Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 20 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Transparansi: (jangan hanya) Jargon Politik PSI

Redaksi TU
Redaksi TU
Kamis, 7 Mei 2020 | 13:41 WIB
SHARE

Hasil pengumuman Konvensi PSI di kota Tangsel nampaknya mencindrai citra partai politik itu sendiri yang memiliki jargon transparansi dan antikorupsi. Bagaimana tidak, hasil yang di umumkan penuh dengan tanda tanya serta seperti hanya melegitimasi tendensius sedari awal ke salah satu peserta konvensi. 


Oleh karenanya, dugaan Konvensi tersebut merupakan “gimmick” yang digunakan hanya untuk mendongkrak popularitas partai, tidak bisa dihindari. Sebab seharusnya partai yang memiliki jargon transparansi dan Antikorupsi ini menunjukan sikap yang tidak demikian. menjadikan jargon untuk mendulang simpati masyarakat yang sudah lama menunggu partai transparan, jujur dan bersih, namun praktiknya justru bertentangan dengan nilai-nilai itu. 

- Advertisement -
Ad imageAd image


Bagian Skema Politik

Coba tengok beberapa waktu sebelumnya, salah satu peserta: Muhammad, Pernah mengatakan di salah satu media telah mendapatkan dukungan dari PSI, padahal saat itu sedang berlangsung proses tahapan Konvesi serta beredarnya video Muhammad dengan peserta konvensi lain, yaitu Azmi Abubakar ditengah masa berlangsungnya proses tahapan Konvensi, secara tidak langsung memberikan pesan bahwa PSI telah memberikan dukungan politik sehubungan Azmi Abubakar tidak lain adalah ketum DPW PSI Banten. Sekalipun saat itu lantas dibantah oleh DPP PSI, Isyana Bagoes Oka. Sungguh saat itu jika benar terjadi, maka sangat tidak etis dan jelas mencidrai marwah Konvensi serta jargon PSI itu sendiri. 
Dan saat ini, kita di suguhkan dengan hasil Konvensi yang hanya mengkonfirmasi dan melegitimasi isu tersebut, lantas untuk apa diselenggarakan konvensi jika sejak awal dan dalam masa konvensi sudah menentukan pilihan? apakah ini kebetulan semata atau memang bagian dari skema yang di mainkan oleh PSI?.

BACA JUGA:  Kepsek Ini Benarkan Banyak Siswa Dari Sekolah Mahal Akali SPMB SMP Jalur Afirmasi di Tangsel, Dindik Bisa Apa?


Kejanggalan Hasil Konvensi

Tidak hanya itu, hasil Konvensi pun penuh dengan “intrik” Politik, mulai dari indikator/ukuran penilaian yang tidak jelas dan tidak metodelogis, serta beberapa tahapan Konvensi yang tidak di jadikan ukuran penilaian, seperti debat kandidat, ketaatan peserta dengan aturan, serta ketidakkonsistenan peserta dalam mengikuti tahapan konvensi. Seharusnya variabel tersebut di jadikan penilaian penting, terutama tahapan debat kandidat karena dapat menguji kecakapan intelektual calon peserta yang diusung dalam menjawab persoalan.


Wajar jika Fahd Pahdepie yang memukau dan menguasai materi pada saat debat kandidat berada pada posisi buncit hasil konvensi, dan tak heran pula peserta lain: Siti Nurazizah dan Ade Irawan yang tidak mengikuti tahapan debat kandidat berada pada posisi 5 besar, serta menempatkan Muhammad yang saat debat terbuka terlambat dan tidak menggunakan warna pakaian yang telah ditentukan oleh panitia, justru mendapat nilai tertinggi. Belum lagi ketika mempertanyakan metodelogi survey apa yang di gunakan, sebab sejak tahapan debat terbuka adalah masa pandemi Covid 19 hingga saat ini. 

BACA JUGA:  Eks Caleg Gerindra dan Golkar Ramaikan Seleksi Komisaris Perseroda PITS


Untuk itu kami meminta PSI manjelaskan indikator/ukuran yg di jadikan penilaian dan juga membuka data hasil survey secara transparan. Bahkan semestinya mengundang semua peserta atau siapapun untuk menguji hasil penilaian secara langsung, terbuka dan di siarkan secara live melalui akun resmi PSI seperti pada saat Konvensi, agar masyarakat bisa menilai bahwa PSI memang konsisten memegang teguh jargon politiknya sebagai parpol yang transparan, dari awal hingga penilaian akhir, bukan hanya proses awal namun tidak pada pada penilaian akhir.


Terakhir, untuk mengingatkan bahwa PSI identik dengan partai golongan muda maka semestinya berpihak terhadap kepemimpin muda, bukan justru menutup ruang itu dan memilih yang sudah tidak muda. Kita bisa menerima ketika “kotor” ada namun jujur mengatakannya, daripada “kotor” ada namun tidak jujur mengatakannya, bahkan kemudian menutupinya lalu mengatakan “bersih”. Perbedaan diantara keduanya adalah tentang kemunafikan dan “kotor” yang sesungguhnya “lebih kotor”. Mudah-mudahan dirumah aja kewarasan dan akal sehat kita tetap terjaga.

Nurman Samad (Penggiat Antikorupsi)

BACA JUGA:  Kolaborasi PWI dan Dinkes Tangsel Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Edukasi TBC-DBD
TAGGED:pilkadatangselpsitangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Berita Terkait

Pegawai Dishub Tangsel membuat lobang biopori sebagai upaya pengolahan sampah mandiri / Foto : Juno
Kota Tangsel

Dishub Tangsel Dorong Disiplin Pengelolaan Sampah di Simpul Transportasi Publik

Foto: Entis Sumantri, Aktivis HMI & Sekretaris Umum DPD KNPI Kabupaten Pandeglang Periode 2025–2028 | Dok. Pribadi
Opini

Banjir Tahunan Pandeglang: Antara Alam, Ulah Manusia, dan Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Toilet alun-alun Pondok Aren diduga berbayar, masyarakat keluhkan fasilitas publik / Foto : Istimewa
Kota Tangsel

Muncul Dugaan Pungutan di Toilet Alun-alun Pondok Aren, Warga Pertanyakan Pengelolaan Fasilitas Umum

Warga Sedang Membuang Sampah di Pasar Cimanggis, Ciputat Diduga Membayar ke Oknum / Foto : Dok.TU
Kota Tangsel

Pasar Cimanggis Mulai Dibersihkan, Praktik Buang Sampah Berbayar Rp2.000–Rp10.000 Disorot

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie bicara tentang izin pembangunan proyek di Kota Tangsel | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Benyamin Minta Proyek Padel Tanpa PBG di Serpong Utara Dihentikan

Camat Ciputat Saat Memberikan Pengarahan kepada warga yang hendak buang sampah di Pasar Cimanggis/ Foto: Juno
Kota Tangsel

Setelah Diangkut Tempat Pembuangan Sampah di Jaga Camat Hingga Petugas DLH

Gunungan Sampah di Pasar Jombang banyak blatung dan lalat ke Badan Jalan/ Foto : Juno
Kota Tangsel

Sampah di Pasar Cimanggis Mulai Terangkut, Jombang dan Ciputat Masih Dikepung Bau Menyengat

Para Pekerja sedang melakukan pembangunan Lapangan Padel di Serpong Utara Diduga Tidak Berizin/ Foto : Juno
Kota Tangsel

Diduga Belum Berizin Lapangan Padel di Serpong Utara Sempat Di Segel Warga

Jangan Lewatkan

MAG (18) diamankan di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa

Bawa Celurit Saat Konvoi, Remaja di Serpong Diamankan Polisi di Serpong

Rabu, 14 Januari 2026
Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Minggu, 18 Januari 2026
Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Senin, 19 Januari 2026
Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Senin, 19 Januari 2026
Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Minggu, 18 Januari 2026
Prof. Dr. Drs. KH Muhammad Amin Suma, BA, SH, MA, MM | Dok. Tangerangupdate.com

Prof Muhammad Amin Suma Luncurkan Tiga Buku, Tawarkan Metode Tafsir Al-Qur’an dengan Pendekatan Khas Indonesia

Sabtu, 17 Januari 2026
Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Senin, 19 Januari 2026
Peresmian Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Sempat Dikritik, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Kini Diresmikan sebagai Zona Literasi Digital

Kamis, 15 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp