Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Minggu, 13 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Pengamat: Banyak PJU Mati Jadi Bukti Tangerang Benderang Belum Terwujud

Admin
Admin
Senin, 8 Juni 2026 | 18:41 WIB
Pengamat kebijakan publik, Ahmad Priatna | Dok. Pribadi
Pengamat kebijakan publik, Ahmad Priatna | Dok. Pribadi
SHARE

Tangerangupdate.com – Pengamat kebijakan publik, Ahmad Priatna mengkritik kondisi banyaknya Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mati maupun belum tersedia di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang.

Ia menilai target penyelesaian yang baru direncanakan rampung pada 2027 hingga 2028 menunjukkan program Tangerang Benderang belum berjalan sesuai harapan masyarakat.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kritik itu disampaikan menyusul pernyataan Bupati Tangerang yang mengakui masih banyak titik penerangan jalan yang belum terpasang dan membutuhkan waktu hingga beberapa tahun ke depan untuk diselesaikan.

Menurut Priatna, pengakuan tersebut justru memperlihatkan adanya kesenjangan antara slogan pembangunan yang selama ini digaungkan pemerintah daerah dengan kondisi nyata yang dihadapi masyarakat setiap hari.

“Jika hingga saat ini masih banyak lampu jalan yang mati dan sejumlah ruas jalan masih gelap, maka publik berhak mempertanyakan sejauh mana keberhasilan program Tangerang Benderang. Sebab ukuran keberhasilan program bukan pada nama atau kampanyenya, melainkan pada hasil yang dirasakan masyarakat,” katanya kepada Tangerangupdate.com, Senin 8 Juni 2026.

Ia menilai persoalan PJU bukan sekadar masalah infrastruktur, melainkan menyangkut aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan dasar masyarakat. Jalan yang gelap berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, tindak kriminalitas, hingga mengganggu aktivitas warga pada malam hari.

BACA JUGA:  Jelang Iduladha, Dua Kambing Tercebur ke Sumur di Dasana Indah, Damkar Lakukan Evakuasi

Menurutnya, target penyelesaian hingga 2028 juga menimbulkan pertanyaan mengenai perencanaan program yang selama ini dijalankan pemerintah daerah.

“Kalau program Tangerang Benderang sudah lama berjalan tetapi pada 2026 pemerintah masih membutuhkan waktu dua tahun lagi untuk menyelesaikan persoalan dasar seperti penerangan jalan, maka wajar jika publik mempertanyakan efektivitas program tersebut,” ujarnya.

Priatna mengatakan pemerintah seharusnya tidak hanya fokus membangun narasi keberhasilan, tetapi juga menyampaikan kondisi riil kepada masyarakat secara terbuka. Transparansi dinilai penting agar masyarakat dapat mengawasi progres pembangunan yang dilakukan pemerintah.

Ia menyoroti belum adanya penjelasan rinci mengenai jumlah PJU yang mati, titik-titik yang belum terpasang, kebutuhan anggaran, hingga target penyelesaian yang terukur setiap tahunnya.

“Publik perlu mengetahui berapa jumlah lampu yang mati, berapa yang belum tersedia, berapa anggaran yang dibutuhkan, dan kapan target penyelesaiannya. Tanpa data yang terbuka, masyarakat akan sulit menilai apakah pemerintah sedang menyelesaikan masalah atau hanya menundanya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menilai pemerintah daerah harus menjadikan persoalan PJU sebagai prioritas utama karena menyangkut kebutuhan dasar warga. Menurutnya, masyarakat tidak membutuhkan slogan pembangunan yang terdengar baik, tetapi pelayanan yang dapat dirasakan secara langsung.

BACA JUGA:  Penjual Cilok Ditemukan Tewas di Kontrakan Cikupa, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

“Masyarakat tidak membutuhkan baliho yang mengatakan daerahnya terang. Masyarakat membutuhkan lampu jalan yang benar-benar menyala saat mereka melintas pada malam hari. Mereka membutuhkan rasa aman dan kepastian bahwa pelayanan publik berjalan sebagaimana mestinya,” katanya.

Ia menegaskan, keberhasilan program Tangerang Benderang pada akhirnya akan dinilai dari kondisi di lapangan, bukan dari narasi yang dibangun pemerintah.

“Selama masih banyak jalan gelap dan lampu mati yang dikeluhkan warga, maka program tersebut belum bisa disebut berhasil sepenuhnya. Ukuran keberhasilannya sederhana, semakin sedikit jalan yang gelap, semakin berhasil program itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, angkat bicara terkait kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU) yang masih belum merata di sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Tangerang.

Maesyal mengakui masih terdapat sejumlah ruas jalan yang belum memiliki penerangan memadai. Menurutnya, pembangunan PJU yang belum terealisasi akan dianggarkan secara bertahap pada 2027 hingga 2028.

“Yang belum (terpasang PJU) yang sisanya akan kita anggarkan 2027 sampai dengan 2028,” kata Maesyal saat ditemui Tangerangupdate.com di Tigaraksa, Senin 2 Juni 2026.

Editor & Reporter
Reporter: Rhomi
TAGGED:kabupaten tangerang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: Ilustrasi/istimewa

Bahan Bakar Reaktor Nuklir di Serpong Disebut Habis, Bapeten Soroti Aset INUKI

Rapat Pembahasan Bersama Beberapa Pihak Terkait Pencegahan Kebakaran TPA Cipeucang/ Dok. Tu

Cipeucang Dijaga 24 Jam, Pemkot Tangsel Cegah Kebakaran Lahan

Foto: istimewa

Polisi Amankan 4 Motor Diduga Hendak Balap Liar di Puspemkab Tangerang

Foto: Humas Polresta Tangerang

Persija vs Persib, Polisi Pantau Pergerakan Suporter dan Lokasi Nobar di Tangerang

konpers PMJ soal kasus penganiayaan bambang setiawan pedagang cermin pejompongan / Dok. Ist

Polda Metro Jaya Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Kematian Pedagang Kaca Bambang Setiawan

Gelar aksi solidaritas doa bersama dan bagikan makanan untuk jurnalis yang hilang/Foto: Dok.TU

Pegiat Media Sosial dan Pewarta Tangsel Gelar Aksi Solidaritas Doa Bersama dan Bagikan Makanan Untuk Jurnalis yang Hilang

Berita Terkait

Foto: penyerahan CSR PIK di Pakuhaji | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Bantuan Pendidikan CSR PIK2 Naik 77,8 Persen, 160 Siswa Jadi Penerima

Foto: aktivis Tangerang, Gilang Purnama usai memberikan keterangan laporan atas dugaan kredit fiktif BPR Kerta Raharja Gemilang | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Aktivis Tagih Kepastian Kejari Kabupaten Tangerang soal Laporan Dugaan Penyimpangan BPR Kerta Raharja Gemilang

Foto: kondisi rumah warga Perumahan Dasana Indah, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, setelah dibobol maling | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Pulang dari Kampung, Warga Kelapa Dua Kaget Rumah Dibobol, Motor hingga Laptop Raib

Foto: penangkapan terduga pelaku pencuri modus beli sepeda motor pakai sistem COD di Solear | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Maling Modus Pura-pura Beli Motor COD Tertangkap di Solear

Foto: imbauan penggunaan masker di apotek kawasan Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Stok Masker di Tigaraksa Mulai Menipis Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Foto: terduga pelaku penjual obat keras di Rajeg | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Polisi Tangkap Pemuda Diduga Pengedar Obat Keras Ilegal, 505 Butir Hexymer Disita

Ilustrasi anak sekolah beraktivitas dengan masker / Dok. TU
Kab Tangerang

Imbas Abu Vulkanik, Sekolah di Kabupaten Tangerang Terapkan PJJ Hingga 3 Hari

Foto bersama pasca pelantikan empat PPAT di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Empat PPAT Resmi Dilantik Kepala Kantah Kabupaten Tangerang

Jangan Lewatkan

Ilustrasi anak sekolah beraktivitas dengan masker / Dok. TU

Imbas Abu Vulkanik, Sekolah di Kabupaten Tangerang Terapkan PJJ Hingga 3 Hari

Senin, 7 September 2026
Sejumlah Pekerja yang diduga Ilegal di Pembangunan Data Center Milik BSD saat diamankan oleh Jendral imigrasi / Dok. Jendral Imigrasi

55 WNA China Diamankan di Proyek Data Center Milik BSD, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal

Rabu, 9 September 2026
Foto: istimewa

Dua Jam Usai Curi Motor di Karawaci, Dua Pria Diciduk Polisi, Satu Ditembak Gegara Melawan

Sabtu, 12 September 2026
Foto: Istimewa

Dewi Asmara Dorong Sistem Deteksi Dini TPPO di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 11 September 2026
Foto: penangkapan terduga pelaku pencuri modus beli sepeda motor pakai sistem COD di Solear | Dok. Tangerangupdate.com

Maling Modus Pura-pura Beli Motor COD Tertangkap di Solear

Selasa, 8 September 2026
Lokasi TPST Abu & Co Berlokasi di Sempadan Sungai Cisadane, Tumpuk 100 Ton Sampah/ Dok. TU

Sampah Menggunung Capai 100 Ton, TPST Abu & Co Diduga Cemari Sungai Cisadane di Tangsel

Sabtu, 12 September 2026
Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie | Dok. TU

Pemkot Tangsel Pertimbangkan Pembelajaran Tatap Muka Setelah Menurunya Aktivitas Vulkanik Krakatau

Rabu, 9 September 2026
Foto: Ilustrasi/istimewa

Dugaan Foto Guru Diam-diam, Oknum PPPK Tangsel Disebut Adik Pimpinan DPRD

Senin, 7 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp