Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Kamis, 4 Juni 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Ragam

Ini Asal Mula Gunung Semeru Sebagai Penopang Pulau Jawa

Juno
Senin, 13 Desember 2021 | 20:08 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (13/12/2021) | Tangerang — Erupsinya Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa, menimbulkan banyak cerita, mengenai gunung yang menjadi primadona para pendaki ini. Apa lagi setelah munculnya film 5cm yang berlatar setting di gunung tersebut.

Ada banyak cerita masyarakat, seputar betapa sakralnya gunung ini, mengutip dari salah satu akun sosial media @calonarangtaksu yang menceritakan kisah legenda Gunung Semeru dari presepktif Hindu diperoleh dari berbagai bersumbersudah di upload pada 5 Desember 2021.

Berawal dari kepercayaan masyarakat Jawa yang ditulis pada kitab kuno Tantu Pagelaran yang berasal dari abad ke-15, pada dahulu kala Pulau Jawa merupakan sebuah pulau mengambang di lautan luas, terombang-ambing dan senantiasa berguncang. Pulau Jawa diceritakan terombang-ambing di lautan. Para Dewa pun memutuskan untuk “memakunya”.

Atas titah Dewa Siwa, para dewa memindahkan Gunung Meru (Bagian dari Himalaya di India) ke atas Pulau Jawa. Dewa Wisnu kemudian menjelma menjadi seekor kura-kura raksasa. Tugasnya menggendong Gunung Meru di punggung. Sementara, Dewa Brahma menjelma menjadi naga raksasa yang membelitkan tubuhnya bak tali yang mengikat gunung dan badan kura-kura. Gunung itu akhirnya dapat diangkut melalui lautan.

Sekejap saja, kedua dewa itu sudah selesai meletakkan Gunung Meru di bagian barat Pulau Jawa. Namun celakanya, berat gunung itu justru membuat ujung pulau bagian timur terangkat ke atas. Karena itu, Dewa Wisnu dan Brahma lalu memotong Gunung Meru dan meletakkannya bagian ujung atasnya di ujung timur sebagai penyeimbang.

Potongan bagian bawah gunung yang diletakkan di sebelah barat akhirnya menjadi Gunung Pawitra. Gunung itu saat ini dikenal dengan nama Gunung Pananggungan. Sementara itu, bagian utama dari Gunung Meru diletakkan di bagian timur Pulau Jawa. Sekarang ini gunung itu dikenal dengan nama Gunung Semeru. Kedua gunung ini disebut Paku Bumi Pulau Jawa

Nama Mahameru ini berasal dari bahasa sanskerta “Maha Meru”. Meru berarti pusat dari alam semesta, baik secara fisik maupun spiritual. Sedangkan Maha berarti sangat besar. Dari sinilah kemudian puncak Gunung Semeru diberi nama Mahameru.

Menurut Kepercayaan Bali, Gunung Semeru adalah Bapak Gunung Agung di Bali. Disebutkan dalam Lontar Raja Purana Pura Besakih, Lontar Raja Purana Pura Ulundanu Batur, Gunung Semeru merupakan stana dari Sang Hyang Pasupati dan juga merupakan pusat dari Seluruh Pura Kahyangan Jagat di Bali, karena itulah, sebelum dilaksanakannya pemujaan di Pura-pura tersebut, selalu dilakukan upacara mendak tirtha di Gunung Semeru.

BACA JUGA:  Waktu Ngopi Terbaik dan Rekomendasi Biji Kopi Pilihan untuk Menemani Harimu
TAGGED:Cerita rakyatGunung SemeruHinduPulau jawaUrban
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: aksi demonstrasi Aliansi Mahasiswa Penegak Demokrasi (AMPD) di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Mahasiswa Soroti Anggaran Pengadaan Mebel Sekolah Rp6,5 Miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang

Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (kanan) | Dok. Istimewa

Misteri Kematian Tukang Cilok di Cikupa Mulai Terkuak, Polisi Temukan Delapan Luka di Tubuh Korban

Foto: asap pembakaran sampah di Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan | Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Picu Gangguan Pernapasan, Warga Cihuni Keluhkan Pembakaran Sampah Diduga Berbayar

Foto: Presidium Gerakan Aktivis Jakarta, Agus Harta | Dok. Tangerangupdate.com

Aktivis Desak Semua Yayasan SPPG dan Pejabat BGN Diperiksa

Foto: Ilustrasi/Freepik

Belasan Siswi SD Diduga Menjadi Korban Pelecehan Seksual Guru Pramuka di Sukadiri

Foto: Istimewa

Diduga Jadi Lokasi Transaksi Obat Keras, Gubuk di Kemiri Dibakar Warga

Berita Terkait

Ragam

ADVAN Store Kutabumi Resmi Dibuka, Perluas Layanan Teknologi untuk Warga Tangerang

Salah satu inovasinya yakni layanan Catat Meter Mandiri (CMM) yang kini dapat dilakukan secara mudah melalui WhatsApp Official PGN dan aplikasi PGN Mobile/ Foto : Ist
Ragam

PGN Area Cilegon Dorong Warga Catat Meter Mandiri Lewat WhatsApp dan Aplikasi PGN Mobile

Gelaran Event Pantomim di GOR Bulungan Jakarta/ Foto : Ist
Ragam

“Jejak Imaji Anak Negeri”: Pementasan Pantomim Anak yang Hening tapi Menggetarkan

Tips Bagi Pecinta Vespa Ketika Touring Jarak Jauh / Foto : Andi Maulana (Dok. TU)
Ragam

Tips Berkendara Vespa Klasik Sebelum Melakukan Perjalanan Panjang

Ilustrasi Cicak, Tata Cara Mengusir Cicak Dirumah
Ragam

Cara Mengusir Cicak dengan Bahan Alami, Mudah dan Aman

Cita Rahayu yang dahulu di Kenal Cita Citata Mengelurkan Single Terbaru / Dok. istimewa
Ragam

Cita Rahayu Hadirkan Single “Niscaya Nirkala”, Menyelami Ruang Antara Realita dan Imajinasi

Ragam

Waktu Ngopi Terbaik dan Rekomendasi Biji Kopi Pilihan untuk Menemani Harimu

Tangkapan Layar Instagram Yono Bakrie | Dok. TU
Ragam

Netizen Heboh! Yono dan Vini Tampil Kompak, Tanda-Tanda Menuju Halal

Jangan Lewatkan

Dok. TU

Banom NU dan Dema UIN Jakarta Kompak Soroti Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel

Minggu, 31 Mei 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Belasan Siswi SD Diduga Menjadi Korban Pelecehan Seksual Guru Pramuka di Sukadiri

Kamis, 4 Juni 2026
Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (kanan) | Dok. Istimewa

Misteri Kematian Tukang Cilok di Cikupa Mulai Terkuak, Polisi Temukan Delapan Luka di Tubuh Korban

Kamis, 4 Juni 2026
Foto: Istimewa

Komplotan Begal Berkedok Keluarga Korban Penganiayaan di Jakarta Barat Ditangkap Polisi

Senin, 1 Juni 2026
Foto: asap pembakaran sampah di Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan | Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Picu Gangguan Pernapasan, Warga Cihuni Keluhkan Pembakaran Sampah Diduga Berbayar

Kamis, 4 Juni 2026
Foto: pemuda bawa sinte digiring menggunakan mobil tahanan menuju Mapolres Tangsel | Dok. Istimewa

Pemuda Bawa Sinte Kena Razia Polisi di Depan Gedung DPRD Tangsel, Langsung Dibawa Pakai Mobil Tahanan

Senin, 1 Juni 2026
Foto: Purwanti,Dosen Program Studi Manajemen Universitas Pamulang | Dok. TU

Dosen Juga Perlu Bernapas: Menjaga Jiwa Tetap Sehat Bersama ORKI Tangerang Selatan

Senin, 1 Juni 2026
Foto: Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid | Dok. Tangerangupdate.com

Jalan Masih Gelap, Pemkab Tangerang Janjikan PJU Rampung Tiga Tahun Lagi

Selasa, 2 Juni 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp