Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 11 Februari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Minta Kejelasan Perihal Dugaan Perampasan Tanah, Warga Pantura Tangerang Datangi Kejati Banten

Rhomi
Kamis, 4 November 2021 | 06:48 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (04/11/2021) | Kabupaten Tangerang — Sejumlah warga pantai utara (Pantura) Kabupaten Tangerang meminta kejelasan proses penanganan dugaan perampasan tanah yang diduga didalangi oleh mafia tanah.

Permintaan kejelasan tersebut langsung mereka sampaikan saat kembali mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Banten di Kota Serang, pada Rabu (03/11/2021).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Warga sendiri belum mendapatkan kejelasan proses dari kasus perampasan tanah yang mereka alami dan diduga ada keterlibatan mafia tanah, setelah memberikan laporan pada 26 Februari 2021 lalu.

Usai menerima laporan dari warga, tim Kejati Banten langsung melakukan penanganan dengan memeriksa saksi-saksi termasuk memerika beberapa mantan Pjs. Kepala Desa di Kecamatan Teluknaga

Salah satu warga Pantura Tangerang, Heri menjelaskan bahwa mereka sangat membutuhkan kepastian akan status lahan yang sebelumnya diduga dirampas secara administrasi yang dilakukan oleh mafia tanah.

“Sudah seharusnya negara hadir melindungi warganya dengan menangani hingga mengadili semua yang terlibat dalam kasus perampasan tanah warga secara administrasi ini,” papar Heri.

Menurut Heri, dirinya berharap Kejati Banten mampu membongkar kasus yang diyakini adanya keterlibatan banyak pihak dan dilakukan secara terstruktur, massif dan sistematis dengan melibatkan banyak pihak mulai dari oknum aparat desa  hingga oknum ATR/BPN.

BACA JUGA:  Curi Uang Setoran Rp27 Juta di Tigaraksa, Karyawan Minimarket Dicokok Polisi

“Kami yakin bahwa semua ini dilakukan By Design secara terstruktur, sistematis, dan massif sehingga berdasarkan situs resmi ATR/BPN muncul nama-nama yang memiliki NIB Ratusan Hektar,” ujar Heri.

Dalam kesempatan itu, Wakil Kejati Banten Marang menegaskan, jika penanganan laporan kasus perampasan tanah yang dialami warga Pantura Kabupaten Tangerang tidak berhenti.

Menurut Marang prosesnya masih terus berjalan dan saat ini sedang menunggu instruksi dari Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait langkah selanjutnya.

“Dari laporan Asintel, semua hasil pemeriksaan telah disampaikan ke Kejagung dan saat ini kami sedang menunggu instruksi selanjutnya terkait penangan ini.

Marang juga berjanji akan memberikan laporan lengkap secara tertulis terkait progres penanganan kasus perampasan tanah ini kepada warga sebagai bentuk transparansi.

“Kirimkan saja surat permohonannya dan progresnya akan kami berikan dalam bentuk tertulis,” jelas Marang.

Untuk diketahui, kedatangan warga Pantura korban mafia tanah yang diwakili oleh Heri Hermawan, H. Jusin dan Zaki MR ini diterima Wakil Kejati Banten, Marang SH.MH dan Asisten Intelejen (Asintel) Kejati Banten, Adhyaksa Darma Yuliano, SH.MH.

BACA JUGA:  Tantangan Logistik Indonesia dan Solusi Digital
TAGGED:kabupaten tangerangmafia tanahpantura
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid | Tangerangupdate.com

Pemkab Tangerang Larang Tempat Hiburan Malam Beroperasi Selama Ramadan 2026

Aliran Sungai Cisadane diduga tercemar zat bahan kimia berbahaya (b3) pasca kebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Dok. Tangerangupdate.com

Dinkes Tangsel Ingatkan Bahaya Paparan Kimia Pasca Pencemaran Insektisida di Sungai Cisadane

Foto: Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie (kedua kiri) | Dok. Istimewa

Pemkot Tangsel Evaluasi Izin SLF dan Amdal Kawasan Taman Tekno Pasca Kebakaran dan Pencemaran Sungai Cisadane

Sejumlah ikan mati diduga imbas air tercemar cairan pembasmi hama pascakebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu, Tangsel | Dok. Tangerangupdate.com

Pemkab Tangerang Imbau Warga Bantaran Cisadane Tak Konsumsi Ikan Pasca Tercemar 2,5 Ton Insektisida

Foto: Operasi Keselamatan Maung 2026 oleh Satlantas Polresta Tangerang | Istimewa

229 Pengendara Kena Tegur Polisi dalam Operasi Keselamatan Maung 2026

Foto: Warga menunjukkan ikan sapu-sapu mati diduga akibat terpapar racun pembasmi hama atau insektisida di Sungai Jelatereng | Tangerangupdate.com

2,5 Ton Racun Pembasmi Hama Diduga Cemari Sungai Usai Kebakaran Gudang Insektisida di Tangsel

Berita Terkait

Foto: Proses pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang | Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Kasus Pembunuhan

Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah (kiri) saat menyalurkan hadiah dan penghargaan bagi siswa berprestasi SD Negeri Binong I dan II | Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Wabup Intan Salurkan Bantuan CSR LippoLand ke SDN Binong I & II

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid (kanan) saat meninjau lokasi banjir di Desa Jenggot, Kecamatan Mekar Baru | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Banjir Desa Jenggot Belum Surut, Bupati Tangerang Instruksikan Perbaikan Infrastruktur Permanen

Foto: Gedung Smart Building, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang | Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Anggaran Perawatan Videotron Kominfo Tangerang Capai Rp640 Juta

Foto: Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Bimo Mahfudz Fudianto | Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

DPRD Kritik Kominfo Kabupaten Tangerang Soal Videotron Rp6,9 Miliar: Perencanaannya Salah!

Potret rumah rusak beratap plastik milik warga Mauk (kanan) | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Ironi di Mauk: Rumah Rusak Beratap Plastik di Tengah Polemik Proyek Videotron Kominfo Rp6,9 Miliar

Foto: evakuasi korban tenggelam di Sungai Cimanceuri, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang | Istimewa
Kab Tangerang

Korban Tenggelam di Sungai Cimanceuri – Mauk Ditemukan Meninggal Dunia

Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Kesbangpol, Bagian Kesra dan LSM Granat di ruang rapat gabungan | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Minta Tambahan Dana Hibah, Permohonan LSM Ditolak Pemkab Tangerang

Jangan Lewatkan

Pria di Ciputat Timur Diduga Coba Bunuh Diri dengan Membakar Diri, Polisi Lakukan Penanganan di TKP

Jumat, 6 Februari 2026
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie | Dok. Istimewa

Benyamin Klaim Tangsel Mulai Bebas dari Tumpukan Sampah

Sabtu, 7 Februari 2026
Foto: Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid | Tangerangupdate.com

Pemkab Tangerang Larang Tempat Hiburan Malam Beroperasi Selama Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026
Sejumlah ikan mati diduga imbas air tercemar cairan pembasmi hama pascakebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu, Tangsel | Dok. Tangerangupdate.com

Pemkab Tangerang Imbau Warga Bantaran Cisadane Tak Konsumsi Ikan Pasca Tercemar 2,5 Ton Insektisida

Selasa, 10 Februari 2026
Foto: Operasi Keselamatan Maung 2026 oleh Satlantas Polresta Tangerang | Istimewa

229 Pengendara Kena Tegur Polisi dalam Operasi Keselamatan Maung 2026

Selasa, 10 Februari 2026
Aliran Sungai Cisadane diduga tercemar zat bahan kimia berbahaya (b3) pasca kebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Dok. Tangerangupdate.com

Dinkes Tangsel Ingatkan Bahaya Paparan Kimia Pasca Pencemaran Insektisida di Sungai Cisadane

Rabu, 11 Februari 2026
Petugas Dinas Perhubungan Tangsel sedang memperbaiki PJU yang rusak /Foto: Juno (ig.dishub)

Pencurian Kabel hingga Gangguan FO yang Jadi Sumber Masalah Penerangan Jalan di Tangsel

Kamis, 5 Februari 2026
Petugas Dinas Perhubungan Tangsel sedang memperbaiki PJU yang rusak /Foto: Juno (ig.dishub)

Efisiensi PJU Tangsel: Meterisasi dan LED Disebut Turunkan Tagihan Listrik

Kamis, 5 Februari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp