Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 26 Mei 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
BantenHukumKab TangerangKota TangerangKota TangselNasionalTangerang Raya

Tren “Pegantin” Keluarga, Pada Bom Makasar

Redaksi TU
Redaksi TU
Kamis, 1 April 2021 | 03:29 WIB
SHARE
Infografis : Juno | Data : J.Nugroho

” Liputan Khusus Terkait Pelaku Bom Makasar Bersama Pengamat Teroris Nasional Khariroh Maknunah dari Yayasan Prasasti Perdamaian “

Redaksi Tangerangupdate.com

Tangerangupdate.com (01/04/2021) | Jakarta — Ledakan bom menguncang Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021), meninggalkan catatan panjang terorisme ditanah air.

Terduga pelaku Pasangan suami istri yang menjadi “pengantin” tewas dilokasi bersama bom yang dibawanya, Polisi berhasil mengidentifikasi bahwa terduga pelaku merupakan teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Radikalisasi Dalam Keluarga

Pengamat terorisme dari yayasan prasasti perdamaian Khariroh Maknunah, menjelaskan bahwa tren radikalisasi dalam keluarga seperti yang terjadi pada pasutri yang melakukan bom bunuh diri di gereja Makassar sangat perlu diwaspadai.

Karena menurutnya dalam melakukan amaliyah khususnya bom bunuh diri berpotensi mengajak dan melibatkan anak-anak bahkan jabang bayi dalam kandungan. Seperti halnya pada bom bunuh diri di Gereja Makassar.

Bom Bunuh Diri Amaliyah Tertinggi.

“Bom bunuh diri menurut kelompok VE ini sebagai amaliyah tertinggi, jihad yang jaminannya syahid. Doktrin itu yang tentu menjadi iming-iming manis bagi pengikut kelompok VE untuk melakukan bom bunuh diri. Biasanya mereka akan melakukan dengan suka rela” jelasnya kepada Tangerangupdate.com

BACA JUGA:  Disinyalir Rugi 8,2 Milyar, Pengamat Minta Investasi Pemkot Tangsel di Bjb di Audit

Ia menjelaskan bahwa kelompok teroris seperti JAD yang melakukan aksinya seperti di makasar akan mempersiapkan dan memfasilitasi para calon pengantinnya.

Misalnya bagi perempuan single yang sudah siap melakukan bom bunuh diri atau amaliyah istisyhadiyah, maka akan dicarikan laki-laki untuk menikahinya yang juga akan memfasilitasi dan membantu melancarkan rencana bom bunuh diri tersebut.

“Tren radikalisasi dalam keluarga sejak 5 tahun belakangan metode yang sering dipakai, hal seperti ini pernah terjadi pada kasus Dian Yulia Novi, perempuan pertama di Indonesia yang akan melakukan bom bunuh diri dengan bom panci di Istana pada tahun 2016” tuturnya.

Apakah Tempat Ibadah Menjadi Sasaran teror ?

Terkait sasaran teror, Peta target teror di Indonesia memang beragam, biasanya dipengaruhi oleh afiliasi orang yang melakukan aksi terori. karena berkaitan dengan pada perspektif ideologi mereka soal sasaran jihad.

“Kalau dikatakan oleh polisi bahwa pelaku teror adalah bagian dari kelompok JAD, maka tempat ibadah ataupun kepolisian sama-sama menjadi target mereka. Sebenarnya membicarakan serangan terorisme tidak hanya soal Islam , kristen atau agama lain selain Islam” papar Nuna sapaan akrabnya.

BACA JUGA:  Terkait Pemeriksaan Pungli Seragam di SDN Ciledug Barat, Inspektorat Tangsel Minta Publik Sabar

Terorisme Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Menurut alumni Uin Syarif Hidayatullah Jakarta ini terorisme adalah adalah kejahatan kemanusiaan. Karena sasaran mereka jelas manusia. Ia memaparkan seperti
pada kasus peledakan Gereja di Makassar misalnya, jika sasaran teror atau jihad menurut keyakinan mereka dengan membunuh non muslim atau menghancurkan rumah ibadah selain rumah ibadah Islam, maka logikanya harusnya serangannya di dalam gereja.

“Dalam kasus Gereja Makasar mereka meledakan di depan gereja yang korbannya bisa saja orang-orang Islam. Selain itu gereja sebagai target tidak memiliki kerusakan yang parah atau bahkan tidak hancur misalnya. Jadi yang harus digaris bawahi serangan teror di Indonesia harus dilihat juga sebagai kejahatan kemanusiaan” tegasnya

Teror JAD Makasar terkait dengan Pimpinan ISIS yang baru?

Telah diketahui bahwa Kelompok JAD terafiliasi ke ISIS. Jika dikaitkan dengan pimpinan baru ISIS, menurutnya tidak secara langsung berkaitan. Karena sejak pimpinan ISIS sebelumnya yang tewas dalam serangan militer Amerika tipikal serangan teror yang mereka namakan jihad memiliki pola yang sama yaitu serangan ke tempat ibadah, kepolisian dan tempat vital negara.

BACA JUGA:  Badan Kesbangpol Musnahkan 123 Arsip Kadaluwarsa

“Analisa saya ini merupakan amaliyah dari kelompok JAD pada momentum sebelum bulan suci ramadhan. Dalam kelompok mereka, bom bunuh diri adalah amaliyah tertinggi mereka, jihad yang sudah jaminannya syahid menurut mereka, jadi tidak ada hubungannya dengan pimpinan baru ISIS sekalipun JADI telah mebaiat kelompoknya kepada ISIS” ungkapnya.

Penangkapan Terduga Teroris di beberapa Tempat

Penangkapan terduga teroris yang dilakukan oleh Densus 88 tidak semuanya berafiliasi dengan JAD atau ISIS. Ada juga yang berafiliasi ke JI (Jamaah Islamiyah), JAS (Jamaah Anshor Syariah), MIT (Mujahidin Indonesia Timur) ini juga berafiliasi ke ISIS.

Namun adanya penangkapan tahun-tahun terakhir didominasi oleh orang-orang yang berafiliasi dengan ISIS dengan berbagai nama kelompok di Indonesia seperti JAD, MIT pungkasnya.

TAGGED:BommakasarISISJADTERORISYPP
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: konferensi pers pengungkapan kasus tawuran di Cikupa di Mapolresta Tangerang | Dok. Istimewa

Duel Dua Geng Remaja di Cikupa Berujung Pembacokan, Pelaku Ditangkap di Bekasi

Dok. TU

Gunakan Pelat Nomor R1 126, Mobil Mewah Ditilang Satlantas Polresta Tangerang di Cikupa

Foto: kondisi salah satu jalan di Kabupaten Tangerang yang gelap karena Penerangan Jalan Umum (PJU) diduga tak berfungsi | Dok. Tangerangupdate.com

PJU Mati, Sejumlah Ruas Jalan di Kabupaten Tangerang Gelap dan Rawan Kejahatan

Foto: TPS liar di pinggir Jalan Raya Curug, Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Pinggir Jalan Raya Curug Berubah Jadi TPS Liar, Bau Menyengat Mengganggu Pengguna Jalan

Foto: Istimewa

Anak di Pamulang Aniaya Ibu Kandung hingga Tewas Diduga demi Kuasai Rumah Warisan

Foto: Gambaran suasana tjikokol pada 1927 dengan bantuan kecerdasan buatan / Dok. AI/TU

Jejak Sejarah Tjikokol (Cikokol) : Saat Pemerintah Kolonial Belanda Menghapus Tanah Partikelir di Tangerang

Berita Terkait

Foto: kantor Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Pemilik Tempat Hiburan Malam di Citra Raya Datangi Kantor Satpol PP di Luar Jam Kerja, Ada Apa?

Dok. TU
Tangerang Raya

Penjualan Domba Kurban di Tangerang Lesu Jelang Iduladha 2026, Pedagang Keluhkan Daya Beli Menurun

Dok. TU
Kab Tangerang

Kritik Anggaran Makan Minum Rapat Kecamatan Curug Rp1,6 Miliar, Pengamat: Nirempati

Foto : Ketua Umum PMII Cabang Ciputat, Fauzan Bahasuan(kiri) | Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

PMII Ciputat Desak Pemkot Tangsel Transparan Soal Polemik Perpanjangan Jabatan Sekda

Foto: tersangka perampokan wanita usai kencan di Serpong | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Usai Kencan di Serpong, Perempuan Ini Dirampok dan Dibuang di Cisauk

Foto: ilustrasi
Kota Tangsel

Polemik Kepwal Sekda Tangsel Makin Panas, SpeakUp Soroti Dugaan Informasi Menyesatkan dari Pemkot

Foto: olah TKP perempuan minimarket di Solear | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Minimarket di Solear Disatroni Perampok Bersenjata Api, Uang Rp30 Juta Digasak

Foto: Ilustrasi/Freepik
Hukum

Natalius Pigai Tolak Tembak di Tempat Pelaku Begal: Langgar HAM

Jangan Lewatkan

Foto : Ketua Umum PMII Cabang Ciputat, Fauzan Bahasuan(kiri) | Tangerangupdate.com

PMII Ciputat Desak Pemkot Tangsel Transparan Soal Polemik Perpanjangan Jabatan Sekda

Senin, 25 Mei 2026
Foto: kondisi salah satu jalan di Kabupaten Tangerang yang gelap karena Penerangan Jalan Umum (PJU) diduga tak berfungsi | Dok. Tangerangupdate.com

PJU Mati, Sejumlah Ruas Jalan di Kabupaten Tangerang Gelap dan Rawan Kejahatan

Selasa, 26 Mei 2026
Foto: Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud

DPRD Soroti Nasib Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang

Kamis, 21 Mei 2026
Foto: Istimewa

Anak di Pamulang Aniaya Ibu Kandung hingga Tewas Diduga demi Kuasai Rumah Warisan

Selasa, 26 Mei 2026
Ket. Gambar : Wakil Ketua DPRD Tangsel H. M. Yusuf saat diwawancarai terkait perpanjangan jabatan sekda Tangsel di Gedung DPRD Tangsel/ Foto : Juno

Polemik Jabatan Sekda Tangsel Memanas, DPRD PKS Buka Peluang Gunakan Hak Angket

Rabu, 20 Mei 2026
Foto: Gambaran suasana tjikokol pada 1927 dengan bantuan kecerdasan buatan / Dok. AI/TU

Jejak Sejarah Tjikokol (Cikokol) : Saat Pemerintah Kolonial Belanda Menghapus Tanah Partikelir di Tangerang

Selasa, 26 Mei 2026
Dokumentasi Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang

Dua Pabrik dan Satu Gudang Kebakaran Beruntun di Kabupaten Tangerang, Kerugian Capai Rp3,1 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Polisi Tangkap Maling Laptop Modus Jadi Kurir di Pamulang

Kamis, 21 Mei 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp