Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Sabtu, 11 April 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Kritik Keras di HUT Tangsel Ke-17: Klaim Pembangunan Versus Realitas Warga

Redaksi TU
Redaksi TU
Rabu, 26 November 2025 | 20:39 WIB
Alwi Asparin, S.T | Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat | Dok. Pribadi
Alwi Asparin, S.T | Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat | Dok. Pribadi
SHARE

Tangerangupdate.com – Perayaan hari ulang tahun Kota Tangerang Selatan (HUT Tangsel) ke-17 seharusnya menjadi penanda kedewasaan, bukan lagi usia remaja yang rapuh. Namun, di tengah gemerlap perayaan dan klaim pencapaian, realitas di lapangan membisikkan narasi yang berbeda: Tangsel masih menjadi kota yang rentan, tidak adil, dan terus dibayangi krisis infrastruktur dasar serta lingkungan hidup.

​Kritik ini bukan tanpa dasar. Data dan fakta aktual menunjukkan kesenjangan antara “pembangunan di atas kertas” dengan pengalaman hidup sehari-hari warga.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Jika ukuran kemajuan sebuah kota adalah seberapa aman warganya dari bencana, Tangsel telah gagal. Bencana banjir, yang seharusnya bisa diminimalisir oleh tata kelola kota yang baik, justru menjadi agenda rutin tahunan.

​Pada awal Maret 2025, curah hujan tinggi menenggelamkan 11 titik vital di Tangsel, dengan tinggi muka air mencapai 20 cm hingga 120 cm. Kawasan seperti Perumahan Pondok Maharta (Pondok Aren) dan Taman Mangu menjadi langganan. Dampaknya, 2.010 keluarga terdampak dan akses konektivitas utama, seperti Jalan Raya Ceger, sempat terputus.

Puncaknya, di Juli 2025, laporan menunjukkan setidaknya 22 titik genangan dan lebih dari 1.530 keluarga terdampak, dengan satu titik di Pondok Maharta dilaporkan belum surut dalam waktu lama.

BACA JUGA:  Pilar Saga Ichsan Soroti Kualitas Material Rumah Program Bedah Rumah Tangsel

Ironisnya, banjir ini bukan semata musibah alam, melainkan kegagalan perencanaan tata ruang. Drainase, saluran air, dan normalisasi sungai terabaikan di tengah masifnya izin pembangunan perumahan dan komersial yang menggerus daya serap air. Pembangunan dengan pendekatan top-down yang mengutamakan investor, bukan infrastruktur dasar, telah mengubah hujan menjadi bencana.

Masalah akut lainnya adalah krisis ruang terbuka hijau (RTH). Berdasarkan data sementara (sebelum disahkan), persentase RTH Tangsel dilaporkan hanya berkisar 8,5%. Angka ini jauh di bawah standar kota metropolitan yang seharusnya. Minimnya RTH tidak hanya memperparah banjir, tetapi juga merampas hak warga atas ruang publik, udara segar, dan kualitas hidup yang layak.

Krisis ini berakar pada proses revisi Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2025–2045 yang sedang berjalan. Dokumen ini adalah cetak biru masa depan Tangsel. Jika penyusunannya tidak transparan dan hanya berorientasi pada ekspansi komersial serta perumahan elit, maka ketimpangan akan semakin parah: kawasan pusat dan perumahan mewah mendapatkan fasilitas terbaik, sementara permukiman padat dan pinggiran kota dibiarkan rentan terhadap banjir dan minimnya fasilitas publik.

Selain banjir dan kurang nya ruang terbuka hijau Tangerang Selatan juga darurat tata kelola sampah serta permukiman kumuh yang mesti jadi perhatian pemerintah kota tangerang selatan.

BACA JUGA:  KNPI Serpong Utara Deklarasikan Komitmen Pemuda untuk Tangsel

Sebagaimana ditegaskan oleh Ketua Bidang PPD HMI Ciputat, Alwi Asparin: “Pembangunan jangan hanya diukur dari gedung tinggi dan proyek besar, tapi dari seberapa aman, nyaman, dan adil kota ini untuk seluruh warga. Kota tidak boleh maju hanya dalam data, sementara warga terus dirugikan oleh banjir, krisis ruang publik, dan kemacetan.”

Perayaan HUT ke-17 ini harus dijadikan momentum introspeksi dan transformasi nyata. Kami, mahasiswa dan pemuda Tangsel, menolak menjadi pelengkap seremonial. Kami siap menjadi mitra kritis yang mengawal kota ini.

Pemerintah Kota Tangsel wajib menjawab krisis ini dengan aksi nyata:
1. ​Prioritaskan Infrastruktur Anti-Banjir: Segera alokasikan anggaran dan selesaikan program penataan drainase, normalisasi sungai, dan infrastruktur anti-banjir di kawasan rawan genangan sebelum mengeluarkan izin pengembangan hunian baru.
2. ​Transparansi dan Partisipasi dalam RTRW: Selesaikan dan sahkan Raperda RTRW 2025–2045 dengan melibatkan pemuda, mahasiswa, dan komunitas warga secara substantif sejak awal. RTRW harus pro-lingkungan dan pro-rakyat, bukan pro-investor.
3. Perluas RTH dan Ruang Publik: Penuhi dan lindungi ruang terbuka hijau dan fasilitas umum yang dapat diakses oleh seluruh warga tanpa diskriminasi wilayah.
4. ​Wujudkan Pemerataan Pembangunan: Pastikan pembangunan infrastruktur dan layanan tidak timpang; alokasikan sumber daya ke kawasan pinggiran dan permukiman padat, bukan hanya di area elit.
5. ​Libatkan Pemuda dalam Kebijakan: Bentuk mekanisme formal yang melibatkan masyarakat sipil dalam perencanaan dan evaluasi kebijakan kota, mewujudkan pembangunan yang benar-benar partisipatif.
6.Tata kelola sampah sesuai dengan asas peraturan yang tidak merugikan lingkungan maupun masyarakat.
7.Penataan dan Perbaikan Infrastruktur Dasar
Pemerintah Kota Tangerang Selatan wajib menyediakan akses layak terhadap air bersih, sanitasi, drainase, jalan lingkungan, dan penerangan.
8. Melakukan rehabilitasi lingkungan dengan standar kesehatan dan keselamatan permukiman sesuai amanat UU No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman.

BACA JUGA:  Bang Ben Minta Kasus Dugaan Intimidasi Pemilik Rumah Program Bedah Rumah di Ciputat Tak Didramatisir

Ulang tahun ke-17 Tangsel harus menjadi panggilan untuk aksi dan kolaborasi. Tangsel tidak membutuhkan selebrasi palsu, melainkan transformasi nyata dari kota yang rentan menjadi kota yang berkeadilan, aman, dan bermartabat, tidak hanya di atas kertas, tetapi dalam setiap kehidupan warganya.

Disclaimer: artikel ini adalah kiriman dari pembaca Tangerangupdate.com. Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.

Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: kericuhan Muscab PKB Kabupaten Tangerang di Tigaraksa | Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Kader Minta Perubahan, Musyawarah Cabang PKB Kabupaten Tangerang Ricuh

Foto: lokasi parkir TKP hilangnya motor anggota LBH Ansor Tangsel | Dok. Tangerangupdate.com

Motor Anggota LBH Ansor Tangsel Hilang, Korban Bakal Tuntut Pengelola Kawasan

Foto: Irtiakhul Afifah, Mahasiswi Universitas Pamulang | Dok. Pribadi

Dilema Kelas Menengah: Menjadi Tulang Punggung atau Sapi Perah Pajak?

Foto: Ilustrasi/freepik.com

Mayat Berseragam SMA Ditemukan Tewas Tersangkut Kayu di Muara Kali Adem Tangerang

Foto: rekaman CCTV saat terduga pelaku menyatroni rumah kosong di Cluster Graha Rahmania, Jalan Masjid As Sobirin, Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, 22 Maret 2026, lalu | Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Gasak Perhiasan Rp100 Juta, Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Pinang Ditangkap Polisi

Tersangka Maskuri Terduga Pencabulan Bersama Tim Kejari Banten / Foto : Istimewa

Buron Setahun, Terpidana Kasus Pencabulan Anak di Tangsel Ditangkap di Tegal

Berita Terkait

Foto: MS, korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang ditetapkan sebagai tersangka mengaku ke DPRD Tangsel, didampingi oleh pengacaranya, Furba Indah (kanan) | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Jadi Tersangka, Korban KDRT di Tangsel Lapor ke DPRD

Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang Provinsi Banten Saat Sidang Pada Terdakwa/ Foto : Ist
Banten

Tukang Ojek Hingga Karyawan Swasta di Tangsel Jadi Korban Pencatutan KUR Fiktif Bank BTN, Kerugian Negara Rp13 Miliar

Foto: detik-detik pria berjaket polisi mencoba menarik sepeda motor di Pondok Aren | Tangkapan layar/Istimewa
Kota Tangsel

Matel Ngaku Anggota Saat Mau Tarik Motor di Pondok Aren, Polisi Buka Suara

Foto: Sidang lanjutan perkara dugaan KDRT terhadap ibu hamil di PN Tangerang | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Ahli Ungkap Dakwaan Kasus KDRT Ibu Hamil di Tangsel Tak Cerminkan Dampak Korban

Foto: Balai Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Ketimpangan TPP ASN Tangsel, Aktivis Soroti Dugaan Desain Kebijakan

Walikota Tangsel Benyamin Davnie saat di Wawancarai di Gedung Pemkot Tangsel/ Foto: Fery
Kota Tangsel

TPP ASN Tangsel Disorot, Diduga Tak Sesuai Formula hingga Berpotensi Rugikan Keuangan Daerah

Penampakan Irigasi yang diduga beralih fungsi dan hilang / Foto : Dok.TU
Kota Tangsel

Aliran Irigasi di Pondok Aren Diduga Beralih Fungsi, Warga Sebut Kini Jadi Lahan Mitra 10 Bintaro Jaya

Salah satu reklame berbentuk Videotron Diduga tidak berizin/ Foto : Dok. TU
Kota Tangsel

Reklame Menjamur di Tangsel, Tapi Banyak Diduga Tak Miliki PBG

Jangan Lewatkan

Foto: kericuhan Muscab PKB Kabupaten Tangerang di Tigaraksa | Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Kader Minta Perubahan, Musyawarah Cabang PKB Kabupaten Tangerang Ricuh

Jumat, 10 April 2026
Foto: kondisi truk yang terguling usai sepeda jalan di tepi drainase Kawasan Industri Olek, Balaraja, amblas gegera banjir | Dok. Istimewa

Sepadan Jalan Ambles Akibat Banjir, Truk Terguling di Kawasan Industri Olek Tangerang

Rabu, 8 April 2026
Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah (kiri) | Dok. Istimewa

Wabup Tangerang Ingatkan Seluruh Pegawai Terus Tingkatkan Kedisiplinan dan Kualitas Pelayanan

Selasa, 7 April 2026
Foto: Istimewa

Republik 21 hingga Dhyo Haw Usung Misi Reuni di Hunter Festival 2026

Senin, 6 April 2026
Foto: rekaman CCTV saat terduga pelaku menyatroni rumah kosong di Cluster Graha Rahmania, Jalan Masjid As Sobirin, Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, 22 Maret 2026, lalu | Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Gasak Perhiasan Rp100 Juta, Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Pinang Ditangkap Polisi

Jumat, 10 April 2026
Foto: olah TKP penemuan mayat seorang karyawan swasta di Panongan | Dok. Istimewa

Karyawan Swasta Ditemukan Tewas di Kontrakan di Panongan

Kamis, 9 April 2026
Foto: proses evakuasi korban kecelakaan di Pergudangan PT Harindra Sukses Bersama, Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti | Dok. Istimewa

Pekerja di Jayanti Tewas Terlindas Kontainer Saat Beristirahat di Bawah Kendaraan

Senin, 6 April 2026
Foto: Irtiakhul Afifah, Mahasiswi Universitas Pamulang | Dok. Pribadi

Dilema Kelas Menengah: Menjadi Tulang Punggung atau Sapi Perah Pajak?

Jumat, 10 April 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp