Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Minggu, 3 Mei 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Bantah Minta Uang Kolektif Untuk Beli AC, Kepsek SMPN 5 Tangsel: Sekedar Beli Snack Buat Ganjal Perut

Rhomi
Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:33 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (20/10/2021) | Tangerang Selatan — Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Kota Tangerang Selatan, Drs. H. Muslih, M.Pd, membantah perihal dugaan permintaan uang kolektif kepada para wali murid. Dirinya mengaku, uang kolektif tersebut ditujukan untuk biaya operasional para staf sekolah dan pengajar di sekolah tersebut.

“Kita ga ngadain AC di SMP 5. Jadi gini, kita kemarin rapat, jadi sekolah itu katakanlah untuk perawatan, untuk tambahan makan minum harian, operasional lah. Itu kita minta sumbangan seikhlasnya kepada orang tua,” ucapnya saat dihubungi tangerangupdate.com. Ditulis Rabu (20/10/2021).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Muslih beralasan, dirinya meminta uang kolektif kepada wali murid bertujuan untuk menutup biaya operasional sekolah yang tidak dicover oleh Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Iya, operasional yang ga tercover oleh BOSNas. Jadi gini BOSNas itu tidak boleh buat minum harian ga boleh, buat Aqua galon aja ga boleh. Itu kadang-kadang kita patungan, makanya saya minta sumbangannya,” akunya.

“Ya boleh beli Aqua lah, harian. Bolehlah kita misalnya ngasih snack, roti sebungkus. Yaa bahasa kasarnya ngajar dari pagi sampai siang yaa ada lah itunya. Jadi begini, untuk sekedar katakanlah kita beli supaya guru itu yang ngajar dari pagi sampe sore, itu ada lah mungkin minumnya – kuenya untuk ganjal perut,” tambahnya.

BACA JUGA:  SDN 03 Rawa Buntu Keluhkan Kualitas Menu MBG, Dindikbud Tangsel Sebut Sudah Ditindaklanjuti

Selain itu katanya, dirinya juga mengaku uang tersebut juga akan digunakan untuk keperluan kegiatan organisasi siswa, seperti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

Muslih mengatakan walaupun anggota OSIS tersebut tidak banyak, namun ia bersikukuh pada setiap kegiatannya, para anggota OSIS tersebut tetap harus diberikan makan.

“Yaa kan ada yang dimakan sama siswa juga, misalkan OSIS. Kita kan minta itu ada banyak yang akan dibiayai, misalnya osis katakan lah, osis itu kalau rapat, ngadain kegiatan itu kita kasih makan. Walaupun tidak banyak, masa kita ga kasih makan bocah sih,” katanya.

Tidak hanya itu, dirinya juga mengatakan jika ada wali murid yang berkenan untuk menyumbangkan pendingin ruangan seperti kipas ataupun AC, maka pihak sekolah akan secara terbuka menerima sumbangan tersebut.

“Saya bilang ini istilahnya, orang tua itu kan ada yang nyumbang ke sekolah ya, nyumbang kipas dll. Saya katakan begini, yaa kalau sekolah ini disumbangnya bukan hanya kipas tapi AC, kita siap untuk listriknya,” katanya.

BACA JUGA:  Akses Menuju Tiga Sekolah Negeri di Pamulang Ditutup Warga, Protes Sistem PPDB yang Dinilai Diskriminatif

“Ini orang tua kan banyak yang nyumbang kipas di kelasnya. Sudah ada yang nyumbang,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Muslih mengklaim bahwa uang kolektif tersebut hanya dilakukan di sekolahnya. “Yaa bisa jadi, kan saya hanya minta kepada orang tua,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Sejumlah wali murid Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Kota Tangerang Selatan mengaku diminta uang iuran untuk membeli pendingin ruangan (AC) oleh pihak sekolah.

Salah satu wali murid yang enggan disebut namanya mengatakan, permintaan tersebut langsung disampaikan oleh pihak sekolah dihadapan para walimurid pada, Sabtu (16/10/2021).

“Ada rapat wali murid, bahas soal sumbangan yang katanya buat beli AC, kepala sekolahnya juga ada pas rapat, hadir semua,” akunya saat dihubungi redaksi tangerangupdate.com. Rabu (20/10/2021).

Dirinya menyebut, setiap walimurid diminta membayar iuran seikhlasnyanya, namun dengan nominal minimal 100 ribu.

Nantinya, katanya melanjutkan, para wali murid tersebut juga diminta untuk memberikan iuran rutin setiap bulannya.

“Setiap murid minimal 100 ribu untuk membeli AC, rutin setiap bulan. Kan namanya sumbangan bebas berapa aja tapi malah ada minimalnya katanya 100 ribu,” terangnya.

BACA JUGA:  Kepsek Ini Benarkan Banyak Siswa Dari Sekolah Mahal Akali SPMB SMP Jalur Afirmasi di Tangsel, Dindik Bisa Apa?
TAGGED:dinas pendidikan tangerang selatanpungli pendidikansmpn 5 tangseltangerang selatan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: proses evakuasi nenek 65 tahun yang tercebur ke sumur timba di Pagedangan | Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Terpeleset, Nenek 65 Tahun Tewas di Sumur Tanpa Penutup di Pagedangan

Foto: Ilustrasi/Freepik

Pria di Tangsel Diduga Cabuli Dua Anak Tiri, Salah Satu Korban Hamil

Perwakilan pihak Bintaro Jaya saat di panggil Pansus RTRW di Gedung DPRD Tangsel, Rabu (22/04) / Dok. TU

Pengembang Bintaro XChange Bantah Alih Fungsi Kali Ciputat

Foto: Istimewa

‎33 Anak di Kronjo Tangerang Diduga Keracunan Menu Makan Bergizi Gratis

Mobil yang diduga terlibat kecelakaan dengan pelajar di Ciputat/ Dok. Polsek Ciputat

Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Palapa Ciputat, Dua Pelajar Alami Luka Ringan

Foto: Barang bukti hasil penangkapan maling sepeda motor berbekal senjata mainan di Tangerang | Dok. Istimewa

Polisi Tangkap Dua Maling Motor Berpistol Mainan di Tangerang, Dua Masih Buron

Berita Terkait

Foto: Istimewa
Kota Tangsel

Seorang Warga Dikeroyok Sekelompok Pria Diduga Mabuk di Ciputat

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kota Tangsel

Remaja di Ciputat Tewas Dianiaya, Polisi Sebut Gegara Dendam Tawuran

Dugaan Kali di Ciputat diduga dialihkan oleh Pengembang di Kawasan Bintaro / Dok. TU
Kota Tangsel

Kali Ciputat Diduga Dialihkan, Warga Bisa Gugat Pengembang Jika Banjir

Foto: Program Outbreak Response Immunization (ORI) menargetkan sekitar 109.000 anak usia 9 hingga 59 bulan di wilayah Tangsel | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Kasus Campak Meningkat, Dinkes Tangsel Genjot Imunisasi dan Perkuat Penanganan

Foto: kondisi gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, pasca kebakaran | Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Sinarmas Land Buka Suara Terkait Panggilan Kejari Soal Kebakaran Gudang Insektisida

Pansus RTRW Dprd Tangsel saat sidak di Mall BxChange Bintaro terkait adanya aliran sungai yang berubah / Dok. TU
Kota Tangsel

DPRD Minta Dokumen BMN Sungai Bintaro, Akan Cek ke Kementerian PUPR

Perwakilan pihak Bintaro Jaya saat di panggil Pansus RTRW di Gedung DPRD Tangsel, Rabu (22/04) / Dok. TU
Kota Tangsel

DPRD Tangsel Panggil Pengembang Bintaro XChange soal Dugaan Hilangnya Aliran Kali Ciputat

Foto: Sidak Pansus Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Tangerang Selatan dilakukan di Perumahan Serpong Lagoon, Bintaro XChange, Taman Tekno Widya, Tekno X BSD | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Sidak RTRW Tangsel, DPRD Temukan Dugaan Perubahan Aliran Sungai di Bintaro

Jangan Lewatkan

Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah saat memotong kabel utilitas di Jalan KH Syeikh Nawawi - Cikupa | Dok. Tangerangupdate.com

Gandeng Swasta, Pemkab Tangerang Bereskan Kabel Semrawut di 15 Ruas Jalan

Rabu, 29 April 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Bejat! Ayah Kandung di Sepatan Tangerang Diduga Perkosa Anak hingga Hamil 6 Bulan

Rabu, 29 April 2026
Mobil yang diduga terlibat kecelakaan dengan pelajar di Ciputat/ Dok. Polsek Ciputat

Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Palapa Ciputat, Dua Pelajar Alami Luka Ringan

Kamis, 30 April 2026
Dugaan Kali di Ciputat diduga dialihkan oleh Pengembang di Kawasan Bintaro / Dok. TU

Kali Ciputat Diduga Dialihkan, Warga Bisa Gugat Pengembang Jika Banjir

Selasa, 28 April 2026
Foto: Istimewa

Seorang Warga Dikeroyok Sekelompok Pria Diduga Mabuk di Ciputat

Kamis, 30 April 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Remaja di Ciputat Tewas Dianiaya, Polisi Sebut Gegara Dendam Tawuran

Rabu, 29 April 2026

Modus Guru Ngaji Rudapaksa Empat Santri di Sukadiri: Ritual Mengusir Jin

Selasa, 28 April 2026
Foto: Barang bukti hasil penangkapan maling sepeda motor berbekal senjata mainan di Tangerang | Dok. Istimewa

Polisi Tangkap Dua Maling Motor Berpistol Mainan di Tangerang, Dua Masih Buron

Kamis, 30 April 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp