Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 21 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Daerah

RIGHTS Soroti Potensi Kecurangan PPDB 2025 di Depok

Redaksi TU
Redaksi TU
Selasa, 24 Juni 2025 | 12:13 WIB
Peneliti RIGHTS, Septian Haditama (Dok. Istimewa)
Peneliti RIGHTS, Septian Haditama (Dok. Istimewa)
SHARE

Tangerangupdate.com – Peneliti Research Public Policy and Human Rights (RIGHTS), Septian Haditama, mengungkap bahwa masih terdapat banyak potensi kecurangan pada sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025 di Kota Depok.

Septian membeberkan berbagai macam potensi kecurangan dan pelanggaran pada sistem tersebut. Menurutnya, kecurangan ini mengarah pada tindakan korupsi dan benturan kepentingan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia menjelaskan bahwa berbagai bentuk potensi kecurangan dan pelanggaran terdeteksi dalam sistem PPDB tahun ini. 

“Hal ini menjadi perhatian yang harus diawasi dan dikawal bersama masyarakat, terutama orang tua murid, aktivis, dan pegiat pendidikan,” kata Septian melalui keterangan tertulis yang diterima Tangerangupdate.com pada Selasa, 24 Juni 2025.

Berdasarkan Permendiknasmen Nomor 3 Tahun 2025, sistem penerimaan siswa baru terbagi menjadi beberapa jalur, di antaranya jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan perpindahan orang tua/wali. Masing-masing jalur ini memiliki syarat umum dan syarat khusus yang harus dipenuhi calon peserta didik.

Menurut Septian, salah satu akar masalah adalah kurangnya sosialisasi yang maksimal dari pemerintah. Hal ini menyebabkan kebingungan di kalangan orang tua murid terkait berbagai aturan yang belum sepenuhnya mereka pahami.

Masalah ini diperparah dengan kendala akses jaringan serta perbedaan istilah dan persyaratan di setiap sekolah dan jalur pendaftaran.

Lebih lanjut, Septian membeberkan berbagai keluhan orang tua murid terkait bentuk-bentuk kecurangan yang ditawarkan oleh oknum pejabat terkait, pihak sekolah, maupun panitia PPDB. 

Modus kecurangan yang paling disorot meliputi penyalahgunaan wewenang seperti jual beli kursi, siswa titipan, dan manipulasi data, yang mengarah pada tindakan korupsi dan pungutan liar.

“Ini menjadi atensi serius bagi Pemerintah Kota Depok, terutama komitmen Wali Kota Depok untuk menghadirkan sistem pendidikan yang bebas dari korupsi,” tegas Septian.

Masyarakat Kota Depok sangat berharap agar PPDB tahun ini dapat dilaksanakan secara transparan, adil, dan bersih dari tindakan korupsi. 

Septian juga menuntut aparat penegak hukum untuk memberikan sanksi pidana sesuai aturan yang berlaku apabila terbukti ada pelanggaran yang dilakukan oleh oknum pemerintah.

“Apabila terbukti ada pelanggaran yang dilakukan oleh setiap oknum pemerintah maka aparat penegak hukum wajib memberikan sanksi pidana sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

TAGGED:ppdbRIGHTS
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual diduga melakukan pencabulan terhadap 23 murid saat digiring di Polres Tangsel | Dok. Istimewa

Disdikbud Tangsel Buka Peluang Beri Pendampingan Hukum untuk Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid

Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual diduga Cabuli 23 murid ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan | Dok. Istimewa

Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD Negeri di Serpong Ditangkap

Penyaluran bantuan untuk korban banjir Sumatera oleh HMI KOMFAKTEK Cabang Ciputat | Dok. Istimewa

HMI KOMFAKTEK Cabang Ciputat Salurkan Bantuan Korban Banjir Sumatra ke BAZNAS Tangsel

Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Berita Terkait

Peneliti Research Public Policy And Human Rights (RIGHTS), Septian Haditama | Dok. Pribadi
Nasional

Darurat Keracunan, RIGHTS Desak Program MBG Ditinjau Ulang

Peneliti RIGHTS, Septian Haditama (Dok. Istimewa)
Daerah

Angka Pengangguran Depok Capai 330 Ribu Jiwa, RIGHTS Kritik Kinerja Pemerintah

Tangkapan Layar SMPN 23 Tangerang yang Diduga Guru Lakukan Pelecehan ke Siswa /Dok. TU/ Foto: Juno
Kota Tangerang

Kasus Dugaan Pelecehan Anak Sekolah di Kota Tangerang Mencuat, Ditengah Penghargaan Kota Layak Anak

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Ki Hajar Dewantara Cabang Pekalongan, Aqibul Muttaqin (kiri) | Dok Istimewa
Daerah

Aqibul Muttaqin Nahkodai HMI Komisariat Ki Hajar Dewantara Cabang Pekalongan

Pantai Pok Tunggal di lihat dari atas bukit
Daerah

Menyusuri Keindahan 10 Pantai Eksotis di Pesisir Selatan Jawa Tengah

Salah satu spot Pemandian Air Panas di Guci | Dok. Istimewa
Daerah

Menelusuri Pesona Wisata Guci, Surga Tersembunyi di Jawa Tengah

Buka Puasa Bersama dan Santunan Dhuafa serta Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Yayasan Yatim Piatu Satu Benih. (Dok. Istimewa)
Daerah

Momen Indah Ramadan: Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Dhuafa di Yayasan Satu Benih

Daerah

Sejarah Trah Kolopaking: Berawal dari Kebumen hingga Menjadi Nama Keturunan Bangsawan

Jangan Lewatkan

Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual diduga Cabuli 23 murid ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan | Dok. Istimewa

Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD Negeri di Serpong Ditangkap

Selasa, 20 Januari 2026
Peresmian Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Sempat Dikritik, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Kini Diresmikan sebagai Zona Literasi Digital

Kamis, 15 Januari 2026
Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Minggu, 18 Januari 2026
Penyaluran bantuan untuk korban banjir Sumatera oleh HMI KOMFAKTEK Cabang Ciputat | Dok. Istimewa

HMI KOMFAKTEK Cabang Ciputat Salurkan Bantuan Korban Banjir Sumatra ke BAZNAS Tangsel

Selasa, 20 Januari 2026
Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Senin, 19 Januari 2026
Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Minggu, 18 Januari 2026
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Jumat, 16 Januari 2026
Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Minggu, 18 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp