Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Minggu, 17 Mei 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
BantenHukumKab TangerangKota TangerangKota TangselNasionalTangerang Raya

Tren “Pegantin” Keluarga, Pada Bom Makasar

Redaksi TU
Redaksi TU
Kamis, 1 April 2021 | 03:29 WIB
SHARE
Infografis : Juno | Data : J.Nugroho

” Liputan Khusus Terkait Pelaku Bom Makasar Bersama Pengamat Teroris Nasional Khariroh Maknunah dari Yayasan Prasasti Perdamaian “

Redaksi Tangerangupdate.com

Tangerangupdate.com (01/04/2021) | Jakarta — Ledakan bom menguncang Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021), meninggalkan catatan panjang terorisme ditanah air.

Terduga pelaku Pasangan suami istri yang menjadi “pengantin” tewas dilokasi bersama bom yang dibawanya, Polisi berhasil mengidentifikasi bahwa terduga pelaku merupakan teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Radikalisasi Dalam Keluarga

Pengamat terorisme dari yayasan prasasti perdamaian Khariroh Maknunah, menjelaskan bahwa tren radikalisasi dalam keluarga seperti yang terjadi pada pasutri yang melakukan bom bunuh diri di gereja Makassar sangat perlu diwaspadai.

Karena menurutnya dalam melakukan amaliyah khususnya bom bunuh diri berpotensi mengajak dan melibatkan anak-anak bahkan jabang bayi dalam kandungan. Seperti halnya pada bom bunuh diri di Gereja Makassar.

Bom Bunuh Diri Amaliyah Tertinggi.

“Bom bunuh diri menurut kelompok VE ini sebagai amaliyah tertinggi, jihad yang jaminannya syahid. Doktrin itu yang tentu menjadi iming-iming manis bagi pengikut kelompok VE untuk melakukan bom bunuh diri. Biasanya mereka akan melakukan dengan suka rela” jelasnya kepada Tangerangupdate.com

BACA JUGA:  Disinyalir Rugi 8,2 Milyar, Pengamat Minta Investasi Pemkot Tangsel di Bjb di Audit

Ia menjelaskan bahwa kelompok teroris seperti JAD yang melakukan aksinya seperti di makasar akan mempersiapkan dan memfasilitasi para calon pengantinnya.

Misalnya bagi perempuan single yang sudah siap melakukan bom bunuh diri atau amaliyah istisyhadiyah, maka akan dicarikan laki-laki untuk menikahinya yang juga akan memfasilitasi dan membantu melancarkan rencana bom bunuh diri tersebut.

“Tren radikalisasi dalam keluarga sejak 5 tahun belakangan metode yang sering dipakai, hal seperti ini pernah terjadi pada kasus Dian Yulia Novi, perempuan pertama di Indonesia yang akan melakukan bom bunuh diri dengan bom panci di Istana pada tahun 2016” tuturnya.

Apakah Tempat Ibadah Menjadi Sasaran teror ?

Terkait sasaran teror, Peta target teror di Indonesia memang beragam, biasanya dipengaruhi oleh afiliasi orang yang melakukan aksi terori. karena berkaitan dengan pada perspektif ideologi mereka soal sasaran jihad.

“Kalau dikatakan oleh polisi bahwa pelaku teror adalah bagian dari kelompok JAD, maka tempat ibadah ataupun kepolisian sama-sama menjadi target mereka. Sebenarnya membicarakan serangan terorisme tidak hanya soal Islam , kristen atau agama lain selain Islam” papar Nuna sapaan akrabnya.

BACA JUGA:  Terkait Pemeriksaan Pungli Seragam di SDN Ciledug Barat, Inspektorat Tangsel Minta Publik Sabar

Terorisme Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Menurut alumni Uin Syarif Hidayatullah Jakarta ini terorisme adalah adalah kejahatan kemanusiaan. Karena sasaran mereka jelas manusia. Ia memaparkan seperti
pada kasus peledakan Gereja di Makassar misalnya, jika sasaran teror atau jihad menurut keyakinan mereka dengan membunuh non muslim atau menghancurkan rumah ibadah selain rumah ibadah Islam, maka logikanya harusnya serangannya di dalam gereja.

“Dalam kasus Gereja Makasar mereka meledakan di depan gereja yang korbannya bisa saja orang-orang Islam. Selain itu gereja sebagai target tidak memiliki kerusakan yang parah atau bahkan tidak hancur misalnya. Jadi yang harus digaris bawahi serangan teror di Indonesia harus dilihat juga sebagai kejahatan kemanusiaan” tegasnya

Teror JAD Makasar terkait dengan Pimpinan ISIS yang baru?

Telah diketahui bahwa Kelompok JAD terafiliasi ke ISIS. Jika dikaitkan dengan pimpinan baru ISIS, menurutnya tidak secara langsung berkaitan. Karena sejak pimpinan ISIS sebelumnya yang tewas dalam serangan militer Amerika tipikal serangan teror yang mereka namakan jihad memiliki pola yang sama yaitu serangan ke tempat ibadah, kepolisian dan tempat vital negara.

BACA JUGA:  Badan Kesbangpol Musnahkan 123 Arsip Kadaluwarsa

“Analisa saya ini merupakan amaliyah dari kelompok JAD pada momentum sebelum bulan suci ramadhan. Dalam kelompok mereka, bom bunuh diri adalah amaliyah tertinggi mereka, jihad yang sudah jaminannya syahid menurut mereka, jadi tidak ada hubungannya dengan pimpinan baru ISIS sekalipun JADI telah mebaiat kelompoknya kepada ISIS” ungkapnya.

Penangkapan Terduga Teroris di beberapa Tempat

Penangkapan terduga teroris yang dilakukan oleh Densus 88 tidak semuanya berafiliasi dengan JAD atau ISIS. Ada juga yang berafiliasi ke JI (Jamaah Islamiyah), JAS (Jamaah Anshor Syariah), MIT (Mujahidin Indonesia Timur) ini juga berafiliasi ke ISIS.

Namun adanya penangkapan tahun-tahun terakhir didominasi oleh orang-orang yang berafiliasi dengan ISIS dengan berbagai nama kelompok di Indonesia seperti JAD, MIT pungkasnya.

TAGGED:BommakasarISISJADTERORISYPP
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Dua rumah di Perumahan Binong Permai, Blok J19 Nomor 24 terbakar diduga akibat penghuni lupa matikan kompor gas | Dok. Istimewa

Dua Rumah di Perumahan Binong Permai Terbakar, Diduga Gegara Lupa Matikan Kompor

Dok. TU

Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris Pamulang

QProgram Speak Up yang digelar mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Pamulang (Unpam) di SMKS Nusantara 1 Ciputat / Foto : Istimewa

Mahasiswa Hukum Unpam Gelar Program Speak Up di SMKS Nusantara 1 Ciputat, Siswa Diajak Lawan Bullying

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (tengah) saat menggendong bayi yang diberi nama menggunakan namanya | Dok. Istimewa

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Pasangan di Sepatan Beri Nama Anaknya Moch Maesyal Rasyid

Sumber foto: istimewa

Heboh Dugaan Child Grooming di SMK Letris Indonesia Pamulang, Kepsek Dinonaktifkan

Foto: Korban penusukan oleh tetangganya sendiri di kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan

Kisah Pilu Nenek Korban Penusukan di Pondok Aren Tangsel, Pulang dari RS dengan Utang Rp11,2 Juta

Berita Terkait

Foto: warga menggeruduk kedai minuman yang diduga menyediakan minuman keras dan hiburan di dekat Kantor Bupati Tangerang | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Warga Geruduk Kedai Diduga Jual Miras di Dekat Kantor Bupati Tangerang, Satpol PP Bungkam

Foto: Kepala BKPSDM Kota Tangsel, Wahyudi Leksono | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Temukan ASN Tak Tertib Presensi saat WFH, Ada yang Klaim Dinas Luar

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kab Tangerang

Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Mengeluh Digaji Rp65 Ribu per Bulan

Pansus RTRW Dprd Tangsel saat sidak di Mall BxChange Bintaro terkait adanya aliran sungai yang berubah / Dok. TU
Kota Tangsel

Wamen PU Sebut Pengalihan Kali Ciputat untuk Ekspansi Perumahan Bintaro, JRP Diminta Selesaikan Kewajiban Aset

Keterangan: peluncuran Program LARIS MANIS di BPN Kabupaten Tangerang bisa pangkas layanan Roya dan Waris dalam 5 Menit | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

LARIS MANIS Diluncurkan, Urus Roya dan Waris di BPN Kabupaten Tangerang Kini Cukup Lima Menit

Foto: Potret kendaraan milik Kabag Kesra Sekda Kota Tangsel, Rizkiyah, di balik lindungan kanopi yang diduga dibangun di tembok SMA | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Bikin Kanopi di Tembok Sekolah untuk Parkir Mobil dan di Jalan Umum, Kabag Kesra Tangsel: Itu Hal Lumrah

Foto : Yayasan Bina Griya Karya kemalingan sejumlah alat musik Hilang | Dok. TU
Kota Tangsel

Sekolah Berkebutuhan Khusus di Pondok Aren Dibobol Maling, Sejumlah Alat Musik Raib Digasak

Foto: PKM Mahasiswa Fakultas Hukuk Universitas Pamulang (UNPAM) di Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Mahasiswa Hukum Unpam Gelar Pengabdian Masyarakat Bertema Anti Kekerasan Seksual di PSBR Taruna Jaya 2

Jangan Lewatkan

Pansus RTRW Dprd Tangsel saat sidak di Mall BxChange Bintaro terkait adanya aliran sungai yang berubah / Dok. TU

Wamen PU Sebut Pengalihan Kali Ciputat untuk Ekspansi Perumahan Bintaro, JRP Diminta Selesaikan Kewajiban Aset

Selasa, 12 Mei 2026
Foto: PKM Mahasiswa Fakultas Hukuk Universitas Pamulang (UNPAM) di Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) | Dok. Istimewa

Mahasiswa Hukum Unpam Gelar Pengabdian Masyarakat Bertema Anti Kekerasan Seksual di PSBR Taruna Jaya 2

Senin, 11 Mei 2026
Foto : Yayasan Bina Griya Karya kemalingan sejumlah alat musik Hilang | Dok. TU

Sekolah Berkebutuhan Khusus di Pondok Aren Dibobol Maling, Sejumlah Alat Musik Raib Digasak

Senin, 11 Mei 2026
QProgram Speak Up yang digelar mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Pamulang (Unpam) di SMKS Nusantara 1 Ciputat / Foto : Istimewa

Mahasiswa Hukum Unpam Gelar Program Speak Up di SMKS Nusantara 1 Ciputat, Siswa Diajak Lawan Bullying

Jumat, 15 Mei 2026
Foto: Kepala BKPSDM Kota Tangsel, Wahyudi Leksono | Dok. Istimewa

Pemkot Tangsel Temukan ASN Tak Tertib Presensi saat WFH, Ada yang Klaim Dinas Luar

Rabu, 13 Mei 2026
Foto: Kebakaran di daerah Ciputat, Akibat konsleting | Dok. TU

Kebakaran Hebat di Ciputat Hanguskan Tiga Tempat Usaha, Diduga Akibat Korsleting

Senin, 11 Mei 2026
Keterangan: peluncuran Program LARIS MANIS di BPN Kabupaten Tangerang bisa pangkas layanan Roya dan Waris dalam 5 Menit | Dok. Istimewa

LARIS MANIS Diluncurkan, Urus Roya dan Waris di BPN Kabupaten Tangerang Kini Cukup Lima Menit

Senin, 11 Mei 2026
Foto: Dua rumah di Perumahan Binong Permai, Blok J19 Nomor 24 terbakar diduga akibat penghuni lupa matikan kompor gas | Dok. Istimewa

Dua Rumah di Perumahan Binong Permai Terbakar, Diduga Gegara Lupa Matikan Kompor

Sabtu, 16 Mei 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp