Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 11 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Tiga Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan di Serpong Utara, UPT PPA Tangsel: Pelaku Belum Ditangkap

Juno
Kamis, 19 Februari 2026 | 19:31 WIB
Ilustrasi Pelecehan Anak | Sumber : Istimewa
Ilustrasi Pelecehan Anak | Sumber : Istimewa
SHARE

Tangerangupdate.com – Tiga anak laki-laki diduga menjadi korban pencabulan di wilayah Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke polisi dan mendapat pendampingan dari Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Tangsel.

Kasus ini pertama kali diungkap oleh orangtua korban berinisial H, pada Selasa (17/2/2026). H merupakan orangtua dari dua korban, sementara satu korban lainnya disebut masih bertetangga dengan keluarga tersebut.

- Advertisement -
Ad imageAd image

H menyampaikan, dirinya pertama kali mengetahui dugaan kejadian itu setelah pihak sekolah menemukan tanda mencurigakan pada salah satu siswa, Kamis (5/2/2026). Saat itu, seorang guru sekolah dasar melihat adanya bekas kemerahan di bagian leher siswanya.

“Teman anak saya ini korban juga. Sempat dipanggil sama guru, kan. Ditanyalah sama guru, kenapa lehernya merah. Dia bilang, dicium sama anak saya,” ujar H dikutip, Kamis (20/02).

Menurut H, pihak sekolah kemudian memanggil anaknya untuk dimintai keterangan lebih lanjut di ruang kepala sekolah. Dari situlah, kata dia, terungkap dugaan keterlibatan seorang remaja yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

BACA JUGA:  Enam Bulan Tak Ada Kabar, GP Ansor Pertanyakan Penanganan Laporan Penyertaan Modal Pemkot Tangsel di Bank BJB

“Mereka jawab sejujurnya-jujurnya. Dia bilang ‘Ada yang nyuruh’. Siapa yang nyuruh namanya? ‘E’,” kata H.

H menuturkan, berdasarkan cerita yang ia terima, terduga pelaku diduga menyuruh para korban melakukan tindakan tidak pantas sebelum akhirnya melakukan perbuatan serupa.

Selain itu, H juga menyebut anak keduanya diduga mengalami peristiwa serupa beberapa kali di kontrakan tempat tinggal mereka pada waktu berbeda.

“Pas hari Sabtu itu kejadiannya di rumah saya, di kontrakan saya. Jadi anak-anak banyak di kontrakan saya itu, dikasih kopi yang udah dicampur obat. Anak-anak sebelum dicabuli itu ya dikasih minum obat sama kopi, gitu,” ujarnya.

Ia menambahkan, anaknya juga mengaku sempat mendapat ancaman agar tidak menceritakan peristiwa tersebut.

“Dia takut diancam itu. Mau ditonjok, katanya,” imbuh H.

Merasa terpukul, H kemudian mendatangi keluarga terduga pelaku untuk meminta penjelasan. Namun, karena tidak menemukan titik temu, ia bersama orangtua korban lainnya akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polres Tangerang Selatan.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/410/II/2026/SPKT/Polres Tangerang Selatan/Polda Metro Jaya pada Selasa (10/2/2026).

BACA JUGA:  Anggaran Sarung BHS Pemkot Tangsel 2025 Tembus Rp1 Miliar, 2026 Tetap Dianggarkan

Sementara itu, Kepala UPT PPA Tangsel Tri Purwanto membenarkan pihaknya telah melakukan pendampingan terhadap korban.

“Sdh lapor polisi, visum, pendampingan, dan konseling psikologi,” kata Tri Purwanto saat dikonfirmasi, Kamis (19/2) Tri juga menyebut proses hukum telah berjalan. “Proses hukum sdh berjalan,” ujarnya.

Ia turut mengonfirmasi jumlah korban dalam satu keluarga. “Iya ade kaka,” kata Tri.

Terkait status terduga pelaku, Tri menyampaikan pihaknya belum mendapat informasi rinci apakah pelaku masih anak atau sudah dewasa.

“Belum tau jelasnya… apakah anak atau dewasa usianya,” ucap Tri.

Namun, ia menjelaskan apabila terduga pelaku masih berstatus anak, maka proses pendampingan akan melibatkan lembaga terkait. “Pelaku anak yg dampingin Bapas nantinya,” ujarnya.

Tri juga menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, terduga pelaku masih belum ditangkap.

“Saya belum tau karena saya dampingin korban. Menurut info memang pelaku belum ditangkap,” katanya.

H berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan tersebut dan memberikan kepastian hukum.

“Saya mohon dengan sangat. Saya ingin keadilan untuk anak-anak saya,” ucap H.

Editor & Reporter
Editor: Zidna Aenun Azis
Reporter: Juno
TAGGED:tangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: penyerahan CSR PIK di Pakuhaji | Dok. Tangerangupdate.com

Bantuan Pendidikan CSR PIK2 Naik 77,8 Persen, 160 Siswa Jadi Penerima

Foto: Istimewa

Dewi Asmara Dorong Sistem Deteksi Dini TPPO di Bandara Soekarno-Hatta

Foto: aktivis Tangerang, Gilang Purnama usai memberikan keterangan laporan atas dugaan kredit fiktif BPR Kerta Raharja Gemilang | Dok. Tangerangupdate.com

Aktivis Tagih Kepastian Kejari Kabupaten Tangerang soal Laporan Dugaan Penyimpangan BPR Kerta Raharja Gemilang

Lokasi Pembangunan SMPN 25 Tangsel Berlanjut/Dok.Tu

Polemik Pembangunan SMPN 25 Tangsel Berlanjut, Spanduk Dukungan Pembangunan Sekolah Bertebaran

Foto: dua pria diduga debt colletor yang dilaporkan cekcok saat hendak menarik paksa sepeda motor di Karawaci | Dok. Istimewa

Cekcok hingga Tarik-menarik Motor, Dua Pria Diduga Debt Collector Ditangkap Polisi

Gunung Sampah di TPA Cipeucang | Dok.TU

Pemkot Tangsel Alokasikan Rp93 Miliar untuk Perluasan Lahan TPA Cipeucang

Berita Terkait

Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie | Dok. TU
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Pertimbangkan Pembelajaran Tatap Muka Setelah Menurunya Aktivitas Vulkanik Krakatau

Foto: kondisi kemacetan di persimpangan Jalan Aria Putra, Serua, Ciputat | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Kemacetan di Pertigaan Jalan Aria Putra Serua Kian Dikeluhkan Warga

Sejumlah Pekerja yang diduga Ilegal di Pembangunan Data Center Milik BSD saat diamankan oleh Jendral imigrasi / Dok. Jendral Imigrasi
Kota Tangsel

55 WNA China Diamankan di Proyek Data Center Milik BSD, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal

Ilustrasi Speedboat yang hilang kontak membawa jurnalis saat meliput aktivitas Anak Krakatau/ Dok. TU
Banten

Speedboat Bawa 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda saat Liput Gunung Anak Krakatau

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo usai menghadiri HUT Satpol PP di Taman Ismail Marzuki, Selasa (8/9/2026). | Dok. Antara
Nasional

Erupsi Krakatau Mereda, Gubernur Pramono Hentikan PJJ Sekolah di Jakarta

Foto: penangkapan terduga pelaku pencuri modus beli sepeda motor pakai sistem COD di Solear | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Maling Modus Pura-pura Beli Motor COD Tertangkap di Solear

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026). | Dok. DPR RI
Nasional

Kemenkeu Kantongi Rp49,8 Triliun di APBN 2027, Komisi XI DPR Tekankan Kinerja dan Dampak

Ketua DPR RI Puan Maharani, dalam Konferensi Pers pasca Sidang Paripurna di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2026). | Dok. DPR RI
Nasional

Wacana ‘Merger’ Badan Geologi-BMKG, DPR Minta Kajian Matang

Jangan Lewatkan

Foto: Istimewa

Dewi Asmara Dorong Sistem Deteksi Dini TPPO di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 11 September 2026
Ilustrasi Pengunaan Masker N95 / Dok. TU

Waspada Abu Vulkanik, Dinkes Tangsel Keluarkan Imbauan Bagi Masyarakat

Minggu, 6 September 2026
Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie | Dok. TU

Pemkot Tangsel Pertimbangkan Pembelajaran Tatap Muka Setelah Menurunya Aktivitas Vulkanik Krakatau

Rabu, 9 September 2026
Lokasi pembangunan SMPN 25 Tangsel di Perumahan Bukit Nusa Indah / Dok.Tu

Polemik Pembangunan SMPN 25 Tangsel Ditengah Kebutuhan Sekolah dan Penolakan Warga

Senin, 7 September 2026
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo usai menghadiri HUT Satpol PP di Taman Ismail Marzuki, Selasa (8/9/2026). | Dok. Antara

Erupsi Krakatau Mereda, Gubernur Pramono Hentikan PJJ Sekolah di Jakarta

Selasa, 8 September 2026
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026). | Dok. DPR RI

Kemenkeu Kantongi Rp49,8 Triliun di APBN 2027, Komisi XI DPR Tekankan Kinerja dan Dampak

Selasa, 8 September 2026
Ilustrasi anak sekolah sedang melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dampak Debu Vulkanik Krakatau / Dok. TU

Dikbud Tangsel Balik Arah, Sekolah Beralih ke PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026
Ilustrasi Speedboat yang hilang kontak membawa jurnalis saat meliput aktivitas Anak Krakatau/ Dok. TU

Speedboat Bawa 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda saat Liput Gunung Anak Krakatau

Selasa, 8 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp