Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Sabtu, 8 Agustus 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

NDP HMI Dan Paradoks Industrialisasi: Meneguhkan Tauhid Sosial Untuk Kedaulatan Ekologi Indonesia

Redaksi TU
Redaksi TU
Sabtu, 8 Agustus 2026 | 09:39 WIB
Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
SHARE

Tangerangupdate.com – Industrialisasi tidak harus dipertentangkan dengan agenda ekologis. Indonesia membutuhkan industri untuk membuka lapangan kerja, memperkuat teknologi, meningkatkan produktivitas, dan menjaga kedaulatan ekonomi. Pada 2024, industri pengolahan menjadi kontributor terbesar perekonomian nasional dengan porsi 18,98 persen terhadap PDB. Masalahnya bukan industrialisasi itu sendiri. Masalah muncul ketika pertumbuhan ekonomi ditempatkan lebih tinggi daripada keselamatan manusia, keadilan sosial, dan keberlanjutan alam.

Data nasional memperlihatkan kontradiksi yang belum selesai. Bauran energi primer Indonesia pada 2024 masih didominasi batu bara sebesar 40,37 persen. Pada saat yang sama, sektor industri menjadi pengguna energi terbesar dengan porsi 45,94 persen dari permintaan energi nasional. Tekanan ekologis juga terlihat dari deforestasi netto 2024 yang mencapai 175,4 ribu hektare. Dalam PROPER 2023–2024, dari 4.495 perusahaan yang dinilai, 1.313 memperoleh peringkat merah, 16 berperingkat hitam, dan 164 ditangguhkan karena proses penegakan hukum. Angka-angka ini tidak membuktikan bahwa seluruh kerusakan lingkungan berasal dari industrialisasi, tetapi menunjukkan bahwa ekspansi ekonomi belum selalu berjalan seiring dengan kepatuhan ekologis.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Di titik inilah Nilai-Nilai Dasar Perjuangan HMI relevan dibaca kembali. NDP menempatkan tauhid, pembebasan, keadilan sosial-ekonomi, ilmu pengetahuan, serta iman, ilmu, dan amal sebagai fondasi perjuangan. Tauhid tidak berhenti pada pengakuan teologis. Ia menuntut kemerdekaan manusia dari ketundukan kepada sesuatu selain kebenaran. NDP juga mengingatkan bahwa manusia dapat diperbudak oleh kekayaan dan bahwa kapital dapat melahirkan keserakahan ketika tidak tunduk pada prinsip kemanusiaan. Rekonstruksi NDP menegaskan bahwa memahami alam secara parsial dan tidak melihatnya sebagai amanah Tuhan dapat melahirkan sikap eksploitatif. Di sini, tauhid memiliki konsekuensi sosial dan ekologis.

BACA JUGA:  Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Karena itu, saya memaknai tauhid sosial sebagai keberanian membawa keimanan ke dalam struktur ekonomi dan kebijakan publik. Seorang kader HMI tidak konsisten berbicara tauhid jika diam ketika sungai tercemar, hutan kehilangan fungsi ekologis, masyarakat kehilangan ruang hidup, atau keuntungan ekonomi terkonsentrasi sementara biaya ekologis ditanggung publik. Al-Qur’an memberi batas yang jelas. QS. Al-A’raf ayat 56 melarang manusia membuat kerusakan di bumi setelah Allah memperbaikinya. QS. Ar-Rum ayat 41 mengingatkan bahwa kerusakan di darat dan laut berkaitan dengan perbuatan manusia. QS. Hud ayat 61 menempatkan manusia sebagai pihak yang ditugaskan memakmurkan bumi. Mandat khalifah bukan legitimasi untuk menguras alam tanpa batas. Mandat itu justru melahirkan tanggung jawab.

Kritik juga harus diarahkan kepada HMI sendiri. NDP kehilangan daya perjuangannya apabila hanya selesai dalam Basic Training, forum diskusi, dan hafalan konseptual. Buku NDP yang menjadi acuan bahkan mengkritik kecenderungan ketika NDP hanya menjadi bahan training, tetapi jauh dari fungsi awalnya sebagai panduan perjuangan. Jika persoalan generasi hari ini adalah krisis iklim, pencemaran, transisi energi, konflik sumber daya, dan ketimpangan ekologis, maka implikasi NDP juga harus bergerak ke wilayah tersebut.

BACA JUGA:  Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Kader HMI perlu mengubah iman, ilmu, dan amal menjadi kemampuan membaca data, mengawal regulasi, mengkritisi investasi, dan membangun advokasi ekologis berbasis bukti.
Pemerintah perlu melakukan tiga koreksi. Pertama, setiap proyek hilirisasi dan kawasan industri harus menggunakan indikator daya dukung ekologis, jejak karbon, penggunaan air, pemulihan ekosistem, dan dampak sosial sebagai syarat utama investasi, bukan administrasi tambahan. Kedua, kepatuhan PROPER perlu menjadi salah satu prasyarat pemberian insentif fiskal dan fasilitas investasi. Perusahaan berperingkat merah dan hitam harus menyelesaikan kewajiban pemulihan sebelum memperoleh fasilitas tambahan negara. Ketiga, pemerintah harus memperkuat just transition melalui partisipasi masyarakat sejak tahap perencanaan, perlindungan pekerja terdampak transisi energi, peningkatan green skills, keterlibatan akademisi dan organisasi pemuda, serta mekanisme pengaduan publik yang efektif.
Bagi kader HMI, agenda ekologis bukan isu tambahan. Ia merupakan konsekuensi langsung dari tauhid, kemanusiaan, keadilan, ilmu, dan amal. Indonesia membutuhkan industrialisasi, tetapi bukan industrialisasi yang menukar kedaulatan ekologis dengan angka pertumbuhan. Kemajuan hanya bermakna ketika kekayaan alam dikelola secara adil, ilmu digunakan untuk kemaslahatan, dan pembangunan menjaga hak generasi yang akan datang. Di situlah NDP harus hidup, bukan hanya dibaca.

BACA JUGA:  Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Penulis: Elsa Mayori

Disclaimer: artikel ini adalah kiriman dari pembaca Tangerangupdate.com. Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.

TAGGED:Opini
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi

NDP HMI Dan Paradoks Industrialisasi: Meneguhkan Tauhid Sosial Untuk Kedaulatan Ekologi Indonesia

Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Kepala BGN Sudaryono (tiga dari kanan) dalam konferensi pers mengenai refocusing penerima MBG di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). | Dok. Antara

BGN Kebut Program MBG, Wilayah 3T Tuntas Lebih Cepat

Foto: istimewa

Dua Terduga Pelaku Curanmor Dibekuk Saat Patroli Satlantas di Cikupa

Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja | Dok. Tangerangupdate.com

Sekda Persilakan Dugaan Kredit Fiktif BPR Kerta Raharja Diusut Tuntas

Foto: Kegiatan Si Caka (Simpatik Cegah Laka) di KM 32 Jalan Raya Serang Balaraja | Dok. Tangerangupdate.com

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polresta Tangerang Gelar Giat “Si Caka” di Titik Rawan Jalan Raya Serang

Berita Terkait

Foto: Ilustrasi/istimewa
Opini

Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Foto: Purwanti,Dosen Program Studi Manajemen Universitas Pamulang | Dok. TU
Opini

Dosen Juga Perlu Bernapas: Menjaga Jiwa Tetap Sehat Bersama ORKI Tangerang Selatan

Foto: Denies Susanto, Akedemisi dan Praktisi Universitas Pamulang Kampus Serang | Dok. Tangerangupdate.com
Opini

Dari Nongkrong ke Nabung Saham: Wajah Baru Investasi Gen Z – belajar, bertumbuh, berkembang

Foto : ilustrasi/freepik
Opini

Sejarah Buddhisme Nusantara, Perjalanan Panjang Dari Mahayana Kuno Hingga Threvada Modern

Foto: Ahmad Priatna S.T., S.H | Dok. Pribadi
Opini

Iduladha Sebagai Jalan Refleksi Sosial dan Spiritual

Foto : Kopi arabika (kiri) & Kopi Robusta (kanan) | Dok. TU
Opini

Jangan Salah Pilih! Kenali Beda Kandungan Arabika dan Robusta Serta Takaran Pas Agar Kopi Jadi Obat, Bukan Racun

Ahmad Priatna, Pemuda Asli Cipondoh | Dok. Pribadi
Opini

Cipondoh Tenggelam Lagi: Bencana Alam atau Bencana Kebijakan?

Foto: Irtiakhul Afifah, Mahasiswi Universitas Pamulang | Dok. Pribadi
Opini

Dilema Kelas Menengah: Menjadi Tulang Punggung atau Sapi Perah Pajak?

Jangan Lewatkan

Sebanyak 188 personel TNI-Polri disiagakan di Matraman usai bentrokan, tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka. | Dok. ANTARA

Bentrokan di Matraman Jakpus, Polisi Turunkan 188 Personel

Selasa, 4 Agustus 2026
Dok. Tangerangupdate.com

PP IMALA Desak Transparansi Hibah Rp1,7 Miliar untuk Dua Forum Mahasiswa Lebak

Selasa, 4 Agustus 2026
Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi

NDP HMI Dan Paradoks Industrialisasi: Meneguhkan Tauhid Sosial Untuk Kedaulatan Ekologi Indonesia

Sabtu, 8 Agustus 2026
Catatan: artikel ini bersifat informatif dan tidak boleh ditiru. Jika Anda merasakan gejala depresi yang mendorong pikiran untuk melakukan bunuh diri segera konsultasikan masalah Anda ke psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental, serta tokoh agama terpercaya. Foto: Ilustrasi/Freepik

Diduga Bunuh Diri, Pria 31 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Gubuk Kebun Cabai Sindang Jaya

Selasa, 4 Agustus 2026
Foto: korban dirawat di rumah sakit usai mengalami dugaan penyiksaan di Panongan | Dok. Tangerangupdate.com

Diduga Disiksa 5,5 Jam, Pria di Panongan Dipaksa Masturbasi Dalam Kondisi Babak Belur

Senin, 3 Agustus 2026
Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Jumat, 7 Agustus 2026
Foto: Risman, Kuasa hukum korban dugaan penyiksaan dan pemaksaan melakukan onani saat mendatangi Mapolresta Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Jalani Pemeriksaan Penyidik, Korban Dugaan Penyiksaan dan Pemaksaan Onani Datangi Polresta Tangerang

Senin, 3 Agustus 2026
Foto: garis start Tangsel FunWalk | Dok. Istimewa

Dispora Tangsel Sebut Kegiatan FunWalk Bermasalah Digelar Atas Rekomendasi Instansinya

Senin, 3 Agustus 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp