Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Minggu, 1 November 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Kompensasi Cuma Rp250 Ribu Pertahun, Warga Dekat TPA Cipeucang Keluhkan Krisis Air dan Bau Sampah

Redaksi TU
Redaksi TU
Rabu, 29 Oktober 2025 | 16:03 WIB
Warga sekitar TPA Cipeucang keluhkan kompensasi hanya Rp250 ribu pertahun, tak sebanding dengan biaya beli air bersih akibat sumur tercemar limbah sampah | Dok. Tangerangupdate.com
Warga sekitar TPA Cipeucang keluhkan kompensasi hanya Rp250 ribu pertahun, tak sebanding dengan biaya beli air bersih akibat sumur tercemar limbah sampah | Dok. Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – Warga yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, tepatnya di RT 05/04, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengaku kesulitan mendapatkan air bersih.

Sumber air tanah yang menjadi tumpuan warga kini tercemar parah oleh limbah sampah dari TPA Cipeucang, yang diketahui sudah melebihi kapasitas daya tampungnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Penderitaan mereka semakin lengkap dengan kompensasi yang dinilai tidak adil dan terlalu kecil, padahal jarak rumah mereka sangat dekat dengan lokasi tumpukan sampah.

Seorang warga, Agus, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kompensasi yang diberikan Pemerintah Kota Tangsel itu. Menurutnya, besaran kompensasi tidak sesuai dengan dampak buruk yang mereka rasakan sehari-hari.

“Kompensasi dari mana. Saya minta air minum saja ga dikasih. Setahun Rp250 ribu, satu KK. Baru tahun 2024, satu tahun Rp250 ribu,” ungkapnya kepada kantor berita Tangerangupdate.com, Rabu 29 Oktober 2025.

Agus menyoroti kebijakan besaran kompensasi yang disamaratakan bagi semua Kepala Keluarga (KK), baik yang rumahnya sangat dekat dengan TPA maupun yang berada lebih jauh.

BACA JUGA:  Pengembang Graha Raya Diduga Tutup Akses Jalan Warga dengan Tembok

Bagi warga yang terdampak langsung, angka Rp250 ribu per tahun dinilai sangat tidak memadai untuk mengatasi biaya harian akibat pencemaran. “Yang jauh, yang dekat, sama. Saya keberatannya yang dekat dikasih sama, sama yang jauh,” tambahnya.

Sebelum TPA berdampak parah, warga di wilayah tersebut sepenuhnya mengandalkan air sumur untuk mandi, masak, dan kebutuhan harian lainnya. Kondisi pencemaran ini juga disinyalir memicu masalah kesehatan.

Namun kini, Agus bersama keluarganya dan tetangga lainnya, terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air guna memenuhi kebutuhan minum dan memasak sehari-hari.

“Beli air, buat minum, masak. Sumur saya juga sudah tidak bisa dipakai airnya. Mandi kadang-kadang minta ke tetangga. Kalau air pam bau. Sebelum tercemar, mandi, masak pakai air sumur, semua di sini,” jelasnya.

​Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan serius. Sebagai warga yang menjadi korban langsung pencemaran, ia meminta agar pengelolaan sampah di TPA Cipeucang segera dibenahi dan dirapikan sehingga tidak lagi merugikan warga sekitar.

BACA JUGA:  Reklame Melintang Menjamur Dekat Kantor Wali Kota Tangsel, Pemainnya Orang Dalam?

“Harapan saya sampahnya dirapikan, dibenahi, jangan sampai merugikan warga. Penyakit gatal sudah sering, sesak malah. Kita rakyat kecil istilahnya begitu,” tandasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Tangsel berencana membangun proyek PSEL. Proyek senilai Rp1,69 triliun ini diproyeksiakan akan mengolah 1000 ton sampah baru dan 100 ton sampah eksisting per hari di TPA Cipeucang.

Meski telah melakukan lelang dan mendapatkan pemenang tender untuk proyek tersebut. Proyek yang digadang-gadang akan mengurangi kapasitas sampah di Tangsel ini dibatalkan.

Pembatalan PSEL Tangsel tertuang Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan, sesuai Perpres tersebut, pengelolaan sampah di wilayah Tangerang akan dipusatkan di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang.

TPA tersebut nantinya akan dikelola bersama tiga daerah yakni Kota Tangsel, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang. “Perintah Perpres jelas, segala kegiatan yang belum dibangun dari Perpres Nomor 35 Tahun 2019 itu diakhiri,” kata Hanif saat meninjau TPA Jatiwaringin, Jumat 24 Oktober 2025.

BACA JUGA:  Hujan Angin Selasa Siang di Tangsel Tumbangkan Pohon dan Menimpa Beberapa Mobil

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Tangsel, Yusuf Sachiro, menegaskan akan mengawal agar pembatalan proyek ini tidak berdampak negatif terhadap pelayanan publik.

“Kami akan mengkaji apakah ada konsekuensi hukum atau keuangan dari pembatalan ini. Yang penting, masyarakat Tangsel jangan sampai dirugikan dalam hal kebersihan, gangguan lingkungan, maupun biaya pengelolaan,” kata Yusuf Sachiro.

Selain itu, Yusuf juga menyoroti agar lahan dan infrastruktur yang sudah disiapkan untuk proyek PSEL, seperti di TPA Cipeucang, tidak dibiarkan mangkrak.

Ia mendorong Pemkot Tangsel menyiapkan alternatif solusi pengelolaan sampah jangka pendek maupun jangka menengah, termasuk kerja sama lintas daerah seperti dengan Kabupaten Bogor.

“Dengan batalnya proyek PSEL, lahan dan kesiapan awal yang sudah ada harus segera difungsikan untuk tujuan strategis lainnya, supaya tidak menjadi beban administratif atau pengelolaan,” tegasnya.

Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: Ketua paguyuban warga, Zulfani Ahmad, di depan Direktur Utama dari PT pengembang Perumahan Vila Rizki Insaani, Keisar Rachmat Magfirat | Dok. Tangerangupdate.com

Keluhan Tak Kunjung Didengar, Warga Ancam Somasi Pengembang Vila Rizki Insaani

Foto: bengkel tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penganiayaan rekan kerja di Cikupa | Dok. Istimewa

Sering Dipanggil ‘Si Cepu’ Pria di Cikupa Siram Rekan Kerja Pakai Air Keras

Foto: aksi para penghuni menuntut perbaikan layanan dan keamanan di depan kantor manajemen Vila Rizki Insaani | Dok. Tangerangupdate.com

Warga Vila Rizki Insaani Gelar Aksi Protes, Keluhkan Keamanan dan Konflik Antarwarga

Foto: Perumahan Vila Rizki Insani | Dok. Tangerangupdate.com

Akses Jalan Kompleks Jadi Jalur Umum akibat Longsor, Warga Villa Rizki Insani Keluhkan Keamanan Klaster

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat meninjau venue Porprov VII Banten | Dok. Istimewa

Tinjau Sejumlah Venue Porprov VII Banten 2026, Pilar Pastikan Fasilitas Memenuhi Standar Kelayakan

Pekerja sedang mengerjakan bronjong yang longsor, Diduga Makan Sempadan Sungai / Dok. TU

Tak Berizin, Proyek Turap Milik Swasta Kali Jeletreng di Protes Warga Makan Sempadan Jalan

Berita Terkait

Foto: istimewa
Kota Tangsel

Porprov VII Banten 2026 Pertandingkan 60 Cabor, Terbanyak Sepanjang Sejarah

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

KONI Banten dan Panitia Terus Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026

Sempadan Kali Jaletereng yang Diduga Termakan Proyek pembangunan Turap / Dok. TU
Kota Tangsel

Makan Sempadan Sungai, Pembangunan Turap di Kali Jeletreng Setu Diprotes Warga

Persidangan Sengketa Masa Jabatan Sekda Tangsel di PTUN Serang / Dok. TU
Kota Tangsel

Feri Amsari Jadi Saksi Ahli dalam Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel

Warga Serpong Lagoon membeli air minum galon imbas kasus E.coli. | Dok.TU
Kota Tangsel

Imbas Kasus E. coli, Warga Serpong Lagoon Habiskan Rp200 Ribu Sehari untuk Air Galon

Lokasi : Serpong Lagoon
Kota Tangsel

Kasus Air Tercemar EColi di Serpong Lagoon, Korban Bertambah Jadi 176 Orang

Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan | Dok. Tangerangupdate
Kota Tangsel

Gudang yang Meledak di Pasar Cimanggis, Pemkot Sebut Tak Berizin

Tangkapan layar sampah di Bantaran Kali Jaletereng di Keluhkan Warga / Dok. TU
Kota Tangsel

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Bantaran Kali Jaletreng Tangsel

Jangan Lewatkan

Foto: Perumahan Vila Rizki Insani | Dok. Tangerangupdate.com

Akses Jalan Kompleks Jadi Jalur Umum akibat Longsor, Warga Villa Rizki Insani Keluhkan Keamanan Klaster

Rabu, 28 Oktober 2026
Foto: pertemuan perwakilan pengurus PWI Kabupaten Tangerang dengan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah | Dok. Istimewa

Wakil Bupati Dorong Peran PWI dalam Mengawal Pembangunan Kabupaten Tangerang

Senin, 26 Oktober 2026
Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat meninjau venue Porprov VII Banten | Dok. Istimewa

Tinjau Sejumlah Venue Porprov VII Banten 2026, Pilar Pastikan Fasilitas Memenuhi Standar Kelayakan

Rabu, 28 Oktober 2026
Foto: bengkel tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penganiayaan rekan kerja di Cikupa | Dok. Istimewa

Sering Dipanggil ‘Si Cepu’ Pria di Cikupa Siram Rekan Kerja Pakai Air Keras

Sabtu, 31 Oktober 2026
Foto: istimewa

Porprov VII Banten 2026 Pertandingkan 60 Cabor, Terbanyak Sepanjang Sejarah

Selasa, 27 Oktober 2026
Pekerja sedang mengerjakan bronjong yang longsor, Diduga Makan Sempadan Sungai / Dok. TU

Tak Berizin, Proyek Turap Milik Swasta Kali Jeletreng di Protes Warga Makan Sempadan Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026
Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Dok. Istimewa

KONI Banten dan Panitia Terus Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026

Selasa, 27 Oktober 2026
Foto: giat penindakan dalam Operasi Patuh Maung 2026 oleh Satlantas Polresta Tangerang | Dok. Istimewa

Hari Kedua Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Tindak Pengendara Tanpa Helm SNI

Selasa, 27 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp