Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 8 Juni 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Internasional

Pembunuh Gajah Dengan Nanas isi Petasan di Tangkap

Redaksi TU
Redaksi TU
Senin, 8 Juni 2020 | 13:34 WIB
SHARE
Gajah Mati Berdiri/AP/India

Tangerangupdate.com (08/06/2020) Sebuah video yang berisi gajah  berdiri diam di tengah sungai menyebar di internet dan membuat netizen di berbagai belahan Bumi gempar dan marah, karena diketahui bahwa gajah tersebut mati akibat menyantap buah yang di dalamnya telah diberi petasan.

Memilukan karena gajah tersebut mati bersama bayinya yang dalam kandungan, Kepolisian India telah menangkap seorang pekerja perkebunan dan masih memburu dua pelaku lainnya pembunuh gajah dengan buah berisi peledak di Kerala yang membuat geger India dan dunia maya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kasus tersebut menimbulkan kegemparan di India serta menjadi kasus teranyar dari konflik yang berkembang di Asia Selatan terkait alam dan manusia.

P. Wilson diketahui ditangkap pada Jumat (05/06/2020) waktu India setelah diduga menempatkan buah berisi petasan tersebut. Ia diduga membuat jebakan tersebut untuk menjauhkan babi hutan dari perkebunan karetnya.

“Pelaku telah mengakui bahwa mereka menggunakan kelapa berisi peledak untuk menargetkan hewan liar,” kata kepala penjaga satwa liat Kerala, Surendra Kumar, Sabtu (6/6).

Sedangkan petugas disebut masih mencari dua rekannya yang masih bebas.

Kumar mengatakan para pelaku membuat “bom kelapa” di pekan kedua Mei lalu dan meninggalkan jebakan itu di batas kebun mereka.

Pejabat setempat mengatakan belum jelas kapan gajah berusia 15 tahun tersebut mengonsumsi bom buah tersebut. Namun ia ditemukan terluka pada 25 Mei, dua hari sebelum kemudian tewas.

Penjaga hutan setempat mengatakan ledakan itu menyebabkan kerusakan fatal di mulut si gajah, dan membuatnya tak bisa mengonsumsi cairan hingga berhari-hari.

Penduduk desa di penjuru India kerap menggunakan peledak atau petasan yang diselipkan di dalam buah, yang digunakan sebagai ranjau darat, sebagai umpan untuk hewan liar yang dianggap mengancam kebun dan rumah mereka.

Insiden serupa sempat dilaporkan pada bulan lalu di dekat Kerala, ketika seekor gajah betina ditemukan tewas dengan mulut terluka.

Bila terbukti bersalah, para pelaku bom buah gajah tersebut bisa menghadapi hukuman tujuh tahun penjara karena membunuh gajah yang termasuk hewan dilindungi di India.

India diketahui adalah rumah bagi hampir 30.000 gajah, setara dengan 60 persen hewan keluarga pachyderm liar di dunia. Namun pertumbuhan kota telah mengancam habitat para hewan tersebut dan menjadi konflik dengan manusia.

Menurut data dari Pemerintah India, sekitar 2.360 orang tewas dalam serangan gajah antara 2014-2019. Sementara itu, dalam periode yang sama, 510 gajah mati, 333 dari aksi sengatan listrik dan 100 dari kasus perburuan juga peracunan.

TAGGED:gajahindia
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Ilustrasi/Istimewa

Festival Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno Digelar di Tangsel, Gita Swarantika: Saatnya Bangkitkan Ekonomi Rakyat

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memberi keterangan pers terkait ekonomi dan investasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026). (Dok. DPR RI)

DPR-Pemerintah Sinkronkan Ekonomi, DSI Awasi Ekspor SDA

Foto: tiang penyangga kabel,dalam kondisi miring dan nyaris roboh, di daerah ciater | Dok. Tangerangupdate.com

Tiang Kabel di Ciater Serpong Nyaris Roboh, Warga Khawatir Ancam Keselamatan Pengendara

Foto: Istimewa

Tokoh Pramuka asal Tangerang Kak Herman Meninggal Dunia Diduga Korban Tabrak Lari di Cikupa

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana ditahan Kejagung. (Dok. Antara)

Motor Listrik Rp42 Juta per Unit Jadi Bukti Korupsi MBG

Ilustrasi penculikan anak. (Dok. iStockphoto)

Utang Rp30 juta berujung penyekapan 17 jam di Tangerang

Berita Terkait

Internasional

Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

Internasional

KBRI Ankara Berhasil Evakuasi WNI dari Wilayah Gempa

Internasional

KBRI Angkara Umumkan Satu WNI Meninggal Gempa Bumi Turki

Internasional

Ledakan Bom di Turki, 6 Orang Tewas dan Puluhan Luka-luka

Internasional

Kabar Presiden China Xi Jinping Di Kudeta Militer Ramai Di Jagat Maya

Images (1)
Internasional

Kesedihan Gareth Bale di Balik Selebrasi Juara Real Madrid

Internasional

Pria Berkostum Joker Tusuk Penumpang dan Bakar Gerbong Kereta Di Tokyo

Internasional

Mark Zuckerberg Umumkan Nama Baru Perusahaan Facebook: Meta

Jangan Lewatkan

Dok. TU

Reklame Raksasa Berdiri di Median Jalan Letnan Sutopo Tangsel, Bagaimana PBG nya?

Rabu, 3 Juni 2026
Ilustrasi penculikan anak. (Dok. iStockphoto)

Utang Rp30 juta berujung penyekapan 17 jam di Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026
Foto: Ilustrasi/Istimewa

Festival Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno Digelar di Tangsel, Gita Swarantika: Saatnya Bangkitkan Ekonomi Rakyat

Senin, 8 Juni 2026
Foto: lomba tarik tambang pada Kejuaraan Olahraga Tradisional Tingkat Provinsi Banten yang digelar di SMA Darussalam | Dok. Tangerangupdate.com

Kejuaraan Olahraga Tradisional Tingkat Provinsi Banten Digelar di Kabupaten Tangerang

Sabtu, 6 Juni 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Belasan Siswi SD Diduga Menjadi Korban Pelecehan Seksual Guru Pramuka di Sukadiri

Kamis, 4 Juni 2026
Foto: pemantauan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional | Tangerangupdate.com

Harga Kebutuhan Pokok di Kabupaten Serang Stabil Pasca Idul Adha 2026, Tomat Naik Tipis

Rabu, 3 Juni 2026
Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (kanan) | Dok. Istimewa

Dua Pria Ditangkap Terkait Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa

Sabtu, 6 Juni 2026
Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (kanan) | Dok. Istimewa

Misteri Kematian Tukang Cilok di Cikupa Mulai Terkuak, Polisi Temukan Delapan Luka di Tubuh Korban

Kamis, 4 Juni 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp