Tangerangupdate.com – Penyelenggaraan Tangsel Fun Walk & Run Festival 2026 yang digelar di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Minggu (2/8/2026) menuai gelombang protes dari peserta. Mereka mengeluhkan keterlambatan pembagian medali finisher, perubahan mendadak jadwal pengambilan race pack, hingga minimnya komunikasi dari panitia di lokasi acara.
Berdasarkan keterangan sejumlah peserta yang diterima Tangselupdate.com, medali yang dijanjikan kepada peserta belum dibagikan saat acara berlangsung. Panitia disebut sempat menginformasikan bahwa medali masih dalam perjalanan, bahkan disebut masih berada di kawasan Cipularang.
“Hari ini acara fun run, medalinya belum sampai. Informasinya masih di Cipularang. Panitia juga tidak ada yang tampil untuk memberikan penjelasan di depan peserta,” ujar salah seorang peserta.
Keluhan lain muncul terkait pengambilan race pack. Awalnya race pack dijadwalkan dapat diambil selama dua hari, yakni Jumat dan Sabtu. Namun, menjelang pelaksanaan acara, panitia mengubah jadwal secara mendadak sehingga pengambilan hanya dapat dilakukan pada Sabtu. Perubahan tersebut membuat antrean membludak di lokasi pengambilan race pack.
Beberapa peserta juga mengaku tidak mendapatkan ukuran kaus yang telah mereka pesan. Bahkan setelah mencapai garis finis, peserta menyebut tidak menemukan pembagian medali maupun pengundian doorprize sebagaimana yang diinformasikan sebelumnya.
“Setelah finis tidak ada panitia yang membagikan medali. Doorprize juga tidak ada. Banyak peserta kecewa,” kata peserta lainnya.
Belakangan, medali akhirnya dibagikan kepada peserta. Namun, keterlambatan distribusi tersebut telanjur memicu kekecewaan dan kritik terhadap penyelenggaraan acara.
ITC BSD: Kami Hanya Penyedia Lokasi
Menanggapi polemik tersebut, ITC BSD menyampaikan pernyataan resmi bahwa pihaknya hanya berperan sebagai penyedia lokasi kegiatan dan tidak terlibat dalam perencanaan maupun pengelolaan teknis acara.
Dalam keterangannya, ITC BSD menyampaikan rasa prihatin dan simpati kepada peserta yang terdampak. ITC menegaskan bahwa seluruh perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan kegiatan, serta kerja sama yang berkaitan dengan penyelenggaraan acara berada di bawah tanggung jawab pihak penyelenggara (event organizer/EO) dan pihak terkait.
“ITC BSD tidak terlibat dalam kerja sama maupun pengelolaan teknis kegiatan tersebut. Kami memahami ketidaknyamanan dan kekecewaan yang dirasakan oleh para peserta,” demikian pernyataan resmi ITC BSD.
ITC BSD juga meminta peserta yang membutuhkan klarifikasi maupun tindak lanjut terkait pelaksanaan acara untuk menghubungi langsung Tim Fun Walk Festival.
Pilar Saga Ichsan: Penyelenggara Harus Bertanggung Jawab
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan turut memberikan tanggapan atas polemik tersebut. Melalui unggahan di media sosial, Pilar menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan terbuka terhadap penyelenggaraan kegiatan positif oleh pihak mana pun, namun penyelenggara harus bertanggung jawab apabila pelaksanaan acara merugikan masyarakat dan mencoreng nama baik kota.
“Bila dalam penyelenggaraan tidak berjalan sesuai perencanaan yang semestinya dan berdampak merugikan masyarakat serta membawa citra negatif bagi nama baik Tangsel, maka penyelenggara harus bertanggung jawab penuh,” tulis Pilar.
Ia juga menyatakan bahwa penyelenggara yang menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat tidak akan diberikan izin kembali untuk menyelenggarakan kegiatan di Kota Tangerang Selatan, serta meminta kejadian ini menjadi catatan bagi seluruh event organizer.
Dispora Tangsel Tegaskan Bukan Acara Resmi Pemkot
Sementara itu, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan mengeluarkan klarifikasi resmi menyusul beredarnya informasi yang mengaitkan acara tersebut dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Dalam klarifikasinya, Dispora menegaskan bahwa Tangsel Fun Run & Walk diselenggarakan sepenuhnya oleh pihak event organizer (EO) sebagai penyelenggara, bukan merupakan program maupun kegiatan resmi Pemerintah Kota Tangerang Selatan atau Dispora.
Dispora menyebut pihaknya menghormati setiap inisiatif masyarakat, komunitas, maupun penyelenggara swasta dalam mengembangkan olahraga rekreasi. Namun, seluruh pelaksanaan kegiatan oleh pihak ketiga merupakan tanggung jawab penyelenggara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dispora juga mengimbau masyarakat untuk memastikan sumber informasi resmi terkait kegiatan Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui kanal komunikasi resmi pemerintah maupun Dispora.
Hingga berita ini diturunkan, pihak penyelenggara Tangsel Fun Walk & Run Festival 2026 belum memberikan penjelasan resmi secara terbuka mengenai penyebab keterlambatan distribusi medali, perubahan jadwal pengambilan race pack, maupun keluhan peserta terkait pelaksanaan acara.
