Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Minggu, 8 November 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota TangselKab TangerangTangerang Raya

Pengawasan Cisadane Dinilai Lemah, Masyarakat Desak Audit Tata Ruang dan Penindakan Pelanggaran

Admin TU
Admin TU
Minggu, 8 November 2026 | 01:12 WIB
Foto: Ilustrasi/Istimewa
Foto: Ilustrasi/Istimewa
SHARE

Tangerangupdate.com – Persoalan lingkungan di sepanjang daerah aliran Sungai (DAS) Cisadane dinilai tidak cukup diselesaikan melalui kegiatan bersih-bersih sungai. Lemahnya pengawasan, dugaan pelanggaran pengelolaan sampah, hingga pembangunan yang tidak memperhatikan daya dukung lingkungan menjadi persoalan yang perlu ditangani pemerintah.

Founder Masyarakat Peduli Lingkungan dan Kota (Malika) for Urban Studies, Muhammad Iqbal, mendesak pemerintah melakukan audit terhadap rencana tata ruang serta memperkuat penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran lingkungan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dalam diskusi terbuka bertajuk Sungai Cisadane: Antara Urat Nadi Kehidupan dan Saluran Buang Perkotaan di Tangerang Selatan, Jumat (6/11/2026), Iqbal menyoroti sejumlah persoalan pengelolaan lingkungan yang terhubung dengan DAS Cisadane.

Salah satunya keberadaan TPST Abu & Co. Ia menyinggung dugaan persoalan perizinan dan tidak tersedianya instalasi pengolahan air lindi yang memadai. Persoalan tersebut, menurutnya, harus diperiksa oleh instansi berwenang.

Iqbal juga menyoroti dugaan pencemaran pestisida di Kali Jeletreng yang merupakan bagian dari DAS Cisadane.

Menurutnya, dugaan pelanggaran lingkungan tidak boleh dibiarkan tanpa pemeriksaan dan tindak lanjut hukum. Penegakan hukum harus menyasar pihak yang terbukti bertanggung jawab, baik perorangan maupun korporasi.

BACA JUGA:  Ansor Fest Experience 2026 Hadirkan Bazar UMKM hingga Ansor Night Festival di Tangsel

Ia menilai persoalan tersebut berkaitan erat dengan arah pembangunan yang belum sepenuhnya menempatkan perlindungan ekologi sebagai prioritas.

Iqbal mengkritik gagasan pembangunan yang tidak memunggungi laut yang pernah disampaikan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, gagasan tersebut seharusnya diterjemahkan menjadi kebijakan nyata untuk mengoreksi kerusakan lingkungan.

“Sebetulnya, waktu Jokowi menyampaikan konsep negara maritim atau tidak memunggungi laut, sayangnya ini cuma jadi sebatas akrobat public relations atau akrobat politik,” kata Iqbal.

Ia mendorong pemerintah melakukan audit terhadap rencana tata ruang agar kebijakan pembangunan tidak melampaui daya dukung lingkungan.

“Sebetulnya jika benar-benar dilakukan, ini jadi patok kesadaran baru untuk mengoreksi ekologi yang rusak, yang bisa dimulai dari audit Rencana Tata Ruang. Kenapa menjadi Rencana Tata Uang?” tandasnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Bani Kosyatullah, mengatakan pemerintah memiliki tanggung jawab mengawal regulasi tata ruang dan lingkungan, terutama di kawasan rawan dan sepanjang sempadan sungai.

Bani menyebut salah satu instrumen pengawasan yang dilakukan DLH adalah mekanisme sidang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

BACA JUGA:  Kebakaran Hanguskan Rumah di Villa Pamulang, Dua Rumah Tetangga Terdampak

“Di Dinas Lingkungan Hidup, kami memiliki mekanisme sidang Amdal di mana seluruh pemangku kepentingan diundang untuk memberikan masukan dan rekomendasi. Jika terjadi sesuatu di kemudian hari, tentu pihak-pihak terkait yang terlibat dalam rekomendasi tersebut harus ikut bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan sempadan sungai, termasuk penyediaan ruang terbuka hijau sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail, menilai lemahnya koordinasi antarwilayah dan antarlembaga menjadi salah satu kendala pengawasan Cisadane.

Menurutnya, persoalan sungai tidak bisa ditangani secara parsial berdasarkan batas administrasi pemerintahan.

“Konsep secara regulasi oke, tapi begitu pelaksanaan, tidak ada perencanaan yang berbasis kolaboratif. Ego antar pemerintah daerah dan antar-OPD ini yang kemudian menimbulkan persoalan,” ujar Kholid.

Ia mendorong pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi memperkuat pengawasan terpadu terhadap seluruh DAS Cisadane, termasuk anak sungai dan saluran yang bermuara ke sungai utama.

“Kolaboratif itu penting. Mari Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang berkolaborasi melakukan pengawasan. Kalau regulasi, saya yakin semuanya sudah ada,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Dugaan Praktik Percaloan di UPTD PKB Tangsel Mencuat, Oknum Ngaku Bisa Pangkas Antrean

Desakan audit tata ruang dan pengawasan lintas daerah tersebut menjadi penting agar perlindungan Cisadane tidak berhenti pada program seremonial, melainkan menyentuh sumber persoalan pembangunan dan pencemaran.

Editor & Reporter
Reporter: Juno
TAGGED:tangerang selatan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto Ilustrasi/Istimewa

Cisadane Dulu Jadi Pusat Kehidupan, Kini Terancam Kehilangan Fungsi Ekologis dan Sosial

Foto: Ilustrasi/Istimewa

Pengawasan Cisadane Dinilai Lemah, Masyarakat Desak Audit Tata Ruang dan Penindakan Pelanggaran

Foto Ilustrasi/Istimewa

Ekspansi Industri dan Data Center Ancam Cisadane, Kebutuhan Air Jadi Sorotan

Diskusi Malika For Urban Studies membahas Sungai Cisadane dengan narasumber Asnil Bambani, Mang Iging dan Founder Malika M.Iqbal / Dok. TU

Sungai Cisadane Tertekan Pembangunan, dari Ancaman Limbah hingga Krisis Air

Foto: Pintu Air 10, bangunan bendungan bersejarah yang melintang di atas Sungai Cisadane, Kota Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Pengawasan Lemah, Sungai Cisadane Kian Tertekan Aktivitas Industri dan Perkotaan

Foto: Istimewa

Ansor Fest Experience 2026 Hadirkan Bazar UMKM hingga Ansor Night Festival di Tangsel

Berita Terkait

Sejumlah pihak akan segera dipanggil menganai laporan monopoli dan kecurangan dalam pengadaan makanan dan minuman (mamin) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang tahun anggaran 2026 | Foto: Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Kejari Kabupaten Tangerang Telaah Laporan Dugaan Monopoli Pengadaan Mamin Rp15,26 Miliar

Foto: Dokumentasi Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Hak Jawab PT RAI soal Polemik Akses Jalan dan Keamanan Vila Rizki Insaani

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

KONI Banten dan Panitia Terus Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat meninjau venue Porprov VII Banten | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Tinjau Sejumlah Venue Porprov VII Banten 2026, Pilar Pastikan Fasilitas Memenuhi Standar Kelayakan

Foto: lokasi tanah longsor diduga akibat proyek tandon Perumahan Vila Rizki Insaani | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Proyek Tandon Vila Rizki Insaani Diduga Sebabkan Tanah Longsor di Pagedangan

Ibu Supriyanti Pemilik Rumah yang Tertimpa Tiang Listrik di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho
Kota Tangsel

Warga Sudah Peringatkan Tiang Trafo Rawan Roboh, Proyek Pemkot Tangsel Tetap Berjalan

Petugas PLN sedang merapihkan trafo yang meledak akibat roboh menimpa rumah warga di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho
Kota Tangsel

Proyek Long Storage Rp800 Juta di Tangsel Penyebab Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga

Sejumlah petugas PLN sedang mengecek tiang yang menimpa rumah ibu Supriyanti di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho
Kota Tangsel

Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga, Pemkot Tangsel Soroti PLN, Bagaimana Pengawasan Proyek?

Jangan Lewatkan

Petugas PLN sedang merapihkan trafo yang meledak akibat roboh menimpa rumah warga di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Proyek Long Storage Rp800 Juta di Tangsel Penyebab Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga

Senin, 2 November 2026
Foto: Ilustrasi/Istimewa

Pengawasan Cisadane Dinilai Lemah, Masyarakat Desak Audit Tata Ruang dan Penindakan Pelanggaran

Minggu, 8 November 2026
Foto: lokasi tanah longsor diduga akibat proyek tandon Perumahan Vila Rizki Insaani | Dok. Tangerangupdate.com

Proyek Tandon Vila Rizki Insaani Diduga Sebabkan Tanah Longsor di Pagedangan

Selasa, 3 November 2026
Ibu Supriyanti Pemilik Rumah yang Tertimpa Tiang Listrik di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Warga Sudah Peringatkan Tiang Trafo Rawan Roboh, Proyek Pemkot Tangsel Tetap Berjalan

Senin, 2 November 2026
Foto: Dokumentasi Tangerangupdate.com

Hak Jawab PT RAI soal Polemik Akses Jalan dan Keamanan Vila Rizki Insaani

Rabu, 4 November 2026
Diskusi Malika For Urban Studies membahas Sungai Cisadane dengan narasumber Asnil Bambani, Mang Iging dan Founder Malika M.Iqbal / Dok. TU

Sungai Cisadane Tertekan Pembangunan, dari Ancaman Limbah hingga Krisis Air

Sabtu, 7 November 2026
Sejumlah petugas PLN sedang mengecek tiang yang menimpa rumah ibu Supriyanti di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga, Pemkot Tangsel Soroti PLN, Bagaimana Pengawasan Proyek?

Senin, 2 November 2026
Foto: Pintu Air 10, bangunan bendungan bersejarah yang melintang di atas Sungai Cisadane, Kota Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Pengawasan Lemah, Sungai Cisadane Kian Tertekan Aktivitas Industri dan Perkotaan

Sabtu, 7 November 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp