Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Minggu, 1 November 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Banyak Pejabat Bungkam saat Masyarakat Jadi Korban Investasi di Pantura Tangerang, Warga: Pejabat Kita Sudah Tuli

Rhomi
Sabtu, 27 November 2021 | 13:10 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (27/11/2021) | Kabupaten Tangerang — Proses investasi di Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Tangerang dinilai oleh sebagian kalangan sebagai investasi yang bobrok dan penuh dengan masalah.

Salah satu korban, Heri Hermawan menjelaskan, salah satu contoh bobroknya investasi di Pantura Tangerang terlihat pada saat proses pembelian tanah oleh pihak pengembang. Masyarakat kata Heri, hanya menerima harga yang diberikan oleh pengembang, yakni sebesar seratus ribu rupiah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Padahal, harga yang ditentukan oleh tim appraisal (penilai) jauh lebih tinggi dari harga sepihak tersebut, yakni Rp. 2,545 Juta (Dua Juta Lima Ratus Empat Puluh Lima Rupiah).

“Saya tahu harga dari tim apresial, harganya 2,545 ribu, itu datanya ada di saya, tapi beli tanah di masyarakat berapa? 100 ribu!. Dengan uang 100ribu di mana mereka harus pindah ke tempat lain?,” ungkapnya saat menghadiri dialog publik bertajuk ‘Menata Tangerang Utara Sebagai Wajah Indonesia di Banten’, ditulis Sabtu (27/11/2021).

Heri menjelaskan, dengan ditentukannya harga sepihak tersebut, masyarakat tidak memiliki pilihan untuk menjual tanah miliknya dengan harga yang masuk akal ke pihak lain, sebab katanya, di atas tanah itu pula sudah diterbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB) atas nama orang lain.

BACA JUGA:  Polda Banten Ingatkan: Bendera One Piece Tak Bisa Gantikan Merah Putih di Hari Kemerdekaan

“Saya tahu tanah saya telah diterbitkan NIB pada tanggal 26 agustus 2020, ketika saya cek, keluarga saja juga sama, saya coba buka situs ATR/BPN, ada 900 Ha lebih atas nama 3 orang,” jelasnya.

“Kita terpaksa karna tidak ada ruang,” tambahnya.

Lebih lanjut Heri mengatakan, bahwa di atas tanahnya juga telah terbit Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) atas nama orang lain. Dirinya mengaku mengetahui hal itu dari informasi dari pihak desa setempat.

“Tanah saya ini timbul SPPT atas nama orang lain, saya dapat informasi dari pihak desa, ada sppt timbul atas nama yang menjual tanah saya, yakni mi Chang, saya kenal juga engga itu mi Chang, ini aturannya gimana loh? Ini sudah hancur negara ini!,” katanya.

Sementara itu, salah satu warga yang juga diduga menjadi korban mafia tahan, mengatakan, pembebasan lahan oleh pengembang di Pantura Tangerang dilaksanakan dengan arogansi.

Hal itu katanya, ditandai dengan penentuan harga tanah yang jauh di bawah nilai appraisal, serta penimbunan tanah milik masyarakat secara sepihak, padahal belum melalui proses pembayaran.

BACA JUGA:  Tiga Oknum Opang Ditangkap Polisi Setelah Intimidasi Ibu Bawa Bayi di Stasiun Tigaraksa

“Ini sudah menjadi berita umum, cuma para pejabat kita sudah tuli,” tegasnya.

TAGGED:atrbpnkabupaten tangerangmafia tanahpantura tangerang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: Ketua paguyuban warga, Zulfani Ahmad, di depan Direktur Utama dari PT pengembang Perumahan Vila Rizki Insaani, Keisar Rachmat Magfirat | Dok. Tangerangupdate.com

Keluhan Tak Kunjung Didengar, Warga Ancam Somasi Pengembang Vila Rizki Insaani

Foto: bengkel tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penganiayaan rekan kerja di Cikupa | Dok. Istimewa

Sering Dipanggil ‘Si Cepu’ Pria di Cikupa Siram Rekan Kerja Pakai Air Keras

Foto: aksi para penghuni menuntut perbaikan layanan dan keamanan di depan kantor manajemen Vila Rizki Insaani | Dok. Tangerangupdate.com

Warga Vila Rizki Insaani Gelar Aksi Protes, Keluhkan Keamanan dan Konflik Antarwarga

Foto: Perumahan Vila Rizki Insani | Dok. Tangerangupdate.com

Akses Jalan Kompleks Jadi Jalur Umum akibat Longsor, Warga Villa Rizki Insani Keluhkan Keamanan Klaster

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat meninjau venue Porprov VII Banten | Dok. Istimewa

Tinjau Sejumlah Venue Porprov VII Banten 2026, Pilar Pastikan Fasilitas Memenuhi Standar Kelayakan

Pekerja sedang mengerjakan bronjong yang longsor, Diduga Makan Sempadan Sungai / Dok. TU

Tak Berizin, Proyek Turap Milik Swasta Kali Jeletreng di Protes Warga Makan Sempadan Jalan

Berita Terkait

Foto: istimewa
Kab Tangerang

12 Kelompok Pemuda di Kabupaten Tangerang Terima Hibah YCAF 2026

Foto: giat penindakan dalam Operasi Patuh Maung 2026 oleh Satlantas Polresta Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Hari Kedua Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Tindak Pengendara Tanpa Helm SNI

Foto: pertemuan perwakilan pengurus PWI Kabupaten Tangerang dengan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Wakil Bupati Dorong Peran PWI dalam Mengawal Pembangunan Kabupaten Tangerang

Foto: Ilustrasi/istimewa
Kab Tangerang

Keributan Antar Pelajar SMP Pecah di Legok, Satu Orang Tewas

Foto: istimewa
Kab Tangerang

Fame Hotel Gading Serpong Hadirkan “Fame In To 2027” , Ini Pilihan Paket dan Harganya

Foto: istimewa
Kab Tangerang

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM

Foto: istimewa
Kab Tangerang

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Pemkab Utamakan Kegiatan Spiritual dan Sosial

Foto: Olah TKP gerai handphone yang dibobol maling di Tigaraksa | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Gerai Handphone di Tigaraksa Dibobol Maling, 41 Handphone dan 3 TV Raib

Jangan Lewatkan

Foto: Ketua paguyuban warga, Zulfani Ahmad, di depan Direktur Utama dari PT pengembang Perumahan Vila Rizki Insaani, Keisar Rachmat Magfirat | Dok. Tangerangupdate.com

Keluhan Tak Kunjung Didengar, Warga Ancam Somasi Pengembang Vila Rizki Insaani

Sabtu, 31 Oktober 2026
Foto: Ilustrasi/istimewa

Keributan Antar Pelajar SMP Pecah di Legok, Satu Orang Tewas

Senin, 26 Oktober 2026
Foto: bengkel tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penganiayaan rekan kerja di Cikupa | Dok. Istimewa

Sering Dipanggil ‘Si Cepu’ Pria di Cikupa Siram Rekan Kerja Pakai Air Keras

Sabtu, 31 Oktober 2026
Foto: aksi para penghuni menuntut perbaikan layanan dan keamanan di depan kantor manajemen Vila Rizki Insaani | Dok. Tangerangupdate.com

Warga Vila Rizki Insaani Gelar Aksi Protes, Keluhkan Keamanan dan Konflik Antarwarga

Jumat, 30 Oktober 2026
Foto: istimewa

12 Kelompok Pemuda di Kabupaten Tangerang Terima Hibah YCAF 2026

Selasa, 27 Oktober 2026
Pekerja sedang mengerjakan bronjong yang longsor, Diduga Makan Sempadan Sungai / Dok. TU

Tak Berizin, Proyek Turap Milik Swasta Kali Jeletreng di Protes Warga Makan Sempadan Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026
Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat meninjau venue Porprov VII Banten | Dok. Istimewa

Tinjau Sejumlah Venue Porprov VII Banten 2026, Pilar Pastikan Fasilitas Memenuhi Standar Kelayakan

Rabu, 28 Oktober 2026
Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Dok. Istimewa

KONI Banten dan Panitia Terus Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026

Selasa, 27 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp