Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Sabtu, 15 Agustus 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Metropolitan

Merasa Dihakimi, Dosen Terduga Pelaku Pelecehan di KRL Tempuh Jalur Hukum

Redaksi TU
Redaksi TU
Senin, 16 Maret 2026 | 21:51 WIB
Dosen Universitas Pamulang laporkan pihak yang dianggap menyebarkan tuduhan yang dinilai belum terbukti atas dugaan pelecehan seksual di Commuter Line | Foto: Tangkapan layar/Instagram frankahendra
Dosen Universitas Pamulang laporkan pihak yang dianggap menyebarkan tuduhan yang dinilai belum terbukti atas dugaan pelecehan seksual di Commuter Line | Foto: Tangkapan layar/Instagram frankahendra
SHARE

Tangerangupdate.com – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret seorang dosen diduga dari Universitas Pamulang di Commuter Line atau KRL rute Jakarta–Nambo terus bergulir.

Terbaru, terduga pelaku didampingi kuasa hukumnya melaporkan balik sejumlah pihak yang dianggap menyebarkan tuduhan yang dinilai belum terbukti.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kuasa hukum terduga pelaku, Dadang Sumarna, menjelaskan laporan tersebut merupakan respons atas viralnya pemberitaan di media sosial yang dinilai telah menghakimi kliennya sebelum ada putusan hukum yang berkekuatan tetap.

“Tentunya ini juga merespon dari viralnya pemberitaan kemudian didasarkan pada belum terbuktinya Klein kami atas perbuatan yang dituduhkan dan terganggunya Klein kami dari pemberitaan yang seolah menghakimi klien kami dengan hanya berdasarkan kepada pengajuan atau pernyataan sebelah pihak,” kata Dadang kepada wartawan, Senin 16 Maret 2026.

Dadang menambahkan, laporan tersebut juga diajukan sebagai bentuk hak jawab atas pemberitaan yang viral di media sosial.

Pihaknya, katanya, melaporkan sejumlah akun media sosial yang diduga menyebarkan narasi yang dinilai menyudutkan.

“Yang klein kami laporan beberapa akun yang membuat viral dengan narasi menghakimi klien kami padahal klien kami masih praduga tidak bersalah,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Polisi Jadwalkan Periksa Pengelola Taman Tekno BSD Usai Kebakaran Gudang Pestisida

Sementara, terkait adanya pengakuan dari pihak lain yang mengaku sebagai korban, Dadang mengatakan pihaknya tidak memiliki kapasitas untuk menanggapi hal tersebut.

Menurut dia, tim kuasa hukum saat ini hanya fokus pada perkara yang sedang ditangani, yakni kasus yang viral di media sosial tersebut.

“Kalau ada korban lain selain yang sedang viral saat ini itu bukan bagian dari perkara yang kami tangani dan kami baru mengetahui saat WA (WhatsApp) ini,” tandasnya.

Sebelumnya, seorang perempuan mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh penumpang lain di dalam Commuter Line, rute Jakarta – Nambo, Sabtu 14 Maret 2026, malam.

Kasus dugaan pelecehan seksual tersebut dibagian oleh korban dan viral melalui media sosial threads @/asrta.vo. Korban menyebut pelaku diduga merupakan seorang dosen.

“Security Alert (Peringatan Keamanan). (Diduga) dosen cabul Teknik Industri Unpam (Universitas Pamulang) di KRL,” tulis korban dalam unggahan akun media sosial threads, dikutip Minggu 15 Maret 2026.

Dalam unggahannya, korban menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi ketika ia menaiki kereta terakhir menuju Nambo dari Stasiun Tebet sekitar pukul 20.37 WIB.

BACA JUGA:  Viral Dugaan Pelecehan di KRL, Korban Sebut Pelaku Dosen Unpam

Saat itu kondisi gerbong disebut sangat padat oleh penumpang. Korban berdiri tidak jauh dari pelaku sambil berbincang dengan temannya yang berada tepat di depannya.

“Posisinya sangat ramai. Saya sedang mengejar kereta terakhir ke arah Nambo dan naik dari stasiun Tebet. Posisi saya tidak jauh dari pelaku, tepatnya saya sedang ngobrol dengan teman saya di depan saya dan masih ada space di depan samping kiri,” terang korban.

Korban menyebut kejadian terjadi ketika kereta melintas di antara Stasiun Universitas Pancasila menuju Stasiun Universitas Indonesia sekitar pukul 21.00 WIB.

Menurut pengakuan korban, pelaku berdiri di dekatnya sambil membawa tas ransel yang digantung di satu bahu. Pria tersebut memegang bagian belakang tasnya dengan tangan kiri.

“Pelaku memegang belakang tas itu sambil meraba (bagian sensitif) saya dan tidak lama kemudian pelaku mengelus (lagi) sebanyak 2 kali,” bebernya.

Menanggapi informasi yang beredar, Humas Universitas Pamulang, Muhyiddin Fanda, mengatakan pihak kampus telah melakukan komunikasi internal untuk menelusuri informasi tersebut.

BACA JUGA:  Safari Ramadan di Masjid Al-Muhajirin Serpong Utara, Pilar: Jadi Ruang Komunikasi dan Silaturahmi dengan Warga

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan klarifikasi awal yang dilakukan pihak universitas, belum ditemukan bukti yang mendukung dugaan yang beredar di media sosial.

“Berdasarkan klarifikasi awal yang kami terima, tidak ditemukan bukti yang mendukung dugaan yang beredar di media sosial,” ujarnya saat dihubungi.

Fanda menambahkan proses klarifikasi masih berjalan dan pihak kampus berharap masyarakat menunggu hasilnya secara menyeluruh.

“Kami berharap semua pihak dapat menunggu hasil klarifikasi secara utuh agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi,” ujarnya.

TAGGED:tangerang selatan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Ilustrasi/Freepik

Kronologi Ketua RT Jadi Tersangka Usai Tegur Pembakar Sampah di Pamulang, Polisi: RT Diserang Duluan

Foto: kericuhan pada pertandingan sepak bola antara Polresta Tangerang dengan DLHK Kabupaten Tangerang |Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Polisi Diduga Adu Jotos dengan ASN di Laga Semifinal POR Antarpegawai Kabupaten Tangerang

Foto: Ilustrasi

Tegur Warga Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Malah Jadi Tersangka dan Ditahan

Pria di Solear Tewas Diduga Tersengat Kawat Listrik Buatannya Sendiri

Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin. | Dok. DPR RI

DPR Soroti Rencana Pembatasan Pertalite Berbasis Desil

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat memberikan keterangan di depan pewarta di Balai kota Tangerang Selatan/ Foto : TU

Wali Kota Tangsel: Dana Penyertaan Modal Perseroda Pasar Sudah Dititip di PITS, Tak Terdampak Efisiensi Anggaran

Berita Terkait

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat memberikan keterangan di depan pewarta di Balai kota Tangerang Selatan/ Foto : TU
Kota Tangsel

Wali Kota Tangsel Target Perda Perseroda Pasar Rampung Tahun Ini, 8 Pasar Tradisional dan 3 Pasar Modern Bakal Satu Pintu

Kepala BGN Sudaryono (tiga dari kanan) dalam konferensi pers mengenai refocusing penerima MBG di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). | Dok. Antara
Metropolitan

BGN Kebut Program MBG, Wilayah 3T Tuntas Lebih Cepat

Foto: barang bukti jutaan obat keras ilegal yang berhasil disita Polsek Serpong | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Polisi Bongkar Gudang Diduga Pemasok 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal di Jakarta Timur

Sebanyak 188 personel TNI-Polri disiagakan di Matraman usai bentrokan, tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka. | Dok. ANTARA
Metropolitan

Bentrokan di Matraman Jakpus, Polisi Turunkan 188 Personel

Foto: istimewa
Kota Tangsel

Dinkes Tangsel Tingkatkan Kapasitas 584 Kader Posyandu untuk Perkuat Layanan Kesehatan Primer

Kota Tangsel

Dishub Tangsel Rutin Tindak Truk Pelanggar Jam Operasional, Ayep: Demi Keselamatan Pengguna Jalan

Kota Tangsel

Dinas Kesehatan Tangsel Imbau Warga Waspadai Cuaca Panas, Kenali Gejala Heat Stroke

Kota Tangsel

Pemkot Tangsel dan Kemensos RI Gelar Bakti Sosial Terintegrasi 2026, Warga Nikmati Beragam Layanan dalam Satu Lokasi

Jangan Lewatkan

Foto: istimewa

Polisi Tangkap Pria Diduga Pengedar 1.785 Obat Keras di Neglasari

Senin, 10 Agustus 2026
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat memberikan keterangan di depan pewarta di Balai kota Tangerang Selatan/ Foto : TU

Wali Kota Tangsel Target Perda Perseroda Pasar Rampung Tahun Ini, 8 Pasar Tradisional dan 3 Pasar Modern Bakal Satu Pintu

Kamis, 13 Agustus 2026
Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi

Nikel, Karbon, dan Kuasa: HMI Menggugat Ketimpangan Transisi Energi Global

Selasa, 11 Agustus 2026
Foto: konferensi pers penangkapan terduga pelaku penyiksaan dan pemaksaan melakukan masturbasi pria di Panongan | Dok. Istimewa

Motif Lima Pria Diduga Siksa dan Paksa Korban Masturbasi di Panongan: Takut Konsumen Direbut

Senin, 10 Agustus 2026
Foto: Ilustrasi

Tegur Warga Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Malah Jadi Tersangka dan Ditahan

Jumat, 14 Agustus 2026
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat memberikan keterangan di depan pewarta di Balai kota Tangerang Selatan/ Foto : TU

Wali Kota Tangsel: Dana Penyertaan Modal Perseroda Pasar Sudah Dititip di PITS, Tak Terdampak Efisiensi Anggaran

Kamis, 13 Agustus 2026
Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi

Krisis Ekologi adalah Krisis Kepemimpinan: Perspektif Ekoteosentris HMI

Minggu, 9 Agustus 2026
Foto: kericuhan pada pertandingan sepak bola antara Polresta Tangerang dengan DLHK Kabupaten Tangerang |Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Polisi Diduga Adu Jotos dengan ASN di Laga Semifinal POR Antarpegawai Kabupaten Tangerang

Jumat, 14 Agustus 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp