Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Sabtu, 13 Juni 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Bantah Minta Uang Kolektif Untuk Beli AC, Kepsek SMPN 5 Tangsel: Sekedar Beli Snack Buat Ganjal Perut

Rhomi
Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:33 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (20/10/2021) | Tangerang Selatan — Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Kota Tangerang Selatan, Drs. H. Muslih, M.Pd, membantah perihal dugaan permintaan uang kolektif kepada para wali murid. Dirinya mengaku, uang kolektif tersebut ditujukan untuk biaya operasional para staf sekolah dan pengajar di sekolah tersebut.

“Kita ga ngadain AC di SMP 5. Jadi gini, kita kemarin rapat, jadi sekolah itu katakanlah untuk perawatan, untuk tambahan makan minum harian, operasional lah. Itu kita minta sumbangan seikhlasnya kepada orang tua,” ucapnya saat dihubungi tangerangupdate.com. Ditulis Rabu (20/10/2021).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Muslih beralasan, dirinya meminta uang kolektif kepada wali murid bertujuan untuk menutup biaya operasional sekolah yang tidak dicover oleh Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Iya, operasional yang ga tercover oleh BOSNas. Jadi gini BOSNas itu tidak boleh buat minum harian ga boleh, buat Aqua galon aja ga boleh. Itu kadang-kadang kita patungan, makanya saya minta sumbangannya,” akunya.

“Ya boleh beli Aqua lah, harian. Bolehlah kita misalnya ngasih snack, roti sebungkus. Yaa bahasa kasarnya ngajar dari pagi sampai siang yaa ada lah itunya. Jadi begini, untuk sekedar katakanlah kita beli supaya guru itu yang ngajar dari pagi sampe sore, itu ada lah mungkin minumnya – kuenya untuk ganjal perut,” tambahnya.

BACA JUGA:  SDN 03 Rawa Buntu Keluhkan Kualitas Menu MBG, Dindikbud Tangsel Sebut Sudah Ditindaklanjuti

Selain itu katanya, dirinya juga mengaku uang tersebut juga akan digunakan untuk keperluan kegiatan organisasi siswa, seperti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

Muslih mengatakan walaupun anggota OSIS tersebut tidak banyak, namun ia bersikukuh pada setiap kegiatannya, para anggota OSIS tersebut tetap harus diberikan makan.

“Yaa kan ada yang dimakan sama siswa juga, misalkan OSIS. Kita kan minta itu ada banyak yang akan dibiayai, misalnya osis katakan lah, osis itu kalau rapat, ngadain kegiatan itu kita kasih makan. Walaupun tidak banyak, masa kita ga kasih makan bocah sih,” katanya.

Tidak hanya itu, dirinya juga mengatakan jika ada wali murid yang berkenan untuk menyumbangkan pendingin ruangan seperti kipas ataupun AC, maka pihak sekolah akan secara terbuka menerima sumbangan tersebut.

“Saya bilang ini istilahnya, orang tua itu kan ada yang nyumbang ke sekolah ya, nyumbang kipas dll. Saya katakan begini, yaa kalau sekolah ini disumbangnya bukan hanya kipas tapi AC, kita siap untuk listriknya,” katanya.

BACA JUGA:  Akses Menuju Tiga Sekolah Negeri di Pamulang Ditutup Warga, Protes Sistem PPDB yang Dinilai Diskriminatif

“Ini orang tua kan banyak yang nyumbang kipas di kelasnya. Sudah ada yang nyumbang,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Muslih mengklaim bahwa uang kolektif tersebut hanya dilakukan di sekolahnya. “Yaa bisa jadi, kan saya hanya minta kepada orang tua,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Sejumlah wali murid Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Kota Tangerang Selatan mengaku diminta uang iuran untuk membeli pendingin ruangan (AC) oleh pihak sekolah.

Salah satu wali murid yang enggan disebut namanya mengatakan, permintaan tersebut langsung disampaikan oleh pihak sekolah dihadapan para walimurid pada, Sabtu (16/10/2021).

“Ada rapat wali murid, bahas soal sumbangan yang katanya buat beli AC, kepala sekolahnya juga ada pas rapat, hadir semua,” akunya saat dihubungi redaksi tangerangupdate.com. Rabu (20/10/2021).

Dirinya menyebut, setiap walimurid diminta membayar iuran seikhlasnyanya, namun dengan nominal minimal 100 ribu.

Nantinya, katanya melanjutkan, para wali murid tersebut juga diminta untuk memberikan iuran rutin setiap bulannya.

“Setiap murid minimal 100 ribu untuk membeli AC, rutin setiap bulan. Kan namanya sumbangan bebas berapa aja tapi malah ada minimalnya katanya 100 ribu,” terangnya.

BACA JUGA:  Kepsek Ini Benarkan Banyak Siswa Dari Sekolah Mahal Akali SPMB SMP Jalur Afirmasi di Tangsel, Dindik Bisa Apa?
TAGGED:dinas pendidikan tangerang selatanpungli pendidikansmpn 5 tangseltangerang selatan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Jakarta earth hour sempat digelar pada 2023. (Dok. Getty Images)

Pemprov DKI Ajak Warga Ikut Aksi 60 Menit Tanpa Lampu

Foto: Satlantas Polresta Tangerang

Sopir Truk Tabrak Lari Kak Herman Ngaku Kabur Karena Takut Diamuk Massa

Foto: istimewa

Mahasiswa Ajukan Keberatan Informasi Publik ke Polres Metro Tangerang Kota

Foto: Ketua Umum FKDSI, Andi Herenal | Dok. Istimewa

FKDSI Apresiasi Komitmen Pemerintah Siapkan Skema PDDI On Going untuk Keberlanjutan Studi Doktoral Dosen

Foto: kondisi jalan gelap di Kabupaten Tangerang | Foto: ilustrasi/Tangerangupdate.com

Pengendara Motor Tewas Kecelakaan di Jalan Pasar Kemis Diduga Gegara Jalan Gelap

Foto: mobil truk diduga penabrak tokoh Pramuka asal Tangerang di Cikupa | Dok. Istimewa

Sopir Terduga Pelaku Tabrak Lari yang Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang Ditangkap di Bandung

Berita Terkait

Foto: ilustrasi/freepik
Kota Tangsel

Gemasos Minta Pemerintah Tarik Dana Pengusaha dari Singapura, Dorong Langkah Ekstrem demi Kedaulatan Ekonomi

Tangkapan Layar Kondisi Putar Balik Depan WTC Serpong/ Dok. TU
Kota Tangsel

Kerap Dituding Jadi Biang Kemacetan, U-Turn Depan WTC Serpong Akan di Tutup Permanen

Kota Tangsel

Taman Ciputat Timur Jadi Destinasi Olahraga Baru Warga Tangsel, Ramai Dipadati Setiap Pagi dan Sore

Foto: pertamina resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026 | Ilustrasi/Dok. TU
Kota Tangsel

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Green Rp17.000

Kota Tangsel

DP3AP2KB Tangsel Bangun Kerjasama Lintas Sektor Dukung Program Kota Layak Anak

Aliansi mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar aksi demonstrasi damai di lingkungan kampus/ Dok. TU
Nasional

Mahasiswa UIN Jakarta Gelar Aksi, Kritik  Rombongan Rektor Gruduk Sekolah Pembangunan Pamulang

Paspor berserakan di kawasan BSD, Tangerang Selatan. | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Paspor Bekas Berserakan di Tangsel Viral, Imigrasi Turun Tangan

Foto: Ilustrasi/Istimewa
Kota Tangsel

Festival Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno Digelar di Tangsel, Gita Swarantika: Saatnya Bangkitkan Ekonomi Rakyat

Jangan Lewatkan

Foto: konferensi pers ungkap kasus pembunuhan tukang cilok di Cikupa, di Mapolresta Tangerang | Dok. Istimewa

Dendam dan Sakit Hati Jadi Motif Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa

Senin, 8 Juni 2026
Foto: pertamina resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026 | Ilustrasi/Dok. TU

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Green Rp17.000

Rabu, 10 Juni 2026
Foto: kondisi jalan gelap di Kabupaten Tangerang | Foto: ilustrasi/Tangerangupdate.com

Pengendara Motor Tewas Kecelakaan di Jalan Pasar Kemis Diduga Gegara Jalan Gelap

Jumat, 12 Juni 2026
Foto: ilustrasi/freepik

Gemasos Minta Pemerintah Tarik Dana Pengusaha dari Singapura, Dorong Langkah Ekstrem demi Kedaulatan Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026
Tangkapan Layar Kondisi Putar Balik Depan WTC Serpong/ Dok. TU

Kerap Dituding Jadi Biang Kemacetan, U-Turn Depan WTC Serpong Akan di Tutup Permanen

Kamis, 11 Juni 2026
Foto: ilustrasi/shutterstock

Harga Obat Naik Imbas Pelemahan Rupiah, Jatah Obat Pasien Puskesmas di Kabupaten Tangerang Dikurangi

Kamis, 11 Juni 2026
Jakarta earth hour sempat digelar pada 2023. (Dok. Getty Images)

Pemprov DKI Ajak Warga Ikut Aksi 60 Menit Tanpa Lampu

Sabtu, 13 Juni 2026
Foto: Ilustrasi/Istimewa

Festival Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno Digelar di Tangsel, Gita Swarantika: Saatnya Bangkitkan Ekonomi Rakyat

Senin, 8 Juni 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp