Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 24 Agustus 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Petugas Putar Balikan Pengendara Yang Tidak Memiliki STRP di Pos Penyekatan Pasar Jumat

Redaksi TU
Redaksi TU
Senin, 5 Juli 2021 | 13:54 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (05/07/2021) | Tangerang Selatan –— Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di sejumlah titik penyekatan menimbulkan kemacetan panjang.

Salah satu titik penyekatan yaitu di Pasar Jumat, Jakarta Selatan. Ratusan kendaraan yang hendak masuk DKI Jakarta mengular sampai pertigaan Situ Gintung.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kepala Kepolisian Sektor Kebayoran Lama, Komisaris Donni Bagus Wibisono menjelaskan Pos Penyekatan Pasar Jumat untuk membatasi masyarakat dari arah Tangerang Selatan.

“Posko Pasar Jumat didirikan untuk membatasi pergerakan warga dari arah Tangerang Selatan yang ingin masuk ke Ibu Kota.” katanya.

Dirinya menjelaskan sejak dini hari tadi hingga sore ini, jumlah kendaraan yang masuk ke Jakarta melalui Pasar Jumat juga menurun dibandingkan masa-masa sebelum PPKM diterapkan.

Donni mengaku para petugas telah memutarbalikkan banyak kendaraan dari arah Tangerang Selatan.

“Banyak yang kita putar balikkan, di antaranya karena tidak memiliki kepentingan esensial dan kritikal di Jakarta dan tidak punya KTP DKI, indikatornya itu.” kata dia.

Dari pantaun di lokasi senin sore (05/07) pukul 16:45 Wib, ada beberapa masyarakat yang diputar balik oleh petugas yang sedang berjaga akibat tidak dapat menunjukan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) ataupun KTP DKI Jakarta.

BACA JUGA:  Tutup MPLS, SDN Pondok Jagung 2 Tanam Pohon Simbol Jaga Bumi

Salah satunya Tanto (25) warga Ciputat yang hendak bekerja di Lebak Bulus ini terpaksa diputar balik akibat tidak dapat menunjukan STRP.

“Mau kerja di Lebak bulus kebetulan masuk sore bang, disuruh putar balik aja ga tau kenapa, padahal Deket situ saya kerjanya.” ucapnya.

Sementara Syarif Hidayat (47) lolos penyekatan karena menunjukan Surat tugas, karena dirinya bekerja di salah satu Bank BUMN dibilangan Bintaro yang hendak pulang ke Kebayoran lama.

“Kerja di Bank Mandiri bang, tadi ditanya soal surat tugas aja.” kata Syarif kepada Tangerangupdate.com

Sementara Kepala Unit Pos Penyekatan Pasar Jumat Ipda Dodit menjelaskan sejak pukul 07:00 Wib sampai 09:00 Wib sekitar 600an kendaraan diputar balik kembali ke arah Tangerang Selatan.

“Sejak pukul tujuh pagi sampai sembilan setidaknya sekitar enam ratusan kendaraan yang kami putar balik kembali ke Tangerang Selatan, akibat tidak dapat menunjukan Surat keterangan yang jelas.” tuturnya.

Dodit juga menjelaskan bahwa untuk kendaraan umum tidak diberlakukan pembatasan di prioritaskan hanya kendaraan pribadi baik motor maupun mobil.

BACA JUGA:  Pemkot Tangsel Perkuat Peran Kader Posyandu, Jadi Garda Terdepan Kesehatan Masyarakat

“Sesuai arahan pimpinan pembatasan ini tetap mengedepankan rasa humanis, jadi untuk kendraan umum kami bebaskan.” pungkasnya.

TAGGED:pembatasan mobilitas selama ppkmtangerang selatantitik penyekatan jalan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pekanbaru, Riau, Senin (24/8/2026). | Dok. Setpres

Pimpin Ratas Karhutla, Presiden Prabowo Perintahkan Intelijen dan Polisi Usut Korporasi

Tampak Wakil Walikota (Wawali) Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan ikut memusnahkan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal di Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Banten, Serpong Utara, Tangsel, Jumat (21/8/2026). | Dok. Tangerangupdate

Lindungi Iklim Investasi di Banten, Wawali Tangsel Dorong Penindakan Cukai Ilegal

Wapres Gibran Rakabuming berdialog dengan pengungsi yang dirawat di tenda perawatan posko pengungsian Posko Golo Cenggo, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, Jumat (21/8/2026). | Dok. Antara

Wapres Gibran Instruksikan Bantuan Gempa NTT Jangkau Pengungsi Mandiri

Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Banten memusnahkan 41,28 juta batang rokok ilegal dan ribuan liter minuman keras (miras). | Dok. Tangerangupdate

Gempur Cukai Ilegal, Kanwil DJBC Banten Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp39,95 Miliar

Walikota Tangsel Benyamin Davnie saat di Wawancarai di Gedung Pemkot Tangsel/ Foto: Fery

Koperasi Award Jadi Momentum Tangsel Perkuat Ekonomi Kerakyatan

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Tegaskan Kemerdekaan Harus Diwujudkan Lewat Kerja Nyata di Tangsel

Berita Terkait

Kota Tangsel

Pilar Saga Ichsan Dorong Penataan Utilitas Berkelanjutan, SDABMBK Tangsel Perkuat Pengawasan Kabel Fiber Optik

Kota Tangsel

Meriahkan HUT RI ke-81, Pegawai Pemkot Tangsel Pererat Kebersamaan Lewat Lomba 17-an

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kota Tangsel

Kronologi Ketua RT Jadi Tersangka Usai Tegur Pembakar Sampah di Pamulang, Polisi: RT Diserang Duluan

Foto: Ilustrasi
Kota Tangsel

Tegur Warga Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Malah Jadi Tersangka dan Ditahan

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat memberikan keterangan di depan pewarta di Balai kota Tangerang Selatan/ Foto : TU
Kota Tangsel

Wali Kota Tangsel: Dana Penyertaan Modal Perseroda Pasar Sudah Dititip di PITS, Tak Terdampak Efisiensi Anggaran

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat memberikan keterangan di depan pewarta di Balai kota Tangerang Selatan/ Foto : TU
Kota Tangsel

Wali Kota Tangsel Target Perda Perseroda Pasar Rampung Tahun Ini, 8 Pasar Tradisional dan 3 Pasar Modern Bakal Satu Pintu

Foto: barang bukti jutaan obat keras ilegal yang berhasil disita Polsek Serpong | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Polisi Bongkar Gudang Diduga Pemasok 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal di Jakarta Timur

Foto: istimewa
Kota Tangsel

Dinkes Tangsel Tingkatkan Kapasitas 584 Kader Posyandu untuk Perkuat Layanan Kesehatan Primer

Jangan Lewatkan

Meriahkan HUT RI ke-81, Pegawai Pemkot Tangsel Pererat Kebersamaan Lewat Lomba 17-an

Senin, 24 Agustus 2026
Tampak Wakil Walikota (Wawali) Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan ikut memusnahkan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal di Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Banten, Serpong Utara, Tangsel, Jumat (21/8/2026). | Dok. Tangerangupdate

Lindungi Iklim Investasi di Banten, Wawali Tangsel Dorong Penindakan Cukai Ilegal

Senin, 24 Agustus 2026
Foto: mobil dump truk terguling di Jalan Gatot Subroto, Jatiuwung | Dok. Tangerangupdate.com

Dump Truk Terguling, Jalan Gatot Subroto – Jatiuwung Macet Parah

Selasa, 18 Agustus 2026
Eks Menteri Keuangan (Menkeu) Kabinet Pembangunan VII, Fuad Bawazier. | Dok. Istimewa

Soal Pengelolaan Sumber Daya Alam, Fuad Bawazier Bela Langkah Prabowo

Rabu, 19 Agustus 2026
Foto: Istimewa

BPN Kabupaten Tangerang Gelar Musyawarah Ganti Rugi 28 Bidang Tanah untuk Tol Serpong-Balaraja

Minggu, 23 Agustus 2026

Lepas Ekspor Rp40,8 Miliar, Barantin Dorong Produk Unggulan Banten Tembus Pasar Global

Jumat, 21 Agustus 2026
Foto dokumentasi Tangerangupdate.com

Mantan Karyawan Ungkap Dugaan Sertifikasi Guru Palsu Jadi Jaminan Kredit di BPR Kerta Raharja Gemilang

Jumat, 21 Agustus 2026
Anggota Komisi IV DPR RI, Herry Darmawan. | Dok. Fraksi PAN

DPR Desak Kemenhut Fasilitasi Sarpras MPA Cegah Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp