Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 15 Juni 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Metropolitan

Merasa Dihakimi, Dosen Terduga Pelaku Pelecehan di KRL Tempuh Jalur Hukum

Redaksi TU
Redaksi TU
Senin, 16 Maret 2026 | 21:51 WIB
Dosen Universitas Pamulang laporkan pihak yang dianggap menyebarkan tuduhan yang dinilai belum terbukti atas dugaan pelecehan seksual di Commuter Line | Foto: Tangkapan layar/Instagram frankahendra
Dosen Universitas Pamulang laporkan pihak yang dianggap menyebarkan tuduhan yang dinilai belum terbukti atas dugaan pelecehan seksual di Commuter Line | Foto: Tangkapan layar/Instagram frankahendra
SHARE

Tangerangupdate.com – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret seorang dosen diduga dari Universitas Pamulang di Commuter Line atau KRL rute Jakarta–Nambo terus bergulir.

Terbaru, terduga pelaku didampingi kuasa hukumnya melaporkan balik sejumlah pihak yang dianggap menyebarkan tuduhan yang dinilai belum terbukti.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kuasa hukum terduga pelaku, Dadang Sumarna, menjelaskan laporan tersebut merupakan respons atas viralnya pemberitaan di media sosial yang dinilai telah menghakimi kliennya sebelum ada putusan hukum yang berkekuatan tetap.

“Tentunya ini juga merespon dari viralnya pemberitaan kemudian didasarkan pada belum terbuktinya Klein kami atas perbuatan yang dituduhkan dan terganggunya Klein kami dari pemberitaan yang seolah menghakimi klien kami dengan hanya berdasarkan kepada pengajuan atau pernyataan sebelah pihak,” kata Dadang kepada wartawan, Senin 16 Maret 2026.

Dadang menambahkan, laporan tersebut juga diajukan sebagai bentuk hak jawab atas pemberitaan yang viral di media sosial.

Pihaknya, katanya, melaporkan sejumlah akun media sosial yang diduga menyebarkan narasi yang dinilai menyudutkan.

“Yang klein kami laporan beberapa akun yang membuat viral dengan narasi menghakimi klien kami padahal klien kami masih praduga tidak bersalah,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Polisi Jadwalkan Periksa Pengelola Taman Tekno BSD Usai Kebakaran Gudang Pestisida

Sementara, terkait adanya pengakuan dari pihak lain yang mengaku sebagai korban, Dadang mengatakan pihaknya tidak memiliki kapasitas untuk menanggapi hal tersebut.

Menurut dia, tim kuasa hukum saat ini hanya fokus pada perkara yang sedang ditangani, yakni kasus yang viral di media sosial tersebut.

“Kalau ada korban lain selain yang sedang viral saat ini itu bukan bagian dari perkara yang kami tangani dan kami baru mengetahui saat WA (WhatsApp) ini,” tandasnya.

Sebelumnya, seorang perempuan mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh penumpang lain di dalam Commuter Line, rute Jakarta – Nambo, Sabtu 14 Maret 2026, malam.

Kasus dugaan pelecehan seksual tersebut dibagian oleh korban dan viral melalui media sosial threads @/asrta.vo. Korban menyebut pelaku diduga merupakan seorang dosen.

“Security Alert (Peringatan Keamanan). (Diduga) dosen cabul Teknik Industri Unpam (Universitas Pamulang) di KRL,” tulis korban dalam unggahan akun media sosial threads, dikutip Minggu 15 Maret 2026.

Dalam unggahannya, korban menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi ketika ia menaiki kereta terakhir menuju Nambo dari Stasiun Tebet sekitar pukul 20.37 WIB.

BACA JUGA:  Viral Dugaan Pelecehan di KRL, Korban Sebut Pelaku Dosen Unpam

Saat itu kondisi gerbong disebut sangat padat oleh penumpang. Korban berdiri tidak jauh dari pelaku sambil berbincang dengan temannya yang berada tepat di depannya.

“Posisinya sangat ramai. Saya sedang mengejar kereta terakhir ke arah Nambo dan naik dari stasiun Tebet. Posisi saya tidak jauh dari pelaku, tepatnya saya sedang ngobrol dengan teman saya di depan saya dan masih ada space di depan samping kiri,” terang korban.

Korban menyebut kejadian terjadi ketika kereta melintas di antara Stasiun Universitas Pancasila menuju Stasiun Universitas Indonesia sekitar pukul 21.00 WIB.

Menurut pengakuan korban, pelaku berdiri di dekatnya sambil membawa tas ransel yang digantung di satu bahu. Pria tersebut memegang bagian belakang tasnya dengan tangan kiri.

“Pelaku memegang belakang tas itu sambil meraba (bagian sensitif) saya dan tidak lama kemudian pelaku mengelus (lagi) sebanyak 2 kali,” bebernya.

Menanggapi informasi yang beredar, Humas Universitas Pamulang, Muhyiddin Fanda, mengatakan pihak kampus telah melakukan komunikasi internal untuk menelusuri informasi tersebut.

BACA JUGA:  Safari Ramadan di Masjid Al-Muhajirin Serpong Utara, Pilar: Jadi Ruang Komunikasi dan Silaturahmi dengan Warga

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan klarifikasi awal yang dilakukan pihak universitas, belum ditemukan bukti yang mendukung dugaan yang beredar di media sosial.

“Berdasarkan klarifikasi awal yang kami terima, tidak ditemukan bukti yang mendukung dugaan yang beredar di media sosial,” ujarnya saat dihubungi.

Fanda menambahkan proses klarifikasi masih berjalan dan pihak kampus berharap masyarakat menunggu hasilnya secara menyeluruh.

“Kami berharap semua pihak dapat menunggu hasil klarifikasi secara utuh agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi,” ujarnya.

TAGGED:tangerang selatan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Istimewa

Tim Opsnal Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota menangkap dua pelaku pencurian dengan pemberatan yang diduga kerap menyasar rumah kosong di wilayah Tangerang.

Jakarta earth hour sempat digelar pada 2023. (Dok. Getty Images)

Pemprov DKI Ajak Warga Ikut Aksi 60 Menit Tanpa Lampu

Foto: Satlantas Polresta Tangerang

Sopir Truk Tabrak Lari Kak Herman Ngaku Kabur Karena Takut Diamuk Massa

Foto: istimewa

Mahasiswa Ajukan Keberatan Informasi Publik ke Polres Metro Tangerang Kota

Foto: Ketua Umum FKDSI, Andi Herenal | Dok. Istimewa

FKDSI Apresiasi Komitmen Pemerintah Siapkan Skema PDDI On Going untuk Keberlanjutan Studi Doktoral Dosen

Foto: kondisi jalan gelap di Kabupaten Tangerang | Foto: ilustrasi/Tangerangupdate.com

Pengendara Motor Tewas Kecelakaan di Jalan Pasar Kemis Diduga Gegara Jalan Gelap

Berita Terkait

Foto: ilustrasi/freepik
Kota Tangsel

Gemasos Minta Pemerintah Tarik Dana Pengusaha dari Singapura, Dorong Langkah Ekstrem demi Kedaulatan Ekonomi

Tangkapan Layar Kondisi Putar Balik Depan WTC Serpong/ Dok. TU
Kota Tangsel

Kerap Dituding Jadi Biang Kemacetan, U-Turn Depan WTC Serpong Akan di Tutup Permanen

Kota Tangsel

Taman Ciputat Timur Jadi Destinasi Olahraga Baru Warga Tangsel, Ramai Dipadati Setiap Pagi dan Sore

Foto: pertamina resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026 | Ilustrasi/Dok. TU
Kota Tangsel

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Green Rp17.000

Kota Tangsel

DP3AP2KB Tangsel Bangun Kerjasama Lintas Sektor Dukung Program Kota Layak Anak

Aliansi mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar aksi demonstrasi damai di lingkungan kampus/ Dok. TU
Nasional

Mahasiswa UIN Jakarta Gelar Aksi, Kritik  Rombongan Rektor Gruduk Sekolah Pembangunan Pamulang

Paspor berserakan di kawasan BSD, Tangerang Selatan. | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Paspor Bekas Berserakan di Tangsel Viral, Imigrasi Turun Tangan

Foto: tiang penyangga kabel,dalam kondisi miring dan nyaris roboh, di daerah ciater | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Tiang Kabel di Ciater Serpong Nyaris Roboh, Warga Khawatir Ancam Keselamatan Pengendara

Jangan Lewatkan

Foto: proses perbaikan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas jalan di Teluknaga dan Kosambi | Dok. Istimewa

Dishub Kabupaten Tangerang Mulai Perbaiki 713 Titik PJU Mati di Teluknaga dan Kosambi

Selasa, 9 Juni 2026
Foto: ilustrasi/freepik

Motor dan Dump Truk Kecelakaan di Cikupa: Ibu Tewas, Dua Anak Terluka

Selasa, 9 Juni 2026
Foto: Tangerangupdate.com

Imbas Dolar Naik, Rumah Sakit Tangerang Mitigasi Dampak Lonjakan Harga Obat Impor

Kamis, 11 Juni 2026
Foto: proses membuka paksa pintu yang mengunci anak usia 2 tahun di Citra Raya | Dok. Istimewa

Bocah 2 Tahun Terkunci di Dalam Kamar Rumah Citra Raya, Pas Dibuka Lagi Tidur Pulas

Rabu, 10 Juni 2026
Foto: Barang bukti sepeda motor yang berhasil diamankan dalam penggerebekan rumah kontrakan di Tigaraksa | Dok. Istimewa

Polisi Gerebek Rumah Kontrakan di Tigaraksa, Lima Orang Diduga Sindikat Curanmor Ditangkap

Rabu, 10 Juni 2026
Foto: pertamina resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026 | Ilustrasi/Dok. TU

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Green Rp17.000

Rabu, 10 Juni 2026
Foto: Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026), dengan agenda pengesahan revisi Undang-Undang (RUU) Polri. | Tangkapan layar YouTube TVR Parlemen

RUU Polri Disahkan, Ini 8 Poin Pentingnya

Selasa, 9 Juni 2026
Foto: ilustrasi/shutterstock

Harga Obat Naik Imbas Pelemahan Rupiah, Jatah Obat Pasien Puskesmas di Kabupaten Tangerang Dikurangi

Kamis, 11 Juni 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp