Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Sabtu, 12 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
BantenHukumKab TangerangKota TangerangKota TangselNasionalTangerang Raya

Tren “Pegantin” Keluarga, Pada Bom Makasar

Redaksi TU
Redaksi TU
Kamis, 1 April 2021 | 03:29 WIB
SHARE
Infografis : Juno | Data : J.Nugroho

” Liputan Khusus Terkait Pelaku Bom Makasar Bersama Pengamat Teroris Nasional Khariroh Maknunah dari Yayasan Prasasti Perdamaian “

Redaksi Tangerangupdate.com

Tangerangupdate.com (01/04/2021) | Jakarta — Ledakan bom menguncang Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021), meninggalkan catatan panjang terorisme ditanah air.

Terduga pelaku Pasangan suami istri yang menjadi “pengantin” tewas dilokasi bersama bom yang dibawanya, Polisi berhasil mengidentifikasi bahwa terduga pelaku merupakan teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Radikalisasi Dalam Keluarga

Pengamat terorisme dari yayasan prasasti perdamaian Khariroh Maknunah, menjelaskan bahwa tren radikalisasi dalam keluarga seperti yang terjadi pada pasutri yang melakukan bom bunuh diri di gereja Makassar sangat perlu diwaspadai.

Karena menurutnya dalam melakukan amaliyah khususnya bom bunuh diri berpotensi mengajak dan melibatkan anak-anak bahkan jabang bayi dalam kandungan. Seperti halnya pada bom bunuh diri di Gereja Makassar.

Bom Bunuh Diri Amaliyah Tertinggi.

“Bom bunuh diri menurut kelompok VE ini sebagai amaliyah tertinggi, jihad yang jaminannya syahid. Doktrin itu yang tentu menjadi iming-iming manis bagi pengikut kelompok VE untuk melakukan bom bunuh diri. Biasanya mereka akan melakukan dengan suka rela” jelasnya kepada Tangerangupdate.com

BACA JUGA:  Disinyalir Rugi 8,2 Milyar, Pengamat Minta Investasi Pemkot Tangsel di Bjb di Audit

Ia menjelaskan bahwa kelompok teroris seperti JAD yang melakukan aksinya seperti di makasar akan mempersiapkan dan memfasilitasi para calon pengantinnya.

Misalnya bagi perempuan single yang sudah siap melakukan bom bunuh diri atau amaliyah istisyhadiyah, maka akan dicarikan laki-laki untuk menikahinya yang juga akan memfasilitasi dan membantu melancarkan rencana bom bunuh diri tersebut.

“Tren radikalisasi dalam keluarga sejak 5 tahun belakangan metode yang sering dipakai, hal seperti ini pernah terjadi pada kasus Dian Yulia Novi, perempuan pertama di Indonesia yang akan melakukan bom bunuh diri dengan bom panci di Istana pada tahun 2016” tuturnya.

Apakah Tempat Ibadah Menjadi Sasaran teror ?

Terkait sasaran teror, Peta target teror di Indonesia memang beragam, biasanya dipengaruhi oleh afiliasi orang yang melakukan aksi terori. karena berkaitan dengan pada perspektif ideologi mereka soal sasaran jihad.

“Kalau dikatakan oleh polisi bahwa pelaku teror adalah bagian dari kelompok JAD, maka tempat ibadah ataupun kepolisian sama-sama menjadi target mereka. Sebenarnya membicarakan serangan terorisme tidak hanya soal Islam , kristen atau agama lain selain Islam” papar Nuna sapaan akrabnya.

BACA JUGA:  Terkait Pemeriksaan Pungli Seragam di SDN Ciledug Barat, Inspektorat Tangsel Minta Publik Sabar

Terorisme Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Menurut alumni Uin Syarif Hidayatullah Jakarta ini terorisme adalah adalah kejahatan kemanusiaan. Karena sasaran mereka jelas manusia. Ia memaparkan seperti
pada kasus peledakan Gereja di Makassar misalnya, jika sasaran teror atau jihad menurut keyakinan mereka dengan membunuh non muslim atau menghancurkan rumah ibadah selain rumah ibadah Islam, maka logikanya harusnya serangannya di dalam gereja.

“Dalam kasus Gereja Makasar mereka meledakan di depan gereja yang korbannya bisa saja orang-orang Islam. Selain itu gereja sebagai target tidak memiliki kerusakan yang parah atau bahkan tidak hancur misalnya. Jadi yang harus digaris bawahi serangan teror di Indonesia harus dilihat juga sebagai kejahatan kemanusiaan” tegasnya

Teror JAD Makasar terkait dengan Pimpinan ISIS yang baru?

Telah diketahui bahwa Kelompok JAD terafiliasi ke ISIS. Jika dikaitkan dengan pimpinan baru ISIS, menurutnya tidak secara langsung berkaitan. Karena sejak pimpinan ISIS sebelumnya yang tewas dalam serangan militer Amerika tipikal serangan teror yang mereka namakan jihad memiliki pola yang sama yaitu serangan ke tempat ibadah, kepolisian dan tempat vital negara.

BACA JUGA:  Badan Kesbangpol Musnahkan 123 Arsip Kadaluwarsa

“Analisa saya ini merupakan amaliyah dari kelompok JAD pada momentum sebelum bulan suci ramadhan. Dalam kelompok mereka, bom bunuh diri adalah amaliyah tertinggi mereka, jihad yang sudah jaminannya syahid menurut mereka, jadi tidak ada hubungannya dengan pimpinan baru ISIS sekalipun JADI telah mebaiat kelompoknya kepada ISIS” ungkapnya.

Penangkapan Terduga Teroris di beberapa Tempat

Penangkapan terduga teroris yang dilakukan oleh Densus 88 tidak semuanya berafiliasi dengan JAD atau ISIS. Ada juga yang berafiliasi ke JI (Jamaah Islamiyah), JAS (Jamaah Anshor Syariah), MIT (Mujahidin Indonesia Timur) ini juga berafiliasi ke ISIS.

Namun adanya penangkapan tahun-tahun terakhir didominasi oleh orang-orang yang berafiliasi dengan ISIS dengan berbagai nama kelompok di Indonesia seperti JAD, MIT pungkasnya.

TAGGED:BommakasarISISJADTERORISYPP
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: penyerahan CSR PIK di Pakuhaji | Dok. Tangerangupdate.com

Bantuan Pendidikan CSR PIK2 Naik 77,8 Persen, 160 Siswa Jadi Penerima

Foto: Istimewa

Dewi Asmara Dorong Sistem Deteksi Dini TPPO di Bandara Soekarno-Hatta

Foto: aktivis Tangerang, Gilang Purnama usai memberikan keterangan laporan atas dugaan kredit fiktif BPR Kerta Raharja Gemilang | Dok. Tangerangupdate.com

Aktivis Tagih Kepastian Kejari Kabupaten Tangerang soal Laporan Dugaan Penyimpangan BPR Kerta Raharja Gemilang

Lokasi Pembangunan SMPN 25 Tangsel Berlanjut/Dok.Tu

Polemik Pembangunan SMPN 25 Tangsel Berlanjut, Spanduk Dukungan Pembangunan Sekolah Bertebaran

Foto: dua pria diduga debt colletor yang dilaporkan cekcok saat hendak menarik paksa sepeda motor di Karawaci | Dok. Istimewa

Cekcok hingga Tarik-menarik Motor, Dua Pria Diduga Debt Collector Ditangkap Polisi

Gunung Sampah di TPA Cipeucang | Dok.TU

Pemkot Tangsel Alokasikan Rp93 Miliar untuk Perluasan Lahan TPA Cipeucang

Berita Terkait

Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie | Dok. TU
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Pertimbangkan Pembelajaran Tatap Muka Setelah Menurunya Aktivitas Vulkanik Krakatau

Foto: kondisi kemacetan di persimpangan Jalan Aria Putra, Serua, Ciputat | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Kemacetan di Pertigaan Jalan Aria Putra Serua Kian Dikeluhkan Warga

Sejumlah Pekerja yang diduga Ilegal di Pembangunan Data Center Milik BSD saat diamankan oleh Jendral imigrasi / Dok. Jendral Imigrasi
Kota Tangsel

55 WNA China Diamankan di Proyek Data Center Milik BSD, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal

Foto: kondisi rumah warga Perumahan Dasana Indah, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, setelah dibobol maling | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Pulang dari Kampung, Warga Kelapa Dua Kaget Rumah Dibobol, Motor hingga Laptop Raib

Ilustrasi Speedboat yang hilang kontak membawa jurnalis saat meliput aktivitas Anak Krakatau/ Dok. TU
Banten

Speedboat Bawa 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda saat Liput Gunung Anak Krakatau

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo usai menghadiri HUT Satpol PP di Taman Ismail Marzuki, Selasa (8/9/2026). | Dok. Antara
Nasional

Erupsi Krakatau Mereda, Gubernur Pramono Hentikan PJJ Sekolah di Jakarta

Foto: penangkapan terduga pelaku pencuri modus beli sepeda motor pakai sistem COD di Solear | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Maling Modus Pura-pura Beli Motor COD Tertangkap di Solear

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026). | Dok. DPR RI
Nasional

Kemenkeu Kantongi Rp49,8 Triliun di APBN 2027, Komisi XI DPR Tekankan Kinerja dan Dampak

Jangan Lewatkan

Foto: imbauan penggunaan masker di apotek kawasan Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com

Stok Masker di Tigaraksa Mulai Menipis Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026
Ketua DPR RI Puan Maharani, dalam Konferensi Pers pasca Sidang Paripurna di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2026). | Dok. DPR RI

Wacana ‘Merger’ Badan Geologi-BMKG, DPR Minta Kajian Matang

Selasa, 8 September 2026
Foto: dua pria diduga debt colletor yang dilaporkan cekcok saat hendak menarik paksa sepeda motor di Karawaci | Dok. Istimewa

Cekcok hingga Tarik-menarik Motor, Dua Pria Diduga Debt Collector Ditangkap Polisi

Kamis, 10 September 2026
Warga Pamulang tunjukan debu yang menempel di Kendaraan depan rumahnya / Foto : Dok. TU

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terpantau di Tangsel, Warga Pondok Aren hingga BSD Melapor

Minggu, 6 September 2026
Foto: penangkapan terduga pelaku pencuri modus beli sepeda motor pakai sistem COD di Solear | Dok. Tangerangupdate.com

Maling Modus Pura-pura Beli Motor COD Tertangkap di Solear

Selasa, 8 September 2026
Foto: kondisi kemacetan di persimpangan Jalan Aria Putra, Serua, Ciputat | Dok. Istimewa

Kemacetan di Pertigaan Jalan Aria Putra Serua Kian Dikeluhkan Warga

Rabu, 9 September 2026
Ilustrasi anak sekolah sedang melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dampak Debu Vulkanik Krakatau / Dok. TU

Dikbud Tangsel Balik Arah, Sekolah Beralih ke PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026). | Dok. DPR RI

Kemenkeu Kantongi Rp49,8 Triliun di APBN 2027, Komisi XI DPR Tekankan Kinerja dan Dampak

Selasa, 8 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp