Tangerangupdate.com – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Ansor Fest Experience 2026 selama dua hari, Jumat-Sabtu 30 – 31 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut memadukan sejumlah agenda keagamaan, sosial, budaya, hingga kreativitas anak muda. Ansor Fest Experience 2026 diselenggarakan untuk memperingati Hari Santri Nasional, Hari Sumpah Pemuda, dan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Pada hari pertama, Jumat (30/10/2026), kegiatan diisi dengan bazar UMKM, Halaqah Ulama Muda Vol. 2, Kirab Pelajar Cinta Damai, pelantikan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor se-Kota Tangsel, santunan anak yatim, donasi pendidikan santri, serta tausiyah Maulid Nabi Muhammad SAW.
Sementara pada hari kedua, Sabtu (31/10/2026), rangkaian kegiatan meliputi bazar UMKM, bakti sosial di musala, pemeriksaan kesehatan gratis, atraksi pencak silat Pagar Nusa Tangsel, serta pemberian penghargaan kepada pemenang lomba video.
Acara kemudian ditutup dengan Ansor Night Festival yang menghadirkan sejumlah grup musik, yakni D’blow, Berdikari, Om Partim, dan Coffee Break. Musisi Jason Ranti turut tampil dalam acara puncak tersebut.
Ketua PC GP Ansor Tangsel, Imam Fitra Ramadhan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan kader sekaligus menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Ini adalah ikhtiar dari Ansor Kota Tangsel untuk menjalin kebersamaan dalam rangka syiar kepada masyarakat, meneguhkan Islam Ahlussunnah wal Jamaah, serta menegaskan bahwa Ansor hadir untuk masyarakat dan berusaha memberikan manfaat,” ujar Imam.
Menurut Imam, Ansor Fest tidak hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai keagamaan dan kepedulian sosial.
Dalam kegiatan tersebut, PC GP Ansor Tangsel juga menyalurkan bantuan pendidikan secara simbolis kepada sekitar 20 santri dan anak yatim. Bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai agar dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan penerima.
“Ya, bantuan pendidikan itu mudah-mudahan nanti menjadi manfaat. Misalnya untuk membayar SPP, membeli peralatan sekolah, maupun kebutuhan-kebutuhan mereka di sekolah,” katanya.
Selain kegiatan sosial dan keagamaan, Ansor Fest Experience 2026 juga menjadi wadah pengembangan kreativitas pemuda melalui kampanye digital. Salah satunya diwujudkan melalui lomba video kreatif bertajuk “Tangsel di Mata Warga”.
Imam mengatakan, pemanfaatan media sosial dan teknologi dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan serta mendorong perubahan di lingkungan masyarakat.
“Ini adalah era di mana sebuah tagar bisa menjadi gerakan sosial, dan sebuah aplikasi bisa menyelesaikan masalah komunitas,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempererat solidaritas antarkader, meningkatkan semangat gotong royong, serta mendorong pengembangan organisasi dan syiar Islam Ahlussunnah wal Jamaah di Kota Tangsel.
Sementara itu, Sekretaris Wilayah GP Ansor Provinsi Banten, Alvi Ruzzabadi, mengapresiasi konsep penyelenggaraan Ansor Fest Experience 2026 yang dinilainya mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
Menurut Alvi, pendekatan modern dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas tanpa menghilangkan nilai dan esensi organisasi.
“Gayanya berbeda. Di Tangsel memang lebih modern dan sesuai dengan kultur masyarakat yang ada di Tangerang Selatan,” kata Alvi.
Ia juga menilai pemilihan pusat perbelanjaan sebagai lokasi kegiatan menjadi salah satu terobosan karena memungkinkan berbagai kalangan masyarakat untuk hadir dan mengikuti rangkaian acara.
Ansor Fest Experience 2026 turut mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, DPMPTSP Kota Tangsel, Badan Pendapatan Daerah Kota Tangsel, Sinar Mas Land, BAZNAS Kota Tangsel, dan Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) RI.
Reporter: Rhomi






