Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 22 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Nasional

Aktivis KontraS Disiram Air Keras oleh OTK Setelah Isi Podcast di YLBHI

Redaksi TU
Redaksi TU
Jumat, 13 Maret 2026 | 21:03 WIB
Foto: Detik-detik penyerangan aktivis KontraS Andrie Yunus di Jakarta Pusat | Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Foto: Detik-detik penyerangan aktivis KontraS Andrie Yunus di Jakarta Pusat | Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – Aktivis sekaligus Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Jakarta Pusat.

Serangan terjadi saat ia pulang dengan sepeda motor setelah mengikuti rekaman podcast bertema militer di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” itu selesai direkam sekitar pukul 23.00 WIB. Tidak lama setelah meninggalkan lokasi, Andrie diserang ketika melintas di Jalan Salemba I menuju Talang.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menilai serangan itu diduga sebagai bentuk intimidasi terhadap pembela hak asasi manusia yang bersuara kritis.

“Kami menilai bahwa tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat khususnya pembela HAM,” kata Dimas dalam keterangan tertulis, yang diterima Tangerangupdate.com Jumat 13 Maret 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun KontraS, sekitar pukul 23.37 WIB Andrie Yunus tengah mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Salemba I menuju Talang, Jakarta Pusat.

Di sekitar Jembatan Talang, dua orang terduga pelaku yang mengendarai sepeda motor mendekati korban dari arah berlawanan. Motor yang digunakan diduga jenis skuter matik Honda Beat keluaran 2016–2021.

Kedua terduga pelaku merupakan laki-laki yang berboncengan. Pengemudi mengenakan kaos kombinasi putih-biru, celana panjang gelap yang diduga berbahan jeans, serta helm hitam.

Sementara penumpang belakang mengenakan penutup wajah atau masker menyerupai buff berwarna hitam, kaos biru tua, dan celana panjang biru yang dilipat pendek.

Saat mendekati korban, salah satu terduga pelaku langsung menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah Andrie. Cairan tersebut mengenai wajah, mata, tangan, dan dada korban.

Andrie yang terkena siraman langsung berteriak kesakitan dan terjatuh dari sepeda motornya. Warga sekitar kemudian membantu membawa korban ke rumah sakit terdekat di Jakarta untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Hasil pemeriksaan awal tim medis menunjukkan Andrie mengalami luka bakar sekitar 24 persen pada tubuhnya, terutama pada bagian wajah, mata, tangan kanan dan kiri, serta dada.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan dijadwalkan menjalani tindakan medis pada bagian mata berupa operasi transplantasi membran amnion atau cangkok jaringan dengan bius lokal.

Menurut KontraS, tidak ada barang milik korban yang hilang dalam peristiwa tersebut, sehingga dugaan perampokan dapat dikesampingkan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya barang milik korban yang hilang atau dirampas baik saat kejadian maupun setelah peristiwa berlangsung,” terangnya.

Diduga Terkait Aktivitas Advokasi

KontraS menilai penyerangan ini tidak dapat dilepaskan dari aktivitas advokasi yang selama ini dilakukan korban sebagai pembela HAM.

Sebelum menghadiri rekaman podcast di YLBHI, Andrie diketahui sempat menghadiri pertemuan di kantor Center of Economic and Law Studies (Celios) pada Kamis sore untuk membahas tindak lanjut laporan investigasi Komisi Pencari Fakta terkait Aksi Agustus 2025.

Selain itu, menurut KontraS, Andrie sebelumnya juga pernah mengalami teror dan intimidasi, terutama setelah keterlibatannya dalam aksi protes menolak revisi Undang-Undang TNI pada Maret 2025.

Desakan Penegakan Hukum

KontraS mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan mengungkap motif di balik serangan.

Lembaga tersebut juga menilai tindakan penyiraman air keras terhadap Andrie dapat dikategorikan sebagai percobaan pembunuhan karena berpotensi menyebabkan luka fatal hingga kematian.

Menurutnya, negara memiliki kewajiban melindungi warga negara, khususnya pembela HAM, yang menjalankan kerja-kerja pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia.

“Peristiwa ini harus segera mendapat perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk lembaga
penegak hukum dan masyarakat sipil. Aparat kepolisian (harus) langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik serangan tersebut,” tandasnya.

TAGGED:KontraS
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang | foto: Istimewa

Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang Sudah Hampir Satu Bulan Di Ciputat

Foto: istimewa

Kerap Bawa Senpi, Dua Residivis Curanmor Bersenpi Asal Luar Pulau Jawa Ditangkap di Curug

Foto: dialog antara pemerintah, perwakilan jemaat GPKI Mauk Sepatan, dan warga, serta unsur kepolisian terkait dugaan intimidasi jemaat di Rajeg | Dok. Istimewa

Geruduk Rumah Ibadah, Sejumlah Pria Diduga Intimidasi Jemaat di Rajeg

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik | Foto: Istimewa

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik, Teguhkan Komitmen Majukan Pelajar dan Generasi Muda

Foto: Airin Rachmi Diany | Dok.Istimewa

16 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Terdampak Kekeringan di Keranggan Oleh PMI Tangsel

Foto: Ilustrasi/Freepik

Pedagang Diduga Cabuli Anak Usia 7 Tahun di Solear

Berita Terkait

Presiden Prabowo Subianto | Foto : Kantor Staff Presiden RI
Nasional

Prabowo Sindir Pakar Saat HUT PAN: “Saking Pintarnya Jadi Goblok”

konpers PMJ soal kasus penganiayaan bambang setiawan pedagang cermin pejompongan / Dok. Ist
Kota Tangsel

Polda Metro Jaya Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Kematian Pedagang Kaca Bambang Setiawan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo usai menghadiri HUT Satpol PP di Taman Ismail Marzuki, Selasa (8/9/2026). | Dok. Antara
Nasional

Erupsi Krakatau Mereda, Gubernur Pramono Hentikan PJJ Sekolah di Jakarta

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026). | Dok. DPR RI
Nasional

Kemenkeu Kantongi Rp49,8 Triliun di APBN 2027, Komisi XI DPR Tekankan Kinerja dan Dampak

Ketua DPR RI Puan Maharani, dalam Konferensi Pers pasca Sidang Paripurna di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2026). | Dok. DPR RI
Nasional

Wacana ‘Merger’ Badan Geologi-BMKG, DPR Minta Kajian Matang

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin memperlihatkan dua sketsa wajah laki-laki yang diduga berkaitan dengan perkara pengeroyokan hingga mengakibatkan seorang meninggal dunia dalam kericuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/9/2026). | Dok. Antara
Nasional

Polisi Belum Temukan Keterlibatan Kelompok Ormas dalam Tragedi Pejompongan

Wapres Gibran Rakabuming berdialog dengan pengungsi yang dirawat di tenda perawatan posko pengungsian Posko Golo Cenggo, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, Jumat (21/8/2026). | Dok. Antara
Nasional

Wapres Gibran Instruksikan Bantuan Gempa NTT Jangkau Pengungsi Mandiri

Truk rusak imbas aksi perusuh di kawasan Senayan hingga Slipi, Jakarta, pada Kamis (27/8/2026) malam. | Dok. Beritasatu
Nasional

Buntut Perusakan Pos Polisi Slipi, Bangunan Rusak AC dan Kaca Pecah

Jangan Lewatkan

Proses Pemusnahan Barang Bukti dari 124 perkara tindak pidana di Gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan/ Dok. TU

Kejari Tangerang Selatan Musnahkan Barang Bukti 124 Perkara, Ada Ganja 27 Kilogram

Rabu, 16 September 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Pedagang Diduga Cabuli Anak Usia 7 Tahun di Solear

Minggu, 20 September 2026
Foto: keributan antara rombongan moge dengan suami istri pengendara mobil di Ciputat | Dok. tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Ditegur Gegara Suara Moge, Rombongan MBCI Bogor Cekcok dengan Pasangan Suami Istri di Ciputat

Kamis, 17 September 2026
Foto: dialog antara pemerintah, perwakilan jemaat GPKI Mauk Sepatan, dan warga, serta unsur kepolisian terkait dugaan intimidasi jemaat di Rajeg | Dok. Istimewa

Geruduk Rumah Ibadah, Sejumlah Pria Diduga Intimidasi Jemaat di Rajeg

Minggu, 20 September 2026
Foto: istimewa

6.900 KK Terdampak Kemarau, CSR PIK2 Salurkan 23 Ritase Air Bersih

Rabu, 16 September 2026
Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang | foto: Istimewa

Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang Sudah Hampir Satu Bulan Di Ciputat

Senin, 21 September 2026
Foto: tersangka pembunuhan perempuan di Neglasari, Kota Tangerang | Dok. Istimewa

Kabur ke Sampang, Tersangka Pembunuhan Perempuan Muda di Neglasari Ditangkap Hari yang Sama

Rabu, 16 September 2026
Foto: Airin Rachmi Diany | Dok.Istimewa

16 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Terdampak Kekeringan di Keranggan Oleh PMI Tangsel

Minggu, 20 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp