Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 10 Juli 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Nasional

Aktivis KontraS Disiram Air Keras oleh OTK Setelah Isi Podcast di YLBHI

Redaksi TU
Redaksi TU
Jumat, 13 Maret 2026 | 21:03 WIB
Foto: Detik-detik penyerangan aktivis KontraS Andrie Yunus di Jakarta Pusat | Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Foto: Detik-detik penyerangan aktivis KontraS Andrie Yunus di Jakarta Pusat | Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – Aktivis sekaligus Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Jakarta Pusat.

Serangan terjadi saat ia pulang dengan sepeda motor setelah mengikuti rekaman podcast bertema militer di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” itu selesai direkam sekitar pukul 23.00 WIB. Tidak lama setelah meninggalkan lokasi, Andrie diserang ketika melintas di Jalan Salemba I menuju Talang.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menilai serangan itu diduga sebagai bentuk intimidasi terhadap pembela hak asasi manusia yang bersuara kritis.

“Kami menilai bahwa tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat khususnya pembela HAM,” kata Dimas dalam keterangan tertulis, yang diterima Tangerangupdate.com Jumat 13 Maret 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun KontraS, sekitar pukul 23.37 WIB Andrie Yunus tengah mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Salemba I menuju Talang, Jakarta Pusat.

Di sekitar Jembatan Talang, dua orang terduga pelaku yang mengendarai sepeda motor mendekati korban dari arah berlawanan. Motor yang digunakan diduga jenis skuter matik Honda Beat keluaran 2016–2021.

Kedua terduga pelaku merupakan laki-laki yang berboncengan. Pengemudi mengenakan kaos kombinasi putih-biru, celana panjang gelap yang diduga berbahan jeans, serta helm hitam.

Sementara penumpang belakang mengenakan penutup wajah atau masker menyerupai buff berwarna hitam, kaos biru tua, dan celana panjang biru yang dilipat pendek.

Saat mendekati korban, salah satu terduga pelaku langsung menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah Andrie. Cairan tersebut mengenai wajah, mata, tangan, dan dada korban.

Andrie yang terkena siraman langsung berteriak kesakitan dan terjatuh dari sepeda motornya. Warga sekitar kemudian membantu membawa korban ke rumah sakit terdekat di Jakarta untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Hasil pemeriksaan awal tim medis menunjukkan Andrie mengalami luka bakar sekitar 24 persen pada tubuhnya, terutama pada bagian wajah, mata, tangan kanan dan kiri, serta dada.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan dijadwalkan menjalani tindakan medis pada bagian mata berupa operasi transplantasi membran amnion atau cangkok jaringan dengan bius lokal.

Menurut KontraS, tidak ada barang milik korban yang hilang dalam peristiwa tersebut, sehingga dugaan perampokan dapat dikesampingkan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya barang milik korban yang hilang atau dirampas baik saat kejadian maupun setelah peristiwa berlangsung,” terangnya.

Diduga Terkait Aktivitas Advokasi

KontraS menilai penyerangan ini tidak dapat dilepaskan dari aktivitas advokasi yang selama ini dilakukan korban sebagai pembela HAM.

Sebelum menghadiri rekaman podcast di YLBHI, Andrie diketahui sempat menghadiri pertemuan di kantor Center of Economic and Law Studies (Celios) pada Kamis sore untuk membahas tindak lanjut laporan investigasi Komisi Pencari Fakta terkait Aksi Agustus 2025.

Selain itu, menurut KontraS, Andrie sebelumnya juga pernah mengalami teror dan intimidasi, terutama setelah keterlibatannya dalam aksi protes menolak revisi Undang-Undang TNI pada Maret 2025.

Desakan Penegakan Hukum

KontraS mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan mengungkap motif di balik serangan.

Lembaga tersebut juga menilai tindakan penyiraman air keras terhadap Andrie dapat dikategorikan sebagai percobaan pembunuhan karena berpotensi menyebabkan luka fatal hingga kematian.

Menurutnya, negara memiliki kewajiban melindungi warga negara, khususnya pembela HAM, yang menjalankan kerja-kerja pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia.

“Peristiwa ini harus segera mendapat perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk lembaga
penegak hukum dan masyarakat sipil. Aparat kepolisian (harus) langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik serangan tersebut,” tandasnya.

TAGGED:KontraS
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Suasana meja pelayanan di Bapenda Tangsel, Kelurahan Cilenggang Kecamatan Serpong / Foto : Wivy

Sinkronkan Data PBB dengan PBG, Bapenda Tangsel Kejar Peningkatan PAD

Foto: istimewa

Diduga Curi 6 Laptop Sekolah di Setu, si Buluk Dicokok Polisi Setelah 3 Bulan Sembunyi

Foto: kantor Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Warga Dukung Desakan Evaluasi Camat Curug usai Polemik Anggaran Makan Minum Rp1,6 Miliar

Foto: Gedung Kejari Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Salah Pos Rp19,8 Miliar Baru Dikoreksi setelah Teguran OJK, Aktivis Desak Jaksa Dalami Skema Jaminan Cessie

Foto : Dok. Tangerangupdate.com

Tiga Gudang di Taman Tekno BSD Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Gudang Power Bank

Foto : Dok. Tu

Praktisi Hukum Soroti LHKPN Kabid SDA DSDABMBK Tangsel yang Tak Berubah Selama Dua Tahun

Berita Terkait

Foto : Gunung Artapela | Dok. Saeful iman
Nasional

Puncak Sulibra, Gunung Artapela

Foto : Pengolahan Limbah Pabrik | Dok. Saeful Iman
Nasional

WWTP PT Mayora: Menjaga Lingkungan Lewat Pengolahan Air Limbah yang Bertanggung Jawab

Foto : Ilustrasi
Nasional

Ampas Kopi: Limbah Sehari-hari yang Berpotensi Menjadi Solusi Pencemaran Limbah Tekstil

Anggota Komisi III DPR RI Soedeson Tandra. | Dok. DPR RI
Nasional

Operasi Narkoba Berujung Tragis, DPR Soroti Keselamatan Aparat

Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene saat ditemui wartawan di ruang rapat Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026). |Dok. Tangerangupdate
Nasional

DPR Tekan Pemerintah Perkuat Perlindungan PMI Ilegal

Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad berbicara kepada wartawan di ruang rapat Komisi X DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026). | Dok. Tangerangupdate
Kota Tangsel

Habib Syarief Desak Evaluasi UKT, Biaya Kuliah Dinilai Bebani Mahasiswa

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberi keterangan pers usai rapat koordinasi bersama DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026). | Dok. Tangerangupdate
Kota Tangsel

Pemerintah Tetapkan Harga LNG Industri Maksimal 13 Dolar per MMBTU

Foto, Taufik Hidayat tersangka penyekapan dan penganiayaan seorang perempuan Inisial YTR di Bandung | Dok. Istimewa
Nasional

Taufik Hidayat Buron Pelaku Penganiayaan Sadis Perempuan di Bandung Sempat Kabur ke Tangerang

Jangan Lewatkan

Foto: kantor BPR Kerta Raharja Gemilang | Dok. Tangkapan layar/youtube @bprkrgemilang

Aktivis Ungkap Dugaan Kredit Fiktif Rp19,8 Miliar di BPR Kerta Raharja Gemilang

Minggu, 5 Juli 2026
Foto : Ilustrasi

Ampas Kopi: Limbah Sehari-hari yang Berpotensi Menjadi Solusi Pencemaran Limbah Tekstil

Rabu, 8 Juli 2026
Foto dokumentasi Tangerangupdate.com

BPR Kerta Raharja Gemilang Klarifikasi Angka Rp19,8 Miliar dalam Dugaan Kredit Fiktif

Selasa, 7 Juli 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Gagal Bersembunyi di Plafon Kamar Pacar, Terduga Spesialis Curanmor Tangsel Ditangkap Polisi

Selasa, 7 Juli 2026
Ilustrasi JakLingko. | Dok. Antaranews

Mikrotrans Tak Lagi Gratis? Pengamat Dukung Tarif Rp2.000

Senin, 6 Juli 2026
Foto : Dok. Tangerangupdate.com

Sewa Mobil Dinas Pemkot Tangsel Tembus Hampir 20 Milyar

Rabu, 8 Juli 2026
Dok. Tanggerangupdate.com

72 Warga Alami ISPA Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin

Senin, 6 Juli 2026
Anggota Komisi III DPR RI Soedeson Tandra. | Dok. DPR RI

Operasi Narkoba Berujung Tragis, DPR Soroti Keselamatan Aparat

Rabu, 8 Juli 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp