Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 10 Juli 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

RUU TNI: Potensi Ancaman Serius bagi Demokrasi dan Reformasi

Redaksi TU
Redaksi TU
Senin, 17 Maret 2025 | 12:22 WIB
Koalisi Sipil menggelar aksi protes rapat DPR bahas RUU TNI di Hotel Fairmont, Jakarta. (Foto: Tangkapan layar/Istimewa)
Koalisi Sipil menggelar aksi protes rapat DPR bahas RUU TNI di Hotel Fairmont, Jakarta. (Foto: Tangkapan layar/Istimewa)
SHARE

Tangerangupdate.com – Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI yang saat ini tengah digodok oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menuai badai kritik dari berbagai elemen masyarakat sipil.

Bukan tanpa alasan, penolakan keras ini didasari oleh kekhawatiran mendalam akan terkikisnya fondasi demokrasi, dan kembalinya militer ke dalam ranah sipil yang seharusnya steril dari intervensi kekuasaan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan tajam adalah potensi pengembalian dwifungsi TNI, sebuah konsep yang telah lama ditinggalkan sejak era Reformasi 1998.

Sejarah kelam masa lalu di mana militer menduduki jabatan-jabatan sipil seolah hendak diulang kembali, mengabaikan semangat reformasi yang telah mengamanatkan pemisahan TNI dari ranah politik.

Penempatan militer aktif di jabatan sipil bukan hanya mengancam profesionalisme militer, tetapi juga mengkhianati esensi demokrasi yang menjunjung tinggi supremasi sipil.

Masa depan demokrasi yang suram pun menjadi bayang-bayang yang menakutkan, mengancam untuk meruntuhkan pilar-pilar kebebasan yang telah susah payah dibangun. Profesionalisme militer yang seharusnya menjadi pilar utama pertahanan negara pun terancam melemah.

BACA JUGA:  Tantangan Partai Politik Atas Putusan MK NO. 135/PUU-XXII/2024

Perluasan kewenangan TNI yang tidak diimbangi dengan mekanisme pengawasan yang ketat membuka peluang lebar bagi penyalahgunaan kekuasaan, potensi menciptakan tentara yang tidak terkendali dan berpotensi menjadi alat penindasan.

Proses penyusunan RUU yang minim transparansi dan partisipasi publik semakin menambah daftar panjang kekhawatiran. Masyarakat merasa diabaikan, tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan yang berdampak langsung pada kehidupan mereka.

Ketertutupan ini menimbulkan kecurigaan bahwa RUU ini dirancang untuk melayani kepentingan segelintir elite, bukan kepentingan rakyat. Lebih jauh lagi, perluasan kewenangan TNI berpotensi menimbulkan konflik dengan lembaga-lembaga sipil lainnya.

Tumpang tindih kewenangan dan ambiguitas peran dapat mengganggu stabilitas dan efektivitas pemerintahan, menciptakan kekacauan dalam sistem birokrasi. RUU TNI ini adalah pengkhianatan terhadap semangat Reformasi 1998 yang mengamanatkan pemisahan TNI dari ranah politik.

Semangat reformasi yang telah mengantarkan Indonesia menuju era demokrasi yang lebih baik seolah diinjak-injak, diabaikan demi ambisi kekuasaan yang sempit. Oleh karena itu, penolakan terhadap RUU TNI adalah sebuah keniscayaan.

Kita tidak boleh membiarkan demokrasi yang telah diperjuangkan dengan susah payah ini dirusak oleh ambisi kekuasaan segelintir elite. Mari kita jaga demokrasi, dan pastikan profesionalisme militer tetap menjadi pilar utama pertahanan negara.

BACA JUGA:  Ciputat: Pusat Kota yang Terlupakan dalam Bayang-Bayang Kemewahan Swasta

Disclaimer: Artikel ini merupakan produk meja redaksi Tangerangupdate.com. Semua isi tulisan dan konten di dalamnya merupakan sebuah opini dan tidak menunjukkan keberpihakan kepada siapapun. 

TAGGED:RUU TNI
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Suasana meja pelayanan di Bapenda Tangsel, Kelurahan Cilenggang Kecamatan Serpong / Foto : Wivy

Sinkronkan Data PBB dengan PBG, Bapenda Tangsel Kejar Peningkatan PAD

Foto: istimewa

Diduga Curi 6 Laptop Sekolah di Setu, si Buluk Dicokok Polisi Setelah 3 Bulan Sembunyi

Foto: kantor Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Warga Dukung Desakan Evaluasi Camat Curug usai Polemik Anggaran Makan Minum Rp1,6 Miliar

Foto: Gedung Kejari Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Salah Pos Rp19,8 Miliar Baru Dikoreksi setelah Teguran OJK, Aktivis Desak Jaksa Dalami Skema Jaminan Cessie

Foto : Dok. Tangerangupdate.com

Tiga Gudang di Taman Tekno BSD Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Gudang Power Bank

Foto : Dok. Tu

Praktisi Hukum Soroti LHKPN Kabid SDA DSDABMBK Tangsel yang Tak Berubah Selama Dua Tahun

Berita Terkait

Foto: Purwanti,Dosen Program Studi Manajemen Universitas Pamulang | Dok. TU
Opini

Dosen Juga Perlu Bernapas: Menjaga Jiwa Tetap Sehat Bersama ORKI Tangerang Selatan

Foto: Denies Susanto, Akedemisi dan Praktisi Universitas Pamulang Kampus Serang | Dok. Tangerangupdate.com
Opini

Dari Nongkrong ke Nabung Saham: Wajah Baru Investasi Gen Z – belajar, bertumbuh, berkembang

Foto : ilustrasi/freepik
Opini

Sejarah Buddhisme Nusantara, Perjalanan Panjang Dari Mahayana Kuno Hingga Threvada Modern

Foto: Ahmad Priatna S.T., S.H | Dok. Pribadi
Opini

Iduladha Sebagai Jalan Refleksi Sosial dan Spiritual

Foto : Kopi arabika (kiri) & Kopi Robusta (kanan) | Dok. TU
Opini

Jangan Salah Pilih! Kenali Beda Kandungan Arabika dan Robusta Serta Takaran Pas Agar Kopi Jadi Obat, Bukan Racun

Ahmad Priatna, Pemuda Asli Cipondoh | Dok. Pribadi
Opini

Cipondoh Tenggelam Lagi: Bencana Alam atau Bencana Kebijakan?

Foto: Irtiakhul Afifah, Mahasiswi Universitas Pamulang | Dok. Pribadi
Opini

Dilema Kelas Menengah: Menjadi Tulang Punggung atau Sapi Perah Pajak?

Foto: Ahmad Priatna S.T., S.H | Dok. Pribadi
Opini

Tiga Pemikir Revolusi Iran dan Jejaknya dalam Konflik Global

Jangan Lewatkan

Foto: Ilustrasi/Freepik

Gagal Bersembunyi di Plafon Kamar Pacar, Terduga Spesialis Curanmor Tangsel Ditangkap Polisi

Selasa, 7 Juli 2026
Ilustrasi JakLingko. | Dok. Antaranews

Mikrotrans Tak Lagi Gratis? Pengamat Dukung Tarif Rp2.000

Senin, 6 Juli 2026
Foto: Asap kebakaran menyelimuti TPA Jatiwaringin | Dok. Tangerangupdate.com

WALHI: Kepala DLH Harus Dicopot usai Kebakaran TPA Jatiwaringin

Senin, 6 Juli 2026
Suasana meja pelayanan di Bapenda Tangsel, Kelurahan Cilenggang Kecamatan Serpong / Foto : Wivy

Sinkronkan Data PBB dengan PBG, Bapenda Tangsel Kejar Peningkatan PAD

Jumat, 10 Juli 2026
Foto : ilustrasi / Freepik

DPRD Tangsel Akan Panggil Kepala Dinas Kesehatan soal Temuan Belanja Keran Rp5,1 Juta dalam LHP BPK

Rabu, 8 Juli 2026
Foto: Satpol PP segel tiga kontrakan diduga dijadikan lokasi prostitusi online di Sepatan Timur | Dok. Istimewa

Digerebek Satpol PP, Tiga Kontrakan di Sepatan Timur Diduga Jadi Lokasi Prostitusi Online

Minggu, 5 Juli 2026
Foto : Ilustrasi

Ampas Kopi: Limbah Sehari-hari yang Berpotensi Menjadi Solusi Pencemaran Limbah Tekstil

Rabu, 8 Juli 2026
Dok. Tanggerangupdate.com

72 Warga Alami ISPA Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin

Senin, 6 Juli 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp