Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 20 Oktober 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Banyak Pejabat Bungkam saat Masyarakat Jadi Korban Investasi di Pantura Tangerang, Warga: Pejabat Kita Sudah Tuli

Rhomi
Sabtu, 27 November 2021 | 13:10 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (27/11/2021) | Kabupaten Tangerang — Proses investasi di Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Tangerang dinilai oleh sebagian kalangan sebagai investasi yang bobrok dan penuh dengan masalah.

Salah satu korban, Heri Hermawan menjelaskan, salah satu contoh bobroknya investasi di Pantura Tangerang terlihat pada saat proses pembelian tanah oleh pihak pengembang. Masyarakat kata Heri, hanya menerima harga yang diberikan oleh pengembang, yakni sebesar seratus ribu rupiah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Padahal, harga yang ditentukan oleh tim appraisal (penilai) jauh lebih tinggi dari harga sepihak tersebut, yakni Rp. 2,545 Juta (Dua Juta Lima Ratus Empat Puluh Lima Rupiah).

“Saya tahu harga dari tim apresial, harganya 2,545 ribu, itu datanya ada di saya, tapi beli tanah di masyarakat berapa? 100 ribu!. Dengan uang 100ribu di mana mereka harus pindah ke tempat lain?,” ungkapnya saat menghadiri dialog publik bertajuk ‘Menata Tangerang Utara Sebagai Wajah Indonesia di Banten’, ditulis Sabtu (27/11/2021).

Heri menjelaskan, dengan ditentukannya harga sepihak tersebut, masyarakat tidak memiliki pilihan untuk menjual tanah miliknya dengan harga yang masuk akal ke pihak lain, sebab katanya, di atas tanah itu pula sudah diterbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB) atas nama orang lain.

BACA JUGA:  Polda Banten Ingatkan: Bendera One Piece Tak Bisa Gantikan Merah Putih di Hari Kemerdekaan

“Saya tahu tanah saya telah diterbitkan NIB pada tanggal 26 agustus 2020, ketika saya cek, keluarga saja juga sama, saya coba buka situs ATR/BPN, ada 900 Ha lebih atas nama 3 orang,” jelasnya.

“Kita terpaksa karna tidak ada ruang,” tambahnya.

Lebih lanjut Heri mengatakan, bahwa di atas tanahnya juga telah terbit Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) atas nama orang lain. Dirinya mengaku mengetahui hal itu dari informasi dari pihak desa setempat.

“Tanah saya ini timbul SPPT atas nama orang lain, saya dapat informasi dari pihak desa, ada sppt timbul atas nama yang menjual tanah saya, yakni mi Chang, saya kenal juga engga itu mi Chang, ini aturannya gimana loh? Ini sudah hancur negara ini!,” katanya.

Sementara itu, salah satu warga yang juga diduga menjadi korban mafia tahan, mengatakan, pembebasan lahan oleh pengembang di Pantura Tangerang dilaksanakan dengan arogansi.

Hal itu katanya, ditandai dengan penentuan harga tanah yang jauh di bawah nilai appraisal, serta penimbunan tanah milik masyarakat secara sepihak, padahal belum melalui proses pembayaran.

BACA JUGA:  Tiga Oknum Opang Ditangkap Polisi Setelah Intimidasi Ibu Bawa Bayi di Stasiun Tigaraksa

“Ini sudah menjadi berita umum, cuma para pejabat kita sudah tuli,” tegasnya.

TAGGED:atrbpnkabupaten tangerangmafia tanahpantura tangerang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Prose pengupasan atau scraping Jalan Rawa Buntu oleh Bina Marga Tangsel/ Dok. TU

Perbaikan Jalan Rawa Buntu Ditargetkan Rampung Dua Pekan

Foto: istimewa

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Pemkab Utamakan Kegiatan Spiritual dan Sosial

Foto: Lokasi TPST Abu & Co/Dok. TU

Akademisi UI Peringatkan Bahaya Sampah Covid yang Berada di TPST Abu & Co Temuan PPLH

Foto: Olah TKP gerai handphone yang dibobol maling di Tigaraksa | Dok. Istimewa

Gerai Handphone di Tigaraksa Dibobol Maling, 41 Handphone dan 3 TV Raib

Foto : Istimewa

Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Serang Ingatkan Warga Utamakan Keselamatan

Foto: proses pendinginan kebakaran lahan di sekitar TPA Cipeucang | Dok. Tangerangupdate.com

Lahan Ilalang di Sekitar TPA Cipeucang Tangsel Terbakar, Api Padam dalam Sejam

Berita Terkait

Foto: Pengamat sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah | Dok. Pribadi/trubus_r
Kab Tangerang

Kasus Dugaan Pengabaian Laporan Matel Cikupa, Guru Besar Trisakti Minta Propam Usut Polsek

Foto: Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Dugaan Intimidasi Jemaat Ibadah di Rajeg

Foto: Mapolsek Cikupa | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Polsek Cikupa Diduga Kerahkan Buzzer Tutup Kasus Dugaan Cuekin Laporan Korban Matel

Foto: Mapolsek Cikuoa | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Terungkap, Korban Matel yang Diduga Dilepas Polsek Cikupa Ngaku Dicuekin saat Mau Lapor

Foto: terduga matel saat ditangkap oleh anggota Polresta Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Sudah Ditangkap, Polisi Diduga Lepas Matel yang Tarik Motor Warga di Cikupa

Foto: istimewa
Kab Tangerang

BPKP Tinjau Penerapan Pengendalian Intern di Kantah Kabupaten Tangerang

Foto: alat pengukur debit air | Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Pemilik Ruko di Gading Serpong Kaget Dapat Tagihan PAM Rp38 Juta, Pemakaian Tercatat 2 Juta Liter

Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

RSUD Kabupaten Tangerang, PWI dan Stakeholder Sepakati Penguatan Layanan Stroke hingga PONEK

Jangan Lewatkan

Sekertaris GP Ansor Tangsel saat Media Ghatering Ansor Fest / Dok. TU

GP Ansor Tangsel Gelar Ansor Fest 2026, Hadirkan Ruang Kreativitas Anak Muda

Kamis, 15 Oktober 2026
Foto: Lokasi TPST Abu & Co/Dok. TU

Akademisi UI Peringatkan Bahaya Sampah Covid yang Berada di TPST Abu & Co Temuan PPLH

Minggu, 18 Oktober 2026
Dok. Istimewa

Dugaan Praktik Percaloan di UPTD PKB Tangsel Mencuat, Oknum Ngaku Bisa Pangkas Antrean

Jumat, 16 Oktober 2026
Foto: ilustrasi/freepik

Viral di Media Sosial, Perempuan Mengaku Nyaris Jadi Korban Pelecehan saat Lari di Bundaran Alam Sutera

Jumat, 16 Oktober 2026
Prose pengupasan atau scraping Jalan Rawa Buntu oleh Bina Marga Tangsel/ Dok. TU

Perbaikan Jalan Rawa Buntu Ditargetkan Rampung Dua Pekan

Selasa, 20 Oktober 2026
Foto: proses pendinginan kebakaran lahan di sekitar TPA Cipeucang | Dok. Tangerangupdate.com

Lahan Ilalang di Sekitar TPA Cipeucang Tangsel Terbakar, Api Padam dalam Sejam

Jumat, 16 Oktober 2026
Foto: Pengamat sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah | Dok. Pribadi/trubus_r

Kasus Dugaan Pengabaian Laporan Matel Cikupa, Guru Besar Trisakti Minta Propam Usut Polsek

Jumat, 16 Oktober 2026
Foto: Olah TKP gerai handphone yang dibobol maling di Tigaraksa | Dok. Istimewa

Gerai Handphone di Tigaraksa Dibobol Maling, 41 Handphone dan 3 TV Raib

Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp