Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 28 Oktober 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Kritik Keras di HUT Tangsel Ke-17: Klaim Pembangunan Versus Realitas Warga

Redaksi TU
Redaksi TU
Rabu, 26 November 2025 | 20:39 WIB
Alwi Asparin, S.T | Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat | Dok. Pribadi
Alwi Asparin, S.T | Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat | Dok. Pribadi
SHARE

Tangerangupdate.com – Perayaan hari ulang tahun Kota Tangerang Selatan (HUT Tangsel) ke-17 seharusnya menjadi penanda kedewasaan, bukan lagi usia remaja yang rapuh. Namun, di tengah gemerlap perayaan dan klaim pencapaian, realitas di lapangan membisikkan narasi yang berbeda: Tangsel masih menjadi kota yang rentan, tidak adil, dan terus dibayangi krisis infrastruktur dasar serta lingkungan hidup.

​Kritik ini bukan tanpa dasar. Data dan fakta aktual menunjukkan kesenjangan antara “pembangunan di atas kertas” dengan pengalaman hidup sehari-hari warga.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Jika ukuran kemajuan sebuah kota adalah seberapa aman warganya dari bencana, Tangsel telah gagal. Bencana banjir, yang seharusnya bisa diminimalisir oleh tata kelola kota yang baik, justru menjadi agenda rutin tahunan.

​Pada awal Maret 2025, curah hujan tinggi menenggelamkan 11 titik vital di Tangsel, dengan tinggi muka air mencapai 20 cm hingga 120 cm. Kawasan seperti Perumahan Pondok Maharta (Pondok Aren) dan Taman Mangu menjadi langganan. Dampaknya, 2.010 keluarga terdampak dan akses konektivitas utama, seperti Jalan Raya Ceger, sempat terputus.

Puncaknya, di Juli 2025, laporan menunjukkan setidaknya 22 titik genangan dan lebih dari 1.530 keluarga terdampak, dengan satu titik di Pondok Maharta dilaporkan belum surut dalam waktu lama.

BACA JUGA:  Pilar Saga Ichsan Soroti Kualitas Material Rumah Program Bedah Rumah Tangsel

Ironisnya, banjir ini bukan semata musibah alam, melainkan kegagalan perencanaan tata ruang. Drainase, saluran air, dan normalisasi sungai terabaikan di tengah masifnya izin pembangunan perumahan dan komersial yang menggerus daya serap air. Pembangunan dengan pendekatan top-down yang mengutamakan investor, bukan infrastruktur dasar, telah mengubah hujan menjadi bencana.

Masalah akut lainnya adalah krisis ruang terbuka hijau (RTH). Berdasarkan data sementara (sebelum disahkan), persentase RTH Tangsel dilaporkan hanya berkisar 8,5%. Angka ini jauh di bawah standar kota metropolitan yang seharusnya. Minimnya RTH tidak hanya memperparah banjir, tetapi juga merampas hak warga atas ruang publik, udara segar, dan kualitas hidup yang layak.

Krisis ini berakar pada proses revisi Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2025–2045 yang sedang berjalan. Dokumen ini adalah cetak biru masa depan Tangsel. Jika penyusunannya tidak transparan dan hanya berorientasi pada ekspansi komersial serta perumahan elit, maka ketimpangan akan semakin parah: kawasan pusat dan perumahan mewah mendapatkan fasilitas terbaik, sementara permukiman padat dan pinggiran kota dibiarkan rentan terhadap banjir dan minimnya fasilitas publik.

Selain banjir dan kurang nya ruang terbuka hijau Tangerang Selatan juga darurat tata kelola sampah serta permukiman kumuh yang mesti jadi perhatian pemerintah kota tangerang selatan.

BACA JUGA:  KNPI Serpong Utara Deklarasikan Komitmen Pemuda untuk Tangsel

Sebagaimana ditegaskan oleh Ketua Bidang PPD HMI Ciputat, Alwi Asparin: “Pembangunan jangan hanya diukur dari gedung tinggi dan proyek besar, tapi dari seberapa aman, nyaman, dan adil kota ini untuk seluruh warga. Kota tidak boleh maju hanya dalam data, sementara warga terus dirugikan oleh banjir, krisis ruang publik, dan kemacetan.”

Perayaan HUT ke-17 ini harus dijadikan momentum introspeksi dan transformasi nyata. Kami, mahasiswa dan pemuda Tangsel, menolak menjadi pelengkap seremonial. Kami siap menjadi mitra kritis yang mengawal kota ini.

Pemerintah Kota Tangsel wajib menjawab krisis ini dengan aksi nyata:
1. ​Prioritaskan Infrastruktur Anti-Banjir: Segera alokasikan anggaran dan selesaikan program penataan drainase, normalisasi sungai, dan infrastruktur anti-banjir di kawasan rawan genangan sebelum mengeluarkan izin pengembangan hunian baru.
2. ​Transparansi dan Partisipasi dalam RTRW: Selesaikan dan sahkan Raperda RTRW 2025–2045 dengan melibatkan pemuda, mahasiswa, dan komunitas warga secara substantif sejak awal. RTRW harus pro-lingkungan dan pro-rakyat, bukan pro-investor.
3. Perluas RTH dan Ruang Publik: Penuhi dan lindungi ruang terbuka hijau dan fasilitas umum yang dapat diakses oleh seluruh warga tanpa diskriminasi wilayah.
4. ​Wujudkan Pemerataan Pembangunan: Pastikan pembangunan infrastruktur dan layanan tidak timpang; alokasikan sumber daya ke kawasan pinggiran dan permukiman padat, bukan hanya di area elit.
5. ​Libatkan Pemuda dalam Kebijakan: Bentuk mekanisme formal yang melibatkan masyarakat sipil dalam perencanaan dan evaluasi kebijakan kota, mewujudkan pembangunan yang benar-benar partisipatif.
6.Tata kelola sampah sesuai dengan asas peraturan yang tidak merugikan lingkungan maupun masyarakat.
7.Penataan dan Perbaikan Infrastruktur Dasar
Pemerintah Kota Tangerang Selatan wajib menyediakan akses layak terhadap air bersih, sanitasi, drainase, jalan lingkungan, dan penerangan.
8. Melakukan rehabilitasi lingkungan dengan standar kesehatan dan keselamatan permukiman sesuai amanat UU No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman.

BACA JUGA:  Bang Ben Minta Kasus Dugaan Intimidasi Pemilik Rumah Program Bedah Rumah di Ciputat Tak Didramatisir

Ulang tahun ke-17 Tangsel harus menjadi panggilan untuk aksi dan kolaborasi. Tangsel tidak membutuhkan selebrasi palsu, melainkan transformasi nyata dari kota yang rentan menjadi kota yang berkeadilan, aman, dan bermartabat, tidak hanya di atas kertas, tetapi dalam setiap kehidupan warganya.

Disclaimer: artikel ini adalah kiriman dari pembaca Tangerangupdate.com. Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.

Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: istimewa

12 Kelompok Pemuda di Kabupaten Tangerang Terima Hibah YCAF 2026

Foto: giat penindakan dalam Operasi Patuh Maung 2026 oleh Satlantas Polresta Tangerang | Dok. Istimewa

Hari Kedua Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Tindak Pengendara Tanpa Helm SNI

Foto: istimewa

Porprov VII Banten 2026 Pertandingkan 60 Cabor, Terbanyak Sepanjang Sejarah

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Dok. Istimewa

KONI Banten dan Panitia Terus Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026

Foto: Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Banten, Ferry Ferdiansyah | Dok. Tangerangupdate.com

Business Matching Kemenkum Banten Bidik Komersialisasi Hak Paten

Foto: pertemuan perwakilan pengurus PWI Kabupaten Tangerang dengan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah | Dok. Istimewa

Wakil Bupati Dorong Peran PWI dalam Mengawal Pembangunan Kabupaten Tangerang

Berita Terkait

Sempadan Kali Jaletereng yang Diduga Termakan Proyek pembangunan Turap / Dok. TU
Kota Tangsel

Makan Sempadan Sungai, Pembangunan Turap di Kali Jeletreng Setu Diprotes Warga

Persidangan Sengketa Masa Jabatan Sekda Tangsel di PTUN Serang / Dok. TU
Kota Tangsel

Feri Amsari Jadi Saksi Ahli dalam Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel

Warga Serpong Lagoon membeli air minum galon imbas kasus E.coli. | Dok.TU
Kota Tangsel

Imbas Kasus E. coli, Warga Serpong Lagoon Habiskan Rp200 Ribu Sehari untuk Air Galon

Lokasi : Serpong Lagoon
Kota Tangsel

Kasus Air Tercemar EColi di Serpong Lagoon, Korban Bertambah Jadi 176 Orang

Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan | Dok. Tangerangupdate
Kota Tangsel

Gudang yang Meledak di Pasar Cimanggis, Pemkot Sebut Tak Berizin

Tangkapan layar sampah di Bantaran Kali Jaletereng di Keluhkan Warga / Dok. TU
Kota Tangsel

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Bantaran Kali Jaletreng Tangsel

Foto: aksi massa HmI Cabang Ciputat | Dok. istimewa
Kota Tangsel

HMI Cabang Ciputat Desak Menteri Perhutanan Dicopot

Foto: Kepala Kanwil Kemenkum Banten, Hadiyanto | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Kemenkum Banten Dorong Mahasiswa Berwirausaha, Perseroan Perorangan Jadi Solusi

Jangan Lewatkan

Foto: pertemuan perwakilan pengurus PWI Kabupaten Tangerang dengan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah | Dok. Istimewa

Wakil Bupati Dorong Peran PWI dalam Mengawal Pembangunan Kabupaten Tangerang

Senin, 26 Oktober 2026
Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan | Dok. Tangerangupdate

Gudang yang Meledak di Pasar Cimanggis, Pemkot Sebut Tak Berizin

Jumat, 23 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto | Foto : Kantor Staff Presiden RI

Ekonomi Rumah Tangga Tertekan, Warga Minta Pemerintahan Prabowo-Gibran Lebih Peka

Kamis, 22 Oktober 2026
Persidangan Sengketa Masa Jabatan Sekda Tangsel di PTUN Serang / Dok. TU

Feri Amsari Jadi Saksi Ahli dalam Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel

Jumat, 23 Oktober 2026
Foto: aksi massa HmI Cabang Ciputat | Dok. istimewa

HMI Cabang Ciputat Desak Menteri Perhutanan Dicopot

Kamis, 22 Oktober 2026
Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka menyoroti dugaan lambatnya pengundangan sejumlah undang-undang yang telah disahkan DPR. | Dok. Tangerangupdate.com

Rieke Desak Prabowo Evaluasi Birokrasi, Soroti Lambatnya Pengundangan UU

Jumat, 23 Oktober 2026
Sabak Bernam Parlemen Malaysia yang kritik Prabowo pakai Bahasa Jawa / Dok. Ist

Anggota Parlemen Malaysia Sampaikan Pesan kepada Prabowo Pakai Bahasa Jawa

Kamis, 22 Oktober 2026
Foto: SMP Negeri 1 Legok | Dok. Tangerangupdate.com

Kejar Pelajar Hingga Tewas Kecelakaan, Dua Pelajar SMPN 1 Legok Diskors 7 Hari

Senin, 26 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp