Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 10 Agustus 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Menilik Kondisi RSUD Tigaraksa yang Dilaporkan ke Kejagung: Kaca Berdebu, Tiang Sutet, dan Minim Aktivitas

Rhomi
Senin, 6 Oktober 2025 | 13:39 WIB
Ruang layanan di loby utama RSUD Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com
Ruang layanan di loby utama RSUD Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – Kasus dugaan korupsi pengadaan lahan RSUD Tigaraksa yang resmi dilaporkan Ikatan Alumni Sekolah Anti Korupsi (IKA SAKTI) Tangerang ke Kejaksaan Agung (Kejagung) pada 25 September 2025 lalu.

Perlu diketahui, RSUD Tigaraksa merupakan rumah sakit tipe C yang memiliki 117 ruang rawat inap. Di antaranya 76 tempat tidur kelas tiga, 12 tempat tidur kelas satu, 6 tempat tidur VIP, 2 tempat tidur VVIP, 16 tempat tidur insentif (ICU, ICCU, HCU, PICCU, NICU), 2 ruang perinatology, dan 3 ruang perawatan ibu dan anak.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Di tengah pusaran kasus pembebasan lahan bermasalah yang melibatkan kelebihan pembelian tanah hingga 64.607 meter, pantauan tim Tangerangupdate.com, di RSUD Tigaraksa pada Senin 6 Oktober 2025, pukul 12.00 WIB, menunjukkan beberapa kondisi yang menonjol, mulai dari tata letak lahan hingga aktivitas pelayanan.

Kondisi Fisik Lahan dan Bangunan

​RSUD Tigaraksa berdiri di lokasi yang cukup unik, yakni berada di antara dua tiang sutet. Sejumlah bidang lahan di sekitarnya tampak tidak terawat dan ditumbuhi rumput liar.

​Akses utama rumah sakit mencakup jalan masuk mobil dengan lebar kurang lebih 12 meter yang mengarah ke sebuah jembatan ditopang tiang setinggi sekitar dua setengah meter, menuju lobi utama.

BACA JUGA:  Minta Penanganan Serius, IKA SAKTI Bawa Kasus RSUD Tigaraksa ke Kejagung

​Kondisi kebersihan bangunan juga menjadi sorotan. Kaca dan dinding depan bagian atas terlihat kotor dan berdebu, menandakan kurangnya perawatan. Di area belakang, terdapat musala bercat putih dan bangunan bertuliskan Dapur yang di depannya terparkir satu sepeda motor roda tiga tanpa petugas berjaga.

​Area parkir belakang juga menyimpan temuan, yakni sisa tiang pancang dan pondasi drainase bekas pembangunan yang teronggok di pinggir area parkir. Di sana, terdapat pula dua buah rooftop parkir sepanjang kurang lebih 40 meter dan 30 meter.

​Saat pantauan dilakukan, lobi utama rumah sakit terlihat cukup sepi, hanya ada tiga orang berbaju biasa menunggu di lobi utama, dan beberapa orang, yang diduga kuat adalah keluarga pasien, yang lalu lalang.

​Pelayanan di loket tampak dijaga, empat orang petugas berada di loket pendaftaran, dan dua orang di bagian customer care. Meja pendaftaran radiologi dilayani oleh satu petugas perempuan. Namun, loket pendaftaran pasien gawat darurat dan rawat inap terpantau kosong. Mereka juga tidak bisa memberikan keterangan apapun terkait aktivitas RSUD Tigaraksa. “Kita tidak bisa ngasih gambaran umumnya,” kata petugas di costomer care.

​Aktivitas kendaraan roda empat yang mendatangi rumah sakit hampir tidak ada. Hanya terlihat satu sepeda motor terparkir di depan lobi utama. Lobi belakang juga sepi, dijaga oleh seorang petugas keamanan.

BACA JUGA:  Mahasiswi Tewas Terlindas Truk Pengangkut Sampah di Sepatan

​Di luar lobi, area parkir sepeda motor dibagi, dengan bagian kanan untuk keluarga pasien dan bagian kiri untuk perawat dan pekerja. Terdapat pos jaga yang terlihat dengan beberapa pohon hias yang mati. Area kantin juga masih terlihat kosong.

​Area parkir di depan lobi belakang terisi sejumlah mobil, dan di area parkir belakang terlihat satu mobil ambulans tengah terparkir. Fasilitas penunjang lainnya adalah dua buah kolam retensi berbentuk lingkaran dengan aliran sungai kecil di sampingnya.

Harapan Warga Kabupaten Tangerang

​Mencuatnya kembali kasus dugaan korupsi dan kondisi pelayanan yang tampak sepi memicu harapan dari warga setempat. Hasan, seorang warga Kabupaten Tangerang, menyuarakan keinginannya agar masalah ini segera tuntas.

​”Yang penting bisa lebih baik lagi, terus supaya RSUD Tigaraksa agar warga Kabupaten Tangerang di bagian barat berharap pelayanan lebih optimal, karena pelayanan kurang maksimal,” ujar Hasan.

​Ia juga berharap penyelesaian kasus korupsi dapat segera dilakukan, agar masyarakat tidak ragu memanfaatkan fasilitas kesehatan tersebut.

“Semoga masalahnya cepat beres supaya masyarakat itu tidak mikir ‘jangan ke situ karena rumah sakitnya bermasalah’, semoga pelaku juga cepat ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Intinya cepat diselesaikan,” tutup berharap.

BACA JUGA:  IKA Sakti Laporkan Kejari Kabupaten Tangerang ke Komisi Kejaksaan Soal RSUD Tigaraksa

Kilas Balik Terkait Dugaan Korupsi Lahan RSUD Tigaraksa

Dugaan korupsi dalam pengadaan lahan RSUD Tigaraksa kembali mencuat setelah LHP BPK Provinsi Banten 2025 mengungkap adanya ketidaksesuaian antara kebutuhan lahan dan luas yang dibeli.

Studi kelayakan menyebut kebutuhan hanya sekitar 50.000 m², namun lahan yang dibeli mencapai 114.480 m². Kelebihan sekitar 64.607 m² ini berpotensi menyebabkan kerugian keuangan daerah hingga Rp26,4 miliar.

Masalah lain yang muncul adalah indikasi tumpang tindih sebagian lahan dengan perumahan warga di Perumahan Kota Tigaraksa Blok AE.

Sebelumnya kasus ini sempat dihentikan melalui SP3 oleh Kejari Tangerang, munculnya novum dari audit BPK dan laporan masyarakat sipil seperti IKA Sakti menjadi alasan kuat untuk membuka kembali penyelidikan.

IKA SAKTI Tangerang juga telah melaporkan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan RSUD Tigaraksa ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Laporan ini dilayangkan pada Kamis, 25 September 2025.

Diketahui, pada Jumat 19 September 2025, IKA SAKTI Tangerang juga melaporkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang ke Komisi Kejaksaan Republik Indonesia terkait penanganan dugaan korupsi tersebut.

TAGGED:rsud tigaraksa
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi

Krisis Ekologi adalah Krisis Kepemimpinan: Perspektif Ekoteosentris HMI

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi

NDP HMI Dan Paradoks Industrialisasi: Meneguhkan Tauhid Sosial Untuk Kedaulatan Ekologi Indonesia

Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Kepala BGN Sudaryono (tiga dari kanan) dalam konferensi pers mengenai refocusing penerima MBG di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). | Dok. Antara

BGN Kebut Program MBG, Wilayah 3T Tuntas Lebih Cepat

Foto: istimewa

Dua Terduga Pelaku Curanmor Dibekuk Saat Patroli Satlantas di Cikupa

Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja | Dok. Tangerangupdate.com

Sekda Persilakan Dugaan Kredit Fiktif BPR Kerta Raharja Diusut Tuntas

Berita Terkait

Foto: Kegiatan Si Caka (Simpatik Cegah Laka) di KM 32 Jalan Raya Serang Balaraja | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polresta Tangerang Gelar Giat “Si Caka” di Titik Rawan Jalan Raya Serang

Catatan: artikel ini bersifat informatif dan tidak boleh ditiru. Jika Anda merasakan gejala depresi yang mendorong pikiran untuk melakukan bunuh diri segera konsultasikan masalah Anda ke psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental, serta tokoh agama terpercaya. Foto: Ilustrasi/Freepik
Kab Tangerang

Diduga Bunuh Diri, Pria 31 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Gubuk Kebun Cabai Sindang Jaya

Foto: korban dirawat di rumah sakit usai mengalami dugaan penyiksaan di Panongan | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Diduga Disiksa 5,5 Jam, Pria di Panongan Dipaksa Masturbasi Dalam Kondisi Babak Belur

Foto: ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tangerang, Gita Swarantika | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Panggil BPR Kerta Raharja Gemilang, DPRD Desak Direksi Buktikan Tak Ada Kredit Fiktif

Foto: Direktur Utama (Dirut) BPR Kerta Raharja Gemilang, Ai Suherlan | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Panggil BPR Kerta Raharja, DPRD Kabupaten Tangerang Gelar RDP Dugaan Kredit Fiktif Tertutup

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kab Tangerang

Sepanjang 2026, Polsek Cisoka Bongkar Jaringan Sabu, Tembakau Sintetis, dan Obat Keras

Foto: petugas damkar tengah berupaya memadamkan api kebakaran lahan di Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

BPBD Kabupaten Tangerang Catat 20 Kebakaran dalam Sehari, Didominasi Kebakaran Lahan

Foto: istimewa
Kab Tangerang

OJK Dukung Pengusutan Dugaan Kredit Fiktif BPR Kerta Raharja Gemilang, Singgung Skema Jaminan Cessie

Jangan Lewatkan

Catatan: artikel ini bersifat informatif dan tidak boleh ditiru. Jika Anda merasakan gejala depresi yang mendorong pikiran untuk melakukan bunuh diri segera konsultasikan masalah Anda ke psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental, serta tokoh agama terpercaya. Foto: Ilustrasi/Freepik

Diduga Bunuh Diri, Pria 31 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Gubuk Kebun Cabai Sindang Jaya

Selasa, 4 Agustus 2026
Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Jumat, 7 Agustus 2026
Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi

Krisis Ekologi adalah Krisis Kepemimpinan: Perspektif Ekoteosentris HMI

Minggu, 9 Agustus 2026
Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja | Dok. Tangerangupdate.com

Sekda Persilakan Dugaan Kredit Fiktif BPR Kerta Raharja Diusut Tuntas

Kamis, 6 Agustus 2026
Kepala BGN Sudaryono (tiga dari kanan) dalam konferensi pers mengenai refocusing penerima MBG di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). | Dok. Antara

BGN Kebut Program MBG, Wilayah 3T Tuntas Lebih Cepat

Kamis, 6 Agustus 2026
Foto: istimewa

Dua Terduga Pelaku Curanmor Dibekuk Saat Patroli Satlantas di Cikupa

Kamis, 6 Agustus 2026
Sebanyak 188 personel TNI-Polri disiagakan di Matraman usai bentrokan, tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka. | Dok. ANTARA

Bentrokan di Matraman Jakpus, Polisi Turunkan 188 Personel

Selasa, 4 Agustus 2026
Dok. Tangerangupdate.com

PP IMALA Desak Transparansi Hibah Rp1,7 Miliar untuk Dua Forum Mahasiswa Lebak

Selasa, 4 Agustus 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp