Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 4 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangerang

Lebaran Tanpa THR: Pilu Tukang Sapu Jalan di Kota Tangerang Hanya Bisa Menahan Harap

Juno
Senin, 17 Maret 2025 | 10:56 WIB
Ilustrasi Tukang Sapu Jalan Kota Tangerang | Foto : Pemkot Kota Tangerang
Ilustrasi Tukang Sapu Jalan Kota Tangerang | Foto : Pemkot Kota Tangerang
SHARE

Tangerangupdate.com | Pagi itu, Sebut saja ibu Neng masih setia dengan sapunya. Trotoar yang berdebu serta sampah platik, ia bersihkan dan kumpulkan. Peluh keringat tampak tak menyurutkan usaha kerjanya yang sudah lebih dari delapan tahun ia jalani. Dari subuh hingga petang, memastikan jalan Kota Tangerang tetap bersih.

Namun, ada yang berbeda hari ini. Jalanan mulai ramai dengan orang-orang yang berbelanja untuk menyambut Idulfitri. Ibu-ibu sibuk memilih baju baru untuk anaknya, aroma kue kering dari toko-toko menguar, para pegawai berbincang riang soal THR.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Neng berhenti sejenak, menyeka keringat. Matanya menatap kosong ke arah sebuah pusat perbelanjaan. Bukan karena ingin berbelanja—ia tahu dompetnya tak memungkinkan. Tapi hatinya nyeri membayangkan anaknya di rumah bertanya, “Ibu, kapan kita beli baju Lebaran?”

Neng hanya bisa tersenyum di depan mereka, tapi dalam hati ia menangis. Setiap hari, tukang sapu jalan seperti Neng memastikan setiap jengkal tetap bersih.

Hujan atau terik, mereka tetap bekerja, tak berfikir untuk libur. Jika tak bekerja, tak ada uang. Tapi meski mereka bekerja tanpa jeda, mereka tetap dianggap “tenaga harian lepas”—pekerja tanpa kepastian.

BACA JUGA:  Mayat Wanita Ditemukan dalam Drum Mengambang di Sungai Cisadane, Polisi Selidiki

Tidak ada tunjangan kesehatan. Tidak ada jaminan hari tua. Dan lebih menyakitkan lagi, tidak ada THR.

Nasib serupa dialami juga oleh Bunga bukan nama sebenarnya, seorang ibu dua anak yang juga bekerja sebagai penyapu jalan. Bunga, hanya bisa menghela napas saat mendengar tetangganya menerima THR dari kantornya.

“Anak-anak saya sudah paham, mereka nggak pernah meminta lebih. Tapi tetap saja, sebagai ibu, hati saya sakit. Saya ingin mereka merasakan sedikit kebahagiaan, seperti anak-anak lain,” ucapnya kepada Kantor berita Tangerangupdate.com

Bunga bercerita, tahun lalu ia hanya bisa memasak makanan seadanya untuk Lebaran. Tidak ada kue kering, tidak ada daging seperti yang dimiliki keluarga lain. Hanya tahu dan tempe. Tahun ini, ia tidak tahu apakah akan lebih baik—atau justru lebih buruk.

Peraturan pemerintah menyebutkan bahwa THR wajib diberikan kepada pekerja tetap dan kontrak. Tapi bagi pekerja harian lepas seperti mereka, aturan itu terasa jauh.

“Kami ini ada di tengah-tengah. Dibilang pekerja, iya. Tapi kalau soal hak, kami dianggap tidak ada,” kata Bunga. Setiap tahunnya, harapan itu selalu ada. Setiap tahunnya pula, mereka dikecewakan.

“Mungkin kami memang cuma tukang sapu. Tidak dianggap penting. Tapi coba bayangkan kalau sehari saja kami berhenti bekerja. Kota ini akan penuh sampah. Kami ada di sini, tapi kenapa hak kami selalu diabaikan?” suara bunga bergetar.

Ketika para pegawai bersorak menerima THR, menghitung uang untuk membeli tiket pulang kampung, dan berbagi rezeki dengan keluarga. Di jalanan yang ia bersihkan setiap hari, Neng dan Bunga hanya bisa menunduk, melanjutkan pekerjaannya.

BACA JUGA:  Mayat Wanita Ditemukan dalam Drum Mengambang di Sungai Cisadane, Polisi Selidiki

Lebaran semakin dekat. Tapi bagi mereka, tidak ada amplop THR, tidak ada baju baru, tidak ada kepastian. Hanya ada doa yang mereka ucapkan diam-diam—agar tahun depan mungkin ada keajaiban.

TAGGED:kota tangerangkotatangerangSapu jalanthr
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto bersama pasca pelantikan empat PPAT di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Empat PPAT Resmi Dilantik Kepala Kantah Kabupaten Tangerang

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Istimewa

Pendidikan dan Kesehatan Dapat Tambahan, APBD Perubahan Tangsel Capai Rp5,2 Triliun

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin memperlihatkan dua sketsa wajah laki-laki yang diduga berkaitan dengan perkara pengeroyokan hingga mengakibatkan seorang meninggal dunia dalam kericuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/9/2026). | Dok. Antara

Polisi Belum Temukan Keterlibatan Kelompok Ormas dalam Tragedi Pejompongan

Foto: Ilustrasi/Istimewa

Gondol 30 Gram Emas, Polsek Sepatan Ciduk Buronan Rumsong

Foto: suasana lorong lantai dua Pasar Gudang Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com

Lantai Dua Pasar Gudang Tigaraksa Kian Sunyi, Pedagang Bertahan Menunggu Pembeli

Foto: istimewa

Ngaku Polisi, Enam Pria Diduga Peras Penjaga Warung di Dadap Kosambi

Berita Terkait

Foto: mobil dump truk terguling di Jalan Gatot Subroto, Jatiuwung | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangerang

Dump Truk Terguling, Jalan Gatot Subroto – Jatiuwung Macet Parah

Foto: istimewa
Kota Tangerang

Polisi Tangkap Pria Diduga Pengedar 1.785 Obat Keras di Neglasari

Foto: Istimewa
Kota Tangerang

Pemkot Tangerang Minta Warga Tak Beri Uang ke Pengemis di Jalan

Foto: istimewa
Kota Tangerang

Polisi Tangkap Pria Pelaku Teror Penusukan Acak Warga di Cibodas, Motif Masih Misterius

Foto: istimewa
Kota Tangerang

Baru Bebas Sebulan, Residivis Kembali Ditangkap Usai Curi motor di Kunciran

Foto: dua terduga pelaku terduduk dengan kondisi tangan terikat usai diduga melakukan penyerangan kepada pedagang di Ciledug | Dok. Istimewa
Kota Tangerang

Gak Dikasih Jatah Uang, Preman Diduga Bacok Pedagang di Ciledug

Foto: Ilustrasi/freepik
Kota Tangerang

Ngamen Sambil Ngincar Motor, Bisul Si Residivis Curanmor Kembali Ditangkap Polisi di Cipondoh

Foto: Modern Golf & Country Club | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangerang

Modern Golf & Country Club Larang Wartawan Liput Dugaan Penganiayaan Caddy

Jangan Lewatkan

Wapres Gibran Rakabuming berdialog dengan pengungsi yang dirawat di tenda perawatan posko pengungsian Posko Golo Cenggo, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, Jumat (21/8/2026). | Dok. Antara

Wapres Gibran Instruksikan Bantuan Gempa NTT Jangkau Pengungsi Mandiri

Senin, 31 Agustus 2026
Foto: istimewa

Ngaku Polisi, Enam Pria Diduga Peras Penjaga Warung di Dadap Kosambi

Rabu, 2 September 2026
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin memperlihatkan dua sketsa wajah laki-laki yang diduga berkaitan dengan perkara pengeroyokan hingga mengakibatkan seorang meninggal dunia dalam kericuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/9/2026). | Dok. Antara

Polisi Belum Temukan Keterlibatan Kelompok Ormas dalam Tragedi Pejompongan

Rabu, 2 September 2026
Foto: Ilustrasi/Istimewa

Gondol 30 Gram Emas, Polsek Sepatan Ciduk Buronan Rumsong

Rabu, 2 September 2026
Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Istimewa

Pendidikan dan Kesehatan Dapat Tambahan, APBD Perubahan Tangsel Capai Rp5,2 Triliun

Kamis, 3 September 2026
Ilustrasi Kualitas Udara/ Foto: Istimewa

Prakiraan Cuaca Tangsel Sore Ini, Sabtu 29 Agustus 2026: Cerah hingga Cerah Berawan

Sabtu, 29 Agustus 2026
Foto: suasana lorong lantai dua Pasar Gudang Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com

Lantai Dua Pasar Gudang Tigaraksa Kian Sunyi, Pedagang Bertahan Menunggu Pembeli

Rabu, 2 September 2026
Foto: ketua PWI Kabupaten Tangerang terpilih periode 2026-2029, Hendra Wijaya | Dok. Tangerangupdate.com

Hendra Wijaya Terpilih Jadi Ketua PWI Kabupaten Tangerang Periode 2026–2029

Minggu, 30 Agustus 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp