Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 2 November 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Wali Kota Tangsel Klaim Proyek Kawasan Kumuh Serua Sudah Selesai, Warga Sebut Belum

Redaksi TU
Redaksi TU
Rabu, 29 Oktober 2025 | 13:01 WIB
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie menyebut proyek Penanganan Kawasan Kumuh di Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat telah selesai | Dok. Tangerangupdate.com
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie menyebut proyek Penanganan Kawasan Kumuh di Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat telah selesai | Dok. Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, menanggapi serius dugaan adanya praktik korupsi berupa item fiktif dalam proyek Penanganan Kawasan Kumuh di Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat.

Benyamin mengklaim bahwa permasalahan terkait proyek tersebut telah diselesaikan dan ditangani. ​Dalam keterangannya, Benyamin meminta agar setiap tuduhan didukung dengan data dan bukti yang valid.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kalau ada datanya kasih. Kalau cuma dugaan saja, saya tidak bisa mengambil langkah-langkah. Tapi saya sudah konfirmasi ke teman-teman semuanya (selesai). Sudah. Sudah. Sudah ditangani,” Benyamin kepada kantor berita Tangerangupdate.com, Rabu 29 Oktober 2025.

Klaim Benyamin ini berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan. Berdasarkan penelusuran yang dilakukan hampir di waktu yang bersamaan, di Gang Juma, RT 02/04, Kelurahan Serua, proyek yang diklaim telah selesai dan ditangani tersebut ternyata belum terealisasi.

Sejumlah item paving blok dan fasilitas umum berupa gazebo yang tertera dalam DED sama sekali tidak ditemukan.

Begitu pula dengan program estetika lingkungan berupa Vertikal Garden. Pekerjaan drainase dan paving blok juga tidak ditemukan. Selain fasilitas yang hilang, lampu jalan di Gang Juma hanya terpasang satu unit, jauh di bawah angka yang tercantum di dokumen DED, yaitu lima unit.

BACA JUGA:  Hati-Hati, Ada 538 Suspek Campak Rubela di Tangsel

Sebelumnya, tim Tangerangupdate.com juga menemukan tumpukan material paving blok di lahan kosong depan kantor Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, Kamis 23 Oktober 2025.

Menurut keterangan warga, material tersebut baru datang beberapa hari lalu dan rencananya akan dipasang di lokasi yang sebelumnya tidak dikerjakan dalam proyek penataan kawasan kumuh dengan nilai anggaran Rp1,8 Milyar.

“Kemarin udah diukur-ukur katanya mau dipasang di sini (Jalan Haji Juma), kan emang sebelumnya kaga jadi tuh,” ujar salah satu warga, Kamis (23/10).

Kemunculan material itu menarik perhatian sebab sebelumnya Kepala Bidang (Kabid) Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimta) Tangsel Anung Indra Kumara, menyatakan pekerjaan di kawasan tersebut telah selesai.

“Ini kuotanya sudah habis, sudah tidak bisa dikerjakan lagi. Pekerjaannya juga sudah beres, sudah dibayar, dan sudah diukur beberapa meter. Jadi dialihkan ke lokasi lain. Kalau pun nanti dikerjakan lagi, kemungkinan masuk tahun depan lewat anggaran pemeliharaan,” jelas Anung, Jumat 10 Oktober 2025.

BACA JUGA:  Tak Naikkan Pajak, Pemkot Tangsel Pilih Pangkas TPP ASN Tangsel 6 Persen

Sementara, Kepala Bagian Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Mochamad Hardi, menegaskan akan memanggil penyedia jasa dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terkait proyek dari APBD 2024, dengan nilai Rp1,8 miliar itu.

“Kami akan memanggil penyedia jasa dan PPK untuk dimintai klarifikasi. Kalau mau membangun sesuatu, seharusnya ada persetujuan dari warga. Ini fatal kalau sampai dilewati,” tegasnya dikutip Senin 27 Oktober 2025.

Hardi menegaskan bahwa setiap proyek pemerintah wajib melalui tahap MC-0 (Mutual Check Nol) sebelum pekerjaan dimulai. Proses ini, kata dia, melibatkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), penyedia jasa, dan masyarakat penerima manfaat untuk memastikan kesesuaian antara dokumen perencanaan dan kondisi lapangan.

Menurutnya, pelibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan sangat penting agar hasil pekerjaan dapat diterima dan memberikan manfaat nyata.

“Jadi sebelum dilaksanakan kita udah mitigasi nih. Jadi semua itu terdokumentasi dengan baik, ketika ada warga menolak dibuatkan berita acaranya,” ujar Hardi kepada Tangerangupdate.com, dikutip Senin 27 Oktober 2025.

Editor & Reporter
Reporter: Rhomi
TAGGED:tangerang selatan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: Ketua paguyuban warga, Zulfani Ahmad, di depan Direktur Utama dari PT pengembang Perumahan Vila Rizki Insaani, Keisar Rachmat Magfirat | Dok. Tangerangupdate.com

Keluhan Tak Kunjung Didengar, Warga Ancam Somasi Pengembang Vila Rizki Insaani

Foto: bengkel tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penganiayaan rekan kerja di Cikupa | Dok. Istimewa

Sering Dipanggil ‘Si Cepu’ Pria di Cikupa Siram Rekan Kerja Pakai Air Keras

Foto: aksi para penghuni menuntut perbaikan layanan dan keamanan di depan kantor manajemen Vila Rizki Insaani | Dok. Tangerangupdate.com

Warga Vila Rizki Insaani Gelar Aksi Protes, Keluhkan Keamanan dan Konflik Antarwarga

Foto: Perumahan Vila Rizki Insani | Dok. Tangerangupdate.com

Akses Jalan Kompleks Jadi Jalur Umum akibat Longsor, Warga Villa Rizki Insani Keluhkan Keamanan Klaster

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat meninjau venue Porprov VII Banten | Dok. Istimewa

Tinjau Sejumlah Venue Porprov VII Banten 2026, Pilar Pastikan Fasilitas Memenuhi Standar Kelayakan

Pekerja sedang mengerjakan bronjong yang longsor, Diduga Makan Sempadan Sungai / Dok. TU

Tak Berizin, Proyek Turap Milik Swasta Kali Jeletreng di Protes Warga Makan Sempadan Jalan

Berita Terkait

Foto: istimewa
Kota Tangsel

Porprov VII Banten 2026 Pertandingkan 60 Cabor, Terbanyak Sepanjang Sejarah

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

KONI Banten dan Panitia Terus Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026

Sempadan Kali Jaletereng yang Diduga Termakan Proyek pembangunan Turap / Dok. TU
Kota Tangsel

Makan Sempadan Sungai, Pembangunan Turap di Kali Jeletreng Setu Diprotes Warga

Persidangan Sengketa Masa Jabatan Sekda Tangsel di PTUN Serang / Dok. TU
Kota Tangsel

Feri Amsari Jadi Saksi Ahli dalam Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel

Warga Serpong Lagoon membeli air minum galon imbas kasus E.coli. | Dok.TU
Kota Tangsel

Imbas Kasus E. coli, Warga Serpong Lagoon Habiskan Rp200 Ribu Sehari untuk Air Galon

Lokasi : Serpong Lagoon
Kota Tangsel

Kasus Air Tercemar EColi di Serpong Lagoon, Korban Bertambah Jadi 176 Orang

Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan | Dok. Tangerangupdate
Kota Tangsel

Gudang yang Meledak di Pasar Cimanggis, Pemkot Sebut Tak Berizin

Tangkapan layar sampah di Bantaran Kali Jaletereng di Keluhkan Warga / Dok. TU
Kota Tangsel

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Bantaran Kali Jaletreng Tangsel

Jangan Lewatkan

Pekerja sedang mengerjakan bronjong yang longsor, Diduga Makan Sempadan Sungai / Dok. TU

Tak Berizin, Proyek Turap Milik Swasta Kali Jeletreng di Protes Warga Makan Sempadan Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026
Foto: Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Banten, Ferry Ferdiansyah | Dok. Tangerangupdate.com

Business Matching Kemenkum Banten Bidik Komersialisasi Hak Paten

Selasa, 27 Oktober 2026
Foto: istimewa

Porprov VII Banten 2026 Pertandingkan 60 Cabor, Terbanyak Sepanjang Sejarah

Selasa, 27 Oktober 2026
Foto: Ketua paguyuban warga, Zulfani Ahmad, di depan Direktur Utama dari PT pengembang Perumahan Vila Rizki Insaani, Keisar Rachmat Magfirat | Dok. Tangerangupdate.com

Keluhan Tak Kunjung Didengar, Warga Ancam Somasi Pengembang Vila Rizki Insaani

Sabtu, 31 Oktober 2026
Foto: Perumahan Vila Rizki Insani | Dok. Tangerangupdate.com

Akses Jalan Kompleks Jadi Jalur Umum akibat Longsor, Warga Villa Rizki Insani Keluhkan Keamanan Klaster

Rabu, 28 Oktober 2026
Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat meninjau venue Porprov VII Banten | Dok. Istimewa

Tinjau Sejumlah Venue Porprov VII Banten 2026, Pilar Pastikan Fasilitas Memenuhi Standar Kelayakan

Rabu, 28 Oktober 2026
Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Dok. Istimewa

KONI Banten dan Panitia Terus Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026

Selasa, 27 Oktober 2026
Foto: giat penindakan dalam Operasi Patuh Maung 2026 oleh Satlantas Polresta Tangerang | Dok. Istimewa

Hari Kedua Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Tindak Pengendara Tanpa Helm SNI

Selasa, 27 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp