Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Sabtu, 14 Maret 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Tak Dapat Uang Kompensasi, Warga Nambo Serpong Pertanyaan Lahan Baru TPA Cipeucang

Redaksi TU
Redaksi TU
Selasa, 18 November 2025 | 15:27 WIB
Warga Nambo yang sudah lama terdampak TPA Cipeucang. Ia menuntut kejelasan "uang bau" sebesar Rp250.000 yang seharusnya ia terima. "Orang-orang pada dapat, emak mah belum," keluhnya, mempertanyakan alasan masalah rekening yang diberikan | Dok. Tangerangupdate.com
Warga Nambo yang sudah lama terdampak TPA Cipeucang. Ia menuntut kejelasan "uang bau" sebesar Rp250.000 yang seharusnya ia terima. "Orang-orang pada dapat, emak mah belum," keluhnya, mempertanyakan alasan masalah rekening yang diberikan | Dok. Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – Warga Kampung Nambo, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyuarakan keluhan mereka terkait dampak lingkungan dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang.

Selain dampak bau menyengat yang sudah dirasakan bertahun-tahun, seorang warga lansia bernama Uwin mengaku tidak mendapat uang kompensasi yang seharusnya dibagikan kepada warga terdampak.

- Advertisement -
Ad imageAd image

​Pengakuan Uwin ini menambah deretan panjang permasalahan lingkungan dan sosial yang menyelimuti TPA Cipeucang.

​Uwin, yang sudah puluhan tahun tinggal di dekat area TPA, mengungkapkan kebingungannya mengenai dana kompensasi yang lazim disebut ‘uang bau’ tersebut.

Ia mendengar bahwa sejumlah tetangganya telah menerima uang kompensasi sebesar Rp250.000, namun ia sendiri tidak mendapatkannya.

​”Emak mah enggak dapat duit bau. Kemarin katanya dapat Rp250, tapi emak mah enggak,” ujar Uwin dengan nada kecewa.

​Menurut penuturannya, saat menanyakan hal tersebut, ia mendapat jawaban bahwa rekeningnya mengalami masalah. “Katanya rekeningnya ada masalah. Ada masalah gimana, udah berpuluh-puluh tahun emak ada di sini. Orang-orang pada dapat, emak mah belum,” tegasnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Tangsel Klaim Proyek Kawasan Kumuh Serua Sudah Selesai, Warga Sebut Belum

​Lebih lanjut, Uwin membeberkan dampak buruk lingkungan yang terus memburuk seiring waktu. Bau sampah yang menyengat dan lalat yang beterbangan sudah menjadi santapan sehari-hari.

​”Dari dulu juga bau, lalat, makin bau, engap (sesak),” keluhnya.

​Selain itu, keberadaan TPA juga merusak kualitas air sumur di lingkungannya. Warga kini harus membeli air bersih untuk kebutuhan masak dan minum.

​”Air juga jadi jelek. Buat minum, masak beli, paling buat nyuci doang. Enggak dapat (bantuan). Beli air, seminggu sekali buat masak minum, seminggu dua galon. Satu galonnya 8 ribu. Dulu air mah bening banget, sekarang enggak,” jelas Uwin.

​Uwin juga mengenang janji yang pernah diucapkan oleh Wali Kota Tangsel periode 2011 – 2021, Airin Rachmi Diany, terkait rencana penataan TPA Cipeucang.

Namun, alih-alih menjadi taman, TPA Cipeucang terus beroperasi dan menimbulkan masalah lingkungan yang semakin parah bagi warga sekitar, sementara janji kompensasi pun belum terwujud sepenuhnya.

​”Katanya dulu buat diolah. Buat jalan santai katanya, buat bikin kolam renang, buat permainan anak-anak. Kata bu Airin, di sini nih buat jalan santai sampai sana. Buat bikin taman bebek-bebekan katanya gitu,” ungkap Uwin, merujuk pada wacana pengubahan lanskap calon tempat penampungan sampah baru menjadi taman kota.

BACA JUGA:  Pengembang Graha Raya Diduga Tutup Akses Jalan Warga dengan Tembok
TAGGED:tangerang selatan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Ilustrasi mengunakan Kecerdasan Buatan, Terkait TPP bagi PNS di Pemkot Tangsel/ Foto : Dok. TU

TPP ASN Tangsel DidugaTembus Rp56 Juta di Luar Gaji, Speakup Singgung Dugaan Nepotisme

Foto: Detik-detik penyerangan aktivis KontraS Andrie Yunus di Jakarta Pusat | Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Aktivis KontraS Disiram Air Keras oleh OTK Setelah Isi Podcast di YLBHI

Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah | Istimewa

Wabup Intan Tekankan Transparansi Retribusi dan Percepatan Digitalisasi Layanan Daerah

Foto: diduga maling saat sedang membobol sepeda motor di depan ruko percetakan di Jalan MH Thamrin, Panunggangan | Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Motor Pegawai Percetakan di Kota Tangerang Raib Dicuri Jelang Lebaran

DPRD Tangsel (Ist)

RTRW Tangsel Disorot, PWI Ungkap Banyak Anak Kali Hilang Diduga Beralih Fungsi

Ilustrasi MRT / Foto: @mrt

Rencana MRT Masuk Tangsel Menguat, Dua Jalur Lewati Ciputat hingga Serpong

Berita Terkait

Uji kelaikan jalan atau ramp check terhadap armada bus di Terminal Tipe A Pondok Cabe, Pamulang, Rabu (11/3/2026).
Kota Tangsel

Sidak Bus Mudik di Terminal Pondok Cabe, Dishub Tangsel Temukan Armada Kelebihan Kapasitas Kursi

Kota Tangsel

Perdana di 2026, Kejari Tangsel Gelar Program Jaksa Masuk Pesantren, 400 Santri Dapat Edukasi Hukum

Longsor yang terjadi di Perumahan Narra Village Pamulang / Foto : Dok.TU
Kota Tangsel

Longsor Kembali Terjadi di Perumahan Narra Village Pamulang, Akses Warga Terputus

Kota Tangsel

Bazar Ramadan 1447 H Digelar 5 Maret 2026, Pemkot Tangsel Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

Petugas Mengangkut Sampah di Flyover Ciputat/ Foto : DLH Tangsel
Kota Tangsel

Jumlah Sampah di Tangsel Selama Ramadan Meningkat, DLH Siapkan Langkah Antisipasi Jelang Malam Takbiran

Foto: kondisi jalan pasca proyek galian pipa PT Pits di Jalan Merpati Ciputat
Kota Tangsel

Diduga Proyek Pipa PT PITS Rusak Jalan dan Trotoar di Jalan Merpati Ciputat, Warga Keluhkan Pekerjaan Tak Sesuai Standar

Foto: Ilustrasi/freepik.com
Kota Tangsel

Lapor ke Polisi, Korban Dugaan KDRT di Tangsel Malah Jadi Tersangka

Posko Mudik Gratis di Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan/Foto : TU
Kota Tangsel

Kuota 15 Ribu Lebih ini Strategi Jitu Dapat Tiket Mudik Gratis 2026, Pengalaman Pemudik Asal Tangsel

Jangan Lewatkan

Foto: Kegiatan santunan anak yatim di sekretariat media Center DPRD Kabupaten Tangerang | Tangerangupdate.com

Jurnalis Media Center DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Santunan Anak Yatim

Senin, 9 Maret 2026

Perdana di 2026, Kejari Tangsel Gelar Program Jaksa Masuk Pesantren, 400 Santri Dapat Edukasi Hukum

Rabu, 11 Maret 2026
Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah | Istimewa

Wabup Intan Tekankan Transparansi Retribusi dan Percepatan Digitalisasi Layanan Daerah

Jumat, 13 Maret 2026
Foto: Istimewa

KNPI Pandeglang Akan Gelar Aksi di BGN Soroti Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 10 Maret 2026
Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah (kiri depan) saat Apel Pagi Minggu Kedua Bulan Maret yang digelar di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang | Istimewa

Wabup Tangerang Ajak ASN Publikasikan Program Daerah Lewat Medsos Pribadi

Selasa, 10 Maret 2026
Foto: Ilustrasi/freepik.com

Bapenda Banten Kasih Jatah Petugas Pemungut Pajak Rp37 Miliar Setahun

Rabu, 11 Maret 2026
Foto: Wakil ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail di acara santunan dan buka bersama Media Center DPRD Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Apresiasi Santunan Jurnalis Media Center DPRD

Selasa, 10 Maret 2026
DPRD Tangsel (Ist)

RTRW Tangsel Disorot, PWI Ungkap Banyak Anak Kali Hilang Diduga Beralih Fungsi

Kamis, 12 Maret 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp