Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Kamis, 29 Oktober 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Pengamat: Banyak PJU Mati Jadi Bukti Tangerang Benderang Belum Terwujud

Admin
Admin
Senin, 8 Juni 2026 | 18:41 WIB
Pengamat kebijakan publik, Ahmad Priatna | Dok. Pribadi
Pengamat kebijakan publik, Ahmad Priatna | Dok. Pribadi
SHARE

Tangerangupdate.com – Pengamat kebijakan publik, Ahmad Priatna mengkritik kondisi banyaknya Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mati maupun belum tersedia di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang.

Ia menilai target penyelesaian yang baru direncanakan rampung pada 2027 hingga 2028 menunjukkan program Tangerang Benderang belum berjalan sesuai harapan masyarakat.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kritik itu disampaikan menyusul pernyataan Bupati Tangerang yang mengakui masih banyak titik penerangan jalan yang belum terpasang dan membutuhkan waktu hingga beberapa tahun ke depan untuk diselesaikan.

Menurut Priatna, pengakuan tersebut justru memperlihatkan adanya kesenjangan antara slogan pembangunan yang selama ini digaungkan pemerintah daerah dengan kondisi nyata yang dihadapi masyarakat setiap hari.

“Jika hingga saat ini masih banyak lampu jalan yang mati dan sejumlah ruas jalan masih gelap, maka publik berhak mempertanyakan sejauh mana keberhasilan program Tangerang Benderang. Sebab ukuran keberhasilan program bukan pada nama atau kampanyenya, melainkan pada hasil yang dirasakan masyarakat,” katanya kepada Tangerangupdate.com, Senin 8 Juni 2026.

Ia menilai persoalan PJU bukan sekadar masalah infrastruktur, melainkan menyangkut aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan dasar masyarakat. Jalan yang gelap berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, tindak kriminalitas, hingga mengganggu aktivitas warga pada malam hari.

BACA JUGA:  Jelang Iduladha, Dua Kambing Tercebur ke Sumur di Dasana Indah, Damkar Lakukan Evakuasi

Menurutnya, target penyelesaian hingga 2028 juga menimbulkan pertanyaan mengenai perencanaan program yang selama ini dijalankan pemerintah daerah.

“Kalau program Tangerang Benderang sudah lama berjalan tetapi pada 2026 pemerintah masih membutuhkan waktu dua tahun lagi untuk menyelesaikan persoalan dasar seperti penerangan jalan, maka wajar jika publik mempertanyakan efektivitas program tersebut,” ujarnya.

Priatna mengatakan pemerintah seharusnya tidak hanya fokus membangun narasi keberhasilan, tetapi juga menyampaikan kondisi riil kepada masyarakat secara terbuka. Transparansi dinilai penting agar masyarakat dapat mengawasi progres pembangunan yang dilakukan pemerintah.

Ia menyoroti belum adanya penjelasan rinci mengenai jumlah PJU yang mati, titik-titik yang belum terpasang, kebutuhan anggaran, hingga target penyelesaian yang terukur setiap tahunnya.

“Publik perlu mengetahui berapa jumlah lampu yang mati, berapa yang belum tersedia, berapa anggaran yang dibutuhkan, dan kapan target penyelesaiannya. Tanpa data yang terbuka, masyarakat akan sulit menilai apakah pemerintah sedang menyelesaikan masalah atau hanya menundanya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menilai pemerintah daerah harus menjadikan persoalan PJU sebagai prioritas utama karena menyangkut kebutuhan dasar warga. Menurutnya, masyarakat tidak membutuhkan slogan pembangunan yang terdengar baik, tetapi pelayanan yang dapat dirasakan secara langsung.

BACA JUGA:  Penjual Cilok Ditemukan Tewas di Kontrakan Cikupa, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

“Masyarakat tidak membutuhkan baliho yang mengatakan daerahnya terang. Masyarakat membutuhkan lampu jalan yang benar-benar menyala saat mereka melintas pada malam hari. Mereka membutuhkan rasa aman dan kepastian bahwa pelayanan publik berjalan sebagaimana mestinya,” katanya.

Ia menegaskan, keberhasilan program Tangerang Benderang pada akhirnya akan dinilai dari kondisi di lapangan, bukan dari narasi yang dibangun pemerintah.

“Selama masih banyak jalan gelap dan lampu mati yang dikeluhkan warga, maka program tersebut belum bisa disebut berhasil sepenuhnya. Ukuran keberhasilannya sederhana, semakin sedikit jalan yang gelap, semakin berhasil program itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, angkat bicara terkait kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU) yang masih belum merata di sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Tangerang.

Maesyal mengakui masih terdapat sejumlah ruas jalan yang belum memiliki penerangan memadai. Menurutnya, pembangunan PJU yang belum terealisasi akan dianggarkan secara bertahap pada 2027 hingga 2028.

“Yang belum (terpasang PJU) yang sisanya akan kita anggarkan 2027 sampai dengan 2028,” kata Maesyal saat ditemui Tangerangupdate.com di Tigaraksa, Senin 2 Juni 2026.

Editor & Reporter
Reporter: Rhomi
TAGGED:kabupaten tangerang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: Perumahan Vila Rizki Insani | Dok. Tangerangupdate.com

Akses Jalan Kompleks Jadi Jalur Umum akibat Longsor, Warga Villa Rizki Insani Keluhkan Keamanan Klaster

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat meninjau venue Porprov VII Banten | Dok. Istimewa

Tinjau Sejumlah Venue Porprov VII Banten 2026, Pilar Pastikan Fasilitas Memenuhi Standar Kelayakan

Pekerja sedang mengerjakan bronjong yang longsor, Diduga Makan Sempadan Sungai / Dok. TU

Tak Berizin, Proyek Turap Milik Swasta Kali Jeletreng di Protes Warga Makan Sempadan Jalan

Foto: istimewa

12 Kelompok Pemuda di Kabupaten Tangerang Terima Hibah YCAF 2026

Foto: giat penindakan dalam Operasi Patuh Maung 2026 oleh Satlantas Polresta Tangerang | Dok. Istimewa

Hari Kedua Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Tindak Pengendara Tanpa Helm SNI

Foto: istimewa

Porprov VII Banten 2026 Pertandingkan 60 Cabor, Terbanyak Sepanjang Sejarah

Berita Terkait

Foto: pertemuan perwakilan pengurus PWI Kabupaten Tangerang dengan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Wakil Bupati Dorong Peran PWI dalam Mengawal Pembangunan Kabupaten Tangerang

Foto: Ilustrasi/istimewa
Kab Tangerang

Keributan Antar Pelajar SMP Pecah di Legok, Satu Orang Tewas

Foto: istimewa
Kab Tangerang

Fame Hotel Gading Serpong Hadirkan “Fame In To 2027” , Ini Pilihan Paket dan Harganya

Foto: istimewa
Kab Tangerang

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM

Foto: istimewa
Kab Tangerang

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Pemkab Utamakan Kegiatan Spiritual dan Sosial

Foto: Olah TKP gerai handphone yang dibobol maling di Tigaraksa | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Gerai Handphone di Tigaraksa Dibobol Maling, 41 Handphone dan 3 TV Raib

Foto: Pengamat sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah | Dok. Pribadi/trubus_r
Kab Tangerang

Kasus Dugaan Pengabaian Laporan Matel Cikupa, Guru Besar Trisakti Minta Propam Usut Polsek

Foto: Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Dugaan Intimidasi Jemaat Ibadah di Rajeg

Jangan Lewatkan

Sempadan Kali Jaletereng yang Diduga Termakan Proyek pembangunan Turap / Dok. TU

Makan Sempadan Sungai, Pembangunan Turap di Kali Jeletreng Setu Diprotes Warga

Minggu, 25 Oktober 2026
Foto: SMP Negeri 1 Legok | Dok. Tangerangupdate.com

Kejar Pelajar Hingga Tewas Kecelakaan, Dua Pelajar SMPN 1 Legok Diskors 7 Hari

Senin, 26 Oktober 2026
Foto: Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Banten, Ferry Ferdiansyah | Dok. Tangerangupdate.com

Business Matching Kemenkum Banten Bidik Komersialisasi Hak Paten

Selasa, 27 Oktober 2026
Foto: istimewa

Porprov VII Banten 2026 Pertandingkan 60 Cabor, Terbanyak Sepanjang Sejarah

Selasa, 27 Oktober 2026
Foto: Pengendara motor nekat kalau di atas trotoar | Dok. Hafiza Destianissa, Mahasiswi Universitas Pamulang

Hak Pejalan Kaki Dirampas: Saat Trotoar Berubah Jadi Jalan Motor

Minggu, 25 Oktober 2026
Warga Serpong Lagoon membeli air minum galon imbas kasus E.coli. | Dok.TU

Imbas Kasus E. coli, Warga Serpong Lagoon Habiskan Rp200 Ribu Sehari untuk Air Galon

Jumat, 23 Oktober 2026
Foto: istimewa

Fame Hotel Gading Serpong Hadirkan “Fame In To 2027” , Ini Pilihan Paket dan Harganya

Jumat, 23 Oktober 2026
Foto: istimewa

12 Kelompok Pemuda di Kabupaten Tangerang Terima Hibah YCAF 2026

Selasa, 27 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp