Tangerangupdate.com – Sebuah gudang distributor bahan kimia insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ludes dilalap api pada Senin 9 Februari 2026.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangsel, Omay Komarudin, mengatakan kebakaran hebat tersebut menyebabkan kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp2 miliar.
“Yang terbakar ini gudang insektisida, berisi bahan kimia pembasmi hama,” ujar Omay kepada Tangerangupdate.com di lokasi kejadian.
Omay mengungkap pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 04.15 WIB. Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar 15 menit kemudian untuk segera melakukan upaya pemadaman dan melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan lain.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama dan dramatis. Api baru berhasil dikendalikan setelah lebih dari sembilan jam upaya pemadaman.
Omay menjelaskan, bahan kimia yang tersimpan di dalam gudang menjadi kendala utama karena tidak seluruh material dapat dipadamkan dengan air.
“Kesulitannya karena bahan kimia. Ada bahan kimia yang tidak mau dipadamkan oleh api. Yang pada akhirnya yang dipadamkan oleh air pakai pom tidak mau. Yang pada akhirnya kami ada teknik terakhir menggunakan pasir. Setelah itu kondisi mulai melandai,” bebernya.
Untuk memadamkan api, Damkar Tangsel mengerahkan sedikitnya 16 unit mobil pemadam kebakaran dan 70 personel gabungan. Armada tersebut terdiri dari 14 unit mobil pemadam dari Damkar Tangsel, dua unit bantuan dari wilayah BSD, serta dua unit mobil tangki suplai air.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Omay menyebut belum dapat memastikan apakah kebakaran dipicu korsleting listrik atau faktor lain.
“Sampai saat ini untuk dugaan masih belum ketahuan apakah dari korsleting listrik atau dari apa. Ini mungkin nanti kita masih dalam penyelidikan dari tim INAPIS,” terangnya.
Omay membeberkan, saat kebakaran terjadi, kondisi gudang dilaporkan dalam keadaan tertutup dan tidak ada aktivitas karyawan di dalamnya, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
“Kebakaran terjadi Dalam keadaan tertutup. Dalam keadaan kosong. Dan tidak ada orang juga. Kosong,” pungkasnya.
Hingga pukul 14.00 WIB, petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran ulang. *Rhomi
