Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Minggu, 6 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Cepat Rusak, Pengamat Singgung Dugaan Korupsi

Rhomi
Senin, 20 April 2026 | 14:02 WIB
Foto: kondisi Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, yang mulai rusak | Dok. Tangerangupdate.com
Foto: kondisi Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, yang mulai rusak | Dok. Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – Peneliti Research Public Policy and Human Rights (RIGHTS), Septian Haditama menyoroti kerusakan Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang, yang baru tiga bulan diresmikan.

Septian menilai, kerusakan yang terjadi dalam waktu singkat tersebut tidak bisa dianggap sebagai insiden biasa. Ia menyebutnya sebagai sinyal serius adanya persoalan mendasar dalam perencanaan hingga pelaksanaan proyek pembangunan di daerah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kasus Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang yang mulai rusak hanya dalam hitungan tiga bulan seharusnya tidak dibaca sebagai insiden biasa. Ini adalah alarm keras tentang bagaimana perencanaan pembangunan daerah masih terjebak pada pola lama: mengejar simbol, mengabaikan fungsi, dan berpotensi membuka ruang penyimpangan anggaran,” ujar Septian.

Menurutnya, sejak tahap awal, konsep pembangunan tugu tersebut sudah mengandung sejumlah persoalan. Proyek ini dirancang dengan ambisi besar sebagai ikon daerah, pusat edukasi, ruang publik, hingga destinasi wisata.

Namun, kata dia, tujuan besar tersebut tidak diimbangi dengan perencanaan teknis dan pengelolaan yang matang.

“Ambisi yang terlalu luas tanpa desain pengelolaan yang jelas justru menjadi bumerang. Hasilnya kini terlihat nyata, ruang publik yang sepi, perpustakaan yang terkunci, dan fasilitas yang tidak berfungsi optimal,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pengamen Ditemukan Meninggal di Curug, Diduga Korban Pembunuhan Anak Tiri

Septian menegaskan, kondisi tersebut bukan sekadar kegagalan, melainkan mencerminkan kelemahan sejak tahap perencanaan. Ia juga menyoroti kualitas sejumlah fasilitas yang mulai mengalami kerusakan dalam waktu singkat.

“Bagaimana mungkin proyek bernilai lebih dari Rp2 miliar tidak mampu bertahan bahkan satu semester? Dugaan yang muncul bukan lagi sekadar kelalaian, tetapi mengarah pada potensi kompromi dalam spesifikasi teknis,” katanya.

Ia menambahkan, dalam banyak kasus proyek infrastruktur daerah, penurunan kualitas material kerap terjadi sebagai bagian dari praktik tidak sehat dalam pengelolaan anggaran. Hal ini, menurutnya, berpotensi mengarah pada indikasi korupsi yang terselubung dalam proses pembangunan.

Selain itu, Septian juga menyinggung pola klasik proyek akhir tahun anggaran yang sering dikebut demi mengejar serapan, bukan kualitas. Dalam kondisi tersebut, kontrol terhadap mutu pekerjaan kerap diabaikan.

“Situasi ini sering menjadi celah bagi praktik ‘bagi-bagi proyek’ yang pada akhirnya berujung pada pemborosan uang publik. Jika pola ini terus terjadi, maka proyek-proyek seperti ini hanya akan menjadi simbol tanpa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Ditangkap, Anak Bunuh Ibu Tiri di Curug Ternyata Positif Narkoba

Lebih lanjut, Septian mendorong agar dilakukan audit independen secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan, pengadaan, hingga pelaksanaan proyek. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, ia menekankan pentingnya penegakan hukum tanpa kompromi.

“Kasus ini harus menjadi pintu masuk untuk evaluasi total. Jika ada indikasi korupsi atau penyimpangan, harus diusut tuntas. Tanpa itu, praktik serupa akan terus berulang,” katanya.

Septian menutup dengan mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur seharusnya berorientasi pada kebutuhan publik, bukan sekadar pencitraan.

“Infrastruktur yang dibangun dengan uang publik harus memberi manfaat nyata. Jika tidak, maka yang tersisa hanyalah monumen dari perencanaan yang keliru dan praktik yang patut dipertanyakan,” pungkasnya.

Hingga kini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat belum memberikan tanggapan terkait kondisi Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang, yang mulai mengalami kerusakan tersebut.

TAGGED:kabupaten tangerang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Ilustrasi Asap Industri/ Sumber : peng3

Nasib Warga Ciputat: Kena Ispa Dampak Asap Usaha Dendeng, Ngadu ke Pemkot Malah Disuruh Sabar

Foto bersama pasca pelantikan empat PPAT di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Empat PPAT Resmi Dilantik Kepala Kantah Kabupaten Tangerang

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Istimewa

Pendidikan dan Kesehatan Dapat Tambahan, APBD Perubahan Tangsel Capai Rp5,2 Triliun

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin memperlihatkan dua sketsa wajah laki-laki yang diduga berkaitan dengan perkara pengeroyokan hingga mengakibatkan seorang meninggal dunia dalam kericuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/9/2026). | Dok. Antara

Polisi Belum Temukan Keterlibatan Kelompok Ormas dalam Tragedi Pejompongan

Foto: Ilustrasi/Istimewa

Gondol 30 Gram Emas, Polsek Sepatan Ciduk Buronan Rumsong

Foto: suasana lorong lantai dua Pasar Gudang Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com

Lantai Dua Pasar Gudang Tigaraksa Kian Sunyi, Pedagang Bertahan Menunggu Pembeli

Berita Terkait

Foto: istimewa
Kab Tangerang

Ngaku Polisi, Enam Pria Diduga Peras Penjaga Warung di Dadap Kosambi

Kab Tangerang

Ada Laporan ke Kejari, Aktivis Minta Penghargaan BPR Kerta Raharja Gemilang Dievaluasi

Foto: Hendra Wijaya, bakal calon Ketua PWI Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Maju di Konfercab, Hendra Wijaya Ambil Formulir Calon Ketua PWI Kabupaten Tangerang

Foto: salah satu spanduk penolakan safari politik mantan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Spanduk ‘Banten Menolak Safari Politik Jokowi’ Bermunculan di Kabupaten Tangerang

Foto: Istimewa
Kab Tangerang

BPN Kabupaten Tangerang Gelar Musyawarah Ganti Rugi 28 Bidang Tanah untuk Tol Serpong-Balaraja

Foto: istimewa
Kab Tangerang

Polisi Tangkap Tiga Terduga Matel Diduga Peras Santri di Citra Raya

Foto dokumentasi Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Mantan Karyawan Ungkap Dugaan Sertifikasi Guru Palsu Jadi Jaminan Kredit di BPR Kerta Raharja Gemilang

Foto: kericuhan pada pertandingan sepak bola antara Polresta Tangerang dengan DLHK Kabupaten Tangerang |Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Polisi Diduga Adu Jotos dengan ASN di Laga Semifinal POR Antarpegawai Kabupaten Tangerang

Jangan Lewatkan

Foto bersama pasca pelantikan empat PPAT di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Empat PPAT Resmi Dilantik Kepala Kantah Kabupaten Tangerang

Kamis, 3 September 2026
Foto: ketua PWI Kabupaten Tangerang terpilih periode 2026-2029, Hendra Wijaya | Dok. Tangerangupdate.com

Hendra Wijaya Terpilih Jadi Ketua PWI Kabupaten Tangerang Periode 2026–2029

Minggu, 30 Agustus 2026
Foto: Ilustrasi/Istimewa

Gondol 30 Gram Emas, Polsek Sepatan Ciduk Buronan Rumsong

Rabu, 2 September 2026
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin memperlihatkan dua sketsa wajah laki-laki yang diduga berkaitan dengan perkara pengeroyokan hingga mengakibatkan seorang meninggal dunia dalam kericuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/9/2026). | Dok. Antara

Polisi Belum Temukan Keterlibatan Kelompok Ormas dalam Tragedi Pejompongan

Rabu, 2 September 2026
Ilustrasi Asap Industri/ Sumber : peng3

Nasib Warga Ciputat: Kena Ispa Dampak Asap Usaha Dendeng, Ngadu ke Pemkot Malah Disuruh Sabar

Sabtu, 5 September 2026
Foto: suasana lorong lantai dua Pasar Gudang Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com

Lantai Dua Pasar Gudang Tigaraksa Kian Sunyi, Pedagang Bertahan Menunggu Pembeli

Rabu, 2 September 2026
Foto: istimewa

Ngaku Polisi, Enam Pria Diduga Peras Penjaga Warung di Dadap Kosambi

Rabu, 2 September 2026
Wapres Gibran Rakabuming berdialog dengan pengungsi yang dirawat di tenda perawatan posko pengungsian Posko Golo Cenggo, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, Jumat (21/8/2026). | Dok. Antara

Wapres Gibran Instruksikan Bantuan Gempa NTT Jangkau Pengungsi Mandiri

Senin, 31 Agustus 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp