Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • Kota Tangsel
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 29 Agustus 2025
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Refleksi Nilai-Nilai Pancasila ditengah Pandemi Covid-19

Redaksi TU
Redaksi TU
Jumat, 5 Juni 2020 | 22:55 WIB
SHARE

Sri Utaminingsih, MH., M.M.Pd Dosen Prodi PPKn Universitas Pamulang

            Euforia peringatan hari lahirnya dasar negara Pancasila baru saja kita rasakan jatuh pada tanggal 1 juni, banyak Lembaga atau organisasi kemasyarakatan bahkan secara personal menunjukan identitasnya masing-masing rasa bangga terhadap dasar negara pancasila, bukti nyata bahwa pancasila lekat dekat dalam kehidupan kita.

- Advertisement -
Ad imageAd image

            Seperti kita ketahui dalam pancasila terkandung nilai-nilai dasar yang di gunakan untuk mengatur kehidupan kita sehari-hari dan telah menjadi kesepakatan bersama semenjak di nyatakan dalam pembukaan Undang-Undang dasar 1945, sehingga dengan segala konsekwensi kita sebagai bangasa Indonesia harus dapat melaksanakannya.

Pancasila lahir dari pembahasan dan konsekwensi para tokoh bangsa dalam sidang yang di adakan oleh Dokuritsu Junbi Chosakai atau Badan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia ( BPUPKI) mulai tanggal 29 Mei sampai tanggal 1 Juni 1945 dengan tema Dasar negara. Dimana pancasila berhasil disusun dari hasil rumusan pidato yang telah disampaikan oleh Ir. Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945  tanpa ditulis terlebih dahulu  namun di terima secara aklamasi oleh segenap anggota  BPUPKI hingga di beri judul dari pidato tersebut dengan “ Lahirnya Pancasila” melalui proses yang panjang akhirnya tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari lahirnya pancasila. Yang kemudian di syahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 sebagai dasar negara Indonesia.

Kini, tanggal 1 Juni resmi ditetapkan jadi Hari Lahir Pancasila lewat Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi menyampaikan keputusan ini melalui pidato pada peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945, di Gedung Merdeka, Bandung pada 1 Juni 2016. Tanggal 1 Juni juga ditetapkan sebagai hari libur nasional. Niken Widya Yunita – detikNews. 01/06/2019.

BACA JUGA:  Tantangan Partai Politik Atas Putusan MK NO. 135/PUU-XXII/2024

Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk memperingatinya. Hal terpenting adalah kita dapat memaknai Pancasila sebagai nilai-nilai yang harus diterapkan dalam kehidupan, seperti menghormati sesama walau berbeda agama, mengakui persamaan hak dan derajat masyarakat Indonesia, saling membantu dan gotong royong dalam menjaga persatuan, dan lain sebagainya. Terlebih dalam peringatan Hari Pancasila tahun ini, persatuan Indonesia diuji dengan datangnya sebuah wabah yang menyerang sejak awal bulan Maret yang lalu. Dengan adanya wabah ini kita di paksa untuk melakukan aktifitas sosial, Keagamaan. Ekonomi yang keluar dari hilai-nilai tatanan yang kita miliki yang jelas tertuang dalam pancasila, sehingga terasa aneh dan beban bagi kita karna tidak sesuai dengan hati nurani kita, walaupun ada yang memang melakukan di luar nalar kita, sebagai bangsa Indonesia yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai yang tekandung dalam pancasila, dengan merebakanya berita penolokan warga atas jenazah seorang perawat yang akan di makamkan di kampung halaman di lansit Jateng.suara.com 11/04/2020, kejadian tersebut karna ketakutan warga dari dampak yang akan ditimbulkan , sehingga keluar dari tatanan nilai kemanusian yang kita miliki yang telah menyatu dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

BACA JUGA:  Ciputat: Pusat Kota yang Terlupakan dalam Bayang-Bayang Kemewahan Swasta

Kecemasan warga di picu dari informasi yang di dapat melalui media sosial , yang saling berlomba-lomba membangun opini sehingga informasi simpang siur dan sangat mempengaruhi cara berfikir masyarakat, kembali  nilai pancasila di pertanyakan , panggilan nilai-nilai yang melekat dan telah menjadi bagian bagian dalam kehidupan kita, berita tersebut medapat respon dari masyarakat melalui media sosial , hampir seluruh masyarakat Indonesia memberikan dukungan moril kepada keluarga korban, ini menunjukan bahwa kita semua  tau yang seharusnya seperti apa ?, mengacu kembali kepada nilai-nilai pancasila   sebagai tolak ukur dalam kehidupan bermasyarakat.                                              

            Selain itu ada kasus prank yang di anggap tidak manusiawi ulah beberap anak muda, memberikan bantuan berisi sampah , ini juga di sikapi oleh seluruh  masyarakat melalu media sosial dengan menghujat dan memaksa aparat untuk menindak lanjuti dengan proses hukum. Indikator yang digunakan oleh masyarakat tidak lain adalah kembali kepada nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Dengan banyaknya kejadian yang di anggap melanggar norma dan nilai yang tidak sesuai dengan pancasila, kembali mendorong masyarakat untuk lebih banyak perduli dengan sesama, seperti yang di lakukan oleh golongan masyarakat beruang, untuk  ikut berbagi dengan berbagai cara ada yang membagikan dalam bentuk sembako, uang bahkan rasa kepedulian untuk saling membantu di lakukan dengan kesadaran sendiri membentuk pos-pos terpadu, dapur umum dan lainny seperti yang dilakukan oleh warga masyarakat di wilayah Pondok Aren dengan posko dapur umumnya dapat memproduksi 200-300 nasi box sedangkan kampung si Gacor di wilayah Cibodas, Kelurahan Panunggangan Barat, juga membuat dapur umum bagi warga masyarakat di sekitar kampung tersebut. Adapun dapur umum Cibodas memproduksi sejumlah makanan bagi keluarga para pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) yang masih melakukan isolasi mandiri termasuk juga masyarakat terdampak korban PHK, Sumber: BeritaSatu.com

BACA JUGA:  Tantangan Partai Politik Atas Putusan MK NO. 135/PUU-XXII/2024

 Nilai yang ada dalam masyarakat kesadaran  untuk berbagi dengan sesama terus tumbuh. Dengan adanya Covid-19 yang mengakibatkan dampak ekonomi ini justru malah menjadi daya ungkit atau pendorong masyarakat untuk berbagi kebahagiaan terhadap sesama. Apalagi, di bulan Ramadhan, pasti ini akan menguatkan, ada momentum, ada peluang, saya melihat keinginan untuk berbagi membahagiakan sesama itu sangat kuat sekali, Nur Efendi CEO Rumah Zakat, Republika.id

Tidak dapat kita pungkiri lagi itulah pancasila nilai-nilai yang kita miliki, nilai yang berasal dari kita , menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi solusi bagi penyakit dan segala persoalan yang di sebabkan oleh kita dan kembali nilai-nilai pancasila menjadi rujukan obat yang paling mujarab.

Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

WhatsApp Image 2025-08-16 at 7.48.48 PM
WhatsApp Image 2025-08-16 at 7.45.10 PM
iklan
WhatsApp Image 2025-08-16 at 8.15.38 PM

Terpopuler

Inspektur Kota Tangsel, Achmad Zubair | Dok. Istimewa

Dijamu Durian Musang King, Auditor di Tangsel Dinilai ICW Nir Etika

Ketua Umum HMI Cabang Ciputat, Irhas Abdul Hadi | Dok. Istimewa

HMI Ciputat Kutuk Aksi Brimob Lindas Pendemo Hingga Tewas di Jakarta

Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) RI, Pujiyono Suwadi | foto: Instagram/komisikejaksaaanofficial

Komjak Dorong IKA SAKTI Laporkan Kejari Gegara Lamban Tangani Dugaan Korupsi RSUD Tigaraksa

Pengamat kebijakan publik M. Mahrus Alvy Al Wahidy/ Foto : Istimewa

APBD Tangsel 2025 Membengkak Rp5 Triliun, Publik Kritik: Rakyat Hanya Jadi Penonton

Ribuan ikan di Situ Cangkring mati gegara limbah industri | Dok. Istimewa

DLH Kota Tangerang: Situ Cangkring Tercemar Limbah Industri

Ketua RW 03, Kelurahan Pakualam, Rochman menunjukkan jalan hasil patungan warga Kampung Kandang Sapi Lor | Dok. Tangerangupdate.com

Lurah Panungganan Bantah Jalan Hasil Patungan Warga Serpong Utara Masuk Wilayah Kota Tangerang

Berita Terkait

Foto: Ilustrasi/Freepik: prostooleh
Opini

Preeklampsia sebagai Ancaman Tersembunyi bagi Ibu Hamil dan Janin

Ilustrasi
Opini

Gemuk atau Sehat? Menelusuri Akar Obesitas dan Cara Kembali Bugar

Peneliti RIGHTS, Septian Haditama (Dok. Istimewa)
Opini

Jolly Roger (Bendera One Piece): Alarm Perbaikan atau Revolusi bagi Republik Indonesia ke-80

Irhas Abdul Hadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat.
Nasional

Membangun SDM Indonesia: Jalan Panjang Menuju Abad Ketiga Milenium

Irhas Abdul Hadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat.
Kota Tangsel

Ciputat: Pusat Kota yang Terlupakan dalam Bayang-Bayang Kemewahan Swasta

Foto: Lukman Hakim (Direktur Eksekutif Yayasan Harsha Citra Indonesia) | Dok. Pribadi
Opini

Tantangan Partai Politik Atas Putusan MK NO. 135/PUU-XXII/2024

Presiden Prabowo Subianto | Foto : Kantor Staff Presiden RI
Opini

Mengkritik Pidato Presiden di Hari Lahir Pancasila, (Dari Adu Domba ke Adu Diksi)

Opini

Menyoal 100 Hari Kerja Periode Kedua Benyamin Davnie – Pilar Saga IchsanMembangun Kota Tangerang Selatan.

Jangan Lewatkan

Ribuan ikan di Situ Cangkring mati gegara limbah industri | Dok. Istimewa

DLH Kota Tangerang: Situ Cangkring Tercemar Limbah Industri

Rabu, 27 Agustus 2025
Hendry Ch Bangun Resmi Daftar Calon Ketua Umum PWI pada Sabtu, 23 Agustus 2025 | Dok. Istimewa

Hendry Ch Bangun Resmi Mendaftar sebagai Calon Ketua Umum PWI

Sabtu, 23 Agustus 2025
Polisi Melakukan Oleh TKP di Lokasi Lansia yang ditemukan Meninggal di Ciputat Timur/ Foto : Istimewa (Juno)

Lansia Ditemukan Meninggal Dalam Rumah di Ciputat Timur, Diduga Tinggal Seorang Diri

Sabtu, 23 Agustus 2025
Ketua RW 03, Kelurahan Pakualam, Rochman menunjukkan jalan hasil patungan warga Kampung Kandang Sapi Lor | Dok. Tangerangupdate.com

Lurah Panungganan Bantah Jalan Hasil Patungan Warga Serpong Utara Masuk Wilayah Kota Tangerang

Rabu, 27 Agustus 2025
Polda Banten Periksa Dua Anggota Brimob Terkait Kekerasan Terhadap Wartawan di PT GRS / Dok. Biodeks Polda Banten (Juno)

Polda Banten Periksa Dua Anggota Brimob Terkait Kekerasan Terhadap Wartawan di PT GRS

Sabtu, 23 Agustus 2025
Tangkapan Layar SMPN 23 Tangerang yang Diduga Guru Lakukan Pelecehan ke Siswa /Dok. TU/ Foto: Juno

Kasus Dugaan Pelecehan Eks Wakepsek SMP di Tangerang, 2 Korban Terbaru Merupakan Ayah dan Anak

Sabtu, 23 Agustus 2025
Spanduk penolakan di sekitar pembangunan Flyover di Pondok Aren | Dok.TU

Rights Pertanyakan Kesesuaian Pembangunan Flyover Oleh Pengembang di Pondok Aren Dengan Rencana Tata Ruang Kota

Sabtu, 23 Agustus 2025
Camat Serpong Utara, Lurah Paku Alam dan jajarannya, UPT 3 Disperkimta Kota Tangsel, RW 3, RT 01 dan RT 03, saat terjun ke Kampung Kadang Sapi Lor | Foto: Istimewa

Warga Kandang Sapi Lor Patungan Bangun Jalan, Pemkot Tangsel: Lokasi Masuk Wilayah Kota Tangerang

Senin, 25 Agustus 2025
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp