Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 21 Oktober 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Cepat Rusak, Pengamat Singgung Dugaan Korupsi

Rhomi
Senin, 20 April 2026 | 14:02 WIB
Foto: kondisi Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, yang mulai rusak | Dok. Tangerangupdate.com
Foto: kondisi Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, yang mulai rusak | Dok. Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – Peneliti Research Public Policy and Human Rights (RIGHTS), Septian Haditama menyoroti kerusakan Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang, yang baru tiga bulan diresmikan.

Septian menilai, kerusakan yang terjadi dalam waktu singkat tersebut tidak bisa dianggap sebagai insiden biasa. Ia menyebutnya sebagai sinyal serius adanya persoalan mendasar dalam perencanaan hingga pelaksanaan proyek pembangunan di daerah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kasus Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang yang mulai rusak hanya dalam hitungan tiga bulan seharusnya tidak dibaca sebagai insiden biasa. Ini adalah alarm keras tentang bagaimana perencanaan pembangunan daerah masih terjebak pada pola lama: mengejar simbol, mengabaikan fungsi, dan berpotensi membuka ruang penyimpangan anggaran,” ujar Septian.

Menurutnya, sejak tahap awal, konsep pembangunan tugu tersebut sudah mengandung sejumlah persoalan. Proyek ini dirancang dengan ambisi besar sebagai ikon daerah, pusat edukasi, ruang publik, hingga destinasi wisata.

Namun, kata dia, tujuan besar tersebut tidak diimbangi dengan perencanaan teknis dan pengelolaan yang matang.

“Ambisi yang terlalu luas tanpa desain pengelolaan yang jelas justru menjadi bumerang. Hasilnya kini terlihat nyata, ruang publik yang sepi, perpustakaan yang terkunci, dan fasilitas yang tidak berfungsi optimal,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pengamen Ditemukan Meninggal di Curug, Diduga Korban Pembunuhan Anak Tiri

Septian menegaskan, kondisi tersebut bukan sekadar kegagalan, melainkan mencerminkan kelemahan sejak tahap perencanaan. Ia juga menyoroti kualitas sejumlah fasilitas yang mulai mengalami kerusakan dalam waktu singkat.

“Bagaimana mungkin proyek bernilai lebih dari Rp2 miliar tidak mampu bertahan bahkan satu semester? Dugaan yang muncul bukan lagi sekadar kelalaian, tetapi mengarah pada potensi kompromi dalam spesifikasi teknis,” katanya.

Ia menambahkan, dalam banyak kasus proyek infrastruktur daerah, penurunan kualitas material kerap terjadi sebagai bagian dari praktik tidak sehat dalam pengelolaan anggaran. Hal ini, menurutnya, berpotensi mengarah pada indikasi korupsi yang terselubung dalam proses pembangunan.

Selain itu, Septian juga menyinggung pola klasik proyek akhir tahun anggaran yang sering dikebut demi mengejar serapan, bukan kualitas. Dalam kondisi tersebut, kontrol terhadap mutu pekerjaan kerap diabaikan.

“Situasi ini sering menjadi celah bagi praktik ‘bagi-bagi proyek’ yang pada akhirnya berujung pada pemborosan uang publik. Jika pola ini terus terjadi, maka proyek-proyek seperti ini hanya akan menjadi simbol tanpa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Ditangkap, Anak Bunuh Ibu Tiri di Curug Ternyata Positif Narkoba

Lebih lanjut, Septian mendorong agar dilakukan audit independen secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan, pengadaan, hingga pelaksanaan proyek. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, ia menekankan pentingnya penegakan hukum tanpa kompromi.

“Kasus ini harus menjadi pintu masuk untuk evaluasi total. Jika ada indikasi korupsi atau penyimpangan, harus diusut tuntas. Tanpa itu, praktik serupa akan terus berulang,” katanya.

Septian menutup dengan mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur seharusnya berorientasi pada kebutuhan publik, bukan sekadar pencitraan.

“Infrastruktur yang dibangun dengan uang publik harus memberi manfaat nyata. Jika tidak, maka yang tersisa hanyalah monumen dari perencanaan yang keliru dan praktik yang patut dipertanyakan,” pungkasnya.

Hingga kini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat belum memberikan tanggapan terkait kondisi Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang, yang mulai mengalami kerusakan tersebut.

TAGGED:kabupaten tangerang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: istimewa

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM

Prose pengupasan atau scraping Jalan Rawa Buntu oleh Bina Marga Tangsel/ Dok. TU

Perbaikan Jalan Rawa Buntu Ditargetkan Rampung Dua Pekan

Foto: istimewa

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Pemkab Utamakan Kegiatan Spiritual dan Sosial

Foto: Lokasi TPST Abu & Co/Dok. TU

Akademisi UI Peringatkan Bahaya Sampah Covid yang Berada di TPST Abu & Co Temuan PPLH

Foto: Olah TKP gerai handphone yang dibobol maling di Tigaraksa | Dok. Istimewa

Gerai Handphone di Tigaraksa Dibobol Maling, 41 Handphone dan 3 TV Raib

Foto : Istimewa

Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Serang Ingatkan Warga Utamakan Keselamatan

Berita Terkait

Foto: Pengamat sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah | Dok. Pribadi/trubus_r
Kab Tangerang

Kasus Dugaan Pengabaian Laporan Matel Cikupa, Guru Besar Trisakti Minta Propam Usut Polsek

Foto: Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Dugaan Intimidasi Jemaat Ibadah di Rajeg

Foto: Mapolsek Cikupa | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Polsek Cikupa Diduga Kerahkan Buzzer Tutup Kasus Dugaan Cuekin Laporan Korban Matel

Foto: Mapolsek Cikuoa | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Terungkap, Korban Matel yang Diduga Dilepas Polsek Cikupa Ngaku Dicuekin saat Mau Lapor

Foto: terduga matel saat ditangkap oleh anggota Polresta Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Sudah Ditangkap, Polisi Diduga Lepas Matel yang Tarik Motor Warga di Cikupa

Foto: istimewa
Kab Tangerang

BPKP Tinjau Penerapan Pengendalian Intern di Kantah Kabupaten Tangerang

Foto: alat pengukur debit air | Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Pemilik Ruko di Gading Serpong Kaget Dapat Tagihan PAM Rp38 Juta, Pemakaian Tercatat 2 Juta Liter

Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

RSUD Kabupaten Tangerang, PWI dan Stakeholder Sepakati Penguatan Layanan Stroke hingga PONEK

Jangan Lewatkan

Foto : Istimewa

Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Serang Ingatkan Warga Utamakan Keselamatan

Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekertaris GP Ansor Tangsel saat Media Ghatering Ansor Fest / Dok. TU

GP Ansor Tangsel Gelar Ansor Fest 2026, Hadirkan Ruang Kreativitas Anak Muda

Kamis, 15 Oktober 2026
Foto: Lokasi TPST Abu & Co/Dok. TU

Akademisi UI Peringatkan Bahaya Sampah Covid yang Berada di TPST Abu & Co Temuan PPLH

Minggu, 18 Oktober 2026
Foto: istimewa

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM

Rabu, 21 Oktober 2026
Foto: proses pendinginan kebakaran lahan di sekitar TPA Cipeucang | Dok. Tangerangupdate.com

Lahan Ilalang di Sekitar TPA Cipeucang Tangsel Terbakar, Api Padam dalam Sejam

Jumat, 16 Oktober 2026
Foto: ilustrasi/freepik

Viral di Media Sosial, Perempuan Mengaku Nyaris Jadi Korban Pelecehan saat Lari di Bundaran Alam Sutera

Jumat, 16 Oktober 2026
Foto: Olah TKP gerai handphone yang dibobol maling di Tigaraksa | Dok. Istimewa

Gerai Handphone di Tigaraksa Dibobol Maling, 41 Handphone dan 3 TV Raib

Sabtu, 17 Oktober 2026
Prose pengupasan atau scraping Jalan Rawa Buntu oleh Bina Marga Tangsel/ Dok. TU

Perbaikan Jalan Rawa Buntu Ditargetkan Rampung Dua Pekan

Selasa, 20 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp