Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 28 Oktober 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Tak Berizin, Proyek Turap Milik Swasta Kali Jeletreng di Protes Warga Makan Sempadan Jalan

Redaksi TU
Redaksi TU
Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:59 WIB
Pekerja sedang mengerjakan bronjong yang longsor, Diduga Makan Sempadan Sungai / Dok. TU
Pekerja sedang mengerjakan bronjong yang longsor, Diduga Makan Sempadan Sungai / Dok. TU
SHARE

Tangerangupdate.com — Pembangunan turap di sempadan Kali Jeletreng, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, terpaksa dihentikan setelah diprotes warga. Pemerintah kota mengakui pekerjaan yang dilakukan pihak swasta itu belum mengantongi izin.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangerang Selatan, Roby Cahyadi, mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi dan memerintahkan pelaksana menghentikan pekerjaan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Itu kerjaan pihak swasta. Belum ada izin. Sudah kita datangi dan suruh berhenti kerja,” kata Roby saat dikonfirmasi, Selasa malam, 27 Oktober 2026.

Pernyataan tersebut mengungkap persoalan mendasar dalam pembangunan turap di Kampung Setu RT 017/RW 004. Pekerjaan fisik telah berlangsung di bantaran sungai, sementara status perizinannya belum jelas.

Di lokasi, tebing sungai terlihat dikeruk. Material batu, karung penahan, dan tiang kayu penyangga berada di sekitar aliran Kali Jeletreng.

Tak terlihat pula papan informasi yang menerangkan identitas pelaksana maupun keterangan proyek. Kondisi ini menyisakan pertanyaan mengenai dasar pelaksanaan pekerjaan di kawasan sempadan sungai.

BACA JUGA:  HMI Cabang Ciputat Desak Menteri Perhutanan Dicopot

Warga sebelumnya memprotes pembangunan tersebut karena diduga mengambil area sempadan. Jika pengerjaan mengubah batas alami bantaran, ruang sungai berpotensi menyempit.

Kondisi itu patut menjadi perhatian, terutama karena tanah di sekitar tebing disebut labil dan rawan longsor.

Lurah Setu, Adhi Musthofa, mengatakan pekerjaan itu semula dimaksudkan untuk memperkuat turap. Namun, pelaksanaannya menuai keberatan karena dinilai memakan sempadan sungai.

Setelah mendapat teguran, pelaksana disebut akan menyesuaikan pembangunan dengan kondisi bronjong yang rusak di lokasi.

“Kalau sekarang, setelah kami tegur, dia akan menyesuaikan membangun turap sesuai existing bronjong yang rusak yang ada di lokasi saat ini,” kata Adhi, Minggu, 25 Oktober 2026.

Adhi menegaskan pembangunan turap tidak boleh menyerobot sempadan sungai. Ia juga menugaskan staf kelurahan bersama ketua RT untuk mengawasi pekerjaan di lapangan.

“Saya sudah menugaskan staf dan RT di lokasi untuk monitor selalu, jangan sampai mereka menyerobot sempadan sungai untuk pembangunan turap,” ujarnya.

Penghentian pekerjaan oleh DSDABMBK menjadi langkah awal. Namun, persoalannya tidak berhenti pada instruksi menyetop aktivitas konstruksi.

BACA JUGA:  Kadispora Tangsel Mukroni Mundur Jelang Porprov Banten 2026, Benyamin Tunjuk Plt

Pemerintah kota masih perlu memastikan batas sempadan yang berlaku, memeriksa dampak pengerukan terhadap kondisi bantaran, serta menjelaskan tindak lanjut atas pekerjaan yang telanjur dilakukan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan mengenai identitas pihak swasta yang mengerjakan turap tersebut maupun langkah penanganan lanjutan dari pemerintah kota.

Belum jelas pula apakah kondisi bantaran akan dipulihkan jika hasil pemeriksaan menunjukkan pekerjaan itu telah mengubah fungsi sempadan sungai.

Editor & Reporter
Editor: Zidna Aenun Azis
Reporter: Juno
TAGGED:Jeletrengtangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Pekerja sedang mengerjakan bronjong yang longsor, Diduga Makan Sempadan Sungai / Dok. TU

Tak Berizin, Proyek Turap Milik Swasta Kali Jeletreng di Protes Warga Makan Sempadan Jalan

Foto: istimewa

12 Kelompok Pemuda di Kabupaten Tangerang Terima Hibah YCAF 2026

Foto: giat penindakan dalam Operasi Patuh Maung 2026 oleh Satlantas Polresta Tangerang | Dok. Istimewa

Hari Kedua Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Tindak Pengendara Tanpa Helm SNI

Foto: istimewa

Porprov VII Banten 2026 Pertandingkan 60 Cabor, Terbanyak Sepanjang Sejarah

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Dok. Istimewa

KONI Banten dan Panitia Terus Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026

Foto: Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Banten, Ferry Ferdiansyah | Dok. Tangerangupdate.com

Business Matching Kemenkum Banten Bidik Komersialisasi Hak Paten

Berita Terkait

Sempadan Kali Jaletereng yang Diduga Termakan Proyek pembangunan Turap / Dok. TU
Kota Tangsel

Makan Sempadan Sungai, Pembangunan Turap di Kali Jeletreng Setu Diprotes Warga

Persidangan Sengketa Masa Jabatan Sekda Tangsel di PTUN Serang / Dok. TU
Kota Tangsel

Feri Amsari Jadi Saksi Ahli dalam Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel

Warga Serpong Lagoon membeli air minum galon imbas kasus E.coli. | Dok.TU
Kota Tangsel

Imbas Kasus E. coli, Warga Serpong Lagoon Habiskan Rp200 Ribu Sehari untuk Air Galon

Lokasi : Serpong Lagoon
Kota Tangsel

Kasus Air Tercemar EColi di Serpong Lagoon, Korban Bertambah Jadi 176 Orang

Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan | Dok. Tangerangupdate
Kota Tangsel

Gudang yang Meledak di Pasar Cimanggis, Pemkot Sebut Tak Berizin

Tangkapan layar sampah di Bantaran Kali Jaletereng di Keluhkan Warga / Dok. TU
Kota Tangsel

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Bantaran Kali Jaletreng Tangsel

Foto: aksi massa HmI Cabang Ciputat | Dok. istimewa
Kota Tangsel

HMI Cabang Ciputat Desak Menteri Perhutanan Dicopot

Foto: Kepala Kanwil Kemenkum Banten, Hadiyanto | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Kemenkum Banten Dorong Mahasiswa Berwirausaha, Perseroan Perorangan Jadi Solusi

Jangan Lewatkan

Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka menyoroti dugaan lambatnya pengundangan sejumlah undang-undang yang telah disahkan DPR. | Dok. Tangerangupdate.com

Rieke Desak Prabowo Evaluasi Birokrasi, Soroti Lambatnya Pengundangan UU

Jumat, 23 Oktober 2026
Foto: aksi massa HmI Cabang Ciputat | Dok. istimewa

HMI Cabang Ciputat Desak Menteri Perhutanan Dicopot

Kamis, 22 Oktober 2026
Foto: SMP Negeri 1 Legok | Dok. Tangerangupdate.com

Kejar Pelajar Hingga Tewas Kecelakaan, Dua Pelajar SMPN 1 Legok Diskors 7 Hari

Senin, 26 Oktober 2026
Lokasi : Serpong Lagoon

Kasus Air Tercemar EColi di Serpong Lagoon, Korban Bertambah Jadi 176 Orang

Jumat, 23 Oktober 2026
Persidangan Sengketa Masa Jabatan Sekda Tangsel di PTUN Serang / Dok. TU

Feri Amsari Jadi Saksi Ahli dalam Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel

Jumat, 23 Oktober 2026
Foto: istimewa

Fame Hotel Gading Serpong Hadirkan “Fame In To 2027” , Ini Pilihan Paket dan Harganya

Jumat, 23 Oktober 2026
Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Dok. Istimewa

KONI Banten dan Panitia Terus Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026

Selasa, 27 Oktober 2026
Sempadan Kali Jaletereng yang Diduga Termakan Proyek pembangunan Turap / Dok. TU

Makan Sempadan Sungai, Pembangunan Turap di Kali Jeletreng Setu Diprotes Warga

Minggu, 25 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp