Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 16 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Kepsek Ini Benarkan Banyak Siswa Dari Sekolah Mahal Akali SPMB SMP Jalur Afirmasi di Tangsel, Dindik Bisa Apa?

Redaksi TU
Redaksi TU
Rabu, 16 Juli 2025 | 22:50 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP di Kota Tangerang Selatan tahun ajaran 2025/2026 kembali menjadi sorotan publik. Dugaan penyalahgunaan jalur afirmasi mencuat setelah sejumlah siswa dari sekolah dasar swasta berbiaya tinggi dinyatakan lolos melalui jalur khusus untuk warga tidak mampu.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar mengenai keabsahan data peserta, lemahnya sistem verifikasi, hingga tidak optimalnya teknologi digital dalam memilah siswa berdasarkan kondisi sosial ekonomi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Plt Kepala Sekolah: Banyak Dokumen Diragukan, Verifikasi Hanya Administratif

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMP Negeri 4 Tangerang Selatan, Kunardi, mengakui bahwa proses verifikasi dokumen dalam jalur afirmasi masih menyisakan banyak celah.

“Yang kami bisa lakukan hanya memeriksa berkas. Kami tidak memiliki kewenangan maupun kapasitas untuk memverifikasi langsung kondisi ekonomi keluarga siswa,” kata Kunardi saat ditemui pada Selasa (14/7/2025).

Ia menyebut sejumlah dokumen yang diajukan siswa diduga tidak valid, bahkan ada yang hasil suntingan digital. Beberapa surat keterangan tidak mampu (SKTM) tidak bisa diverifikasi, dan barcode pada dokumen seperti KIP, PKH, atau DTKS tidak terbaca oleh sistem.

Tanpa Survei Lapangan, Klarifikasi Hanya Jika Ada Laporan

BACA JUGA:  Gelontorkan Rp40 Miliar untuk Buang Sampah ke Pandeglang, Pemkot Tangsel Dapat Sorotan

Kunardi mengungkapkan bahwa sekolah baru melakukan klarifikasi jika ada laporan dari masyarakat atau ditemukan kejanggalan signifikan.

“Verifikasi faktual tidak kami lakukan. Kami hanya bertindak kalau ada laporan. Sistemnya memang masih sangat terbatas,” ujarnya.

Sistem Digital Tak Mampu Deteksi Tingkat Kemiskinan

Lebih lanjut, Kunardi menyampaikan kritik terhadap sistem digital PPDB Kota Tangsel yang dinilai tidak mampu memprioritaskan siswa berdasarkan desil kemiskinan.

“Semestinya desil 1 hingga 5 diutamakan, tapi kenyataannya sistem tidak bisa menyaring secara akurat. Banyak yang tidak tepat sasaran,” jelasnya.

Kesalahan Teknis Hambat Perpindahan Jalur

Persoalan lain yang dikeluhkan adalah teknis administratif dalam sistem online. Kunardi menyebut, tidak sedikit siswa yang sebetulnya berhak di jalur afirmasi atau zonasi, tetapi gagal mendaftar ulang akibat kendala teknis seperti akun terkunci atau data ganda.

“Ada yang gagal di satu jalur, tapi saat ingin pindah ke jalur lain terkendala sistem. Ini sangat disayangkan,” katanya.

Kuota Terbatas, Siswa Akan Dialihkan

SMP Negeri 4 hanya menyediakan kuota untuk 10 rombongan belajar (rombel), masing-masing berisi maksimal 42 siswa, sesuai aturan Dapodik. Jika sudah penuh, pendaftaran otomatis ditutup.

Namun pihak sekolah menjamin seluruh siswa yang belum tertampung akan diarahkan ke sekolah negeri lain seperti SMPN 9, 17, atau 18 yang masih memiliki daya tampung.

BACA JUGA:  Lewat Festival Pencak Silat C'MORE Championship 2025, Pilar: Kita Kenalkan Jati Diri Bangsa

“Tidak ada yang ditolak mentah-mentah. Kami pastikan semua siswa tetap mendapat tempat,” tegas Kunardi.


Siswa dari SD Mahal Lolos Afirmasi, Publik Bertanya

Publik dibuat heran setelah nama-nama siswa dari SD swasta terkenal seperti SD Islam Al Azhar BSD, SD Cikal Harapan, dan SD Global Islamic School 2 muncul dalam daftar penerima afirmasi di SMPN 4 dan SMPN 11 Tangsel.

Padahal, biaya pendidikan di sekolah-sekolah tersebut bisa mencapai jutaan rupiah per bulan, jauh dari gambaran warga tidak mampu yang menjadi sasaran jalur afirmasi.

Seorang warga Pamulang menyayangkan kondisi ini. “Seharusnya afirmasi itu untuk siswa dari SD negeri atau dari wilayah-wilayah kurang mampu. Tapi ini malah anak-anak dari sekolah elit yang lolos,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan Yanti, warga Ciputat. Ia mengaku anaknya gagal lolos jalur afirmasi, padahal berasal dari keluarga dengan penghasilan rendah.

“Yang mampu malah masuk. Kita yang benar-benar susah malah nggak lolos. Ini sistemnya yang salah atau ada permainan?” keluhnya.

Ia juga menyesalkan sikap diam pejabat daerah. “Wali kota dan wakilnya ke mana? Kalau memang ada diskresi, harusnya segera dipakai untuk memperbaiki kebijakan ini.”

BACA JUGA:  Akses ke SMAN 3 Tangsel Masih Ditutup, Warga Bertahan Tuntut Zonasi Berpihak

Rights Desak Pemeriksaan Jalur Afirmasi oleh Inspektorat

Organisasi Rights (Research, Public Policy & Human Rights) turut menyoroti persoalan ini. Zidna Aenun Azis, peneliti di lembaga tersebut, menilai bahwa indikasi penyalahgunaan jalur afirmasi adalah bentuk ketimpangan struktural.

“Jika benar ada rekayasa dokumen untuk meloloskan siswa tidak berhak, maka ini mencerminkan kegagalan negara dalam melindungi hak pendidikan bagi kelompok miskin,” ujar Zidna, Rabu (16/7/2025).

Ia juga mendesak Inspektorat dan Dewan Pendidikan segera turun tangan melakukan audit penerimaan jalur afirmasi.

“Harus dilihat ulang siapa yang lolos dan dengan dokumen apa. Jangan sampai siswa disabilitas dan benar-benar miskin justru tergeser,” pungkasnya.


Catatan Penting Jalur Afirmasi PPDB Tangsel 2025:

Minimal 15% kuota sekolah negeri diperuntukkan bagi jalur afirmasi.

Dikhususkan untuk siswa dari keluarga tidak mampu, disabilitas, atau terdampak bencana.

Wajib menyertakan bukti seperti KIP, PKH, DTKS, atau dokumen resmi lainnya.

Peserta tidak boleh dialihkan ke jalur umum.

Verifikasi faktual lapangan belum dilakukan secara menyeluruh.

TAGGED:tangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Proses Pemusnahan Barang Bukti dari 124 perkara tindak pidana di Gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan/ Dok. TU

Kejari Tangerang Selatan Musnahkan Barang Bukti 124 Perkara, Ada Ganja 27 Kilogram

Foto: Istimewa

Kekeringan di Tangsel Meluas, 31 Titik Terdampak dengan 2.791 Jiwa

Foto: istimewa

6.900 KK Terdampak Kemarau, CSR PIK2 Salurkan 23 Ritase Air Bersih

Foto: proses pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti 144 Perkara, Termasuk 1 Butir Ekstasi

Foto: tersangka pembunuhan perempuan di Neglasari, Kota Tangerang | Dok. Istimewa

Kabur ke Sampang, Tersangka Pembunuhan Perempuan Muda di Neglasari Ditangkap Hari yang Sama

Petugas KAI Menurunkan Seorang Penumpang yang Diduga Sering Bikin Onar / Foto Tangkapan Layar

Ibu Kamper Akhirnya Diamankan Oleh Petugas KRL Setelah Beberapa Kali Viral

Berita Terkait

Pengampanye Urban Berkeadilan Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Nasional, Wahyu Eka Styawan / Dok. Unair
Kota Tangsel

Walhi Desak Pemerintah Tutup TPST Abu & co yang Berada di Sempadan Sungai Cisadane

Foto: Ilustrasi/istimewa
Kota Tangsel

Bahan Bakar Reaktor Nuklir di Serpong Disebut Habis, Bapeten Soroti Aset INUKI

Rapat Pembahasan Bersama Beberapa Pihak Terkait Pencegahan Kebakaran TPA Cipeucang/ Dok. Tu
Kota Tangsel

Cipeucang Dijaga 24 Jam, Pemkot Tangsel Cegah Kebakaran Lahan

Foto: Humas Polresta Tangerang
Kab Tangerang

Persija vs Persib, Polisi Pantau Pergerakan Suporter dan Lokasi Nobar di Tangerang

konpers PMJ soal kasus penganiayaan bambang setiawan pedagang cermin pejompongan / Dok. Ist
Kota Tangsel

Polda Metro Jaya Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Kematian Pedagang Kaca Bambang Setiawan

Gelar aksi solidaritas doa bersama dan bagikan makanan untuk jurnalis yang hilang/Foto: Dok.TU
Kota Tangsel

Pegiat Media Sosial dan Pewarta Tangsel Gelar Aksi Solidaritas Doa Bersama dan Bagikan Makanan Untuk Jurnalis yang Hilang

Walikota Tangerang Selatan dan Sejumlah Wartawan Gelar doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Abk yang Hilang/ Foto : Dok. TU
Kota Tangsel

Organisasi Wartawan Tangsel Bersama Wakil Walikota Tangsel Doakan 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Liput Gunung Anak Krakatau

Lokasi TPST Abu & Co Berlokasi di Sempadan Sungai Cisadane, Tumpuk 100 Ton Sampah/ Dok. TU
Kota Tangsel

Sampah Menggunung Capai 100 Ton, TPST Abu & Co Diduga Cemari Sungai Cisadane di Tangsel

Jangan Lewatkan

Rapat Pembahasan Bersama Beberapa Pihak Terkait Pencegahan Kebakaran TPA Cipeucang/ Dok. Tu

Cipeucang Dijaga 24 Jam, Pemkot Tangsel Cegah Kebakaran Lahan

Minggu, 13 September 2026
Foto: dua pria diduga debt colletor yang dilaporkan cekcok saat hendak menarik paksa sepeda motor di Karawaci | Dok. Istimewa

Cekcok hingga Tarik-menarik Motor, Dua Pria Diduga Debt Collector Ditangkap Polisi

Kamis, 10 September 2026
Proses Pemusnahan Barang Bukti dari 124 perkara tindak pidana di Gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan/ Dok. TU

Kejari Tangerang Selatan Musnahkan Barang Bukti 124 Perkara, Ada Ganja 27 Kilogram

Rabu, 16 September 2026
Pengampanye Urban Berkeadilan Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Nasional, Wahyu Eka Styawan / Dok. Unair

Walhi Desak Pemerintah Tutup TPST Abu & co yang Berada di Sempadan Sungai Cisadane

Minggu, 13 September 2026
Foto: aktivis Tangerang, Gilang Purnama usai memberikan keterangan laporan atas dugaan kredit fiktif BPR Kerta Raharja Gemilang | Dok. Tangerangupdate.com

Aktivis Tagih Kepastian Kejari Kabupaten Tangerang soal Laporan Dugaan Penyimpangan BPR Kerta Raharja Gemilang

Jumat, 11 September 2026
Gelar aksi solidaritas doa bersama dan bagikan makanan untuk jurnalis yang hilang/Foto: Dok.TU

Pegiat Media Sosial dan Pewarta Tangsel Gelar Aksi Solidaritas Doa Bersama dan Bagikan Makanan Untuk Jurnalis yang Hilang

Sabtu, 12 September 2026
Foto: proses pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti 144 Perkara, Termasuk 1 Butir Ekstasi

Rabu, 16 September 2026
konpers PMJ soal kasus penganiayaan bambang setiawan pedagang cermin pejompongan / Dok. Ist

Polda Metro Jaya Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Kematian Pedagang Kaca Bambang Setiawan

Sabtu, 12 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp