Tangerangupdate.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama aparat penegak hukum (APH) akan mengevaluasi Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) di kawasan Taman Tekno.
Langkah tegas ini diambil menyusul insiden kebakaran gudang distributor insektisida di Kecamatan Setu yang mengakibatkan 2,5 ton cairan pembasmi hama mencemari Sungai Cisadane.
Menurut Benyamin, Pemkot Tangsel selama ini mengalami kesulitan saat hendak melakukan pemeriksaan di kawasan tersebut melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
“Tadi sudah dibahas dengan Polres Tangsel, Kejaksaan Negeri dan instansi terkait, kita akan lakukan gerakan bersama untuk lakukan pemeriksaan SLF. Seharusnya setahun itu dilakukan 2 kali pemeriksaan. Kita akan review soal pelanggaran terhadap Amdal. Sulit kita masuk ke mereka untuk lakukan pemeriksaan, itu yang dialami oleh Satpol-PP,” papar Benyamin, o
usai rapat forum komunikasi pimpinan daerah di Serpong, Selasa, 10 Februari 2026.
Selain itu, Benyamin meminta dinas teknis terkait untuk melakukan pendataan dan inventarisasi terhadap industri-industri yang mengolah zat kimia di wilayah Kota Tangerang Selatan.
Benyamin juga mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi ikan-ikan yang mati di Kali Jaletreng dan Sungai Cisadane pascakebakaran gudang pestisida di kawasan Taman Tekno, Setu, pada Senin, 9 Februari 2026.
Imbauan tersebut disampaikan untuk mengantisipasi dampak buruk bagi kesehatan akibat mengonsumsi ikan yang diduga telah tercemar zat kimia. “Sejak awal kita sudah informasikan, jangan dikonsumsi ikan-ikan itu karena sudah tercemar,” katanya.
Ia menambahkan, Pemkot Tangsel telah meminta Dinas Kesehatan untuk melakukan pendataan serta skrining terhadap kemungkinan dampak kesehatan yang timbul akibat konsumsi ikan tercemar.
Benyamin juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, terkait dampak pencemaran zat kimia akibat kebakaran gudang pestisida tersebut.
“Saya minta Dinas Kesehatan untuk pendataan dan deteksi dini serta siagakan puskesmas. Kalau ada warga yang mual muntah setelah konsumsi itu, segera berobat ke puskesmas kita,” tuturnya. *Rhomi
