerangupdate.com

BACA JUGA:  Disinyalir Rugi 8,2 Milyar, Pengamat Minta Investasi Pemkot Tangsel di Bjb di Audit

Ia menjelaskan bahwa kelompok teroris seperti JAD yang melakukan aksinya seperti di makasar akan mempersiapkan dan memfasilitasi para calon pengantinnya.

Misalnya bagi perempuan single yang sudah siap melakukan bom bunuh diri atau amaliyah istisyhadiyah, maka akan dicarikan laki-laki untuk menikahinya yang juga akan memfasilitasi dan membantu melancarkan rencana bom bunuh diri tersebut.

“Tren radikalisasi dalam keluarga sejak 5 tahun belakangan metode yang sering dipakai, hal seperti ini pernah terjadi pada kasus Dian Yulia Novi, perempuan pertama di Indonesia yang akan melakukan bom bunuh diri dengan bom panci di Istana pada tahun 2016” tuturnya.

Apakah Tempat Ibadah Menjadi Sasaran teror ?

Terkait sasaran teror, Peta target teror di Indonesia memang beragam, biasanya dipengaruhi oleh afiliasi orang yang melakukan aksi terori. karena berkaitan dengan pada perspektif ideologi mereka soal sasaran jihad.

“Kalau dikatakan oleh polisi bahwa pelaku teror adalah bagian dari kelompok JAD, maka tempat ibadah ataupun kepolisian sama-sama menjadi target mereka. Sebenarnya membicarakan serangan terorisme tidak hanya soal Islam , kristen atau agama lain selain Islam” papar Nuna sapaan akrabnya.

BACA JUGA:  Terkait Pemeriksaan Pungli Seragam di SDN Ciledug Barat, Inspektorat Tangsel Minta Publik Sabar

Terorisme Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Menurut alumni Uin Syarif Hidayatullah Jakarta ini terorisme adalah adalah kejahatan kemanusiaan. Karena sasaran mereka jelas manusia. Ia memaparkan seperti
pada kasus peledakan Gereja di Makassar misalnya, jika sasaran teror atau jihad menurut keyakinan mereka dengan membunuh non muslim atau menghancurkan rumah ibadah selain rumah ibadah Islam, maka logikanya harusnya serangannya di dalam gereja.

“Dalam kasus Gereja Makasar mereka meledakan di depan gereja yang korbannya bisa saja orang-orang Islam. Selain itu gereja sebagai target tidak memiliki kerusakan yang parah atau bahkan tidak hancur misalnya. Jadi yang harus digaris bawahi serangan teror di Indonesia harus dilihat juga sebagai kejahatan kemanusiaan” tegasnya

Teror JAD Makasar terkait dengan Pimpinan ISIS yang baru?

Telah diketahui bahwa Kelompok JAD terafiliasi ke ISIS. Jika dikaitkan dengan pimpinan baru ISIS, menurutnya tidak secara langsung berkaitan. Karena sejak pimpinan ISIS sebelumnya yang tewas dalam serangan militer Amerika tipikal serangan teror yang mereka namakan jihad memiliki pola yang sama yaitu serangan ke tempat ibadah, kepolisian dan tempat vital negara.

BACA JUGA:  Badan Kesbangpol Musnahkan 123 Arsip Kadaluwarsa

“Analisa saya ini merupakan amaliyah dari kelompok JAD pada momentum sebelum bulan suci ramadhan. Dalam kelompok mereka, bom bunuh diri adalah amaliyah tertinggi mereka, jihad yang sudah jaminannya syahid menurut mereka, jadi tidak ada hubungannya dengan pimpinan baru ISIS sekalipun JADI telah mebaiat kelompoknya kepada ISIS” ungkapnya.

Penangkapan Terduga Teroris di beberapa Tempat

Penangkapan terduga teroris yang dilakukan oleh Densus 88 tidak semuanya berafiliasi dengan JAD atau ISIS. Ada juga yang berafiliasi ke JI (Jamaah Islamiyah), JAS (Jamaah Anshor Syariah), MIT (Mujahidin Indonesia Timur) ini juga berafiliasi ke ISIS.

Namun adanya penangkapan tahun-tahun terakhir didominasi oleh orang-orang yang berafiliasi dengan ISIS dengan berbagai nama kelompok di Indonesia seperti JAD, MIT pungkasnya.

TAGGED:BommakasarISISJADTERORISYPP
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: istimewa

Mahasiswa Ajukan Keberatan Informasi Publik ke Polres Metro Tangerang Kota

Foto: Ketua Umum FKDSI, Andi Herenal | Dok. Istimewa

FKDSI Apresiasi Komitmen Pemerintah Siapkan Skema PDDI On Going untuk Keberlanjutan Studi Doktoral Dosen

Foto: kondisi jalan gelap di Kabupaten Tangerang | Foto: ilustrasi/Tangerangupdate.com

Pengendara Motor Tewas Kecelakaan di Jalan Pasar Kemis Diduga Gegara Jalan Gelap

Foto: mobil truk diduga penabrak tokoh Pramuka asal Tangerang di Cikupa | Dok. Istimewa

Sopir Terduga Pelaku Tabrak Lari yang Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang Ditangkap di Bandung

Foto: ilustrasi/shutterstock

Harga Obat Naik Imbas Pelemahan Rupiah, Jatah Obat Pasien Puskesmas di Kabupaten Tangerang Dikurangi

Foto: Tangerangupdate.com

Imbas Dolar Naik, Rumah Sakit Tangerang Mitigasi Dampak Lonjakan Harga Obat Impor

Berita Terkait

Foto: Istimewa
Kab Tangerang

Langgar Jam Operasional, Truk Sumbu 3 Ditindak di Perbatasan Jayanti

Foto: ilustrasi/freepik
Kota Tangsel

Gemasos Minta Pemerintah Tarik Dana Pengusaha dari Singapura, Dorong Langkah Ekstrem demi Kedaulatan Ekonomi

Tangkapan Layar Kondisi Putar Balik Depan WTC Serpong/ Dok. TU
Kota Tangsel

Kerap Dituding Jadi Biang Kemacetan, U-Turn Depan WTC Serpong Akan di Tutup Permanen

Kota Tangsel

Taman Ciputat Timur Jadi Destinasi Olahraga Baru Warga Tangsel, Ramai Dipadati Setiap Pagi dan Sore

Foto: Barang bukti sepeda motor yang berhasil diamankan dalam penggerebekan rumah kontrakan di Tigaraksa | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Polisi Gerebek Rumah Kontrakan di Tigaraksa, Lima Orang Diduga Sindikat Curanmor Ditangkap

Foto: proses membuka paksa pintu yang mengunci anak usia 2 tahun di Citra Raya | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Bocah 2 Tahun Terkunci di Dalam Kamar Rumah Citra Raya, Pas Dibuka Lagi Tidur Pulas

Foto: kantor Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Disorot, Anggaran Makan Minum Rapat Rp1,6 Miliar di Kecamatan Curug Akan Dicek Sekda

Foto: pertamina resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026 | Ilustrasi/Dok. TU
Kota Tangsel

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Green Rp17.000

Jangan Lewatkan

Foto: Dok.Antara

Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Kepala, Bidik Prestasi Terbaik di Super League

Senin, 8 Juni 2026
Tangkapan Layar Kondisi Putar Balik Depan WTC Serpong/ Dok. TU

Kerap Dituding Jadi Biang Kemacetan, U-Turn Depan WTC Serpong Akan di Tutup Permanen

Kamis, 11 Juni 2026
Foto: Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026), dengan agenda pengesahan revisi Undang-Undang (RUU) Polri. | Tangkapan layar YouTube TVR Parlemen

RUU Polri Disahkan, Ini 8 Poin Pentingnya

Selasa, 9 Juni 2026
Foto: kondisi jalan gelap di Kabupaten Tangerang | Foto: ilustrasi/Tangerangupdate.com

Pengendara Motor Tewas Kecelakaan di Jalan Pasar Kemis Diduga Gegara Jalan Gelap

Jumat, 12 Juni 2026
Foto: ilustrasi/shutterstock

Harga Obat Naik Imbas Pelemahan Rupiah, Jatah Obat Pasien Puskesmas di Kabupaten Tangerang Dikurangi

Kamis, 11 Juni 2026
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat rapat dengan Komisi II DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026). | Tangkapan layar YouTube TVR Parlemen

Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Setop Rekrut Honorer, Apa Alasannya?

Senin, 8 Juni 2026
Foto: konferensi pers ungkap kasus pembunuhan tukang cilok di Cikupa, di Mapolresta Tangerang | Dok. Istimewa

Ayah dan Anak Tersangka Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026
Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (kanan) | Dok. Istimewa

Terduga Pelaku Pembunuh Tukang Cilok di Cikupa Merupakan Bapak dan Anak

Minggu, 7 Juni 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp