Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 27 Oktober 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Tiga Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan di Serpong Utara, UPT PPA Tangsel: Pelaku Belum Ditangkap

Juno
Kamis, 19 Februari 2026 | 19:31 WIB
Ilustrasi Pelecehan Anak | Sumber : Istimewa
Ilustrasi Pelecehan Anak | Sumber : Istimewa
SHARE

Tangerangupdate.com – Tiga anak laki-laki diduga menjadi korban pencabulan di wilayah Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke polisi dan mendapat pendampingan dari Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Tangsel.

Kasus ini pertama kali diungkap oleh orangtua korban berinisial H, pada Selasa (17/2/2026). H merupakan orangtua dari dua korban, sementara satu korban lainnya disebut masih bertetangga dengan keluarga tersebut.

- Advertisement -
Ad imageAd image

H menyampaikan, dirinya pertama kali mengetahui dugaan kejadian itu setelah pihak sekolah menemukan tanda mencurigakan pada salah satu siswa, Kamis (5/2/2026). Saat itu, seorang guru sekolah dasar melihat adanya bekas kemerahan di bagian leher siswanya.

“Teman anak saya ini korban juga. Sempat dipanggil sama guru, kan. Ditanyalah sama guru, kenapa lehernya merah. Dia bilang, dicium sama anak saya,” ujar H dikutip, Kamis (20/02).

Menurut H, pihak sekolah kemudian memanggil anaknya untuk dimintai keterangan lebih lanjut di ruang kepala sekolah. Dari situlah, kata dia, terungkap dugaan keterlibatan seorang remaja yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

BACA JUGA:  Enam Bulan Tak Ada Kabar, GP Ansor Pertanyakan Penanganan Laporan Penyertaan Modal Pemkot Tangsel di Bank BJB

“Mereka jawab sejujurnya-jujurnya. Dia bilang ‘Ada yang nyuruh’. Siapa yang nyuruh namanya? ‘E’,” kata H.

H menuturkan, berdasarkan cerita yang ia terima, terduga pelaku diduga menyuruh para korban melakukan tindakan tidak pantas sebelum akhirnya melakukan perbuatan serupa.

Selain itu, H juga menyebut anak keduanya diduga mengalami peristiwa serupa beberapa kali di kontrakan tempat tinggal mereka pada waktu berbeda.

“Pas hari Sabtu itu kejadiannya di rumah saya, di kontrakan saya. Jadi anak-anak banyak di kontrakan saya itu, dikasih kopi yang udah dicampur obat. Anak-anak sebelum dicabuli itu ya dikasih minum obat sama kopi, gitu,” ujarnya.

Ia menambahkan, anaknya juga mengaku sempat mendapat ancaman agar tidak menceritakan peristiwa tersebut.

“Dia takut diancam itu. Mau ditonjok, katanya,” imbuh H.

Merasa terpukul, H kemudian mendatangi keluarga terduga pelaku untuk meminta penjelasan. Namun, karena tidak menemukan titik temu, ia bersama orangtua korban lainnya akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polres Tangerang Selatan.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/410/II/2026/SPKT/Polres Tangerang Selatan/Polda Metro Jaya pada Selasa (10/2/2026).

BACA JUGA:  Anggaran Sarung BHS Pemkot Tangsel 2025 Tembus Rp1 Miliar, 2026 Tetap Dianggarkan

Sementara itu, Kepala UPT PPA Tangsel Tri Purwanto membenarkan pihaknya telah melakukan pendampingan terhadap korban.

“Sdh lapor polisi, visum, pendampingan, dan konseling psikologi,” kata Tri Purwanto saat dikonfirmasi, Kamis (19/2) Tri juga menyebut proses hukum telah berjalan. “Proses hukum sdh berjalan,” ujarnya.

Ia turut mengonfirmasi jumlah korban dalam satu keluarga. “Iya ade kaka,” kata Tri.

Terkait status terduga pelaku, Tri menyampaikan pihaknya belum mendapat informasi rinci apakah pelaku masih anak atau sudah dewasa.

“Belum tau jelasnya… apakah anak atau dewasa usianya,” ucap Tri.

Namun, ia menjelaskan apabila terduga pelaku masih berstatus anak, maka proses pendampingan akan melibatkan lembaga terkait. “Pelaku anak yg dampingin Bapas nantinya,” ujarnya.

Tri juga menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, terduga pelaku masih belum ditangkap.

“Saya belum tau karena saya dampingin korban. Menurut info memang pelaku belum ditangkap,” katanya.

H berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan tersebut dan memberikan kepastian hukum.

“Saya mohon dengan sangat. Saya ingin keadilan untuk anak-anak saya,” ucap H.

Editor & Reporter
Editor: Zidna Aenun Azis
Reporter: Juno
TAGGED:tangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: pertemuan perwakilan pengurus PWI Kabupaten Tangerang dengan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah | Dok. Istimewa

Wakil Bupati Dorong Peran PWI dalam Mengawal Pembangunan Kabupaten Tangerang

Foto: SMP Negeri 1 Legok | Dok. Tangerangupdate.com

Kejar Pelajar Hingga Tewas Kecelakaan, Dua Pelajar SMPN 1 Legok Diskors 7 Hari

Foto: Ilustrasi/istimewa

Keributan Antar Pelajar SMP Pecah di Legok, Satu Orang Tewas

Sempadan Kali Jaletereng yang Diduga Termakan Proyek pembangunan Turap / Dok. TU

Makan Sempadan Sungai, Pembangunan Turap di Kali Jeletreng Setu Diprotes Warga

Foto: Pengendara motor nekat kalau di atas trotoar | Dok. Hafiza Destianissa, Mahasiswi Universitas Pamulang

Hak Pejalan Kaki Dirampas: Saat Trotoar Berubah Jadi Jalan Motor

Foto: istimewa

Fame Hotel Gading Serpong Hadirkan “Fame In To 2027” , Ini Pilihan Paket dan Harganya

Berita Terkait

Persidangan Sengketa Masa Jabatan Sekda Tangsel di PTUN Serang / Dok. TU
Kota Tangsel

Feri Amsari Jadi Saksi Ahli dalam Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel

Warga Serpong Lagoon membeli air minum galon imbas kasus E.coli. | Dok.TU
Kota Tangsel

Imbas Kasus E. coli, Warga Serpong Lagoon Habiskan Rp200 Ribu Sehari untuk Air Galon

Lokasi : Serpong Lagoon
Kota Tangsel

Kasus Air Tercemar EColi di Serpong Lagoon, Korban Bertambah Jadi 176 Orang

Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan | Dok. Tangerangupdate
Kota Tangsel

Gudang yang Meledak di Pasar Cimanggis, Pemkot Sebut Tak Berizin

Tangkapan layar sampah di Bantaran Kali Jaletereng di Keluhkan Warga / Dok. TU
Kota Tangsel

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Bantaran Kali Jaletreng Tangsel

Foto: aksi massa HmI Cabang Ciputat | Dok. istimewa
Kota Tangsel

HMI Cabang Ciputat Desak Menteri Perhutanan Dicopot

Foto: Kepala Kanwil Kemenkum Banten, Hadiyanto | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Kemenkum Banten Dorong Mahasiswa Berwirausaha, Perseroan Perorangan Jadi Solusi

Prose pengupasan atau scraping Jalan Rawa Buntu oleh Bina Marga Tangsel/ Dok. TU
Kota Tangsel

Perbaikan Jalan Rawa Buntu Ditargetkan Rampung Dua Pekan

Jangan Lewatkan

Tangkapan layar sampah di Bantaran Kali Jaletereng di Keluhkan Warga / Dok. TU

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Bantaran Kali Jaletreng Tangsel

Kamis, 22 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto | Foto : Kantor Staff Presiden RI

Ekonomi Rumah Tangga Tertekan, Warga Minta Pemerintahan Prabowo-Gibran Lebih Peka

Kamis, 22 Oktober 2026
Sempadan Kali Jaletereng yang Diduga Termakan Proyek pembangunan Turap / Dok. TU

Makan Sempadan Sungai, Pembangunan Turap di Kali Jeletreng Setu Diprotes Warga

Minggu, 25 Oktober 2026
Sabak Bernam Parlemen Malaysia yang kritik Prabowo pakai Bahasa Jawa / Dok. Ist

Anggota Parlemen Malaysia Sampaikan Pesan kepada Prabowo Pakai Bahasa Jawa

Kamis, 22 Oktober 2026
Warga Serpong Lagoon membeli air minum galon imbas kasus E.coli. | Dok.TU

Imbas Kasus E. coli, Warga Serpong Lagoon Habiskan Rp200 Ribu Sehari untuk Air Galon

Jumat, 23 Oktober 2026
Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan | Dok. Tangerangupdate

Gudang yang Meledak di Pasar Cimanggis, Pemkot Sebut Tak Berizin

Jumat, 23 Oktober 2026
Foto: istimewa

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM

Rabu, 21 Oktober 2026
Lahan Tambang di Salah Satu Kecamatan di Kabupaten Lebak/ Dok. M.Iqbal

RTRW Lebak Disorot, Zonasi Tambang Bersinggungan dengan Kawasan Rawan Bencana

Rabu, 21 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp